HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI POSYANDU DESA HARJOMULYO KABUPATEN JEMBER
Kata Kunci:
Pendidikan ayah, pendidikan ibu, StuntingAbstrak
Pendahuluan: Stunting adalah salah satu bentuk terhambatnya pertumbuhan akibat kekurangan zat gizi kronis yang berlangsung sejak dalam kandungan ibu sampai dengan usia 24 bulan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan orangtua dengan kejadian stunting di Posyandu Desa Harjomulyo Kabupaten Jember.Metode: Desain penelitian ini adalah korelasi dengandengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah 621 balita. Sampel penelitian ini berjumlah 243 balita. Teknik sampling yang digunakan adalah probability sampling dengan pendekatan simple random sampling. Penentuan sampel dalam penelitian ini dihitung menggunakan rumus proporsional untuk mendapatkan jumlah sampel yang sesuai dari setiap posyandu. Instrumen pada penelitian ini berupa kuesioner dan lembar observasi.Hasil: Hasil uji statistic Spearman’s Rho menunjukkan hubungan yang bermakna antara pendidikan ayah dan pendidikan ibu terdapat kejadian stunting pada balita di Posyandu Desa Harjomulyo Kabupaten Jember ( p= 0,026, p= 0,025).Kesimpulan: Kesimpulan dari hasil penelitian ada hubungan antara pendidikan ayah dan pendidikan ibu dengan kejadian stunting pada balita di Posyandu Desa Harjomulyo Kabupaten Jember



