IDENTIFIKASI KONNSEP SUBKULTUR PADA PRAKTIK FAN PROJECT SEBAGAI REPRESENTASI IDENTITAS BASIS PENGGEMAR KPOP DI JEMBER
Kata Kunci:
Hallyu, K-pop, komunitas penggemar, subkultur, etnografi, solidaritas, JemberAbstrak
Penelitian ini mengeksplorasi komunitas penggemar K-pop di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sebagai bagian dari gelombang budaya Hallyu yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan sosial dan budaya. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini mengkaji karakteristik, dinamika, dan dampak komunitas penggemar K-pop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas ini memiliki solidaritas dan keterikatan yang kuat, serta sikap oportunis dalam memanfaatkan peluang bisnis dari tren K-pop. Kegiatan mereka tidak hanya mencakup konsumsi budaya tetapi juga aktivitas sosial dan amal yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Penelitian ini menantang stereotip negatif terhadap penggemar K-pop dan menunjukkan bahwa mereka membentuk identitas serta jaringan sosial yang signifikan. Temuan ini memberikan wawasan baru tentang peran subkultur dalam dinamika sosial dan budaya modern di Indonesia.
This research explores the K-pop fan community in Jember Regency, East Java, as part of the Hallyu cultural wave which influences various aspects of social and cultural life. Using qualitative methods with an ethnographic approach, this research examines the characteristics, dynamics and impact of the K-pop fan community. The research results show that this community has strong solidarity and attachment, as well as an opportunistic attitude in exploiting business opportunities from the K-pop trend. Their activities include not only cultural consumption but also social and charitable activities that make a positive contribution to society. This research challenges negative stereotypes of K-pop fans and shows that they form significant identities and social networks. These findings provide new insights into the role of subcultures in modern social and cultural dynamics in Indonesia.




