MENGGOSOK GIGI GUNA MEMBENTUK PERILAKU KEBIASAAN MENYIKAT GIGI YANG BENAR PADA ANAK TK AR-RAUDHAH GAMPONG PUSONG BARU KECAMATAN BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE
Kata Kunci:
Gosok Gigi, Pendidikan Kesehatan, Usia Pra SekolahAbstrak
Anak usia pra sekolah merupakan golongan rawan terjadi permasalahan kesehatan gigi dan mulut khususnya karies gigi. Anak pada usia tersebut sangat gemar mengkonsumsi makanan yang mengandung gula tanpa diimbangi dengan perawatan kesehatan gigi. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak pra sekolah tentang cara menggosok gigi yang baik dan benar untuk membentuk kebiasaan menyikat gigi. Peserta kegiatan terdiri dari anak pra sekolah dari TK Ar-Raudhah Gampong Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe berjumlah 10 anak. Tahapan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah persiapan dengan melakukan studi pendahuluan ke TK Ar-Raudhah Gampong Pusong Baru Kecamatan Banda Sakti Kota Lhokseumawe, pelaksanaan penyuluhan yaitu edukasi kesehatan dengan media power point dan phantom gigi dilanjutkan dengan praktik gosok gigi yang benar didampingi oleh tim pengabdi. Hasil evaluasi terlihat ada peningkatan pemahaman anak tentang gigi sehat, manfaat gosok gigi, dan waktu gosok gigi, serta peningkatan ketrampilan anak praktik gosok gigi yang baik dan benar. Optimalisasi gerakan gosok gigi ini hendaknya dilakukan secara kontinyu di sekolah dan dilanjutkan di rumah dengan dukungan dari orang tua.
Pre-school children are a group prone to dental and oral health problems, especially dental caries. Children at this age are very fond of consuming foods that contain sugar without being balanced with dental health care. The aim of this community service activity is to increase the knowledge and skills of pre-school children on how to brush their teeth properly and correctly to form a habit of brushing their teeth. The activity participants consisted of 10 pre-school children from the Ar-Raudhah Gampong Pusong Baru Kindergarten, Banda Sakti District, Lhokseumawe City. The stages of implementing this community service activity are preparation by conducting a preliminary study at the Ar-Raudhah Gampong Pusong Baru Kindergarten, Banda Sakti District, Lhokseumawe City, carrying out outreach, namely health education using power points and dental phantoms, followed by the practice of correct tooth brushing accompanied by the service team. The evaluation results show that there is an increase in children's understanding of healthy teeth, the benefits of brushing teeth, and when to brush teeth, as well as an increase in children's skills in practicing good and correct tooth brushing. Optimizing the tooth brushing movement should be carried out continuously at school and continued at home with support from parents.




