PENERAPAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENALARAN PADA MATERI ARITMATIKA SOSIAL

Penulis

  • Wiwik Febriani Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Riyanti Nurdiana Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat
  • Suriyana Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat

Kata Kunci:

Kemampuan Penalaran, Penerapan Model Experiential Learning

Abstrak

This research aims to determine how the application of the experiential learning model enhances reasoning abilities in the subject of social arithmetic and to find out how the improvement in learning outcomes with the experiential learning model enhances reasoning abilities in the subject of social arithmetic. The research method used is experimental, with the research design being a one-group pretest-posttest. The population included in this study consists of 7th-grade students. The sample for this research includes 7th-grade students in class VIIA as the experimental class at SMP Negeri 1 Teluk Pakedai. The sampling technique used is purposive sampling. In data collection, the researcher used observation and test questions. The mathematical reasoning abilities of the 7th-grade students in class VIIA at SMP Negeri 1 Teluk Pakedai, who were taught using the experiential learning model, were found to be better based on the teacher's observation during teaching. The calculation of the n-gain score provided information that the experiential learning model, with the percentage of improvement, is effective in enhancing the reasoning abilities of students in presenting mathematical statements in writing, as well as being moderately effective in making conjectures, providing reasons for various solutions, verifying the validity of an argument, and drawing conclusions or making generalizations.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model experiential learning dalam meningkatkan kemampuan penalaran pada materi aritmatika sosial dan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil pembelajaran dengan model experiential learning dalam meningkatkan kemampuan penalaran pada materi aritmatika sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen, sedangkan desain penelitian yang digunakan, yaitu one group pretest-posttest. Populasi yang termasuk dalam penelitian ini, yaitu peserta didik kelas VII. Sampel yang termasuk dalam penelitian ini, yaitu peserta didik kelas VIIA sebagai kelas eksperimen di SMP Negeri 1 Teluk Pakedai. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pada pengumpulan data, peneliti menggunakan observasi dan soal tes. Kemampuan penalaran matematika siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Teluk Pakedai yang dibelajarkan dengan model pembelajaran experiental learning Berdasarkan hasil observasi guru mengajar diperoleh kemampuan penalaran matematika siswa kelas VIIA SMP Negeri 1 Teluk Pakedai yang dibelajarkan dengan model pembelajaran experiental learning lebih baik dari pada kemampuan penalaran matematika siswa yang dibelajarkan sebelumnya. Hasil perhitungan n-gain score diperoleh informasi bahwa model experiental learning dengan persentase peningkatan yaitu efektif dalam meningkatkan kemampuan penalaran peserta didik dalam menyajikan pernyataan matematika melalui tulisan, serta cukup efektif dalam mengajukan dugaan, memberikan alasan dari beberapa solusi, memeriksa kesahihan suatu argument dan menarik kesimpulan atau melakukan generalisasi

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-15