ANALISIS INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT BERDASARKAN NILAI-NILAI PANCASILA DI GANG RUKUN KECAMATAN MEDAN TEMBUNG
Kata Kunci:
Interaksi Sosial, Nilai-Nilai Pancasila, Masyarakat, Kehidupan SosialAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk interaksi sosial masyarakat serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial masyarakat di lingkungan Gang Ambai Rukun, Kecamatan Medan Tembung. Fokus kajian meliputi bentuk komunikasi antar warga, kegiatan gotong royong, kepedulian sosial, kerja sama, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan lingkungan. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana nilai-nilai Pancasila seperti kebersamaan, toleransi, musyawarah, dan keadilan sosial diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung di lingkungan masyarakat serta wawancara dengan beberapa warga. Data yang diperoleh menggambarkan kondisi nyata interaksi sosial serta tingkat keterlibatan masyarakat dalam kehidupan sosial di lingkungan tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial masyarakat masih berlangsung dengan cukup baik, ditandai dengan adanya komunikasi yang terjalin antar warga, kegiatan gotong royong, serta sikap saling membantu dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat juga menunjukkan adanya sikap toleransi, saling menghormati, dan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan. Namun, tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial belum merata, yang dipengaruhi oleh kesibukan pekerjaan, keterbatasan waktu, serta perbedaan tingkat kepedulian sosial.Lingkungan sosial masyarakat turut berperan dalam membentuk pola interaksi dan sikap sosial antar warga. Keberagaman latar belakang masyarakat juga mempengaruhi tingkat keterlibatan dalam kegiatan sosial. Upaya penerapan nilai-nilai Pancasila terlihat melalui kebiasaan gotong royong, komunikasi yang baik, serta sikap saling peduli antar masyarakat.Penelitian ini menegaskan bahwa interaksi sosial masyarakat di Gang Ambai Rukun masih mencerminkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, meskipun masih diperlukan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar hubungan sosial semakin kuat dan harmonis.
This study aims to analyze the forms of social interaction within the community and the application of Pancasila values in the social life of the Ambai Rukun Alley neighborhood in Medan Tembung District. The focus of the study includes forms of communication between residents, mutual cooperation activities, social awareness, cooperation, and community participation in environmental activities. Furthermore, this study examines how Pancasila values such as togetherness, tolerance, deliberation, and social justice are applied in the community's daily lives. This study used a qualitative approach through direct observation in the community and interviews with several residents. The data obtained describe the actual conditions of social interaction and the level of community involvement in social life in the neighborhood. The results indicate that social interaction in the community continues to be quite effective, characterized by communication between residents, mutual cooperation activities, and mutual assistance in daily life. The community also demonstrates tolerance, mutual respect, and deliberation in resolving problems. However, the level of community participation in social activities is uneven, influenced by busy work schedules, limited time, and differences in levels of social awareness. The social environment plays a role in shaping patterns of interaction and social attitudes among residents. The diversity of community backgrounds also influences the level of involvement in social activities. Efforts to implement Pancasila values are evident through the practice of mutual cooperation, good communication, and mutual care among members of the community. This research confirms that social interactions in Gang Ambai Rukun still reflect the application of Pancasila values in community life, although efforts are still needed to increase community participation to strengthen and harmonize social relations.




