PEMBERDAYAAN SDM PADA UMKM PASAR PAGI PARLUASAN PEMATANGSIANTAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DAN DAYA SAING USAHA
Kata Kunci:
Pemberdayaan SDM, UMKM, Kualitas Pelayanan, Daya Saing Usaha, Pasar Pagi Parluasan PematangsiantarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Pagi Parluasan Pematangsiantar sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing usaha. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengelolaan SDM, kualitas pelayanan, serta kemampuan bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan SDM melalui pelatihan pelayanan, peningkatan keterampilan komunikasi, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan etos kerja mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen. Selain itu, pemberdayaan SDM juga berdampak pada meningkatnya loyalitas pelanggan, produktivitas usaha, dan kemampuan UMKM dalam menghadapi persaingan pasar. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya tingkat pendidikan pelaku usaha, keterbatasan modal, serta kurangnya akses terhadap pelatihan dan pendampingan usaha. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan pihak terkait dalam menyediakan program pelatihan dan pengembangan SDM yang berkelanjutan. Dengan adanya pemberdayaan SDM yang optimal, UMKM di Pasar Pagi Parluasan Pematangsiantar diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat daya saing usaha secara berkelanjutan.
This study aims to analyze human resource (HR) empowerment in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) at Parluasan Morning Market, Pematangsiantar, as an effort to improve service quality and business competitiveness. MSMEs play a significant role in the regional economy, but still face various obstacles, particularly in HR management, service quality, and competitiveness amidst increasingly competitive market developments. The research method used is a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that HR empowerment through service training, improving communication skills, utilizing digital technology, and strengthening work ethics can improve the quality of service to consumers. In addition, HR empowerment also has an impact on increasing customer loyalty, business productivity, and the ability of MSMEs to face market competition. Obstacles faced include low levels of education of business actors, limited capital, and lack of access to training and business mentoring. Therefore, support is needed from the government, educational institutions, and related parties in providing sustainable HR training and development programs. With optimal HR empowerment, MSMEs at Parluasan Morning Market, Pematangsiantar are expected to be able to improve service quality and strengthen business competitiveness in a sustainable manner.




