PEMANFAATAN CHATGPT UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MAHASISWA DALAM PEMBELAJARAN

Penulis

  • Yesaya Teofilus Hendrawan Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Idham Azis Pangestu Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Muhammad Andika Dwi Chandra Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Raka Deny Abdi Putra Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Alviano Diego Ozbar Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia
  • Ahmad Wahyu Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia

Kata Kunci:

ChatGPT, mahasiswa, teknologi, pembelajaran

Abstrak

ChatGPT adalah teknologi kecerdasan buatan yang dapat menghasilkan teks yang mirip dengan teks manusia. Dalam pembelajaran, ChatGPT dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menulis, berbicara, dan berpikir kritis. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang pemanfaatan ChatGPT dalam pembelajaran dan bagaimana teknologi ini dapat membantu mahasiswa dalam meningkatkan keterampilan mereka. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan membuat kuesioner berupa memberi seperangkat pertanyaan kepada mahasiswa UNIBI. Metode penelitian kuantitatif dipilih karena fokus penelitian ini adalah pada konteks pemanfaatan ChatGPT untuk meningkatkan keterampilan dalam pembelajaran mahasiswa UNIBI. Data yang terkumpul akan dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis tematik yang memungkinkan identifikasi temuan serta pola penting yang muncul dari data, dan juga dapat memberikan pemahaman mengenai pengaruh ChatGPT dalam pembelajaran mahasiswa UNIBI. Berdasarkan hasil dari kuesioner, ChatGPT memiliki beberapa dampak positif, diantaranya seperti dapat memudahkan mahasiswa dalam menghasilkan konten yang lebih terstruktur dan berkualitas untuk tugas akademik mereka, serta dapat membantu mempelajari materi maupun konsep baru yang sering kali memerlukan waktu serta usaha yang lebih agar dapat dipahami. ChatGPT juga dapat mempercepat proses penelusuran segala informasi yang dibutuhkan oleh mahasiswa UNIBI. Terlepas dari banyaknya kelebihan, ChatGPT masih memiliki kekurangan, seperti kurangnya akurasi dari jawaban yang diberikan. Meskipun ChatGPT masih memerlukan perbaikan untuk meningkatkan akurasi dari jawaban yang diberikan, namun dapat kami simpulkan bahwa ChatGPT sangat membantu mahasiswa baik dalam hal peningkatan kualitas tugas, maupun efisiensi penelusuan informasi bagi mahasiswa.

ChatGPT is an artificial intelligence technology capable of generating text that resembles human-like text. In the context of education, ChatGPT can be leveraged to enhance students' skills in writing, speaking, and critical thinking. This article delves into the utilization of ChatGPT in the learning process and how this technology can assist students in improving their skills. The research adopts a quantitative approach, employing a questionnaire consisting of a set of questions for UNIBI students. The choice of a quantitative research method is based on the focus of utilizing ChatGPT to enhance the learning skills of UNIBI students. The collected data will undergo analysis using a thematic analysis approach, facilitating the identification of findings and significant patterns emerging from the data. This analysis aims to provide an understanding of the impact of ChatGPT on the learning experiences of UNIBI students. Based on the questionnaire results, ChatGPT exhibits several positive impacts. It facilitates students in generating more structured and high-quality content for their academic assignments. Additionally, it aids in the learning of new materials and concepts that often require more time and effort to comprehend. ChatGPT also expedites the process of searching for information needed by UNIBI students. Despite the numerous advantages, it is acknowledged that ChatGPT has some shortcomings, such as the lack of accuracy in the provided answers. While ChatGPT requires improvements to enhance the accuracy of its responses, it can be concluded that ChatGPT significantly aids students in improving the quality of their assignments and the efficiency of information retrieval.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-18