ANALISIS TANGGUNG JAWAB TRAVEL HAJI DAN UMROH ATAS RESIKO PENUNDAAN PEMBERANGKATAN JEMAAH UMROH DI PT. AL-SHAFWAH WISATA MANDIRI (SMART UMROH) CABANG AGAM
Kata Kunci:
Tanggung Jawab Biro Umrah, Penundaan Keberangkatan, Perlindungan Konsumen, Manajemen Risiko, Smarts UmrahAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus penundaan keberangkatan jemaah umrah yang berdampak negatif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap biro perjalanan umrah. Salah satu biro yang menjadi fokus kajian adalah PT. Al-Shafwah Wisata Mandiri (Smarts Umrah) Cabang Agam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab biro perjalanan umrah terhadap penundaan pemberangkatan jemaah serta strategi yang dilakukan dalam menangani risiko tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan pemberangkatan disebabkan oleh faktor internal seperti belum terpenuhinya kuota jemaah dan faktor eksternal yaitu gangguan pada tiket penerbangan. Meski demikian, pihak biro menunjukkan komitmen tanggung jawab dengan menawarkan penjadwalan ulang berdasarkan kesepakatan bersama..Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa PT. Smarts Umrah telah menjalankan tanggung jawabnya secara proporsional terhadap jemaah melalui pendekatan komunikasi, transparansi, serta penanganan operasional yang sesuai dengan ketentuan. Hal ini menunjukkan pentingnya tata kelola biro perjalanan yang bertanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik dalam industri penyelenggaraan ibadah umrah.
This research is motivated by the rampant cases of delays in the departure of Umrah pilgrims which have a negative impact on public trust in Umrah travel agencies. One of the bureaus that is the focus of the study is PT Al-Shafwah Wisata Mandiri (Smarts Umrah) Agam Branch. This study aims to analyse the responsibility of Umrah travel agencies for delays in the departure of pilgrims and the strategies carried out in handling these risks. The method used is a descriptive qualitative approach through field studies with data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results showed that the delay in departure was caused by internal factors such as not fulfilling the quota of pilgrims and external factors, namely disruptions in flight tickets. The conclusion of this study is that PT Smarts Umrah has carried out its responsibilities proportionally to the congregation through a communication approach, transparency, and operational handling in accordance with the provisions. This shows the importance of responsible travel agency governance to maintain public trust in the Umrah pilgrimage industry.




