ANALISIS PENGGUNAAN KOL MARKETING DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS PRODUK KANZLER DI KALANGAN GENERASI Z

Penulis

  • Erwin Permana Universitas Pancasila
  • Benetta Swasti Aditami Universitas Pancasila
  • Muhammad Alfi Ramadhan Universitas Pancasila
  • Ricky Susanto Universitas Pancasila

Kata Kunci:

Key Opinion Leader, Digital Marketing, Brand Awareness, Produk Kanzler, Generasi Z

Abstrak

Seiring dengan perkembangan marketing digital berkembang pula berbagai macam model pemasaran yang melibatkan aspek digital. Salah satunya adalah penggunaan Key Opinion Leader (KOL). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Penggunaan KOL Marketing Dalam Meningkatkan Brand Awareness Produk Kanzler di Kalangan Generasi Z. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data penelitian didapatkan melalui pengamatan dan penelusuran data diberbagai pangkalan digital dan publikasi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi KOL Marketing meningkatkan kesadaran merek (brand awareness) melalui konten yang dibuat. Para KOLs dari kalangan public figure dan influencer akan mengulas produk Kanzler dan menciptakan sebuah kesan bagi para penontonnya di media sosial. Salah satu manfaat utama KOL marketing adalah kemampuan untuk membangun hubungan langsung dengan para audiens yang relevan dan berinteraksi dengan mereka secara pribadi melalui platform media sosial. Keberadaan rasa takut ketinggalan (fear of missing out) di media sosial juga mendukung hal ini. Oleh karena itu, menentukan seorang influencer yang tepat merupakan sebuah hal yang krusial karena citra merek akan dipengaruhi oleh citra Brand Ambassador yang mempromosikannya. Dengan menggunakan cara ini, informasi tentang produk yang disampaikan lewat berbagai platform media sosial akan dilihat dan mempengaruhi keputusan pembelian produk Kanzler di kalangan generasi Z sebagai dampak dari review yang dilakukan oleh para influencer. Penelitian ini menyarankan brand Kanzler untuk lebih optimal dan gencar dalam membuat konsep KOL Marketing, mengingat besarnya peluang pemasaran online yang ada di Indonesia. Adapun saran dari penulis adalah dengan membuat brand campaign secara masif melalui sebuah challenge, melakukan riset lebih dalam terkait figur influencer yang tepat, serta melakukan kolaborasi dengan brand lain terutama saat meluncurkan produk dengan inovasi terbaru.

Along with the development of digital marketing, various types of marketing models that involve digital aspects have also developed. One of them is the use of Key Opinion Leaders (KOL). This research aims to analyze the use of KOL Marketing in increasing Kanzler product brand awareness among Generation Z. The research method uses a descriptive qualitative approach. Research data was obtained through observing and searching data in various digital databases and official publications. The research results show that the KOL Marketing strategy increases brand awareness through the content created. KOLs from among public figures and influencers will review Kanzler products and create an impression on their audience on social media. One of the main benefits of KOL marketing is the ability to build direct relationships with relevant audiences and interact with them personally through social media platforms. The existence of the fear of missing out on social media also supports this. Therefore, determining the right influencer is crucial because the brand image will be influenced by the image of the Brand Ambassador who is promoting it. By using this method, information about products conveyed via various social media platforms will be seen and influence purchasing decisions for Kanzler products among generation Z as a result of reviews conducted by influencers. This research suggests the Kanzler brand to be more optimal and aggressive in creating the KOL Marketing concept, considering the large online marketing opportunities that exist in Indonesia. The author's advice is to create a massive brand campaign through a challenge, conduct deeper research regarding the right influencer figures, and collaborate with other brands, especially when launching products with the latest innovations.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-12