https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/issue/feedJurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin2026-03-11T07:39:33+00:00Open Journal Systemshttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19841 PENDEKATAN SOSIOLOGI DAN PASTORAL TERHADAP NILAI GOTONG ROYONG DALAM TRADISI MOT NINI DI NOEMUTI TIMUR2026-02-03T04:09:20+00:00Nelci Ida Metkonoidametkono22@gmail.comOlivia Sarmolina Reooliviareo@gmail.comSusana Makaldjensusanamakaldjen@gmail.comOnisimus Sanaksanaksimus@gmail.comYenry Anastasia Pelloundouyenryanastasiapelloundou@gmail.com<p>Tradisi Mot Nini di Desa Noemuti Timur merupakan praktik budaya yang mengawali pembangunan rumah melalui ritual adat untuk memperoleh restu leluhur sekaligus menegaskan tanggung jawab sosial komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tradisi Mot Nini dalam membangun nilai gotong royong serta memahami makna sosial dan spiritual yang terkandung di dalamnya. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara dengan tokoh adat, pemuka agama, dan masyarakat, serta dokumentasi lapangan, penelitian ini menunjukkan bahwa Mot Nini tidak hanya menjadi ritual pembuka pembangunan rumah, tetapi juga mekanisme sosial yang memperkuat solidaritas, hubungan kekerabatan, dan identitas budaya masyarakat. Hasil penelitian menegaskan bahwa gotong royong dalam Mot Nini merupakan perpaduan antara nilai sosial, simbol budaya, dan pendampingan pastoral komunitas. Dengan demikian, tradisi Mot Nini memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial serta mempertahankan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat Noemuti Timur.</p> <p><em>The Mot Nini tradition in Noemuti Timur Village is a cultural practice that marks the beginning of house construction through ancestral rituals intended to seek blessings and affirm the community’s shared responsibility. This study aims to examine the role of the Mot Nini tradition in fostering communal cooperation and to explore the social and spiritual meanings embedded within the practice. Using a qualitative approach through observations, interviews with traditional leaders, religious figures, and local residents, as well as field documentation, the findings reveal that Mot Nini functions not only as a ceremonial opening to the construction process but also as a social mechanism that strengthens solidarity, kinship ties, and the cultural identity of the community. The results indicate that communal cooperation within Mot Nini reflects an integration of social values, cultural symbolism, and pastoral accompaniment. Thus, the Mot Nini tradition plays a significant role in maintaining social harmony and preserving local wisdom in the daily life of the Noemuti Timur community.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20306ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN PENERAPAN MOLUCA SEBAGAI INTERVENSI MANAJEMEN KELUARGA TIDAK EFEKTIF DI RT 04 DESA PANCURAN GADING KRCAMATAN TAPUNG2026-02-25T02:30:32+00:00Ike Yuni Azizahikeyuniazizah@gmail.comCandra Saputramahadabrata@gmail.comEzalinaezalin44@gmail.com<p>Keluarga merupakan unit utama dalam pengelolaan kesehatan anggota keluarga. namun fungsi tersebut sering tidak berjalan optimal akibat komunikasi yang tidak efektif dan pengambilan keputusan yang tidak kolaboratif. Tujuan kegiatan ini adalah menggambarkan proses asuhan keperawatan keluarga dengan penerapan pendekatan MOLUCA (Modifikasi Perilaku dengan Hypnocaring) dalam mengatasi masalah manajemen keluarga tidak efektif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan MOL.UCA selama tiga hari berturut-turut melalui tahap motivasi dan observasi. latihan dan pengulangan, serta evaluasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur, lembar asesmen keluarga, dan pengisian kuesioner General Family Functioning-Family Assessment Device (GF-FAD) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan fungsi komunikasi keluarga, keterlibatan anggota keluarga dalam pengambilan keputusan, serta peningkatan kemandirian keluarga dalam manajemen kesehatan. Secara klinis, klien menunjukkan penurunan mekanisme koping defensif. peningkatan kepatuhan pengobatan, dan penurunan tekanan darah menjadi 160/90 mmHg. Pendekatan MOLUCA terbukti efektif sebagai intervensi keperawatan keluarga yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga menyentuh aspek emosional dan perilaku, sehingga mampu meningkatkan efektivitas manajemen keluarga secara holistik.</p> <p><em>The family is the primary unit in managing the health of its members, however. this function often does not operate optimally due to ineffective communication and non-collaborative decision-making. This activity aimed to describe the family nursing care process through the application of the MOLUCA (Behavior Modification with Hypnocaring) approach in addressing ineffective family management. The intervention was implemented over three consecutive days through stages of motivation and observation, practice and repetition, and evaluation. Data were collected through direct observation. structured interviews, family assessment forms, and administration of the General Family Functioning-Family Assessment Device (GF-FAD) questionnaire before and after the intervention. The results showed improvements in family communication, family members involvement in decision-making, and increased family independence in health management. Clinically, the client demonstrated a reduction in defensive coping mechanisms, improved medication adherence, and a decrease in blood pressure to 160/90 mmHg. The MOLUCA approach proved effective as a family nursing intervention that not only provides education but also addresses emotional and behavioral aspects, thereby enhancing holistic family management.effectiveness.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19724MUSHAF AL-QUR'AN PASCA UTSMANI: SEJARAH, STANDARDISASI, DAN PERKEMBANGANNYA DALAM TRADISI PENULISAN AL-QUR’AN2026-01-31T07:38:26+00:00Panca Sakti Kamalkamalsakti2@gmail.comAisyah Arsyadaisyahembas1244@gmail.comHalima Basrihalimah.basri@uin-alauddin.ac.id<p>Penelitian ini membahas perkembangan mushaf Al-Qur’an pasca kodifikasi Utsmani dengan<br>menitikberatkan pada aspek sejarah, standardisasi penulisan, serta implikasinya terhadap transmisi<br>dan pembelajaran Al-Qur’an. Mushaf Utsmani yang disusun pada masa Khalifah ‘Utsmān ibn<br>‘Affān menjadi fondasi utama penyatuan rasm dan bacaan Al-Qur’an. Namun, dalam<br>perkembangannya, mushaf mengalami berbagai penyempurnaan, seperti penambahan tanda baca<br>(nuqaṭ dan syakl), sistem penulisan rasm, serta upaya standarisasi mushaf cetak hingga era modern<br>dan digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan<br>historis dan ulūm al-Qur’ān. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mushaf pasca Utsmani tidak<br>mengubah substansi wahyu, tetapi justru memperkuat otentisitas Al-Qur’an melalui inovasi teknis<br>penulisan yang memudahkan umat Islam dalam membaca dan mempelajarinya. Kajian ini<br>diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam studi mushaf Al-Qur’an serta menjadi<br>rujukan bagi pengembangan pembelajaran Al-Qur’an kontemporer.</p> <p>This study examines the development of the Qur’anic muṣḥaf after the ‘Uthmānic codification,<br>focusing on historical aspects, the standardization of writing, and its implications for the<br>transmission and learning of the Qur’an. The ‘Uthmānic muṣḥaf, compiled during the caliphate of<br>‘Uthmān ibn ‘Affān, served as the foundational reference for unifying the Qur’anic script and<br>recitation. Over time, the muṣḥaf underwent several refinements, including the addition of<br>diacritical marks (nuqaṭ and shakl), the development of rasm conventions, and the standardization<br>of printed and digital muṣḥafs in the modern era. This research employs a qualitative library-based<br>method with historical and ulūm al-Qur’ān approaches. The findings indicate that post-‘Uthmānic<br>developments did not alter the substance of the revelation; rather, they strengthened the authenticity<br>of the Qur’an through technical innovations in writing that facilitated reading and learning. This<br>study is expected to contribute academically to Qur’anic manuscript studies and to serve as a<br>reference for contemporary Qur’anic education.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19926PEMODELAN DATA (ERD DAN CLASS DIAGRAM) YANG KONSISTEN DENGAN KEBUTUHAN SISTEM2026-02-05T07:45:35+00:00Desriyanto Telaumbanua desriyantotelaumbanua16@gmail.comIntan Dalfasariintandalfasari@gmail.comFatiba Tri Sadli Zalukhu fatibazalukhu@gmail.comMahdayani Batubara batubaramahda345@gmail.comOktaviana Bangunokta@dsn.umbp.ac.id<p>Pemodelan data merupakan tahapan penting dalam proses pembangunan sistem informasi karena berhubungan langsung dengan bagaimana data disusun, disimpan, dan digunakan dalam sebuah sistem. Kesalahan pada tahap pemodelan sering kali menimbulkan ketidaksesuaian antara kebutuhan pengguna dan hasil implementasi aplikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Entity Relationship Diagram (ERD) dan Class Diagram dalam menciptakan rancangan sistem yang selaras dengan kebutuhan pengguna. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif, yaitu dengan mempelajari berbagai sumber teori yang relevan dengan perancangan sistem informasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa ERD membantu dalam menggambarkan struktur dan relasi data secara logis, sedangkan Class Diagram berperan dalam memvisualisasikan struktur objek pada tahap implementasi perangkat lunak. Keselarasan antara kedua model tersebut dapat meningkatkan kualitas sistem, meminimalisir kesalahan desain, serta mempermudah proses pengembangan di masa mendatang.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19796PEMANFAATAN TANAMAN SEREH (CYMBOPOGON CITRATUS) SEBAGAI ALTERNATIF PADA PENGGUNAAN SABUN PEMBERSIH LANTAI DI DESA MUHAJIRIN DUSUN SUKO RAME KABUPATEN MUARO JAMBI2026-02-01T10:54:16+00:00Deny Sutrisnodenysutrisno@gmail.comMuhammad Ridho Mubarokridhomubarok4@gmail.comNiken Sekar Faluvinikensekar443@gmail.comRiska Rahmayaniriskaarahmayaniii@gmail.comSilfia Febri Sukmawatisilfiafebri14@gmail.comMeyliza Ardiantimeyliza852@gmail.comDesviradesvira612@gmail.comNurani Fitriyahnurranifitriyah20@gmail.comEster Brigitha Asiegithaas@gmail.com<p>Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi adalah salah satu perguruan tinggi kesehatan yang terletak di Kota Jambi, salah satu program studi dari STIKES Harapan Ibu Jambi yaitu Farmasi. Pada program studi farmasi Terdapat Pemberdayaan Masyarakat Melalui Gerakan Keluarga Cerdas Obat Untuk Pencegahan Penyakit. Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa Farmasi memiliki peran strategis dalam mengaplikasikan ilmu kefarmasian kepada masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya alam lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Muhajirin Dusun Suko Rame, Kabupaten Muaro Jambi, dalam memanfaatkan tanaman sereh (Cymbopogon citratus) sebagai alternatif bahan aktif pada sabun pembersih lantai. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, sosialisasi mengenai potensi sereh sebagai agen antibakteri alami, pelatihan pembuatan sabun pembersih lantai berbahan dasar sereh, serta evaluasi pemahaman masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat terkait manfaat sereh dan antusiasme dalam penerapan produk sabun pembersih lantai berbahan alami. Pemanfaatan sereh sebagai bahan alternatif dinilai ekonomis, ramah lingkungan, dan berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong kemandirian masyarakat dalam pengelolaan bahan alam serta mendukung penerapan perilaku hidup bersih dan sehat.</p> <p><em>Harapan Ibu Jambi College of Health Sciences is one of the health colleges located in Jambi City, one of the study programs of Harapan Ibu Jambi College of Health Sciences is Pharmacy. In the pharmacy study program, there is Community Empowerment Through the Drug-Smart Family Movement for Disease Prevention. Through Community Service Real Work Lecture (KKN) Program, Pharmacy students have a strategic role in applying pharmaceutical science to the community through the utilization of local natural resources. This activity aims to increase the knowledge and skills of the Muhajirin Village community, Suko Rame Hamlet, Muaro Jambi Regency, in utilizing lemongrass (Cymbopogon citratus) as an alternative active ingredient in floor cleaning soap. The implementation method includes field observation, socialization regarding the potential of lemongrass as a natural antibacterial agent, training in making lemongrass-based floor cleaning soap, and evaluation of community understanding. The results of the activity show an increase in community knowledge regarding the benefits of lemongrass and enthusiasm in implementing natural floor cleaning soap products. The use of lemongrass as an alternative material is considered economical, environmentally friendly, and has the potential to reduce dependence on synthetic chemicals. This activity is expected to encourage community independence in managing natural materials and support the implementation of clean and healthy living behaviors.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20304PENGARUH LITERASI DIGITAL, PERSEPSI MANFAAT DAN SIKAP TERHADAP KEPUTUSAN NASABAH MENGGUNAKAN LAYANAN PEMBUKAAN REKENING ONLINE BSI MOBILE PADA PRODUK TABUNGAN WADIAH (STUDI PADA NASABAH BANK SYARIAH INDONESIA KOTA MAKASSAR)2026-02-24T13:33:21+00:00Reski Awaliareskiawaliyya17@gmail.comAsyraf Mustaminasyraf.mustamin@uin-alauddin.ac.idSiti Hafsah Umarhafsah.umar@uin-alauddin.ac.id Samsul Arifai samsul.samsul@uin-alauddina.ac.id Kamaruddin DR.kamaruddin@uin-alauddin.ac.id<p>Perkembangan teknologi jelas menjadi peluang sekaligus pendorong bagi lembaga keuangan perbankan untuk mempercepat transisi ke perbankan digital, salah satu layanan yang di adopsi oeh bank yaitu layanan pembukaan rekening online. Penelitian ini bertujuan untuk menganaisis pengaruh literasi digital, persepsi manfaat, dan sikap nasabah terhadap keputusan penggunaan layanan pembukaan rekening online BSI Mobile (Tabungan Wadi'ah) di Kota Makassar. Dengan latar belakang meningkatnya adopsi digital perbankan syariah khususnya layanan pembukaan rekening online namun masih banyak nasabah yang merasa sulit untuk menggunakan layanan tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif konfirmatif dengan 100 responden, hasil menunjukkan literasi digital, persepsi manfaat, dan sikap secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan. Temuan ini mendukung Technology Acceptance Model (TAM), menegaskan bahwa pemahaman teknologi, manfaat yang dirasakan, dan sikap positif menjadi kunci adopsi. Rekomendasinya, BSI perlu mengoptimalkan sosialisasi dan promosi digital untuk meningkatkan minat dan kepercayaan nasabah.</p> <p><em>Technological developments clearly present both an opportunity and a driving force for banking financial institutions to accelerate the transition to digital banking. One service adopted by banks is online account opening. This study aims to analyze the influence of digital literacy, perceived benefits, and customer attitudes on the decision to use the BSI Mobile online account opening service (Wadi'ah Savings) in Makassar City. Against the backdrop of increasing digital adoption of Islamic banking, particularly online account opening services, many customers still find it difficult to use the service. This study used a confirmatory quantitative approach with 100 respondents. The results showed that digital literacy, perceived benefits, and attitudes partially and simultaneously had a positive and significant influence on usage decisions. These findings support the Technology Acceptance Model (TAM), which emphasizes that technological understanding, perceived benefits, and positive attitudes are key to adoption. The recommendation is for BSI to optimize digital outreach and promotion to increase customer interest and trust.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19857PENGARUH PROMOSI DAN KEMUDAHAN TRANSAKSI DIGITAL TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF PENGGUNA QRIS PADA GENERASI Z DI KOTA JAMBI2026-02-03T09:25:41+00:00Astutiastutibungo2@gmail.comBambang Kurniawanbambangkurniawan@uinjambi.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi dan kemudahan transaksi digital terhadap perilaku konsumtif pengguna QRIS pada Generasi Z di Kota Jambi. Latar belakang penelitian didasarkan pada meningkatnya penggunaan sistem pembayaran digital, khususnya QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), yang sejalan dengan gaya hidup praktis dan dinamis Generasi Z. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden pengguna QRIS dari kalangan Generasi Z di Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan promosi dan kemudahan transaksi digital secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. Secara parsial, variabel promosi (X1) dan variabel kemudahan transaksi digital (X2) berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini variabel-variabel tersebut valid dan reliabel. Pada pengujian asumsi klasik dengan distribusi normal tidak terjadi heteroskedastisitas dan multikoliniearitas. Hasil ini menunjukkan bahwa baik promosi maupun kemudahan transaksi digital masing-masing memberikan kontribusi terhadap meningkatnya perilaku konsumtif di kalangan Generasi Z.</p> <p> </p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19776AKULTURASI NILAI PENDIDIKAN ISLAM DI TENGAH MASYARAKAT KOSMOPOLITAN MODERN2026-02-01T06:41:07+00:00Fatehatul Hasinahfatehatulhasinah1808@gmail.com<p>Masyarakat kosmopolitan hidup dalam lingkungan sosial yang ditandai oleh keberagaman budaya, nilai, dan agama sebagai konsekuensi dari globalisasi dan intensitas interaksi antarindividu lintas batas geografis. Kehidupan modern yang ditandai dengan mobilitas tinggi, urbanisasi, serta pesatnya perkembangan teknologi dan informasi sering kali diasumsikan dapat menggeser peran agama dalam kehidupan manusia. Namun, pada kenyataannya agama tetap memiliki peran penting sebagai sumber makna, pedoman moral, serta sarana pembentukan identitas individu di tengah kompleksitas kehidupan modern. Jurnal ini bertujuan untuk mengkaji kebutuhan religius masyarakat kosmopolitan dengan menggunakan pendekatan studi kepustakaan terhadap berbagai literatur yang relevan, baik dari perspektif sosiologis, psikologis, maupun keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kebutuhan religius masyarakat kosmopolitan tidak hanya terbatas pada aspek ritual dan spiritual, tetapi juga mencakup kebutuhan psikologis seperti ketenangan batin dan penguatan mental, serta kebutuhan sosial seperti solidaritas, toleransi, dan harmoni antarumat beragama. Pemenuhan kebutuhan religius tersebut berperan penting dalam membantu individu menghadapi tekanan hidup modern, menjaga keseimbangan kehidupan, serta membangun relasi sosial yang inklusif dan berkelanjutan di tengah masyarakat yang majemuk.</p> <p><em>Cosmopolitan societies live in social environments characterized by cultural, value-based, and religious diversity as a consequence of globalization and the intensity of cross-border interactions. Modern life, marked by high mobility, urbanization, and rapid advances in information and communication technology, is often assumed to diminish the role of religion in human life. However, in reality, religion continues to play an important role as a source of meaning, moral guidance, and identity formation amid the complexity of modern. This journal aims to examine the religious needs of cosmopolitan societies through a literature review approach by analyzing relevant sources from sociological, psychological, and religious perspectives. The findings indicate that the religious needs of cosmopolitan societies are not limited to ritual and spiritual aspects alone, but also include psychological needs such as inner peace and mental resilience, as well as social needs such as solidarity, tolerance, and interreligious harmony. The fulfillment of these religious needs plays a significant role in helping individuals cope with the pressures of modern life, maintain life balance, and build inclusive and sustainable social relationships within a pluralistic society.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20196PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA BANK MUAMALAT KCU MAKASSAR2026-02-17T07:26:30+00:00Selfiantislfiantibhr@gmail.comAhmad Acahmad@unismuh.ac.idM. Hidayathidayat@unismuh.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan fasilitas kerja terhadap kinerja karyawan pada Bank Muamalat KCU Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 87 responden yang merupakan karyawan Bank Muamalat KCU Makassar. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan menggunakan skala likert. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan aplikasi SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikansi (0,000 < 0,05). Sementara itu, fasilitas kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai signifikansi (0,065 > 0,05). Namun secara simultan, lingkungan kerja dan fasilitas kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, yang dibuktikan dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,450 menunjukkan bahwa 45% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh lingkungan kerja dan fasilitas kerja, sedangkan 55% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.</p> <p><em>This study aims to examine the effect of the work environment and work facilities on employee performance at Bank Muamalat KCU Makassar. This research uses a quantitative approach with a survey method. The sample consisted of 87 employees of Bank Muamalat KCU Makassar. Data were collected through questionnaires using a likert scale. Data analysis was conducted using multiple linear regression with the assistance of SPSS version 26. The results show that the work environment has a positive and significant effect on employee performance, with a significance value of (0.000 < 0.05). Meanwhile, work facilities do not have a significant effect on employee performance, with a significance value of (0.065 > 0.05). However, simultaneously, the work environment and work facilities have a significant effect on employee performance, as indicated by the F-test significance value of 0.000. The coefficient of determination (R²) of 0.450 indicates that 45% of the variation in employee performance can be explained by the work environment and work facilities, while the remaining 55% is influenced by other factors outside this study.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19848ETNOMATEMATIKA PADA KETERKAITAN PENGARUH UKURAN VOLUME KETENG KETENG DALAM MENGHASILKAN SUARA2026-02-03T07:32:21+00:00Yakobus Jesen Gintingyjesenginting212@gmail.comFanni Orlide Malaufannimalau83@gmail.comDana Krisniat Gulokrisniatgulo26@gmail.comFriska Ledina Situngkirfriskaledina12321@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan konsep volume tabung dengan karakter suara pada alat musik tradisional keteng-keteng masyarakat Karo melalui pendekatan etnomatematika. Objek penelitian berupa keteng-keteng berbahan bambu dengan diameter dalam 10 cm dan panjang ruas bambu 60 cm. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif-deskriptif dengan analisis matematis terhadap dimensi fisik instrumen serta pengukuran karakteristik bunyi yang dihasilkan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa volume ruang resonansi keteng-keteng sebesar 4,7 liter menghasilkan frekuensi suara rata-rata antara 190–220 Hz. Temuan ini menunjukkan bahwa ukuran diameter dan volume tabung bambu berpengaruh signifikan terhadap frekuensi bunyi, di mana volume ruang resonansi yang lebih kecil menghasilkan frekuensi suara yang lebih tinggi, sedangkan volume yang lebih besar menghasilkan suara yang lebih rendah dan berdengung. Hasil penelitian ini sejalan dengan prinsip dasar akustika yang menyatakan bahwa frekuensi bunyi berbanding terbalik dengan volume ruang resonansi. Selain itu, penelitian ini mengungkap bahwa praktik pembuatan keteng-keteng oleh pengrajin Karo secara intuitif telah menerapkan konsep matematika, khususnya pengukuran dan estimasi volume tabung, meskipun tanpa menggunakan rumus formal. Dengan demikian, pembuatan keteng-keteng mengandung unsur etnomatematika yang kuat dan berpotensi dijadikan sebagai konteks pembelajaran matematika yang kontekstual sekaligus mendukung pelestarian budaya lokal.</p> <p><em>This study aims to analyze the relationship between the concept of cylindrical volume and sound characteristics of the traditional musical instrument keteng-keteng from the Karo community through an ethnomathematics approach. The object of the study was a bamboo keteng-keteng with an inner diameter of 10 cm and a length of 60 cm. The research employed a qualitative descriptive method combined with mathematical analysis of the instrument’s physical dimensions and measurement of the resulting sound characteristics. The calculation results indicate that a resonance volume of 4.7 liters produces an average sound frequency ranging from 190 to 220 Hz. These findings demonstrate that the diameter and volume of the bamboo cylinder significantly affect the sound frequency, where a smaller resonance volume generates higher frequencies, while a larger volume produces lower and more resonant sounds. This result supports the fundamental principle of acoustics stating that sound frequency is inversely proportional to the volume of the resonance chamber. Furthermore, this study reveals that the traditional process of making keteng-keteng by Karo artisans intuitively applies mathematical concepts, particularly measurement and estimation of cylindrical volume, even without the use of formal mathematical formulas. Therefore, the construction of keteng-keteng embodies strong ethnomathematical elements and has the potential to serve as a contextual learning resource for mathematics while contributing to the preservation of local cultural heritage.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20546FAKTOR PENYEBAB KECANDUAN GAME ONLINE DIBANDINGKAN MINAT BELAJAR PADA ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA DETUENA2026-03-11T07:39:33+00:00Yoventa Lero Ranggayoventarangga@gmail.com<p>Kecanduan game online merupakan salah satu masalah yang mendapat perhatian dari masyarakat luas.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kecanduan game online dibandingkan minat belajar pada anak sekolah dasar di Desa Detuena,untuk mengetahui alasan mengapa anak-anak di Desa Detuena lebih tertarik bermain game online dibandingkan belajar serta menganalisis solusi yang dapat dilakukan orang tua dan lingkungan dalam mengurangi kecanduan game online serta meningkatkan minat belajar anak.Fenomena meningkatnya ketertarikan anak terhadap game online membuat waktu belajar berkurang dan konsentrasi terhadap pelajaran menurun.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif,dengan studi literatur sekunder berupa kajian dari berbagai jurnal ilmiah dengan tema yang terkait selain itu,peneliti juga melakukan pendekatan langsung kepada anak-anak yang aktif bermain game online melalui pengumpulan data lapangan,seperti wawancara sederhana dan dokumentasi berupa foto kegiatan,guna memperkuat serta mendukung hasil penelitian.</p> <p><em>Online game addiction is one of the issues that has attracted widespread public attention. This study aims to identify the factors causing online game addiction in relation to learning interest among elementary school children in Detuena Village, to determine the reasons why children in Detuena Village are more interested in playing online games than studying, and to analyze solutions that can be implemented by parents and the surrounding environment to reduce online game addiction and increase children’s interest in learning. The phenomenon of increasing children’s interest in online games has resulted in reduced study time and decreased concentration on lessons. This study employs a qualitative descriptive method, using secondary literature studies in the form of reviews of various scientific journals with related themes. In addition, the researcher conducted a direct approach with children who actively play online games through field data collection, such as simple interviews and documentation in the form of activity photographs, in order to strengthen and support the research findings.</em></p>2026-03-11T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19765PENGELOLAAN SAMPAH TPA KOPI LUHUR: RESPONS ADMINISTRASI PUBLIK LOKAL2026-02-01T03:16:15+00:00Rusnatorusnato.123090113@ugj.ac.idSiti Adha Aulawiyahsiti.123090095@ugj.ac.idHarisul Ilmiharisul.123090106@ugj.ac.idAisyah Nurul 'Azizahaisyah.123090091@ugj.ac.id<p>TPA Kopi Luhur Kota Cirebon berada dalam kondisi krisis akibat kelebihan kapasitas dan sistem pengelolaan sampah yang belum berkelanjutan. Volume sampah harian mencapai 200–300 ton, sementara pengelolaan masih didominasi pola angkut–buang yang menimbulkan risiko pencemaran lingkungan dan masalah kesehatan bagi masyarakat sekitar. Krisis ini mencerminkan lemahnya respons administrasi publik lokal, ditandai oleh rendahnya pemilahan sampah, keterbatasan kapasitas kelembagaan, dan fokus anggaran pada operasional dibandingkan pencegahan. Policy brief ini mendorong transformasi tata kelola pengelolaan sampah melalui pendekatan preventif, pemanfaatan teknologi, dan kolaborasi multipihak guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan keberlanjutan lingkungan.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19958ANALISIS PUTUSAN HAKIM PN PADANG PANJANG NOMOR 31/PID.SUS/2025/PN PDP TENTANG TINDAK PIDANA NARKOTIKA2026-02-06T07:13:25+00:00Yan Fernandoyanfernando1005@gmail.comMuhammad Daniel Arifindaniel.arifin000@gmail.comAisyah Chairilaisyahchairil10@gmail.com<p>Penyalahgunaan narkotika di Indonesia telah mencapai status darurat yang memerlukan penanganan serius melalui sistem peradilan pidana. Penelitian ini menganalisis Putusan Pengadilan Negeri Padang Panjang Nomor 31/PID.SUS/2025/PN PDP mengenai tindak pidana narkotika. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dasar pertimbangan yuridis dan non-yuridis yang digunakan hakim. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh dari analisis putusan pengadilan, sedangkan data sekunder meliputi peraturan perundang-undangan, literature hukum, dan jurnal terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim mempertimbangkan faktor yuridis dan non-yuridis. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa putusan hakim telah sesuai dengan ketentuan UU Narkotika dan menerapkan asas keadilan serta kepastian hukum secara proporsional. Implikasi dari penelitian ini merekomendasikan perlunya pedoman pemidanaan yang terstandarisasi untuk mengurangi disparitas putusan serta integrasi pendekatan rehabilitatif yang lebih holistik dalam penanganan perkara narkotika di masa depan.</p> <p><em>Drug abuse in Indonesia has reached an emergency status that requires serious handling through the criminal justice system. This study analyzes Padang Panjang District Court Decision Number 31/PID.SUS/2025/PN PDP concerning narcotics crimes. The aim is to identify the legal and non-legal considerations used by judges. This study uses a normative legal method with a qualitative approach. Primary data were obtained from an analysis of court decisions, while secondary data included laws and regulations, legal literature, and related journals. The results show that judges consider both legal and non-legal factors. The study concludes that the judge's decision complies with the provisions of the Narcotics Law and applies the principles of justice and legal certainty proportionally. The implications of this study recommend the need for standardized sentencing guidelines to reduce disparities in sentencing and the integration of a more holistic rehabilitative approach in handling narcotics cases in the future.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19846TRADISI MANGKAJI TAMAIK DI NAGARI KOTO GADANG ANAM KOTO KECAMATAN TANJUNG RAYA KABUPATEN AGAM PROVINSI SUMATRA BARAT2026-02-03T06:48:02+00:00Fairus Nur Alfinafairusnuralfina23@gmail.comMaulid Hariri Ganimaulidharirigani@gmail.com<p>Tradisi mangkaji tamaik merupakan salah satu bentuk kegiatan keagamaan yang hingga kini masih dijaga keberlangsungannya oleh masyarakat Nagari Koto Gadang Anam Koto, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Tradisi ini diselenggarakan secara rutin setiap tahun pada bulan Muharram dan dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang dikenal sebagai Kaum Tuo. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan rangkaian pelaksanaan tradisi mangkaji tamaik serta menjelaskan makna yang terkandung di dalamnya bagi kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif interpretatif. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh agama, anggota Kaum Tuo, serta masyarakat yang berpartisipasi dalam tradisi tersebut. Data dianalisis melalui proses pengelompokan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi mangkaji tamaik berlangsung melalui beberapa tahapan, antara lain musyawarah untuk menentukan waktu pelaksanaan, persiapan kegiatan secara bersama-sama, pelaksanaan pengajian dan doa di masjid, pembacaan kitab Sarafal Anam, dan diakhiri dengan kegiatan makan bersama. Penelitian ini juga menemukan bahwa tradisi mangkaji tamaik mengandung nilai religius yang berperan dalam memperkuat keimanan, nilai sosial yang tercermin dalam semangat kebersamaan dan solidaritas masyarakat, serta nilai simbolik yang berkaitan dengan pemaknaan unsur-unsur ritual yang diwariskan dari generasi ke generasi. Dengan demikian, tradisi mangkaji tamaik tidak hanya dipahami sebagai kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai sarana pelestarian nilai budaya dan penguatan identitas masyarakat Nagari Koto Gadang Anam Koto.</p> <p><em>Mangkaji tamaik is a religious tradition that continues to be maintained by the community of Nagari Koto Gadang Anam Koto, Tanjung Raya District, Agam Regency, West Sumatra Province. This tradition is conducted annually during the month of Muharram and is carried out by a community group known as Kaum Tuo. This study aims to describe the sequence of activities involved in the mangkaji tamaik tradition and to explain the meanings embedded in the practice within the social and religious life of the local community. This research employs a qualitative method with a descriptive-interpretative approach. Data were collected through direct observation, in-depth interviews, and documentation involving religious leaders, members of the Kaum Tuo, and community participants. The data were analyzed through data organization, presentation, and conclusion drawing. The findings indicate that the mangkaji tamaik tradition is implemented through several stages, including deliberation to determine the time of implementation, collective preparation through mutual cooperation, the conduct of religious recitations and prayers at the mosque, the recitation of the Sarafal Anam text, and a communal meal as the closing activity. The study also reveals that the mangkaji tamaik tradition embodies religious values that strengthen faith, social values reflected in solidarity and togetherness, and symbolic values related to the interpretation of ritual elements transmitted across generations. Therefore, mangkaji tamaik is not only understood as a religious activity but also functions as a medium for preserving cultural values and reinforcing the collective identity of the people of Nagari Koto Gadang Anam Koto.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20308IMPLEMENTASI SEMINAR EDUKASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN DAN KESEJAHTERAAN EKONOMI KELUARGA2026-02-25T05:03:13+00:00Nabila Putri Ramadhaninabilaputrirr@gmail.comAchmad Fadilachmadfadil_uin@radenfatah.ac.idNovia Anadianovitia76@gmail.comNiken Anggraininikenanggraini927@gmail.comLaila Nensy Sestianensysestialaila@gmail.comSiti Walbaradisiwalll146@gmail.com<p>Pemberdayaan perempuan merupakan strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga, khususnya di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan seminar edukasi pemberdayaan perempuan di Desa Talang Taling serta menganalisis dampaknya terhadap kesadaran dan motivasi ekonomi peserta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah ibu-ibu yang dipilih melalui observasi awal dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, sesi tanya jawab (diskusi interaktif), dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta mengenai peran perempuan dalam ekonomi keluarga, meningkatnya kepercayaan diri, serta munculnya motivasi untuk mengembangkan usaha produktif. Temuan ini dianalisis berdasarkan teori self-efficacy, hierarki kebutuhan, pemberdayaan perempuan, dan capability approach yang menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan pendapatan, tetapi juga perluasan kapabilitas dan agensi perempuan. Dengan demikian, seminar edukasi pemberdayaan perempuan dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.</p> <p><em>Women’s empowerment plays a crucial role in improving family economic welfare, particularly at the village level. This study aims to describe the implementation of a women’s empowerment educational seminar in Talang Taling Village and to analyze its impact on participants’ economic awareness and motivation. The study employed a qualitative approach with a descriptive design. The participants were selected through preliminary observation using purposive sampling techniques. Data were collected through observation, interactive question-and-answer sessions, and documentation. The findings indicate an increase in participants’ awareness of women’s roles in family economics, enhanced self-confidence, and emerging motivation to develop productive economic activities. These findings are interpreted through the lens of self-efficacy theory, hierarchy of needs, women’s empowerment framework, and the capability approach, which emphasize that welfare improvement is not solely measured by income but also by the expansion of women’s capabilities and agency. Therefore, educational seminars on women’s empowerment can serve as an effective initial strategy to promote sustainable family economic independence and welfare.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19750PENGARUH CITRA MEREK TERHADAP MINAT BELI MINUMAN BERENERGI2026-01-31T10:25:39+00:00Didit Darmawandr.diditdarmawan@gmail.comNaila Septiana Camelianailaseptianaca09@gmail.com<p>Minuman berenergi telah berkembang menjadi tren global yang menawarkan peningkatan performa instan melalui kandungan stimulan, namun di sisi lain menimbulkan kekhawatiran terhadap berbagai risiko kesehatan, sehingga menciptakan dilema persepsi di kalangan konsumen. Di tengah persaingan ketat industri minuman berenergi, citra merek menjadi faktor strategis yang berperan penting karena memengaruhi minat beli konsumen, karena mampu memengaruhi persepsi, kepercayaan, dan penilaian risiko terhadap produk minuman berenergi. Studi ini bermaksud menganalisis peran citra merek dalam membentuk minat beli minuman berenergi. Penggunaan metode studi literatur kualitatif dilakukan dengan mensintesis temuan dari sembilan studi empiris yang relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa citra merek memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Temuan ini konsisten di berbagai studi dan sejalan dengan Theory of Planned Behavior (TPB), yang menyatakan bahwa citra merek yang baik akan mendorong minat beli konsumen. Secara praktis, perusahaan minuman berenergi harus fokus membangun identitas merek yang otentik dan bertanggung jawab untuk menumbuhkan kepercayaan dan meningkatkan minat beli konsumen.</p> <p><em>Energy drinks have become a global trend that offers instant performance enhancement through stimulants, but on the other hand raises concerns about various health risks, creating a dilemma of perception among consumers. Amidst fierce competition in the energy drink industry, brand image has become a strategic factor that plays an important role in influencing consumer purchasing interest, as it can influence perceptions, trust, and risk assessments of energy drink products. This study aims to analyze the role of brand image in shaping the purchase intention of energy drinks. A qualitative literature review method was used by synthesizing findings from nine relevant empirical studies. The results indicate that brand image has a positive and significant effect on purchase intention. These findings are consistent across various studies and align with the Theory of Planned Behavior (TPB), which states that a good brand image will encourage consumer purchase intention. Practically, energy drink companies should focus on building an authentic and responsible brand identity to foster trust and increase consumer purchase intention.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19927ANALISIS PUTUSAN PERKARA NOMOR 305/PDT.G/2024/PA.BSK TENTANG GUGATAN CERAI AKIBAT KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA2026-02-05T08:13:10+00:00Zulfadlifadlizul476@gmail.comAisyah Chairilaisyahchairil10@gmail.comDio Prasetyo Budidioprasetyobudi71@gmail.com<p>Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan pelanggaran hukum yang kompleks dan berdampak multidimensi, sehingga memerlukan perlindungan hukum yang efektif bagi korbannya. Penelitian ini menganalisis Putusan Pengadilan Agama Batusangkar Nomor 305/Pdt.G/2024/PA.BSK, yang mengabulkan gugatan cerai dengan dalil KDRT. Fokus penelitian adalah untuk mengkaji implikasi yuridis dan sosial dari putusan tersebut terhadap upaya perlindungan korban, serta mengevaluasi penerapan asas keadilan dan perlindungan dalam pertimbangan hukum hakim.Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim melakukan terobosan hukum progresif melalui penemuan hukum (rechtsvinding), dengan menafsirkan secara ekstensif alasan "perselisihan dan pertengkaran terus-menerus" dalam Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam (KHI) untuk mencakup berbagai bentuk KDRT, seperti penelantaran ekonomi dan kekerasan psikis. Putusan ini menegaskan bahwa korban tidak perlu menunggu putusan pidana yang berkekuatan hukum tetap untuk mengajukan gugatan cerai, sehingga memberikan akses keadilan yang lebih cepat dan proporsional melalui standar pembuktian yang mempertimbangkan kerentanan korban.Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa putusan tersebut telah berhasil menerapkan asas keadilan restoratif, prosedural, dan substantif, serta menjadi preseden berharga bagi perlindungan korban KDRT di Pengadilan Agama. Secara implikatif, putusan ini memberdayakan korban, mengedukasi masyarakat, dan mendorong perubahan paradigma dalam penanganan kasus KDRT. Penelitian merekomendasikan perlunya revisi KHI untuk secara eksplisit mencantumkan KDRT sebagai alasan perceraian guna memberikan kepastian hukum yang lebih besar.</p> <p><em>Domestic violence (DV) is a complex legal violation with multidimensional impacts, requiring effective legal protection for its victims. This study analyzes the Batusangkar Religious Court Decision Number 305/Pdt.G/2024/PA.BSK, which granted a divorce suit based on domestic violence. The focus of the study is to examine the legal and social implications of this decision on victim protection efforts and to evaluate the application of the principles of justice and protection in the judge's legal reasoning.This research uses a normative juridical method with a case study approach. The research findings demonstrate that the judge made a progressive legal breakthrough through legal discovery (rechtsvinding), by broadly interpreting the grounds for "continuous disputes and quarrels" in Article 116 letter (f) of the Compilation of Islamic Law (KHI) to encompass various forms of domestic violence, such as economic neglect and psychological violence. This ruling emphasizes that victims do not need to wait for a final and binding criminal decision to file for divorce, thus providing faster and more proportional access to justice through evidentiary standards that consider the victim's vulnerability.The study concludes that the ruling successfully implemented the principles of restorative, procedural, and substantive justice and set a valuable precedent for the protection of domestic violence victims in Religious Courts. Implicitly, this ruling empowers victims, educates the public, and encourages a paradigm shift in the handling of domestic violence cases. The research recommends revising the KHI to explicitly include domestic violence as a ground for divorce to provide greater legal certainty.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19821IMPLEMENTASI KONSELING INKLUSIF MODERASI BERAGAMA DI SD/MI2026-02-02T12:37:31+00:00Elsa Nurlailielsanurlaili2@gmail.comRizki Ramadhanramadhanriski88012@gmail.comOvi Fitriaovifiria2025@gmail.comMustika Sariah Siagiansariahsiagian94@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam implement asi konseling inklusif berbasis moderasi beragama di sekolah dasar/ madrasah ibtidayah (SD/MI) sebagai strategi membentuk sikap toleran, menghargai perbedaan, dan inklusif dilingkungan sekolah dan nilai-nilai moderasi beragama menjadi sangat relevan untuk diajarakan pada siswa usia sekolah dasar/sejak dini melalui strategi studi Pustaka. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa artikel jurnal serta dokumen kebijakan Pendidikan yang relevan dengan konseling inklusif dan moderasi beragama. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasikan konsep, strategi, serta bentuk implementasi konseling inklusif yang sesuai dengan karakteristik peserta didik SD/MI. Hasil dari kajian diatas menunjukkan bahwa implementasi konseling inkluisif berbasis moderasi beragama dapat dilakukan melalui penguatan nilai toleransi, menghargai terhadap perbedaan, pendekatan empatik, serta pembiasaan sikap moderat dalam layanan bimbingan dan konseling disekolah. Konseling inklusif berperan sebagai sarana pendamping menekankan prinsip kesetaraan dan penerimaan keberagaman latar belakang siswa. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi nilai moderasi beragamaa dalam konseling inklusif memiliki kontribusi strategis dalam pembentukan karakter siswa yang inklusif, toleran dan harmonis dilingkungan SD/MI.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20305PERBANDINGAN EFEKTIVITAS INFILTRASI BUKAL DENGAN INFILTRASI BUKAL DAN PALATAL PADA PENCABUTAN GIGI POSTERIOR PERMANEN RAHANG ATAS : SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW2026-02-25T01:57:33+00:00Raudatul Agva Zahiraraudatulagvazahira@gmail.com<p>Keberhasilan pencabutan gigi sangat ditentukan oleh kemampuan mencapai anestesi lokal yang efektif. Anestesi lokal merupakan dasar utama dalam pengendalian nyeri selama prosedur kedokteran gigi. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengembangkan teknik anestesi yang lebih aman dan efektif, khususnya pada pencabutan gigi posterior rahang atas. Bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas anestesi infiltrasi bukal dengan kombinasi infiltrasi bukal dan palatal pada pencabutan gigi posterior rahang atas. Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data PubMed dan Google Scholar terhadap artikel yang dipublikasikan dalam rentang tahun 2017- 2025 dengan menggunakan istilah MeSH yang relevan. Sebanyak sebelas penelitian memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis dalam tinjauan ini. Delapan penelitian melaporkan bahwa infiltrasi bukal saja memiliki efektivitas yang sebanding dengan kombinasi infiltrasi bukal dan palatal dalam pencabutan gigi posterior rahang atas (enam penelitian menggunakan artikaine 4% dan dua penelitian menggunakan lidokain 2%). Tiga penelitian menyimpulkan bahwa pencabutan gigi posterior rahang atas tidak dapat dilakukan hanya dengan infiltrasi bukal (dua penelitian menggunakan artikaine 4% dan satu penelitian menggunakan lidokain 2%). Satu penelitian melaporkan bahwa pencabutan gigi premolar rahang atas dapat dilakukan dengan infiltrasi bukal saja menggunakan lidokain 2%, namun teknik tersebut tidak efektif untuk pencabutan gigi molar rahang atas. Secara keseluruhan, infiltrasi bukal menggunakan artikaine 4% menunjukkan efektivitas yang sebanding dengan kombinasi infiltrasi bukal dan palatal pada pencabutan gigi posterior rahang atas.</p> <p><em>A key factor in the success of tooth extraction is the ability to achieve effective local anesthesia. Local anesthesia serves as the foundation of pain management during dental procedures. Extensive research has been conducted to develop safer and more effective techniques for anesthetizing posterior maxillary teeth. The purpose of this study was to evaluate the anesthetic efficacy of buccal infiltration compared with buccal plus palatal infiltration for posterior maxillary tooth extraction. PubMed and Google Scholar were searched for studies published between 2017 and 2025 using appropriate MeSH terms. Eleven studies were included in this review. Eight studies concluded that buccal infiltration alone has the same efficacy as buccal plus palatal infiltration for posterior maxillary tooth extraction (six studies used 4% articaine and two studies used 2% lidocaine). Three studies concluded that posterior maxillary teeth cannot be extracted using buccal infiltration alone (two studies used 4% articaine and one study used 2% lidocaine). One study reported that maxillary premolar extraction can be performed using buccal infiltration alone with 2% lidocaine; however, maxillary molar extraction cannot be performed using buccal infiltration alone with 2% lidocaine. Overall, buccal infiltration using 4% articaine demonstrates comparable effectiveness to buccal plus palatal infiltration for posterior maxillary tooth extraction.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19859ANALISIS PENGARUH PENERAPAN SPBE TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KOTA CIREBON : STUDI KASUS PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL 2026-02-03T10:31:12+00:00Riski Maulanarizkymaulanaa313@gmail.comNalandha Fatra Palembanalandhafatrap@gmail.comArya Rizalulhaqaryarizal257@gmail.comRaihan Ananda Rafiuddinraihanpetinju12@gmail.com<p>Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Cirebon berhasil meningkatkan kualitas pelayanan dengan mempermudah prosedur birokrasi dan membuat proses lebih transparan. Perpindahan ke sistem digital membuat pengurusan dokumen kependudukan lebih cepat, sekaligus menghasilkan pengelolaan data warga yang lebih tepat. Kehadiran platform layanan online memberi kemudahan akses bagi masyarakat, memungkinkan mereka memantau urusan administrasi secara langsung tanpa harus mengantre atau terbatasi oleh lokasi. Meski efektivitas transformasi digital ini sudah terbukti, masih ada tantangan seperti perbedaan tingkat pemahaman teknologi di kalangan masyarakat serta kebutuhan infrastruktur perangkat keras yang lebih baik. Untuk memaksimalkan manfaat SPBE, Pemerintah Kota Cirebon perlu meningkatkan perlindungan data serta memberikan edukasi yang lebih luas agar seluruh kalangan dapat mengakses dan memanfaatkan sistem ini. Selain itu, pengembangan kemampuan teknis petugas juga sangat penting agar inovasi ini tidak hanya menjadi alat administratif biasa, melainkan solusi pelayanan yang handal dan berkelanjutan bagi masyarakat.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19778PENGARUH DINAMIKA POLITIK LOKAL TERHADAP KINERJA ADMINISTRASI PUBLIK DI KOTA CIREBON DALAM PERSPEKTIF EKOLOGI ADMINISTRASI2026-02-01T07:12:52+00:00Rusnatorusnato.123090113@ugj.ac.idNajwa Sabilanajwa.123090101@ugj.ac.idHarisul Ilmiharisul.123090106@ugj.ac.idHani Rahmawatihani.123090100@ugj.ac.idNinda Salsa Akmalianinda.123090096@ugj.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dinamika politik lokal terhadap kinerja administrasi publik di Kota Cirebon dalam perspektif ekologi administrasi. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka (library research), yaitu menelaah berbagai sumber ilmiah seperti jurnal, buku, laporan penelitian, dan dokumen resmi pemerintah. Hasil kajian menunjukkan bahwa dinamika politik lokal di Kota Cirebon berpengaruh terhadap stabilitas dan efektivitas kinerja administrasi publik. Interaksi antara aktor politik kepala daerah, DPRD, dan partai politik menentukan arah kebijakan dan kinerja birokrasi. Dalam perspektif ekologi administrasi, stabilitas politik menjadi faktor lingkungan eksternal yang penting dalam menjaga adaptivitas birokrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa keseimbangan antara kekuatan politik dan kapasitas administrasi merupakan kunci keberhasilan pemerintahan daerah yang efektif dan akuntabel.</p> <p><em>This study aims to analyse the influence of local political dynamics on public administration performance in Cirebon City from an administrative ecology perspective. This study uses a descriptive qualitative approach with a library research method, which involves examining various scientific sources such as journals, books, research reports, and official government documents. The results of the study show that local political dynamics in Cirebon City affect the stability and effectiveness of public administration performance. The interaction between political actors regional heads, regional representative councils, and political parties determines the direction of policy and bureaucratic performance. From an administrative ecology perspective, political stability is an important external environmental factor in maintaining bureaucratic adaptability. This study confirms that the balance between political power and administrative capacity is the key to effective and accountable local government.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20198PENGARUH CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY (CSR) DAN CITRA PERUSAHAAN TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT. PLN (PERSERO) UNIT INDUK DISTRIBUSI SULSELRABAR2026-02-17T07:53:20+00:00Pitrianianipitri040@gmail.comAhmad Acahmad@unismuh.ac.idM. Hidayathidayat@unismuh.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan citra perusahaan terhadap kepuasan pelanggan pada PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulselrabar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pelaksanaan CSR sebagai bagian dari strategi bisnis berkelanjutan yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan (profit), tetapi juga memperhatikan aspek sosial (people) dan lingkungan (planet). Dalam konteks sektor pelayanan publik, implementasi CSR yang konsisten dan terarah diyakini mampu membentuk citra perusahaan yang positif, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memperkuat hubungan jangka panjang dengan pelanggan. Namun demikian, efektivitas pelaksanaan CSR dalam meningkatkan kepuasan pelanggan masih memerlukan pengujian empiris, khususnya pada unit pelayanan ketenagalistrikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan sebagai responden penelitian yang dipilih berdasarkan teknik sampling tertentu. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan teknik regresi linier berganda untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Citra perusahaan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara simultan, CSR dan citra perusahaan memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kepuasan pelanggan. Temuan ini menegaskan bahwa pelaksanaan CSR yang terintegrasi dan pengelolaan citra perusahaan yang baik merupakan faktor strategis dalam meningkatkan kepuasan pelanggan serta mendukung keberlanjutan perusahaan.</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of Corporate Social Responsibility (CSR) and corporate image on customer satisfaction at PT PLN (Persero) Sulselrabar Distribution Main Unit. The background of this research is based on the growing importance of CSR as a sustainable business strategy that is not solely profit-oriented but also emphasizes social (people) and environmental (planet) responsibilities. In the context of public service institutions, consistent and well-directed CSR implementation is believed to foster a positive corporate image, enhance public trust, and strengthen long- term relationships with customers. However, the effectiveness of CSR in improving customer satisfaction still requires empirical validation, particularly within the electricity service sector. This research employed a quantitative approach using a descriptive method. Data were collected through questionnaires distributed to customers selected as research respondents using a specific sampling technique. The research instrument applied a Likert scale, and the data were analyzed using multiple linear regression to examine the partial and simultaneous effects of the independent variables on the dependent variable. The findings indicate that Corporate Social Responsibility (CSR) has a positive and significant effect on customer satisfaction. Similarly, corporate image also has a positive and significant effect on customer satisfaction. Simultaneously, CSR and corporate image contribute significantly to enhancing customer satisfaction. These results confirm that integrated CSR implementation and effective corporate image management are strategic factors in improving customer satisfaction and supporting long-term corporate sustainability.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19852PERAN TEKNOLOGI DIGITAL PADA UMKM BATIK TRUSMI DI CIREBON2026-02-03T08:07:55+00:00Aliyah Salsabil aliyah.123090097@ugj.ac.idDhian Meganandadhian.123090105@ugj.ac.id<p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola pengelolaan dan pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). UMKM Batik Trusmi di Cirebon sebagai sentra batik khas daerah memiliki potensi budaya dan ekonomi yang besar, namun masih menghadapi berbagai tantangan dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi digital dalam mendukung pengembangan dan daya saing UMKM Batik Trusmi, serta merumuskan opsi kebijakan yang dapat mendorong transformasi digital yang berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan analisis kebijakan, serta penelaahan terhadap kondisi ekosistem bisnis UMKM Batik Trusmi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi digital, seperti media sosial, marketplace, dan sistem pembayaran non-tunai, mampu meningkatkan jangkauan pasar, efisiensi operasional, dan kualitas pengelolaan usaha. Namun, keterbatasan literasi digital, infrastruktur, dan pendampingan masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendampingan digital terpadu yang melibatkan pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas lokal untuk memperkuat kapasitas UMKM sekaligus menjaga keberlanjutan nilai budaya Batik Trusmi.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19773SIMBOL TENUN IKAT SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA KOMUNITAS TIMOR DALAM PERSPEKTIF PASTORAL KONTEKSTUAL2026-02-01T06:06:30+00:00Enjel Hauteasenjelhauteas752@gmail.comEsti Liufetobernadetaliufero@gmail.comFebe Humbangfebeastria505@gmail.comYenry Pellandouyenryanastasiapellondou@gmaiIl.com<p>Tenun ikat sebagai ekspresi budaya dan iman bagi komunitas Timor. Tenun ikat bukan hanya karya seni, tetapi sarana komunikasi budaya yang memuat identitas, nilai sosial, dan pandangan religius. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif-interpretatif penelitian menggali makna teologis dari simbol, warna dan motif tenun. Hasil penelitian menunjukan proses menenun memiliki dimensi spiritual yang mendalam, mencerminkan hubungan manusia dengan Allah, leluhur, dan Tuhan. Dalam konteks pastoral kontekstual, tenun ikat menjadi media pewartaan iman dan inkulturasi budaya pelestarian tenun ikat penting untuk menjaga identitas, spiritualitas, dan kesadaran ekologis komunitas Timor.</p> <p><em>Ikat weaving serves as an expression of culture and faith for the Timorese people. Ikat weaving is not merely a work of art, but a means of cultural communication that embodies identity, social values, and religious perspectives. Using a qualitative, descriptive-interpretive approach, this research explores the theological meaning of the symbols, colors, and motifs of the weaving. The results indicate that the weaving process has a profound spiritual dimension, reflecting humanity's relationship with God, ancestors, and God. In a contextual pastoral context, ikat weaving serves as a medium for the proclamation of faith and cultural inculturation. Preserving ikat weaving is crucial for maintaining the identity, spirituality, and ecological awareness of the Timorese people.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20185FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS BUMIGORA2026-02-16T07:02:23+00:00Muhammad Rafa Ramadhanmhmmdrafa03@gmail.comDefel Septiandefel@universitasbumigora.ac.idKhairunnisanisa@universitasbumigora.ac.id<p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola konsumsi mahasiswa, khususnya melalui gaya hidup modern, penggunaan e-wallet, serta kemudahan akses pinjaman online. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa untuk melakukan transaksi secara lebih praktis dan cepat, namun di sisi lain berpotensi meningkatkan perilaku konsumtif. Perilaku konsumtif yang tidak terkontrol dapat berdampak negatif terhadap kondisi keuangan mahasiswa. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi perilaku konsumtif mahasiswa agar dapat dipahami secara komprehensif.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa, dengan jumlah sampel sebanyak 307 responden yang ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel tertentu. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Teknik analisis data yang digunakan meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi untuk mengetahui pengaruh gaya hidup, penggunaan e-wallet, dan pinjaman online terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya hidup, penggunaan e-wallet, dan pemanfaatan pinjaman online berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa. Gaya hidup yang semakin modern cenderung meningkatkan perilaku konsumtif, terutama dalam memenuhi kebutuhan non-esensial. Selain itu, intensitas penggunaan e-wallet dan kemudahan akses pinjaman online turut mendorong mahasiswa untuk melakukan pembelian impulsif tanpa perencanaan keuangan yang matang. Temuan penelitian ini sejalan dengan Teori Perilaku Terencana yang menyatakan bahwa perilaku individu dipengaruhi oleh sikap, norma subjektif, dan kendali perilaku yang dirasakan. Gaya hidup mencerminkan sikap mahasiswa terhadap konsumsi, penggunaan e-wallet dipengaruhi oleh norma subjektif lingkungan sosial, sedangkan kemudahan pinjaman online berkaitan dengan kendali perilaku yang dirasakan. Ketiga faktor tersebut membentuk niat mahasiswa yang pada akhirnya mendorong munculnya perilaku konsumtif.</p> <p><em>The rapid development of digital technology has led to significant changes in students’ consumption patterns, particularly through modern lifestyles, the use of e-wallets, and the easy access to online loans. These developments encourage more practical and efficient transactions, but at the same time increase the potential for consumptive behavior among students. Uncontrolled consumptive behavior may negatively affect students’ financial conditions. Therefore, it is important to examine the factors that influence students’ consumptive behavior in a comprehensive manner.This study employed a quantitative approach using a survey method. The population of this research consisted of university students, with a sample of 307 respondents selected through a specific sampling technique. Data were collected using a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The data analysis techniques included descriptive analysis and regression analysis to examine the influence of lifestyle, e-wallet usage, and online loans on students’ consumptive behavior.The results indicate that lifestyle, e-wallet usage, and the utilization of online loans have a significant effect on students’ consumptive behavior. A more modern lifestyle tends to increase consumptive behavior, particularly in fulfilling non-essential needs. In addition, the intensity of e-wallet usage and the ease of access to online loans encourage students to engage in impulsive purchasing without careful financial planning. These findings are consistent with the Theory of Planned Behavior, which explains that individual behavior is influenced by attitudes, subjective norms, and perceived behavioral control. Lifestyle reflects students’ attitudes toward consumption, e-wallet usage is influenced by subjective norms within the social environment, and the accessibility of online loans is related to perceived behavioral control. Together, these factors shape students’ intentions and ultimately lead to consumptive behavior.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19847PENGARUH KOMPETENSI PROFESIONAL GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TINGKAT MADRASAH ALIYAH2026-02-03T06:54:53+00:00Didit Darmawandr.diditdarmawan@gmail.comMuhammad izzul Haqizzulhaqmuhammad244@gmail.com<p>Pendidikan memegang peran strategis dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus dalam pembentukan karakter, etika, dan nilai-nilai moral, khususnya melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Aliyah. Siswa MA saat ini dihadapkan pada tantangan era digital, termasuk paparan konten negatif dan penggunaan media sosial yang kurang terkontrol, yang berpotensi menurunkan integritas moral serta capaian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi kompetensi profesional guru PAI terhadap pencapaian hasil belajar siswa. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan desain studi kepustakaan, melalui kajian sistematis terhadap artikel ilmiah, jurnal, dan penelitian terdahulu terkait kompetensi guru dan hasil belajar siswa. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi, menyeleksi, dan mengelompokkan informasi untuk menyusun kesimpulan konseptual. Temuan kajian menunjukkan bahwa guru dengan kompetensi profesional yang tinggu mampu menguasai materi secara mendalam, mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, merancang strategi pengajaran yang efektif, memotivasi siswa, dan menciptakan lingkungan belajar kondusif. Kompetensi profesional guru terbukti memberikan dampak positif serta signifikan terhadap capaian belajar di ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, serta mendukung pembentukan karakter dan moral siswa. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan melalui pelatihan, supervisi, dan penguatan kapasitas pedagogik, sehingga pendidikan PAI di Madrasah Aliyah dapat menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik sekaligus matang dalam spiritualitas dan moralitas.</p> <p><em>Education plays a strategic role in developing competent human resources as well as in shaping character, ethics, and moral values, particularly through Islamic Religious Education in Madrasah Aliyah. MA students today face the challenges of the digital age, including exposure to negative content and uncontrolled use of social media, which have the potential to undermine moral integrity and learning outcomes. This study aims to examine the contribution of PAI teachers' professional competence to student learning outcomes. A qualitative approach was used with a literature study design, through a systematic review of scientific articles, journals, and previous studies related to teacher competence and student learning outcomes. The analysis was conducted by identifying, selecting, and grouping information to draw conceptual conclusions. The findings show that teachers with high professional competence are able to master the material in depth, integrate Islamic values into learning, design effective teaching strategies, motivate students, and create a conducive learning environment. Teachers' professional competence has been proven to have a positive and significant impact on learning outcomes in the cognitive, affective, and psychomotor domains, as well as supporting the formation of students' character and morals. The implications of this study emphasize the importance of continuous professional development for teachers through training, supervision, and strengthening of pedagogical capacity, so that Islamic Education in Madrasah Aliyah can produce graduates who excel academically and are mature in spirituality and morality.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20309STUDI PENGARUH SELF SHADING DAN NEAR SHADING PADA SISTEM PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA2026-02-25T06:31:34+00:00Imanuel Novan Dwi Pradikad1021201072@student.untan.ac.idIsmail yusufismail.yusuf@ee.untan.ac.idAyong Hiendroayong.hiendro@ee.untan.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jarak antar baris dan keberadaan bangunan terhadap kehilangan energi akibat shading pada sistem PLTS. Studi dilakukan untuk mengevaluasi dua jenis shading, yaitu self shading antar baris modul dan near shading dari bangunan tetap, guna mengetahui konfigurasi penempatan panel yang paling optimal. Metodologi penelitian meliputi pemodelan sistem PLTS serta simulasi menggunakan perangkat lunak PVsyst sesuai tahapan penelitian yang telah ditetapkan. Simulasi pertama dilakukan tanpa obstacle untuk menguji beberapa variasi jarak antar baris dan menentukan jarak optimal yang meminimalkan self shading. Simulasi kedua menggunakan jarak optimal tersebut dengan penambahan model bangunan sebagai obstacle untuk mengevaluasi dampak near shading terhadap produksi energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak antar baris berpengaruh signifikan terhadap shading loss dan energi yang hilang, serta terdapat jarak optimum yang mampu menurunkan potensi self shading. Penambahan obstacle bangunan terbukti meningkatkan energi hilang dan shading loss, sehingga mempengaruhi performa sistem secara keseluruhan. Kesimpulannya, pengaturan jarak antar baris yang tepat dan mitigasi near shading merupakan faktor kunci dalam menjaga efisiensi PLTS dan mengurangi kehilangan energi akibat shading sebagaimana dirumuskan pada bagian simpulan penelitian.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19761HUBUNGAN JUST IN TIME DAN SISTEM PRODUKSI TOYOTA DENGAN EFEKTIVITAS OPERASI RAMPING2026-02-01T02:01:46+00:00Aji Rizki Ramadhanaji.124020312@ugj.ac.idBima Rahmadianbima.124020457@ugj.ac.idYogi Putra Geayogi.124020579@ugj.ac.idEteh Resa Asyifaeteh.resa.asyifa@ugj.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Just in Time dan Sistem Produksi Toyota terhadap efektivitas operasi ramping pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert lima tingkat yang disebarkan kepada 30 responden berusia 18–35 tahun yang termasuk dalam kategori dewasa muda. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji validitas dan reliabilitas, serta analisis regresi linier berganda dengan uji parsial (t-test) dan uji simultan (F-test) menggunakan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Just in Time berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas operasi ramping dengan nilai koefisien beta sebesar 1,036 dan tingkat signifikansi 0,000. Sistem Produksi Toyota tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap efektivitas operasi ramping dengan nilai signifikansi sebesar 0,635. Namun, hasil uji simultan menunjukkan bahwa Just in Time dan Sistem Produksi Toyota secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap efektivitas operasi ramping dengan nilai F sebesar 101,307 dan signifikansi 0,000. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas operasi ramping dapat ditingkatkan melalui penerapan Just in Time yang didukung oleh sistem produksi yang terintegrasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan manufaktur dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi pemborosan.</p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplinhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/19942USING “MOCKINGBIRD” SONG TO ENHANCE STUDENTS’ PRONUNCIATION AT THE EIGHT GRADE OF SMP NEGERI 1 WERTAMRIAN2026-02-05T12:58:10+00:00Helena Batlyelbatlyelh@gmail.comPiter Titirlolobypitertitirloloby123@gmail.comUrbanus Laratmaseurbanuslaratmase@gmail.com<p><em>In this study, the researcher found the urgency of the problem is how to use mockingbird songs to improve students' pronunciation in the eighth grade of SMP Negeri 1 Wertamrian? The purpose of this study is to make students' pronunciation learning easier and more interesting in the eighth grade of SMP Negeri 1 Wertamrian. The type of research or design of this research method is classroom action research (CAR). using a qualitative descriptive approach. the results of the research from 16 students who took the pre-test had a score below 70. The results in cycle I there were 7 students whose scores were complete and 8 students whose scores were not complete. The results in cycle II were 16 students had scores above the KKM, so the percentage of success increased from pre-test, post-test cycle I and post-test II. so that the target of the research has been achieved and successful.</em></p>2026-02-28T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin