https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/issue/feed Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin 2026-04-29T15:12:03+00:00 Open Journal Systems https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20944 MENELAAH IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DALAM MENDUKUNG KUALITAS PEMBELAJARAN DI SATUAN PAUD 2026-04-10T09:28:18+00:00 Elisabeth Apaut elisabethapaut11@gmil.com <p>Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) adalah suatu pendekatan dalam pengelolaan pendidikan yang memberikan otonomi kepada sekolah untuk mengatur dan memanfaatkan sumber daya secara mandiri dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru serta mutu layanan pendidikan di tingkat sekolah dasar. Metode penelitian saya menggunakan artikel yang saya peroleh. Terutama dalam perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar. Selain itu, MBS juga berdampak pada peningkatan mutu layanan pendidikan melalui terciptanya iklim sekolah yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Kendala yang dihadapi dalam penerapan MBS meliputi keterbatasan sumber daya manusia dan sarana prasarana, namun dapat diatasi melalui penguatan kepemimpinan kepala sekolah dan kolaborasi dengan masyarakat. Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Pembelajaran Di Sekolah Standar Nasional. Implementasi Manajemen Strategi berbasis sekolah (MBS) bertujuann untuk meningkatakan mutu pendidikan&nbsp; melalui pemberian otonomi yang lebih besar kepada sekolah. Penerapan MBS melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam proses pengambilan keputusan, termasuk kepala sekolah, guru, siswa, orang tua dan masyarakat setempat. Strategi ini berfokus pada pengelolahan sumber daya sekolah berdasarkan potensi dan kebutuhan lokal serta menekankan pada partisipasi aktif seluruh pihak, proses manajemen strategi MBS meliputi perumusan implementasi dan evaluasi strategi yang disesuaikan dengan kondisi sekolah. Keberhasilan implementasi MBS sangat dipengaruhi oleh kualitas suumber daya manusia, ketersediaan dana, fasilitas yang memadai serta dukungan masyarakat. Dengan pendekatan yang fleksibel dan berkelanjutan MBS dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan mutu pendidikan dan menghadapi tantangan dalam lingkungan pendidikan yang terus berkembang. Peran utama pendidikan ini adalah: meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik melalui lembaga pemerintah maupun non pemerintah. Salah satu solusinya adalah melalui manajemen berbasis sekolah (MBS) untuk meningkatkan mutu pendidikan sekolah diberi wewenang langsungterkait pelayanan di sekolah baik pelayanan secara internal dan eksternal. Ini merupakan kebijakan desentralisasi yang mendorong sekolah untuk mengambil keputusan secara transparan, akuntabel, dan partisipatif dengan masyarakat. MBS adalah: solusi untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui kerjasama semua pihak mulai dari kepala sekolah, guru, orangtua, dan stackhholder lainnya,&nbsp; sarana dan prasarana dan motivasi, konsep diri, minat serta kemandirian belajar. Dengan demikian, akan memunculkan keunggulan belajar dalam perencanaan, pengorganisasia, pelaksanaan hingga monitoring berupa evaluasi. Kajian&nbsp; ini bertujuan untuk; (1). Memahami proses implementasi Manajemen Berbasis Sekolah sebagai upaya peningkatan mutu pembelajaran di Sekolah Standar Nasional (2). Untuk mengetahui bagaimana hasil penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dapat meningkatkan mutu pembelajaran di Sekolah Standar Nasional. (3). Untuk mengetahui kendala penerapan Manajemen Berbasis Sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Sekolah Standar Nasional.</p> <p><em>School-Based Management (SBM) is an approach to educational management that grants autonomy to schools to independently organize and utilize resources by involving various related stakeholders. This study was conducted to examine the implementation of School-Based Management as an effort to improve teacher performance and the quality of educational services at the elementary school level. My research method uses articles that I have obtained, especially in relation to lesson planning, instructional implementation, and evaluation of learning outcomes. In addition, SBM also has an impact on improving the quality of educational services through the creation of a participatory, transparent, and accountable school climate. The challenges faced in implementing SBM include limitations in human resources and educational facilities, but these can be addressed through strengthening the principal’s leadership and collaboration with the community. The Implementation of School-Based Management as an Effort to Improve the Quality of Learning in National Standard Schools. The implementation of School-Based Strategic Management (SBM) aims to improve the quality of education by providing greater autonomy to schools. The application of SBM involves all stakeholders in the decision-making process, including principals, teachers, students, parents, and the local community. This strategy focuses on managing school resources based on local potential and needs while emphasizing the active participation of all parties. The strategic management process of SBM includes strategy formulation, implementation, and evaluation adjusted to school conditions. The success of SBM implementation is strongly influenced by the quality of human resources, availability of funds, adequate facilities, and community support.</em></p> <p><em>With a flexible and sustainable approach, SBM can become an effective tool in improving the quality of education and addressing challenges in an ever-evolving educational environment. The main role of education is to improve the quality of human resources, both through government and non-government institutions. One solution is through School-Based Management (SBM), where schools are given direct authority related to services within schools, both internal and external services, in order to improve educational quality. This is a decentralization policy that encourages schools to make decisions transparently, accountably, and participatively with the community. SBM is a solution to improve educational quality through cooperation among all parties, including principals, teachers, parents, and other stakeholders, as well as through facilities and infrastructure, motivation, self-concept, interests, and independent learning. Thus, it will generate learning excellence in planning, organizing, implementation, and monitoring through evaluation. This study aims to: (1) Understand the process of implementing School-Based Management as an effort to improve the quality of learning in National Standard Schools. (2) Determine how the results of implementing School-Based Management can improve the quality of learning in National Standard Schools. (3) Identify the obstacles in implementing School-Based Management to improve the quality of learning in National Standard Schools.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21401 PENGARUH KOMBINASI POSISI SEMI-FOWLER DAN PURSED-LIP BREATHING TERHADAP DERAJAT SESAK NAPAS DAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN CHF DI RUANG ICU 2026-04-27T08:37:05+00:00 Arga Rizky Pradana argariskypradana@gmail.com Muhamad Jauhar guest@jurnalhst.com Fitriana Kartikasari guest@jurnalhst.com <p>Penyakit kardiovaskular, khususnya Congestive Heart Failure (CHF), merupakan penyebab utama kematian global yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien. CHF ditandai dengan gangguan fungsi jantung yang menyebabkan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh, serta memunculkan gejala seperti sesak napas, kelelahan, dan penurunan saturasi oksigen. Tingginya angka rehospitalisasi dan dampak psikososial memperburuk kondisi pasien, terutama bila didukung oleh rendahnya pengetahuan dan kurangnya dukungan keluarga. Penatalaksanaan CHF umumnya dilakukan secara farmakologis, namun intervensi nonfarmakologis masih belum optimal diterapkan. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang potensial adalah kombinasi posisi semi-Fowler dan teknik pursed-lip breathing (PLB) yang dapat meningkatkan ventilasi dan oksigenasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi posisi semi-Fowler dan teknik PLB terhadap derajat sesak napas dan saturasi oksigen pada pasien CHF di ruang ICU. Metode penelitian yang digunakan berfokus pada pengukuran perubahan klinis sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa kombinasi intervensi tersebut efektif dalam menurunkan sesak napas dan meningkatkan saturasi oksigen. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan praktik keperawatan berbasis bukti serta meningkatkan kualitas asuhan keperawatan pada pasien CHF, khususnya di ruang perawatan intensif.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20869 PENGARUH LITERASI KEUANGAN, FINANCIAL TECHNOLOGY DAN PENGELOLAAN KEUANGAN TERHADAP KINERJA KEUANGAN UMKM KULINER WISATA KEBUN TEH JAMUS NGAWI 2026-04-07T12:54:21+00:00 Trisma Arlisa Septiana arlisaseptiana01@gmail.com Rina Susanti my.rinasusanti@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis signifikansi pengaruh literasi keuangan, financial technology dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM Kuliner Wisata Kebun Teh Jamus Ngawi. Penelitian ini menggunakan metode survei, jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif, sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah pengelola UMKM kuliner Wisata Kebun Teh Jamus Ngawi yang jumlahnya tidak diketahui secara pasti. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 100 orang. Besar sampel dihitung dengan menggunakan rumus Leedy. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan: kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F dan koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa literasi keuangan, financial technology dan pengelolaan keuangan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM Kuliner Wisata Kebun Teh Jamus Ngawi. Hasil koefisien determinasi diperoleh hasil bahwa sumbangan pengaruh yang diberikan oleh variabel literasi keuangan, financial technology dan pengelolaan keuangan terhadap kinerja keuangan UMKM Kuliner Wisata Kebun Teh Jamus Ngawi sebesar 49,1%, sedangkan sisanya sebesar 50,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti.</p> <p><em>The aim of this study is to analyze the significance of the influence of financial literacy, financial technology, and financial management on the financial performance of SMEs in the Jamus Ngawi Tea Garden Tourism Culinary sector. This research uses a survey method, the types of data used are qualitative data and quantitative data, and the data sources used are primary and secondary data. The population in this study is the managers of the Jamus Ngawi Tea Garden Tourism Culinary SMEs, whose exact number is not known. The sample size studied is 100 people. The sample size was calculated using Leedy's formula. The sampling technique used is purposive sampling. The data collection methods used are questionnaires and documentation. The data analysis techniques used are validity test, reliability test, classical assumption test, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination. The result of the coefficient of determination shows that the contribution of the influence given by the variables of financial literacy, financial technology, and financial management on the financial performance of Culinary Tourism MSMEs at Jamus Tea Garden Ngawi is 49.1%, while the remaining 50.9% is influenced by other factors outside the variables studied. </em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21103 THE INFLUENCE OF TANIMBAR LOCAL WISDOM BASED LEARNING MATERIALS IN IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION AT SECOND GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 7 TANIMBAR SELATAN 2026-04-17T06:50:43+00:00 Pesparani D. Jabar jabarpesparani@gmail.com Lendy F. Mailuhuw maillendy@gmail.com Anastasya Fadirsyair shantikafadirrewe@gmail.com <p>Penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai/kearifan lokal dan pandangan budaya masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Kecamatan Tanimbar Selatan, Desa Latdalam, di SMP Negeri 7 Tansel. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana respon siswa terhadap penggunaan bahan ajar berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa di SMP Negeri 7 Tansel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa berbasis kearifan lokal yang telah dikembangkan valid, praktis, dan efektif. Pengaruh penggunaan bahan ajar berbasis kearifan lokal Tanimbar terhadap tingkat kemampuan membaca siswa dapat dilihat dari hasil perhitungan uji-t. Perbandingan yang diperoleh dari hasil post test menunjukkan bahwa t hitung 15,67 &gt; t tabel 2,037. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan bahan ajar berbasis kearifan lokal Tanimbar dalam meningkatkan keterampilan membaca siswa di SMP Negeri 7 Tanimbar Selatan.</p> <p><em>This research explores the local values/wisdom and cultural views of the people of the Tanimbar Islands district, South Tanimbar sub-district, Latdalam village, at SMP&nbsp; Negeri&nbsp; 7&nbsp; Tansel. This&nbsp; is&nbsp; research&nbsp; that&nbsp; uses quantitative methods.This research aims to determine how students respond to the use of local wisdom-based reading materials in improving students' reading skills at SMP Negeri 7 Tansel. The research results show that the teaching materials to improve students' reading skills based on local wisdom that have been developed are valid, practical and effective.&nbsp; The effect of using teaching materials based on local Tanimbar wisdom on&nbsp; students' &nbsp;reading&nbsp; ability levels&nbsp; can&nbsp; be&nbsp; seen&nbsp; from&nbsp; the&nbsp; results&nbsp; of&nbsp; the&nbsp; t-test calculations. The comparison obtained from the post test results shows that the calculated 15.67 &gt; t table 2.037. This shows that there is an influence of the use of teaching&nbsp; materials&nbsp; based&nbsp; on&nbsp; Tanimbar&nbsp; local&nbsp; wisdom&nbsp; in&nbsp; improving&nbsp; students' reading skills at SMP Negeri 7 Tanimbar Selatan.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20940 PENGEMBANGAN PRODUK “BANDO HANDBALL” UNTUK MENINGKATKAN MINAT KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA PJKR FIK UNIVERSITAS NEGERI MEDAN TAHUN 2026 2026-04-10T09:04:01+00:00 Nur Kholilah Harahap nurkholilahhrp18@gmail.com Novita Purwaningsih Habeahan novitahabeahan04@gmail.com Wahyudi Syafri Nugraha wahyudisafrinugraha@gmail.com Juan Rival Lumbangaol juanrivallumbangaol1212@gmail.com Irsa Manalu irsagracia22@gmail.com Riska Utami Piliang riskapiliang17@gmail.com Ladenka Bancin bancinladenka@gmail.com Edo Albert Septian Bangun edoalbertbangun@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan produk «bando handball» sebagai bahan buat dalam meningkatkan minat kewirausahaan mahasiswa PJKR FIK Universitas Negeri Medan. Metode yang digunakan adalah Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Berdasarkan hasil dari prodak yang dikembangkan produk bando handball memperoleh nilai yang sangat tinggi dari ahli materi dan produk yaitu 4,6. Respon dari mahasiswa terhadap produk ini juga sangat baik, 85% mahasiswa merasa lebih percaya diri dalam memasarkan produk ini.</p> <p><em>The objective of this study is to develop the “handball headband” product as a tool to enhance entrepreneurial interest among Physical Education and Sports Science (PJKR) students at the Faculty of Sports Science (FIK), Medan State University. The method used was Research and Development employing the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Based on the results, the developed handball headband product received a very high score of 4.6 from subject matter and product experts. Student feedback on this product was also very positive, with 85% of students feeling more confident in marketing it.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21380 ANALISIS KOMUNIKASI DALAM IMPLEMENTASI PROGRAM MAKANAN BERGIZI GRATIS DI KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN 2026-04-27T03:27:16+00:00 Fathur Rachman rachmanf24e@student.unhas.ac.id Muh. Akbar muh.akbar@unhas.ac.id Muhammad Farid faridemsil@yahoo.com <p>Program Makanan Bergizi Gratis merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan. Keberhasilan implementasi program ini tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga oleh efektivitas komunikasi antara pelaksana program dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi serta persepsi masyarakat terhadap pesan dalam implementasi Program Makanan Bergizi Gratis di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dari pelaksana program dan masyarakat sebagai penerima manfaat. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk menemukan makna esensial dari pengalaman komunikasi yang terjadi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses komunikasi dalam implementasi program berlangsung melalui komunikasi formal dan informal yang melibatkan interaksi langsung antara pelaksana program dan masyarakat. Komunikasi tatap muka dengan penggunaan bahasa sederhana terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Namun, ditemukan bahwa partisipasi masyarakat dalam komunikasi belum merata. Persepsi masyarakat terhadap program juga bervariasi, di mana sebagian masyarakat memaknai program sebagai bentuk kepedulian pemerintah, sementara sebagian lainnya memandangnya hanya sebagai bantuan makanan. Perbedaan persepsi ini dipengaruhi oleh akses informasi, tingkat pendidikan, serta intensitas interaksi dengan pelaksana program.Temuan ini menunjukkan bahwa komunikasi memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi dan partisipasi masyarakat terhadap program. Komunikasi yang efektif, jelas, dan berbasis interaksi langsung mampu meningkatkan pemahaman, kepercayaan, serta keterlibatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang lebih adaptif, inklusif, dan kontekstual agar implementasi program dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21020 PENGARUH KUMUR DAUN MINT TERHADAP RASA HAUS PADA PASIEN GAGAL GINJAL DIRUANG HEMODIALISA RS PRIMA MEDIKA PEMALANG 2026-04-14T08:12:36+00:00 Eni Sarifah 162024031098@std.umku.ac.id <p>Penderita penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisa harus mempertahankan pembatasan asupan cairan untuk mengontrol dan membatasi jumlah asupan cairan sehingga tercapai keseimbangan cairan tubuh.Pada pasien yang menjalani hemodialisa, salah satu tindakan yang dapat membantu mengurangi rasa haus adalah berkumur menggunakan air rebusan daun mint. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi berkumur air rebusan daun mint terhadap intensitas haus pada pasien hemodialisa di RS Prima Medika. Metode penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Populasi penelitian berjumlah 44 responden dan seluruhnya dijadikan sampel melalui total sampling. Sampel dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 22 responden kelompok intervensi dan 22 responden kelompok kontrol. Kelompok intervensi mendapatkan terapi berkumur air rebusan daun mint tiga kali sehari. Kriteria inklusi meliputi pasien hemodialisa yang mengalami CKD dan mampu berkomunikasi verbal dengan baik, sementara kriteria eksklusi adalah pasien yang mengundurkan diri dari penelitian. Variabel independen berupa terapi berkumur, sedangkan variabel dependen adalah rasa haus. Pengukuran dilakukan menggunakan VAS Thirst Intensity, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon serta Mann-Whitney. Variabel independen adalah terapi berkumur air rebusan daun mint.Lokasi penelitian di RS Prima Medika Pemalang.Waktu penelitian yaitu 17-18 Desember&nbsp; 2025. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat haus pada kelompok intervensi dari kategori sedang menjadi ringan setelah perlakuan, sedangkan pada kelompok kontrol tidak terjadi perubahan. Uji statistik menunjukkan p-value 0,000 signifikan pada kelompok intervensi dan perbedaan bermakna antara kedua kelompok, Penelitian menyimpulkan bahwa terapi berkumur air rebusan daun mint efektif mengurangi rasa haus pada pasien hemodialisa. Saran dapat diterapkan sebagai salah satu intervensi non-farmakologis ,dapat dijadikan referensi dalam menyusun standar operasional prosedur (SOP) terkait penatalaksanaan rasa haus pada pasien hemodialisa.&nbsp;</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21436 HUBUNGAN KUALITAS RESPON TIME DENGAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN DAN KELURGANYA DI IGD RUMAH SAKIT RODLIYAH ACHID MOGA 2026-04-28T08:17:19+00:00 Asyarotunnisa jundanisa07@gmail.com Indanah guest@jurnalhst.coom Sri Karyati guest@jurnalhst.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas respon time dengan tingkat kecemasan pasien dan keluarganya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Rodliyah Achid Moga. Respon time merupakan salah satu indikator penting dalam pelayanan kegawatdaruratan yang dapat memengaruhi kondisi psikologis pasien dan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari pasien dan keluarga pasien yang datang ke IGD, dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk mengukur kualitas respon time dan tingkat kecemasan. Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kualitas respon time dengan tingkat kecemasan pasien dan keluarganya. Semakin cepat dan tepat respon time yang diberikan, maka tingkat kecemasan pasien dan keluarga cenderung menurun. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas respon time sangat penting dalam mengurangi kecemasan serta meningkatkan mutu pelayanan di IGD.</p> <p><em>This study aims to determine the relationship between response time quality and the anxiety levels of patients and their families in the Emergency Department of Rodliyah Achid Moga Hospital. Response time is an important indicator in emergency services that can influence the psychological condition of patients and their families. This research used a quantitative design with a cross-sectional approach. The sample consisted of patients and their families visiting the emergency department, selected using purposive sampling technique. Data were collected using questionnaires to measure response time quality and anxiety levels. Data analysis was performed using correlation statistical tests. The results showed a significant relationship between response time quality and the anxiety levels of patients and their families. Faster and more accurate response times were associated with lower anxiety levels. This study concludes that improving response time quality is essential to reduce anxiety and enhance the quality of emergency care services.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20927 IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PAUD 2026-04-09T13:44:25+00:00 Stefiani Ratna Jusa jusastefiani@gmail.com <p>Pendidikan karakter pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membentuk kepribadian anak sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada lembaga PAUD serta mengidentifikasi strategi yang digunakan oleh pendidik dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada anak. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dilakukan melalui kegiatan pembiasaan, keteladanan, dan integrasi dalam proses pembelajaran sehari-hari. Nilai-nilai karakter yang dikembangkan meliputi disiplin, tanggung jawab, kejujuran, kerjasama, dan kepedulian sosial. Peran guru dan lingkungan sekolah sangat berpengaruh dalam keberhasilan penanaman karakter tersebut. Selain itu, keterlibatan orang tua juga menjadi faktor pendukung yang penting. Dengan demikian, implementasi pendidikan karakter pada PAUD perlu dilakukan secara konsisten dan terintegrasi agar dapat membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berkepribadian baik sejak dini.</p> <p><em>Character education in Early Childhood Education (PAUD) is an important foundation for shaping children's personalities from an early age. This study aims to describe the implementation of character education in PAUD institutions and identify the strategies used by educators to instill character values in children. The method used was a qualitative approach, with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results indicate that the implementation of character education is carried out through habituation activities, role modeling, and integration into the daily learning process. The character values developed include discipline, responsibility, honesty, cooperation, and social concern. The role of teachers and the school environment is crucial for the success of this character development. Furthermore, parental involvement is also a crucial supporting factor. Therefore, the implementation of character education in PAUD needs to be carried out consistently and integrated to foster a generation with noble morals and good personalities from an early age.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21291 PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN FLIPBOOK PADA MATERI PEMBUATAN POLA DASAR TEKNIK KONSTRUKSI SISWA KELAS X SMK SWASTA SETIA BUDI BINJAI 2026-04-24T03:03:54+00:00 Agnes Theresya Surbakti agnestheresya29@gmail.com Farihah farihah@unimed.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan media pembelajaran mandiri serta rendahnya pemahaman siswa terhadap materi pembuatan pola dasar teknik konstruksi di SMK Swasta Setia Budi Binjai. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran flipbook pada materi pembuatan pola dasar teknik konstruksi serta mengetahui kelayakan media pembelajaran flipbook yang dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&amp;D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap define, design, development, dan disseminate. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket (kuesioner). Teknik analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif untuk mengetahui kelayakan media flipbook. Validasi dilakukan oleh dua ahli materi dan dua ahli media, sedangkan uji coba produk dilakukan kepada siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran flipbook yang dikembangkan dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Hal ini ditunjukkan oleh rata-rata penilaian ahli materi sebesar 94,65%, dan ahli media 93,13%. Selain itu, hasil uji coba flipbook oleh siswa memperoleh rata-rata persentase 91,46% dan oleh guru 95,38%. Dengan demikian, media pembelajaran flipbook pembuatan pola dasar teknik konstruksi sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran bagi siswa kelas X Tata Busana.</p> <p><em>This research is motivated by the limited availability of independent learning media and the students' low understanding of construction technique basic pattern making material at SMK Swasta Setia Budi Binjai. This study aims to develop a flipbook learning medium for construction technique basic pattern making and to determine the feasibility of the developed flipbook. The method used is Research and Development (R&amp;D) with the 4D development model, which includes the stages of define, design, development, and disseminate. A quantitative approach was employed, using questionnaires as the data collection technique. Data analysis was conducted using quantitative descriptive analysis to determine the feasibility of the flipbook. Validation was performed by two subject matter experts and two media experts, while product testing was conducted on students and teachers. The research results indicate that the developed flipbook learning medium is highly feasible for use. This is demonstrated by the average assessment scores of 94.65% from subject matter experts and 93.13% from media experts. Furthermore, the flipbook testing results obtained an average percentage of 91.46% from students and 95.38% from teachers. Thus, the flipbook learning medium for construction technique basic pattern making is highly feasible to be used as a learning tool for Grade X Fashion Design students.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20975 PENERAPAN NILAI KERJA SAMA MAHASISWA DALAM MENGERJAKAN TUGAS KELOMPOK SEBAGAI IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PANCASILA DI JURUSAN PENMAS FIP UNIMED 2026-04-12T05:45:37+00:00 Minna Bella bellaminna606@gmail.com Rhasya Adhira Putri Hasbianda rhasyaadhiraaa@gmail.com Riwati Amelia ameliapangaribuan276@gmail.com Juraida Lubis juraidalubis06@gmail.com Anggun Syahfitri anggunsyahfitri08@gmail.com Julia Ivanna juliaivanna@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan nilai kerja sama mahasiswa dalam mengerjakan tugas kelompok sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila di Jurusan Pendidikan Masyarakat (Penmas) Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi terhadap 10 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa telah menerapkan nilai kerja sama dalam tugas kelompok, seperti partisipasi aktif, pembagian tugas melalui musyawarah, komunikasi yang baik, serta tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas. Penerapan kerja sama tersebut mencerminkan nilai persatuan, kerakyatan, dan keadilan sosial dalam Pancasila. Namun, masih terdapat kendala seperti kurangnya partisipasi sebagian anggota kelompok dan komunikasi yang belum optimal.</p> <p><em>This study aims to determine the application of student cooperation values in group assignments as an implementation of Pancasila valuesin the Community Education (Penmas) Department, Faculty of Education, State University of Medan. This study used a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques were conducted through interviews and documentation with 10 students. The results showed that most students had implemented cooperation values in group assignments, such as active participation, task division through deliberation, good communication, and responsibility in completing assignments. This implementation of cooperation reflects the values of unity, democracy, and social justice in Pancasila. However, obstacles remained, such as the lack of participation of some group members and suboptimal communication.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21429 LITERATURE REVIEW : INOVASI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KESEHATAN IBU HAMIL 2026-04-28T06:03:43+00:00 Rosa D.A. Nujum ayudalima9@gmail.com Reineldis E. Trisnawati guest@jurnalhst.com Yohana guest@jurnalhst.com Rosiana Simung guest@jurnalhst.com Yosefina Jelas guest@jurnalhst.com Yosefina Petrika guest@jurnalhst.com Ohana N. Alfinda guest@jurnalhst.com Yuliana W. Putri guest@jurnalhst.com <p>Latar Belakang:Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan indicator utama yang mencerminkan kualitas pelayanan kesehatan,di mana secara global ditargetkan melalui sustainable Development Goals(SDGs) untuk menurunkan AKI menjadi kurang dari 70 per 100.000 kelahiran hidup pada tahun 2030. Namun, Indonesia masih menghadapi tantangan besar karena angka kematian ibu tergolong tinggi dibandingkan negara lain di asia tenggara dan dipengaruhi oleh berbagai factor,termasuk keterbatasan akses pelayanana Kesehatan dan ketimpangan social.Oleh karena itu , diperlukan inovasi dalam pemberdayaan perempuan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga peningkatan kemandirian dan posisi tawar perempuan dalam pengambialan keputusan Kesehatan selama kehamilan.Tujuan:Mengkaji dan menganalisis berbagai inovasi pemberdayaan perempuan dalam meningkatkan peran dan kemandirian perempuan dalam pengambilan keputusan terkait Kesehatan ibu hamil serta mengidetifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan perempuan dalam pemanfaatan pelayanan kesehtan guna mendukung peningkatan kualitas Kesehatan ibu. Penelitian ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ibu hamil resoko tinggi agar mampu mengenali factor resiko kehamilan seperti 4 terlalu (4T), merencanakan persalinan, dan pencegahan komplikasi (P4K)(Werdyyanthy et al., 2017; Kemenkes RI 2019). Metode: Penelitian ini menggunakan metode literatur review atau tinjauan pustaka yang bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis berbagai hasil penelitian terkait pemberdayaan perempuan dan meningkatkan kesehatan ibu. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari data sekunder, yaitu artikel ilmiah,jurnal nasional maupun internasional, serta laporan penelitian yang relevan dengan topik. Artikel utama yang menjadi acuan adalah penelitian tentang hubungan pemberdayaan perempuan dengan kesehatan ibu di indonesia berbasis data survei Demografi dan kesehatan indonesia (SDKI) tahun 2017.Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa Sebagian besar Perempuan telah memiliki peran dalam pengambilan Keputusan rumah tangga, dengan presentase 70% serta mayoritas tidak mengalami hambatan dalam memperoleh izin untuk mengakses layanan kesehatan. Hal ini menujukan bahwa secara umum Perempuan telah memiliki akses yang cukup baik dalam menentukan kebutuhan Kesehatan (Astuti,2021). Perempuan yang memiliki peran dalam pengambilan Keputusan terbukti memiliki kecendrungan lebih tinggi dalam memanfaatkan layanan Kesehatan ibu,termasuk ANC dengan penggunaan kontrasepsi modern (Astuti,2021).esimpulan:Berbagai inovasi pemberdayaan Perempuan, seperti edukasi berbasis komunitas, konseling Kesehatan reproduksi, serta pemanfaatan media dan teknologi, terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan partisipasi Perempuan dalam pengambilan Keputusan Kesehatan (Apripan &amp; Rosmanium,2025; Astuti et al., 2017).</p> <p><em>Background: Maternal Mortality Rate (MMR) is a key indicator reflecting the quality of health services, which is globally targeted through the Sustainable Development Goals (SDGs) to reduce MMR to less than 70 per 100,000 live births by 2030. However, Indonesia still faces significant challenges due to its high maternal mortality rate, including compared to other countries in Southeast Asia, and is influenced by various factors, including access to health services and social inequality. Therefore, innovations in women's empowerment are needed that focus not only on increasing knowledge, but also on increasing women's independence and bargaining power in health decision-making during pregnancy. Objectives: To review and analyze various innovations in women's empowerment in increasing women's roles and independence in decision-making related to maternal health and to identify factors that influence women's involvement in utilizing health services to support improving the quality of maternal health. This study also aims to improve the capacity of high-risk pregnant women to recognize pregnancy risk factors such as the 4 Toos (4T), planning for childbirth, and preventing complications (P4K) (Werdyyanthy et al., 2017; Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2019).Methods: This study used a literature review method to examine and analyze various research findings related to women's empowerment and improving maternal health. Data sources in this study came from secondary sources, namely scientific articles, national and international journals, and research reports relevant to the topic. The primary reference article was research on the relationship between women's empowerment and maternal health in Indonesia based on data from the 2017 Indonesian Demographic and Health Survey (SDKI).Results:The results of the study indicate that the majority of women have a role in household decision-making, with a percentage of 70%, and most did not experience obstacles in obtaining permission to access health services. This indicates that women generally have sufficient access to determine their health needs (Astuti, 2021). Women who play a role in decision-making have been shown to be more likely to utilize maternal health services, including antenatal care (ANC) with the use of modern contraception (Astuti, 2021).Conclusion:Various women's empowerment innovations, such as community-based education, reproductive health counseling, and the use of media and technology, have been shown to improve women's knowledge, attitudes, and participation in health decision-making (Apripan &amp; Rosmanium, 2025; Astuti et al., 2017).</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20905 PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DI ERA DIGITAL 2026-04-09T10:04:08+00:00 Anatasya Febriani Gloria anatasya18f@gmail.com Desy Safitri desysafitri@unj.ac.id Sujarwo sujarwo-fis@unj.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam proses pembelajaran, salah satunya melalui penggunaan media pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan keterlibatan siswa. Namun, rendahnya motivasi belajar siswa, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), masih menjadi permasalahan yang dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang kurang variatif dan pemanfaatan media yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa melalui media pembelajaran interaktif di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai jurnal ilmiah, buku, dan artikel penelitian yang relevan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran interaktif memiliki pengaruh positif terhadap motivasi belajar siswa karena mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, meningkatkan minat, serta keaktifan siswa. Namun demikian, efektivitas penggunaan media tersebut sangat bergantung pada peran guru dalam memilih, merancang, dan mengimplementasikan media pembelajaran secara tepat. Selain itu, masih terdapat kendala seperti keterbatasan kompetensi guru dan fasilitas pendukung. Oleh karena itu, peran guru menjadi faktor kunci dalam optimalisasi penggunaan media pembelajaran interaktif guna meningkatkan motivasi belajar siswa di era digital</p> <p><em>The development of digital technology has transformed the learning process, particularly through the use of interactive learning media that can enhance student engagement. However, low learning motivation among junior high school students remains a problem, influenced by less varied teaching methods and suboptimal use of learning media. This study aims to analyze the role of teachers in improving students’ learning motivation through interactive learning media in the digital era. This research uses a literature review method by examining various relevant journals, books, and research articles published in the last five years. The results show that interactive learning media have a positive impact on students’ motivation by creating more engaging learning environments, increasing interest, and encouraging active participation. However, the effectiveness of these media largely depends on the teacher’s ability to select, design, and implement them appropriately. In addition, limitations such as teachers’ competencies and supporting facilities remain challenges. Therefore, the teacher’s role is a key factor in optimizing the use of interactive learning media to improve students’ learning motivation in the digital era.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21260 MOTIF ULOS MANGIRING PADANG URSA PADA ETNIK BATAK TOBA KAJIAN SEMIOTIKA 2026-04-23T03:21:15+00:00 Natasya Victoria victorianatasya117@gmail.com Indah Rekha Sari rekhasari.2241132017@mhs.unimed.ac.id Ahmia br pelawi ahmia.2241132016@mhs.unimed.ac.id Yabes Jafer Karlo Simanjorang yabessimanjorang027@gmail.com <p>Indonesia dikenal sebagai negara yang banyak keanekaragaman budaya yang mencakup Suku,Ras,Agama,Seni,Musik serta Tradisi yang dikembangkan di masyarakat. Budaya Tradisional dapat dipahami sebagai adat yang diwariskan secara turun-temurun dan dapat terus dilestarikan untuk generasi selanjutna.Ulos Mangiring memiliki makna konotatif yang tercermin melalui motif Mangiring Padang Ursa dan warna-warnanya yang dominan. Ulos Mangiring Padang Ursa melambangkan harapan akan lahirnya keturunan atau anak-anak baru. Bagi pasangan yang baru menikah, ulos ini merepresentasikan doa agar keluarga tersebut hidup dalam kesejahteraan dan segera diberkati dengan keturunan.Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai simbol dan makna yang terkandung dalam Ulos Mangiring Padang Ursa dengan menggunakan pendekatan analisis semiotika Ferdinand de Saussure. Data dikumpulkan melalui metode studi pustaka, termasuk dokumentasi ulos dan catatan sejarah yang berkaitan dengan ulos tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Ulos Mangiring Padang Ursa bukan sekadar selembar kain, melainkan sebuah tanda simbolis yang mengandung makna mendalam bagi masyarakat Batak, khususnya suku batak toba.</p> <p><em>Indonesia is a country that has many religions, ethnic groups, races, and traditional cultures. Traditional culture refers to customs that have been practiced for a long time and passed down from generation to generation, such as the cultural tradition of the Ulos Mangiring Padang Ursa, which is one of the distinctive cultural symbols of the Batak Toba people. Ulos Mangiring has a meaning connotative reflected through the Mangiring Padang Ursa motifs and its dominant colors. Ulos Mangiring Padang Ursa symbolizes hope for the birth of new descendants or children. For newly married couples, it represents the hope that the family will live in prosperity and soon be blessed with offspring. Therefore, this study aims to provide an in-depth understanding of the symbols and meanings contained in Ulos Mangiring Padang Ursa by using the semiotic analysis approach of Ferdinand de Saussure. The data were collected through article methods, including ulos documentation and historical records related to ulos. The conclusion of this research shows that Ulos Mangiring Padang Ursa is not merely a piece of clothing, but rather a symbolic sign that holds deep meaning for the Batak people, especially the Batak Toba community.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20950 STRATEGI PENANAMAN KARAKTER PADA ANAK USIA DINI MELALUI KONTEN VISUAL DAN GERAKAN KREATIF 2026-04-11T04:34:24+00:00 Godilifa Unbanu ghodyunbanu@gmail.com Dina Taniu dinataniu704@gmail.com Novanti Bani novantibani11@gmail.com Derci Tefa dercitefa700@gmail.com Kohe Nova Sole kohenovasole09@gmail.com Kaleb Lelo guest@jurnalhst.com <p>Penanaman nilai karakter pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam proses pendidikan, khususnya pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan, seperti kurangnya keteladanan, kedisiplinan, pembiasaan berdoa, serta pengaruh lingkungan digital yang cenderung individualistis sehingga nilai-nilai karakter belum sepenuhnya tertanam dalam kehidupan anak. Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan strategi penanaman karakter anak usia dini melalui pemanfaatan konten visual dan gerakan kreatif. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber terkait pendidikan karakter anak usia dini. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan konten visual, seperti cerita Alkitab bergambar dan poster rohani, serta kegiatan gerakan kreatif seperti lagu rohani dengan gerakan dan drama cerita Alkitab dapat membantu anak memahami dan mempraktikkan nilai-nilai karakter Kristen seperti kasih, kejujuran, ketaatan, kerendahan hati, dan tanggung jawab. Pendekatan ini membuat proses pembelajaran lebih menarik, bermakna, dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini sehingga nilai-nilai karakter dapat tertanam secara lebih efektif dalam kehidupan anak.</p> <p><em>Instilling character values in early childhood is an important aspect of the educational process, particularly in Early Childhood Education (ECE) institutions. However, in practice, several challenges are still found, such as the lack of role modeling, discipline, prayer habits, and the influence of a digital environment that tends to encourage individualistic behavior, resulting in character values not being fully internalized in children’s daily lives. Therefore, appropriate and engaging learning strategies are needed according to the developmental stages of children. This paper aims to explain strategies for instilling character values in early childhood through the use of visual content and creative movement. The method used in this study is a literature review by examining various sources related to early childhood character education. The results of the study indicate that the use of visual content, such as illustrated Bible stories and spiritual posters, as well as creative movement activities like Christian songs with movements and Bible story drama, can help children understand and practice Christian character values such as love, honesty, obedience, humility, and responsibility. This approach makes the learning process more engaging, meaningful, and suitable for the characteristics of early childhood, so that character values can be instilled more effectively in children’s lives.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21404 HUBUNGAN TINGKAT KEBAHAGIAAN DENGAN KETAATAN PENERAPAN EMPAT PILAR PENGELOLAAN DIABETES MELITUS DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT RODLIYAH ACHID PEMALANG 2026-04-27T09:27:23+00:00 Mutiara Anisa Citra Devi mutiaraanisa833@gmail.com Sukesih guest@jurnalhst.com Sri Karyati guest@jurnalhst.com <p>Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat secara global maupun nasional, serta menjadi salah satu penyebab utama kematian di Indonesia. Pengelolaan DM memerlukan pendekatan komprehensif melalui empat pilar utama, yaitu edukasi, terapi gizi medis, aktivitas fisik, dan intervensi farmakologis. Keberhasilan penerapan keempat pilar tersebut sangat bergantung pada tingkat kepatuhan pasien. Namun, kepatuhan pasien DM masih menjadi tantangan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk faktor psikologis. Salah satu aspek psikologis yang berperan penting namun masih kurang mendapat perhatian adalah tingkat kebahagiaan (subjective well-being). Individu dengan tingkat kebahagiaan yang tinggi cenderung memiliki motivasi lebih baik dalam menjalankan pengobatan dan pola hidup sehat, sehingga berdampak positif terhadap kontrol glikemik. Sebaliknya, kondisi psikologis negatif seperti stres dan kecemasan dapat menurunkan kepatuhan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kebahagiaan dengan ketaatan dalam penerapan empat pilar pengelolaan diabetes melitus pada pasien DM di Rumah Sakit Rodliyah Achid Pemalang. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya aspek psikologis dalam manajemen DM serta menjadi dasar dalam pengembangan strategi pelayanan kesehatan yang lebih holistik, berpusat pada pasien, dan berkelanjutan.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20894 ANALISIS EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MISKIN PADA KELUARGA PENERIMA MANFAAT DI KELURAHAN AUR TAJUNGKANG TANGAH SAWAH KOTA BUKITTINGGI 2026-04-09T05:05:40+00:00 Fitri Rahmadani ftrrhmdh@gmail.com Yulia Ningsih yulianingsihumnyarsi@gmail.com Rizan Hasbullah rizanhasbullah09@gmail.com <p>Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, Penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan metode deskriptif yang dilakukan dengan cara menelaah literatur kepustakaan, dan data resmi dari wawancara dengan pihak terkait. Kesejahteraan masyarakat adalah tujuan utama pembangunan sosial yang diwujudkan melalui berbagai program pemerintah, salah satunya Program Keluarga Harapan (PKH). PKH adalah program bantuan sosial bersyarat untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga miskin dengan meningkatkan akses ke pendidikan, kesehatan, dan layanan sosial. Di Kelurahan Aur Tajungkang Tangah Sawah, Kota Bukittinggi, pelaksanaan PKH menghadapi kendala seperti keterlambatan penyaluran bantuan dan ketidakakuratan dalam penentuan penerima manfaat. Banyak keluarga yang layak tidak terdaftar, sementara yang tidak memenuhi syarat tetap menerima bantuan. Hal ini diperparah karena kewenangan verifikasi data berada di pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah kesulitan menyesuaikan data dengan kondisi nyata. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pelaksanaan PKH dan mengidentifikasi hambatan utama melalui wawancara dengan penerima, fasilitator, dan pejabat terkait. Hasilnya menunjukkan jadwal penyaluran yang tidak konsisten dan data penerima yang tidak akurat sangat memengaruhi kesejahteraan keluarga miskin, terutama lansia, penyandang disabilitas, dan ibu hamil. Temuan menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terkait koordinasi antar instansi, akurasi data, dan transparansi penyaluran. Pemerintah daerah juga perlu diberikan kewenangan lebih besar dalam verifikasi data agar PKH dapat lebih efektif mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.</p> <p><em>This study uses a qualitative approach. Qualitative research is a research procedure that produces descriptive methods conducted through a review of literature and official data from interviews with relevant parties. Community welfare is the main goal of social development, which is realized through various government programs, one of which is the Family Hope Program (PKH). PKH is a conditional social assistance program aimed at improving the quality of life of poor families by increasing access to education, health, and social services. In Aur Tajungkang Tangah Sawah Sub-district, Bukittinggi City, the implementation of PKH faces several challenges, such as delays in aid distribution and inaccuracies in determining aid recipients. Many eligible families are not registered, while those who do not meet the criteria continue to receive assistance. This issue is exacerbated by the fact that data verification authority lies with the central government, making it difficult for local governments to adjust the data to reflect actual conditions. This study aims to analyze the effectiveness of PKH implementation and identify the main obstacles through interviews with beneficiaries, facilitators, and relevant officials. The findings show that inconsistent distribution schedules and inaccurate recipient data significantly affect the welfare of poor families, particularly the elderly, persons with disabilities, and pregnant women. The results emphasize the need for a comprehensive evaluation regarding inter-agency coordination, data accuracy, and transparency in distribution. Local governments also need to be granted greater authority in data verification so that PKH can more effectively alleviate poverty and sustainably improve community welfare.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21130 LANSKAP TERKINI PENELITIAN DIGITAL NATIVE: ANALISIS BIBLIOMETRIK KOMUNIKASI DAN PENGGUNAAN MEDIA GENERASI Z (2023–2025) 2026-04-18T07:04:13+00:00 Khairil Umam Ladiku ladikuku24e@student.unhas.ac.id Muh. Akbar muh.akbar@unhas.ac.id Ahmad Ismail ismail.guntur@unhas.ac.id <p>Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya perhatian terhadap Generasi Z sebagai digital native, khususnya dalam konteks komunikasi dan penggunaan media. Namun, penelitian yang ada masih tersebar dan belum terpetakan secara sistematis, terutama pada periode terkini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lanskap penelitian mengenai komunikasi dan penggunaan media oleh Generasi Z pada periode 2023–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Metode yang digunakan adalah analisis bibliometrik dengan bantuan perangkat lunak VOSviewer untuk memetakan tren publikasi, klaster tematik, serta hubungan antar peneliti berdasarkan data yang diperoleh dari basis data ilmiah bereputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam jumlah publikasi setiap tahunnya, dengan dominasi tema pada penggunaan media digital, konteks pendidikan, relasi sosial, serta perilaku pengguna. Analisis co-occurrence mengungkap adanya beberapa klaster utama yang saling terhubung, sementara visualisasi overlay menunjukkan pergeseran tema dari pendekatan konseptual menuju kajian berbasis platform digital seperti media sosial. Selain itu, analisis densitas menunjukkan bahwa topik seperti media use, student, dan perception menjadi fokus utama penelitian, sedangkan tema baru seperti gen alpha dan digital medium masih memiliki peluang untuk dikembangkan. Temuan ini menunjukkan bahwa penelitian mengenai Generasi Z bersifat multidimensional dan terus berkembang secara dinamis. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memetakan struktur dan arah perkembangan kajian komunikasi digital serta mengidentifikasi peluang penelitian di masa depan.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20942 INDONESIAN ECONOMIC DIPLOMACY IN ATTRACTING FOREIGN INVESTMENT IN THE NUSANTARA NATIONAL CAPITAL PROJECT (IKN): ANALYSIS FROM THE PERSPECTIVE OF INTERNATIONAL POLITICAL ECONOMY 2026-04-10T09:14:46+00:00 Irfan Rahalus irfanrahalus01@gmail.com Achmad dottoromalam@gmail.com <p>Penelitian ini menganalisis diplomasi ekonomi Indonesia dalam menarik investasi asing pada proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui perspektif Ekonomi Politik Internasional (EPI) dan teori Neorealisme Kenneth N. Waltz. Sebagai proyek strategis nasional, pembangunan IKN memerlukan pembiayaan besar yang tidak dapat sepenuhnya ditopang oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sehingga investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) menjadi komponen esensial. Dalam sistem internasional yang anarkis dan kompetitif, negara dipahami sebagai aktor rasional yang berupaya meningkatkan kapabilitas nasional melalui pemanfaatan sumber daya eksternal demi mengamankan kepentingan nasional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), melalui analisis dokumen resmi pemerintah, laporan lembaga internasional, jurnal ilmiah, serta literatur terkait diplomasi ekonomi, FDI, dan kepentingan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi ekonomi Indonesia dalam proyek IKN diwujudkan melalui promosi investasi, penguatan kerja sama bilateral dan multilateral, pemberian insentif fiskal, serta reformasi regulasi guna menciptakan iklim investasi yang kondusif. Strategi tersebut mencerminkan upaya negara dalam mengamankan modal, transfer teknologi, dan dukungan internasional untuk memperkuat pembangunan domestik. Keputusan investor asing dipengaruhi oleh stabilitas politik, kepastian hukum, kredibilitas kebijakan, prospek ekonomi jangka panjang, serta persepsi terhadap posisi strategis Indonesia dalam ekonomi global. Dalam kerangka Neorealisme, diplomasi ekonomi ini merupakan strategi self-help untuk meningkatkan kekuatan ekonomi nasional dan memperkuat posisi relatif Indonesia dalam sistem internasional.</p> <p><em>This study examines Indonesia’s economic diplomacy in attracting foreign direct investment (FDI) for the Nusantara National Capital (IKN) project through the lens of International Political Economy (IPE) and Kenneth N. Waltz’s Neorealism. As a national strategic initiative, the development of IKN requires substantial financial resources beyond the capacity of the State Budget (APBN), positioning FDI as a critical financing instrument. Within an anarchic and competitive international system, the state is conceptualized as a rational actor seeking to enhance its capabilities by mobilizing external resources to secure national interests. This research employs a qualitative method with a library research approach, drawing on official government documents, international institutional reports, academic journals, and relevant literature on economic diplomacy and investment. The findings reveal that Indonesia’s economic diplomacy for IKN is pursued through investment promotion, bilateral and multilateral engagement, fiscal incentives, and regulatory reforms designed to foster a conducive investment climate. These measures aim to secure capital inflows, technological transfer, and international legitimacy to support domestic development objectives. Investor decisions are influenced by political stability, legal certainty, policy credibility, long-term economic prospects, and Indonesia’s strategic position in the global economy. From a Neorealist perspective, Indonesia’s strategy reflects a self-help approach to strengthening national economic power and improving its relative standing in the international system. Economic diplomacy thus operates not merely as cooperation, but as a strategic instrument for safeguarding national interests amid global competition.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21397 PENGARUH EDUKASI KESEHATAN BERBASIS VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN PADA PASIEN ASMA DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT RODLIYAH ACHID PEMALANG 2026-04-27T07:41:07+00:00 Khoerur Rozikin khoerurrozik1@gmail.com Sukesih guest@jurnalhst.com Fitriana Kartikasari guest@jurnalhst.com <p>Asma merupakan salah satu penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan global dengan prevalensi dan angka kematian yang masih tinggi, termasuk di Indonesia. Meskipun pedoman penatalaksanaan asma terus diperbarui, tingkat pengetahuan pasien mengenai penyakit, faktor pencetus, penggunaan inhaler, dan pencegahan kekambuhan masih tergolong rendah. Hal ini berdampak pada buruknya kontrol asma, meningkatnya frekuensi eksaserbasi, serta penurunan kualitas hidup pasien. Edukasi kesehatan menjadi komponen penting dalam manajemen asma, namun metode konvensional seperti ceramah dan leaflet dinilai kurang efektif karena bersifat satu arah, kurang menarik, dan memiliki retensi informasi yang rendah.Seiring perkembangan teknologi, media audiovisual seperti video animasi menawarkan pendekatan edukasi yang lebih interaktif, menarik, dan mudah dipahami. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video edukasi mampu meningkatkan pengetahuan dan retensi informasi pasien secara signifikan. Namun, penerapan video animasi dalam edukasi asma di pelayanan kesehatan masih terbatas, serta belum banyak penelitian yang membandingkan secara langsung efektivitasnya dengan metode konvensional.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi menggunakan video animasi terhadap peningkatan pengetahuan pasien asma dibandingkan dengan metode ceramah konvensional. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi alternatif strategi edukasi yang lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan self-management pasien asma, serta memperkuat peran tenaga kesehatan, khususnya perawat, dalam memberikan pendidikan kesehatan yang optimal..</p> <p>&nbsp;</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21023 IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERBASIS BERMAIN DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI DI PAUD ST.FRANSISKUS XAVERIUS RUTENG 2026-04-14T08:41:25+00:00 Siti Rebia Rahmin sitirabiarahmin@gmail.com <p>Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan tahap fundamental dalam pembentukan perkembangan anak, khususnya dalam aspek sosial. Keterampilan sosial menjadi salah satu kemampuan penting yang harus dikembangkan sejak dini karena berpengaruh terhadap kemampuan anak dalam berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan. Namun, dalam praktik pembelajaran di PAUD, pengembangan keterampilan sosial sering kali belum optimal karena masih didominasi oleh pendekatan pembelajaran yang kurang sesuai dengan karakteristik anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis bermain dalam meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini di PAUD Fransiskus Xaverius Ruteng. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis bermain mampu meningkatkan keterampilan sosial anak secara signifikan, yang ditandai dengan berkembangnya kemampuan komunikasi, kerja sama, empati, serta pengelolaan emosi. Interaksi sosial yang terjadi dalam kegiatan bermain memberikan pengalaman langsung bagi anak dalam memahami nilai-nilai sosial. Selain itu, peran guru sebagai fasilitator dan mediator sangat berpengaruh dalam mengarahkan proses interaksi sosial anak. Dengan demikian, pembelajaran berbasis bermain merupakan pendekatan yang efektif dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini dan perlu diimplementasikan secara konsisten dalam proses pembelajaran di PAUD.</p> <p><em>Early Childhood Education (ECE) plays a fundamental role in shaping children's development, particularly in the social domain. Social skills are essential competencies that need to be developed from an early age, as they influence children's ability to interact and adapt to their environment. However, in practice, the development of social skills in ECE settings is often not optimal due to the use of learning approaches that are not fully aligned with children's characteristics. This study aims to analyze the implementation of play-based learning in improving the social skills of early childhood at PAUD St.Fransiskus Xaverius Ruteng. This research employs a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation. </em><em>The results indicate that play-based learning significantly enhances children's social skills, including communication, cooperation, empathy, and emotional regulation. Social interactions that occur during play activities provide meaningful learning experiences for children in understanding social values. In addition, the role of teachers as facilitators and mediators plays a crucial role in guiding children's social interactions. Therefore, play-based learning is an effective approach in developing early childhood social skills and should be consistently implemented in ECE learning processes.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21469 INOVASI PEMBELAJARAN MELALUI COOPERATIVE LEARNING TIPE STAD SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN PARTISIPASI SISWA 2026-04-29T09:23:42+00:00 Tito Erliando Saputra titoerliando@gmail.com Alvin Ardiansyah Putra alvinardiansyahputra05@gmail.com Gusmaneli gusmanelimpd@uinib.ac.id <p>Rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran merupakan permasalahan yang masih sering dijumpai dan berdampak pada kurang optimalnya kualitas interaksi serta hasil belajar. Siswa cenderung pasif, kurang terlibat dalam diskusi, serta minim dalam menyampaikan pendapat, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang mampu mendorong keaktifan dan keterlibatan siswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan Strategi pembelajaran Cooperative Learning tipe Student Teams Achievement Division (STAD) sebagai upaya meningkatkan partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan adalah studi literatur atau Library research dengan menelaah berbagai sumber ilmiah yang relevan, seperti buku dan artikel jurnal, guna memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai efektivitas Strategi STAD. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan Strategi STAD mampu meningkatkan partisipasi siswa melalui pembentukan kelompok heterogen, pelaksanaan diskusi aktif, serta pemberian tanggung jawab individu dan kelompok dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, Strategi ini juga mendorong peningkatan motivasi belajar, interaksi sosial, serta rasa percaya diri siswa dalam mengemukakan ide dan gagasan. Dengan adanya sistem penghargaan kelompok, siswa menjadi lebih termotivasi untuk berkontribusi secara optimal dalam pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Cooperative Learning tipe STAD dapat menjadi alternatif inovatif bagi pendidik dalam menciptakan pembelajaran yang partisipatif, interaktif, dan berpusat pada siswa, sehingga mampu meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran secara berkelanjutan.</p> <p><em>Low student participation in the learning process remains a common issue that affects the quality of interaction and learning outcomes. Students tend to be passive, less involved in discussions, and reluctant to express their opinions, indicating the need for innovative learning strategies that can encourage active and comprehensive student engagement. This study aims to examine the implementation of the Cooperative Learning Strategi, specifically the Student Teams Achievement Division (STAD) type, as an effort to improve student participation in learning activities. The method used in this study is a literature review by analyzing various relevant academic sources, such as books and journal articles, to obtain a comprehensive understanding of the effectiveness of the STAD Strategi. The findings indicate that the implementation of the STAD Strategi can enhance student participation through the formation of heterogeneous groups, active discussions, and the provision of both individual and group responsibilities in completing tasks. In addition, this Strategi also promotes increased learning motivation, social interaction, and students’ self-confidence in expressing ideas and opinions. With the inclusion of a group reward system, students become more motivated to contribute optimally in the learning process. The implications of this study suggest that the Cooperative Learning STAD Strategi can serve as an innovative alternative for educators in creating participatory, interactive, and student-centered learning, thereby improving the overall quality of the teaching and learning process in a sustainable manner.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20936 PERBEDAAN DIALEK MEDAN DENGAN DIALEK JAKARTA MENURUT TEORI LINGUSITIK 2026-04-10T07:11:07+00:00 Rina Evianty rina@unimed.ac.id Indah Rekha Sari rekhasari.2241132017@mhs.unimed.ac.id Meriah Charolin Sihombing meriah.2241132001@mhs.unimed.ac.id Natasya Victoria victorianatasya117@gmail.com Ahmia Br Pelawi mia11032021@gmail.com <p>Indonesia memiliki 700 bahasa daerah dan 718 bahasa yang telah resmi dan tercatat oleh lembaga bahasa dan memiliki juga bahasa setiap pulau setiap pronvinsi, dimana kita akan membahasa perbedaan logat Medan dengan logat jakarta. Logat medan itu memiliki pengaruh kuat dari bahasa Batak dan Melayu Medan sedangkan Logat Jakarta itu memiliki pengaruh dari bahasa Melayu Betawi.&nbsp;&nbsp; Bahasa ini memiliki beberapa Teori Linguistik yang dimana pasti memiliki perubahan dan ia juga&nbsp; memiliki sistem bunyi, perubahan kosakata, dan gaya bahasa dalam bentuk dan Imbuhan. Bahasa medan dianggap dialek atau logat yang regional karena secara khas ia kental dengan identitas etnis, sedangkan dialek atau logat jakarta itu dianggap sebagai bahasa gaul sebab bahasa gaul sering digunakan secara nasional dalam pengaruh media televisi dan sinetron yang sering menggunakan bahasa gaul tersebut.</p> <p><em>Indonesia has 700 regional languages and 718 languages that have been officially recognized and recorded by language institutions, as well as distinct languages on each island and in each province. Here, we will discuss the differences between the Medan dialect and the Jakarta dialect. The Medan dialect is strongly influenced by the Batak and Medan Malay languages, while the Jakarta dialect is influenced by the Betawi Malay language.&nbsp;&nbsp; These languages are subject to linguistic theories that account for their evolution, and they each possess distinct sound systems, vocabulary changes, and stylistic variations in word forms and affixes. The Medan dialect is considered a regional dialect because it is distinctly steeped in ethnic identity, whereas the Jakarta dialect is considered slang because it is frequently used nationwide due to the influence of television and soap operas that often employ this slang. </em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21345 STRATEGI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN PADA PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT 2026-04-25T06:56:01+00:00 Olfan Fuary fhandit@gmail.com Ramadani ramdanikpusumut@gmail.com Reiza Firda reizatrihabibifirda@gmail.com Siti Khairiah Siregar siregarsitikhairiah@gmail.com Muhammad Toyib Daulay toyibdaulay@dosenpancabudi.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen sumber daya manusia yang diterapkan oleh PT. Mulia Sawit Agro Lestari untuk meningkatkan kinerja karyawan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Industri perkebunan kelapa sawit merupakan industri padat karya dengan tantangan khas dalam pengelolaan sumber daya manusia, seperti lokasi operasional yang terpencil, tingkat turnover yang tinggi, ketergantungan pada tenaga kerja musiman, serta tuntutan produktivitas dan efisiensi di tengah fluktuasi harga CPO. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak manajemen dan karyawan, observasi lapangan, serta studi dokumentasi terkait kebijakan SDM perusahaan. Analisis data menggunakan model interaktif Miles &amp; Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi SDM PT. Mulia Sawit Agro Lestari berfokus pada lima aspek utama: (1) sistem rekrutmen dan seleksi berbasis kompetensi dan kearifan lokal untuk mengurangi turnover, (2) program pelatihan dan pengembangan yang menargetkan peningkatan keterampilan teknis budidaya serta keselamatan dan kesehatan kerja, (3) sistem kompensasi dan insentif yang secara langsung dikaitkan dengan pencapaian produktivitas TBS per hektar dan premi basis, (4) pengembangan fasilitas kesejahteraan karyawan seperti perumahan, fasilitas pendidikan, dan kesehatan di area perkebunan sebagai strategi retensi, dan (5) penerapan budaya kerja disiplin serta reward dan punishment untuk mendorong kedisiplinan. Penerapan strategi tersebut memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja karyawan yang diukur melalui produktivitas panen, penurunan tingkat kecelakaan kerja, serta berkurangnya tingkat absensi. Namun, penelitian ini juga menemukan kendala utama berupa kesenjangan kompetensi manajerial pada tingkat mandor, resistensi terhadap penerapan teknologi digital di lapangan, serta tantangan dalam menjaga motivasi kerja selama masa produksi rendah. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya PT. Mulia Sawit Agro Lestari memperkuat program pengembangan kepemimpinan pada tingkat supervisor, mengintegrasikan sistem manajemen kinerja berbasis digital, serta merancang jalur karier yang jelas bagi karyawan lapangan untuk menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dalam industri perkebunan kelapa sawit.</p> <p><em>This study aims to analyze the human resource management strategies implemented by PT. Mulia Sawit Agro Lestari to improve employee performance and identify supporting and inhibiting factors for their implementation. The palm oil plantation industry is labor-intensive, with unique challenges in human resource management, such as remote operational locations, high turnover rates, reliance on seasonal labor, and demands for productivity and efficiency amidst fluctuating CPO prices. The study used a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews with management and employees, field observations, and documentation studies related to the company's HR policies. Data analysis used the Miles &amp; Huberman interactive model, which consists of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data validity was tested through triangulation of sources and methods. The results indicate that the HR strategy of PT. Mulia Sawit Agro Lestari focuses on five main aspects: (1) Competency and local wisdom-based recruitment and selection system to reduce turnover, (2) Training and development programs that target improving technical cultivation skills and occupational safety and health, (3) Compensation and incentive systems that are directly linked to the achievement of FFB productivity per hectare and base premium, (4) Development of employee welfare facilities such as housing, educational facilities, and health in the plantation area as a retention strategy, and (5) Implementation of a disciplined work culture and reward-punishment to encourage discipline. The implementation of these strategies has contributed positively to improving employee performance as measured by harvest productivity, reducing the rate of work accidents, and reducing the number of absenteeism. However, the study also found major obstacles in the form of managerial competency gaps at the foreman level, resistance to the application of digital technology in the field, and the challenge of maintaining work motivation during low production times. The implication of this study is the need for PT. Mulia Sawit Agro Lestari strengthens leadership development programs at the supervisor level, integrates a digital-based performance management system, and designs a clear career path for field employees to create sustainable competitive advantages in the palm oil plantation industry. </em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20993 PENGARUH TEKNIK RELAKSASI GENGGAM JARI TERHADAP PERUBAHAN SKALA NYERI PADA PASIEN PASCA OPERASI FRAKTUR DI RUMAH SAKIT PRIMA MEDIKA PEMALANG 2026-04-13T05:00:11+00:00 Ahmad Waroji 162024031124@std.umku.ac.id <p>Nyeri pasca operasi merupakan keluhan utama yang sering dialami oleh pasien setelah menjalani tindakan pembedahan fraktur. Jika tidak ditangani secara adekuat, nyeri dapat menghambat proses penyembuhan, menunda mobilisasi dini, dan menurunkan kualitas hidup pasien. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan melalui pendekatan farmakologis maupun non-farmakologis. Salah satu terapi non-farmakologis yang efektif, mudah, dan aman untuk diterapkan adalah teknik relaksasi genggam jari (finger hold). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi genggam jari terhadap perubahan skala nyeri pada pasien pasca operasi fraktur di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dirancang menggunakan metode Quasi-Experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien pasca operasi fraktur yang memenuhi kriteria inklusi, ditarik menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan menggunakan instrumen Numeric Rating Scale (NRS) sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) intervensi diberikan. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan rata-rata skala nyeri yang signifikan pada pasien setelah mempraktikkan teknik relaksasi genggam jari. Dapat disimpulkan bahwa teknik relaksasi genggam jari terbukti berpengaruh dalam menurunkan intensitas nyeri pasca operasi fraktur. Oleh karena itu, teknik ini sangat direkomendasikan untuk diterapkan sebagai salah satu intervensi keperawatan mandiri di rumah sakit dalam program manajemen nyeri.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21434 EFEKTIVITAS PIJAT OKSITOSIN DAN AROMA TERAPI LAVENDER TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI RUMAH SAKIT ISLAM AL IKHLAS 2026-04-28T07:44:16+00:00 Melinia Febriyani meliniafby@gmail.com Indanah indanah@umkudus.ac.id Sri Karyati srikaryati@umkudus.ac.id <p>Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada masa nifas sangat dipengaruhi oleh kondisi psikologis dan hormonal ibu. Salah satu upaya non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produksi ASI adalah melalui pijat oksitosin dan pemberian aromaterapi lavender. Pijat oksitosin berfungsi merangsang hormon oksitosin yang berperan dalam pengeluaran ASI, sedangkan aromaterapi lavender membantu menciptakan rasa relaksasi sehingga mengurangi stres yang dapat menghambat produksi ASI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pijat oksitosin dan aromaterapi lavender terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Rumah Sakit Islam Al Ikhlas Pemalang. Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest without control group. Sampel penelitian berjumlah 20 ibu nifas yang dipilih dengan teknik consecutive sampling. Intervensi dilakukan selama 3 hari dengan pemberian pijat oksitosin dan aromaterapi lavender sesuai prosedur standar. Pengukuran produksi ASI dilakukan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan indikator frekuensi menyusui, volume ASI, dan tanda kecukupan ASI pada bayi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI setelah diberikan intervensi, dengan hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value ˃ 0,05 yang berarti terdapat pengaruh signifikan pijat oksitosin dan aromaterapi lavender terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Kesimpulan penelitian ini adalah pijat oksitosin dan aromaterapi lavender efektif dalam meningkatkan produksi ASI pada ibu nifas. Disarankan tenaga kesehatan dapat menerapkan intervensi ini sebagai metode alternatif non-farmakologis untuk membantu meningkatkan keberhasilan pemberian ASI eksklusif.</p> <p><em>Breast milk production during the postpartum period is greatly influenced by the mother’s psychological and hormonal conditions. One non-pharmacological effort that can be implemented to increase breast milk production is oxytocin massage combined with lavender aromatherapy. Oxytocin massage functions to stimulate the release of the oxytocin hormone, which plays a role in milk ejection, while lavender aromatherapy helps create a sense of relaxation, thereby reducing stress that may inhibit breast milk production. This study aimed to determine the effectiveness of oxytocin massage and lavender aromatherapy on breast milk production among postpartum mothers at Al Ikhlas Islamic Hospital Pemalang. The research design employed a quasi-experimental method with a pretest-posttest without control group approach. The sample consisted of 20 postpartum mothers selected using a consecutive sampling technique. The intervention was conducted for three days by administering oxytocin massage and lavender aromatherapy according to standard procedures. Breast milk production was measured before and after the intervention using indicators such as breastfeeding frequency, milk volume, and signs of adequate milk intake in infants. The results showed an increase in breast milk production after the intervention. Statistical analysis indicated a p-value of &lt; 0.05, which means there was a significant effect of oxytocin massage and lavender aromatherapy on breast milk production among postpartum mothers. In conclusion, oxytocin massage and lavender aromatherapy are effective in increasing breast milk production in postpartum mothers. It is recommended that healthcare providers apply this intervention as an alternative non-pharmacological method to help improve the success of exclusive breastfeeding.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20921 PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH DAN DINAMIKA DEMOGRAFI TERHADAP LAJU INFLASI, JUMLAH PENDUDUK SERTA TINGKAT PENGANGGURAN: STUDI KOMPARATIF PROVINSI MALUKU UTARA DAN KALIMANTAN TIMUR 2026-04-09T13:20:19+00:00 Fitrawaty fitrawaty@unimed.ac.id Jessika Angelina Sitorus jessikasitorus052@gmail.com Dian Petrishia Tambunan dianptambunan@gmail.com Nopra Purba purbanopra4@gmail.com Agni Anggita Br Ginting anggitaginting08@gmail.com Stefani Br Tarigan stefanitarigan887@gmail.com <p>Peningkatan pengeluaran pemerintah dan ledakan migrasi penduduk di Provinsi Maluku Utara dan Kalimantan Timur menciptakan tantangan baru terhadap stabilitas harga dan penyerapan tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh pengeluaran pemerintah dan dinamika demografi terhadap laju inflasi serta tingkat pengangguran di kedua provinsi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif regresi linier berganda menggunakan data sekunder periode 2021 hingga awal 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengeluaran infrastruktur masif di Kalimantan Timur berhasil menyerap tenaga kerja secara signifikan dengan tingkat inflasi yang stabil. Sebaliknya, investasi hilirisasi di Maluku Utara sukses mempertahankan angka pengangguran yang rendah, namun wilayah ini menghadapi lonjakan inflasi yang tinggi akibat kendala pasokan pangan jalur laut. Kesimpulannya, kedua wilayah sukses memanfaatkan pertumbuhan populasi untuk menekan pengangguran, meskipun membutuhkan pendekatan kebijakan ekonomi yang berbeda untuk menjaga stabilitas secara menyeluruh.</p> <p><em>Increased government spending and massive population migration in North Maluku and East Kalimantan create new challenges for price stability and employment. This study aims to compare the impact of government spending and demographic dynamics on inflation and unemployment rates in both provinces. The research uses a quantitative multiple linear regression method analyzing secondary data from 2021 to early 2026. The results show that massive infrastructure spending in East Kalimantan successfully absorbed labor with stable inflation. Conversely, downstream industrial investment in North Maluku kept unemployment rates low, but the region faced highly volatile inflation due to maritime food supply constraints. In conclusion, both regions successfully utilized their demographic growth to reduce unemployment, although they require different targeted policy approaches to maintain comprehensive regional economic stability.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21274 ANALISIS HASIL PEMBUATAN KOLASE BUSANA PESTA MALAM PADA SISWA KELAS X SMK SWASTA SETIA BUDI BINJAI 2026-04-23T08:22:48+00:00 Dwi Saprilia Siahaan dwisapriliasiahaan21@gmail.com Farihah farihah@unimed.ac.id <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan dalam proses pembuatan kolase busana pesta malam, seperti belum optimalnya penerapan unsur kolase, ketidaksesuaian bahan dengan gaya busana, serta kurangnya kerapian hasil. Selain itu, terdapat variasi kemampuan siswa dalam teknik gunting, rekat, dan kebersihan karya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pembuatan kolase busana pesta malam pada siswa kelas X SMK Swasta Setia Budi Binjai pada mata pelajaran Dasar Fashion Design dengan fokus pada kolase trimatra (3D) menggunakan kain perca satin dan lace pada busana bersiluet A dengan style sexy alluring. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 30 siswa melalui teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi menggunakan lembar penilaian dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata 92,57 dengan standar deviasi 6,03, nilai tertinggi 100 dan terendah 82. Sebanyak 70% siswa berada pada kategori sangat baik dan 30% pada kategori baik. Dengan demikian, hasil pembuatan kolase busana pesta malam siswa tergolong baik dengan dominasi kategori sangat baik.</p> <p><em>This study is motivated by problems in the process of creating evening gown collages, such as the suboptimal application of collage elements, the mismatch between materials and fashion style, and the lack of neatness in the final results. In addition, there are variations in students’ abilities in cutting, pasting, and maintaining the cleanliness of their work. This study aims to determine the results of creating evening gown collages by tenth-grade students of SMK Swasta Setia Budi Binjai in the Basic Fashion Design subject, focusing on three-dimensional (3D) collage using satin and lace fabric scraps applied to A-line evening gowns with a sexy alluring style. The research employed a descriptive quantitative method with a sample of 30 students selected through total sampling technique. Data were collected through observation using an assessment sheet and analyzed descriptively. The results showed that the mean score was 92.57 with a standard deviation of 6.03, with the highest score of 100 and the lowest of 82. As many as 70% of students were categorized as very good and 30% as good. Therefore, the results of students’ evening gown collage work are classified as good with a dominance of the very good category.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20961 ANALISIS INTERAKSI SOSIAL MASYARAKAT BERDASARKAN NILAI-NILAI PANCASILA DI GANG RUKUN KECAMATAN MEDAN TEMBUNG 2026-04-11T09:57:53+00:00 Parwati Daniela Tampubolon tampubolondaniela@gmail.com Martina Sigiro martinasigiro04@gmail.com Rosita Sitohang sitohangrosita29@gmail.com Labora Sianturi borasianturi95@gmail.com Juli Ivanna juliaivanna@unimed.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk interaksi sosial masyarakat serta penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sosial masyarakat di lingkungan Gang Ambai Rukun, Kecamatan Medan Tembung. Fokus kajian meliputi bentuk komunikasi antar warga, kegiatan gotong royong, kepedulian sosial, kerja sama, serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan lingkungan. Selain itu, penelitian ini juga mengkaji bagaimana nilai-nilai Pancasila seperti kebersamaan, toleransi, musyawarah, dan keadilan sosial diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi langsung di lingkungan masyarakat serta wawancara dengan beberapa warga. Data yang diperoleh menggambarkan kondisi nyata interaksi sosial serta tingkat keterlibatan masyarakat dalam kehidupan sosial di lingkungan tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial masyarakat masih berlangsung dengan cukup baik, ditandai dengan adanya komunikasi yang terjalin antar warga, kegiatan gotong royong, serta sikap saling membantu dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat juga menunjukkan adanya sikap toleransi, saling menghormati, dan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan. Namun, tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan sosial belum merata, yang dipengaruhi oleh kesibukan pekerjaan, keterbatasan waktu, serta perbedaan tingkat kepedulian sosial.Lingkungan sosial masyarakat turut berperan dalam membentuk pola interaksi dan sikap sosial antar warga. Keberagaman latar belakang masyarakat juga mempengaruhi tingkat keterlibatan dalam kegiatan sosial. Upaya penerapan nilai-nilai Pancasila terlihat melalui kebiasaan gotong royong, komunikasi yang baik, serta sikap saling peduli antar masyarakat.Penelitian ini menegaskan bahwa interaksi sosial masyarakat di Gang Ambai Rukun masih mencerminkan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, meskipun masih diperlukan upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar hubungan sosial semakin kuat dan harmonis.</p> <p><em>This study aims to analyze the forms of social interaction within the community and the application of Pancasila values in the social life of the Ambai Rukun Alley neighborhood in Medan Tembung District. The focus of the study includes forms of communication between residents, mutual cooperation activities, social awareness, cooperation, and community participation in environmental activities. Furthermore, this study examines how Pancasila values such as togetherness, tolerance, deliberation, and social justice are applied in the community's daily lives. This study used a qualitative approach through direct observation in the community and interviews with several residents. The data obtained describe the actual conditions of social interaction and the level of community involvement in social life in the neighborhood. The results indicate that social interaction in the community continues to be quite effective, characterized by communication between residents, mutual cooperation activities, and mutual assistance in daily life. The community also demonstrates tolerance, mutual respect, and deliberation in resolving problems. However, the level of community participation in social activities is uneven, influenced by busy work schedules, limited time, and differences in levels of social awareness. The social environment plays a role in shaping patterns of interaction and social attitudes among residents. The diversity of community backgrounds also influences the level of involvement in social activities. Efforts to implement Pancasila values are evident through the practice of mutual cooperation, good communication, and mutual care among members of the community. This research confirms that social interactions in Gang Ambai Rukun still reflect the application of Pancasila values in community life, although efforts are still needed to increase community participation to strengthen and harmonize social relations.</em></p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21406 HUBUNGAN TINGKAT SPIRITUALITAS DAN KEBAHAGIAN DENGAN SKALA NYERI PADA PASIEN POST OPERATIF SECTIO CAESAREA DI RUMAH SAKIT RODLIYAH ACHID MOGA 2026-04-27T11:08:17+00:00 Nachoi nachoinachoi9@gmail.com Sukesih guest@jurnalhst.com Sri Karyati guest@jurnalhst.com <p>Sectio caesarea (SC) merupakan tindakan pembedahan yang semakin meningkat prevalensinya secara global maupun nasional, dengan berbagai indikasi medis maupun non-medis. Meskipun prosedur ini relatif aman, nyeri pasca operasi menjadi salah satu masalah utama yang dialami oleh hampir seluruh pasien dalam 24–48 jam pertama. Nyeri post SC tidak hanya berdampak pada aspek fisiologis, tetapi juga memengaruhi kondisi psikologis ibu, seperti kecemasan, depresi, serta gangguan bonding antara ibu dan bayi. Penatalaksanaan nyeri umumnya dilakukan secara farmakologis, namun penggunaan jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan pendekatan nonfarmakologis yang lebih holistik. Faktor psikospiritual, seperti spiritualitas dan kebahagiaan, diketahui berperan penting dalam memodulasi persepsi nyeri. Spiritualitas memberikan makna, ketenangan, dan penerimaan terhadap kondisi yang dialami, sedangkan kebahagiaan berkaitan dengan emosi positif yang dapat meningkatkan pelepasan hormon endorfin dan serotonin sebagai analgesik alami tubuh. Kombinasi keduanya berkontribusi dalam menurunkan intensitas nyeri melalui mekanisme neurobiologis sistem modulasi nyeri.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara spiritualitas dan kebahagiaan dengan tingkat nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea. Penelitian ini menekankan pendekatan integratif yang menggabungkan aspek spiritual dan psikologi positif dalam manajemen nyeri. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan intervensi keperawatan berbasis holistik, meningkatkan kualitas asuhan keperawatan, serta mendukung pemulihan pasien secara optimal melalui pendekatan yang tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga psikologis dan spiritual.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/20895 EFEKTIVITAS PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS TERHADAP STATUS GIZI ANAK USIA DINI 2026-04-09T05:34:20+00:00 Maria Yohana Setia mariayohanasetia2003@gmail.com <p>Penelitian ini membahas efektivitas program makan bergizi gratis terhadap status gizi anak usia dini. Anak usia dini merupakan kelompok yang sedang mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat sehingga membutuhkan asupan gizi yang cukup dan seimbang untuk mendukung tumbuh kembang secara optimal. Namun, permasalahan gizi seperti kekurangan gizi dan stunting masih menjadi perhatian karena dapat memengaruhi kesehatan serta perkembangan anak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program makan bergizi gratis terhadap status gizi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah seperti jurnal dan hasil penelitian yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa program makan bergizi gratis atau pemberian makanan tambahan dapat memberikan dampak positif terhadap status gizi anak usia dini. Program tersebut mampu meningkatkan berat badan, memperbaiki status gizi anak, serta mendorong terbentuknya kebiasaan makan sehat. Selain itu, keterlibatan guru, orang tua, serta pemantauan status gizi secara berkala juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program. Dengan demikian, program makan bergizi gratis dapat menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan status gizi serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini.</p> <p>&nbsp;</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21146 TRANSFORMASI PERILAKU KONSUMEN DI ERA TIKTOK SHOP: ANALISIS PERUBAHAN SOSIAL MASYARAKAT AKIBAT POLA KOMUNIKASI DIGITAL DALAM PENJUALAN ONLINE 2026-04-19T05:30:00+00:00 Alfrisa Renuat renuata24e@student.unhas.ac.id Tuti Bahfiarti tutibahfiarti@unhas.ac.id Ahmad Ismail ismail.guntur@unhas.ac.id <p>Penelitian ini mengkaji perubahan sosial yang muncul dalam masyarakat kontemporer sebagai akibat dari praktik komunikasi digital dalam penjualan online di TikTok Shop. Sebagai platform yang menyediakan hiburan singkat dengan interaksi komersial secara real-time, TikTok telah membentuk kembali cara konsumen menafsirkan informasi, berinteraksi dengan penjual, dan membuat keputusan pembelian. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, studi ini mengeksplorasi bagaimana strategi komunikasi persuasive seperti penjualan langsung, dukungan influencer, paparan konten yang didorong oleh algoritma, dan fitur komentar interaktif berkontribusi pada pergeseran perilaku konsumsi, orientasi gaya hidup, dan nilai-nilai sosial. Temuan menunjukkan bahwa model komunikasi unik TikTok mendorong kecenderungan pembelian impulsif, meningkatkan ketergantungan pada pasar digital, dan mengubah hubungan pembeli-penjual tradisional dengan menciptakan lingkungan pembelian yang lebih personal dan didorong oleh emosi. Transformasi ini mencerminkan pola perubahan sosial yang lebih luas, termasuk normalisasi konsumerisme digital, pendefinisian ulang pembentukan kepercayaan, dan munculnya perilaku pembelian yang dipengaruhi secara sosial. Studi ini menggarisbawahi perlunya memahami komunikasi digital tidak hanya sebagai alat pemasaran tetapi juga sebagai katalisator perubahan budaya dan perilaku dalam masyarakat modern.</p> 2026-04-29T00:00:00+00:00 Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin