PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR DI RUMAH SAKIT PRIMA MEDIKA PEMALANG

Penulis

  • Ahmad Waroji Universitas Muhammadiyah Kudus

Kata Kunci:

Fraktur, Manajemen Nyeri, Nyeri Pasca Operasi, Teknik Relaksasi Genggam Jari

Abstrak

Nyeri pasca operasi merupakan keluhan utama yang sering dialami oleh pasien setelah menjalani tindakan pembedahan fraktur. Jika tidak ditangani secara adekuat, nyeri dapat menghambat proses penyembuhan, menunda mobilisasi dini, dan menurunkan kualitas hidup pasien. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun non-farmakologis. Salah satu terapi non-farmakologis yang efektif, mudah, dan aman untuk diterapkan adalah teknik relaksasi genggam jari (finger hold). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap perubahan skala nyeri pada pasien pasca operasi fraktur di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dirancang menggunakan metode Quasi-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien pasca operasi fraktur yang memenuhi kriteria inklusi, ditarik menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan instrumen Numeric Rating Scale (NRS) sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi diberikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skala nyeri yang signifikan pada pasien setelah mempraktikkan teknik relaksasi genggam jari. Dapat disimpulkan bahwa teknik relaksasi genggam jari terbukti berpengaruh dalam menurunkan intensitas nyeri pasca operasi fraktur. Oleh karena itu, teknik ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri di rumah sakit dalam program manajemen nyeri.

 

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29