PERAN PENEGAK HUKUM DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH ANAK PADA SATUAN RESERSE NARKOBA POLRESTA BUKITTINGGI
Kata Kunci:
Penegak Hukum, Anak-Anak, Penyalahgunaan Narkotika, Pencegahan, PenanggulanganAbstrak
Penyalahgunaan narkotika di kalangan anak-anak merupakan masalah serius yang tidak hanya memengaruhi kesehatan dan masa depan generasi muda, tetapi juga menjadi ancaman bagi ketertiban umum dan ketahanan bangsa. Anak-anak, sebagai kelompok yang rentan, membutuhkan perlindungan khusus baik secara hukum maupun sosial. Oleh karena itu, aparat penegak hukum, khususnya Unit Reserse Narkoba, memiliki tanggung jawab strategis dalam mencegah dan menangani keterlibatan anak-anak dalam tindak pidana narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penegak hukum dalam upaya preventif dan represif terhadap kasus penyalahgunaan narkotika oleh anak-anak di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan menggabungkan kajian terhadap peraturan perundang-undangan dan wawancara yang dilakukan dengan Unit Reserse Narkoba Polres Bukittinggi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif untuk memahami bagaimana kebijakan dan praktik diterapkan di lapangan. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan peran penting penegak hukum dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkotika. Strategi pencegahan dan penindakan yang dilakukan oleh Unit Reserse Narkoba Polres Bukittinggi menjadi kunci dalam mengurangi kasus penyalahgunaan narkotika di kalangan anak-anak, meskipun dukungan yang lebih kuat dari pemerintah dan masyarakat masih diperlukan agar hasil yang dicapai lebih optimal.
Drug abuse among children is a serious issue that not only affects the health and future of young generations but also poses a threat to public order and national resilience. Children, as a vulnerable group, require special protection both legally and socially. Therefore, law enforcement officials, particularly the Narcotics Investigation Unit, have a strategic responsibility to prevent and combat the involvement of children in narcotics-related crimes. This study aims to analyze the role of law enforcement in preventive and repressive efforts against cases of narcotics abuse by children in Bukittinggi City. The research applies a empirical-juridical approach by combining a review of statutory regulations with interviews conducted with the Narcotics Investigation Unit of Bukittinggi Police. The collected data were qualitatively analyzed to understand how policies and practices are implemented in the field. In conclusion, this study highlights the crucial role of law enforcement in protecting children from the dangers of narcotics. The preventive and countermeasure strategies carried out by the Narcotics Investigation Unit of Bukittinggi Police are key to reducing drug abuse cases among children, although stronger support from both the government and society is still required to achieve more optimal results.




