IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN IPAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI DI SD NEGERI 2 DANGIN PURI DENPASAR UTARA

Penulis

  • Ni Made Isma Cahyanti Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • I Nyoman Linggih Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar
  • Ni Kadek Supadmini Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Kata Kunci:

Kurikulum Merdeka, Hasil Belajar, IPAS

Abstrak

Kurikulum Merdeka menekankan pada kebebasan belajar peserta didik. Kebebasan ini memungkinkan peserta didik belajar sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar masing-masing serta memanfaatkan berbagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran IPAS, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru, serta menganalisis dampaknya terhadap hasil belajar siswa kelas VI di SD Negeri 2 Dangin Puri Denpasar Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, melibatkan guru wali kelas dan kepala sekolah sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan model Project Based Learning, yang mendorong siswa berpikir kritis, aktif, dan mandiri.  2) Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, keterlibatan siswa yang belum merata, serta pemahaman orang tua terhadap Kurikulum Merdeka yang terbatas. 3) Dampak terhadap hasil belajar terlihat pada peningkatan pemahaman konsep, keterampilan kolaboratif, motivasi, dan kemampuan eksplorasi diri siswa. Lingkungan belajar menjadi lebih adaptif dan kolaboratif, siswa dapat mengeksplor kemampuan yang ada dalam dirinya, dan guru memiliki kebebasan mengajar secara inovatif sesuai kebutuhan siswa.

The Merdeka Curriculum emphasizes student learning autonomy. This freedom allows students to learn according to their own pace and learning style while utilizing various learning resources. This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in Social Studies (IPAS), identify challenges faced by teachers, and analyze its impact on the learning outcomes of sixth-grade students at SD Negeri 2 Dangin Puri Denpasar Utara. The study employs a qualitative approach with a descriptive type, involving classroom teachers and the principal as research subjects. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis used reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that 1) implementation includes preliminary, core, and closing activities using a Project Based Learning model, which encourages students to think critically, actively, and independently. 2) The challenges encountered include, limitations in facilities and infrastructure, uneven student participation, and limited parental understanding of the Merdeka Curriculum. 3) The impact on learning outcomes is reflected in improved conceptual understanding, collaborative skills, motivation, and students’ self-exploration abilities. The learning environment becomes more adaptive and collaborative, students are able to explore their potential, and teachers have the freedom to teach innovatively according to students’ needs.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30