Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim id-ID Sat, 30 May 2026 17:07:59 +0000 OJS 3.3.0.7 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 PEMANFAATAN JAHE (ZINGIBER OFFICINALE) DAN SERAI (CYMBOPOGON CITRATUS) SEBAGAI BALSEM HERBAL UNTUK PENDERITA DIABETES MELITUS DI MARO SEBO JAMBI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21550 <p>Desa Maro Sebo di Kabupaten Muaro Jambi memiliki prevalensi penyakit tidak menular yang relatif tinggi, khususnya diabetes melitus, yang diperburuk oleh keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai perawatan kaki diabetik dan pemanfaatan tanaman herbal lokal. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya komplikasi luka kaki yang dapat menurunkan kualitas hidup penderita. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman jahe dan serai sebagai balsem herbal untuk perawatan kaki penderita diabetes, serta menghasilkan produk balsem dan media edukasi berupa leaflet sebagai luaran kegiatan. Metode pelaksanaan meliputi survei awal, koordinasi dengan perangkat desa, penyusunan formulasi balsem, penyuluhan mengenai diabetes melitus dan perawatan kaki, demonstrasi pembuatan balsem melalui video dan praktik langsung, serta evaluasi melalui observasi dan sesi tanya jawab. Formulasi balsem menggunakan basis semipadat berupa vaselin album dan parafin solid yang dipadukan dengan ekstrak jahe, ekstrak serai, dan mentol dalam konsentrasi rendah sebagai bahan tambahan topikal. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi masyarakat yang tinggi, peningkatan pemahaman mengenai risiko luka kaki diabetik, pentingnya perawatan kaki, serta kemampuan peserta dalam mempraktikkan kembali pembuatan balsem secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukasi berbasis praktik langsung efektif meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan pemanfaatan bahan alam sebagai upaya pendukung perawatan kesehatan masyarakat.</p> <p><em>Maro Sebo Village in Muaro Jambi Regency has a relatively high prevalence of non-communicable diseases, particularly diabetes mellitus, which is exacerbated by limited community knowledge regarding diabetic foot care and the utilization of local herbal plants. This condition increases the risk of diabetic foot complications that may reduce patients’ quality of life. This community service activity aimed to improve community knowledge and skills in utilizing ginger and lemongrass as herbal balm for diabetic foot care, as well as to produce a balm product and educational leaflets as program outputs. The implementation methods included an initial survey, coordination with village authorities, balm formulation development, health education on diabetes mellitus and foot care, demonstration of balm preparation through video and direct practice, and evaluation through observation and question-and-answer sessions. The balm formulation used a semisolid base consisting of white petrolatum and solid paraffin combined with ginger extract, lemongrass extract, and a small amount of menthol as a common topical additive. The results showed high community participation, improved understanding of diabetic foot risks and the importance of foot care, and participants’ ability to independently reproduce the balm preparation process. Overall, this activity demonstrates that practice-based educational approaches are effective in enhancing community knowledge, skills, and the utilization of herbal resources as supportive measures for public health care.</em></p> Rahmadha Trifah, Fikri Hakim, Fildzah Muthmainnah, Amanda Puspita, Salsabila Aulia Putri. S, Ayu Seftiana, Diva Viansyah, Nadia Dwiyana, Aulia Pingkan Larasati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21550 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH INFLUENCER MARKETING DAN PRICE DISCOUNT TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA MARKETPLACE SHOPEE STUDI KASUS MAHASISWA JURUSAN MANAJEMEN UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIEN MEDAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21967 <p>Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Analisis Pengaruh Influencer Marketing Dan Price Discount Terhadap Loyalitas Konsumen&nbsp;&nbsp; Pada Marketplace Shopee (Studi Kasus Mahasiswa Jurusan Manajemen&nbsp; Universitas Tjut Nyak Dhien Medan).&nbsp; Jenis penelitian ini adalah yaitu metode penelitian deskriptif melalui pendekatan kuantitatif.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Teknik yang digunakan untuk menentukan sampel dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling. Perhitungan pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin sehingga sampel 81 responde. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara, koesioner dan Studi Dokumentasi (Kepustakaan).&nbsp; Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda, hipotesis dan uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas). Hasil regresi menunjukan bahwa variabel influencer marketing&nbsp; nilai thitung 5,184 &gt;ttabel 1,990 dan nilai signifikan 0,000&lt;0,05. dinyatakan berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap loyalitas konsumen. dan variabel price discount nilai thitung 3,918&nbsp; &gt;ttabel 1,990 dan&nbsp; nilai signifikan 0,000&lt; 0,05 dinyatakan berpengaruh positif signifikan secara parsial terhadap loyalitas konsumen pada marketplace Shopee.Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dengan analisis regresi linear Uji hipotesis secara simultan (Uji F) didapatkan nilai Fhitung sebesar fhitung 43,160 &gt;fttabel 3,11 dan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 yaitu 0,000 Artinya bahwa secara bersama-sama variabel bebas yang terdiri dari variabel Influencer marketing dan price discount) berpengaruh signifikan terhadap variabel loyalitas konsumen.</p> <p><em>The purpose of this study was to analyze the influence of influencer marketing and price discounts on consumer loyalty in the Shopee Marketplace (A Case Study of Management Students at Tjut Nyak Dhien University, Medan). This research used a descriptive method with a quantitative approach.The population in this study was all students of the Faculty of Economics and Business. The sampling technique used was purposive sampling. The sampling calculation used the Slovin formula, resulting in a sample of 81 respondents. Data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires, and documentation (literature) study. Data analysis methods used were multiple linear regression, hypothesis testing, and classical assumption tests (normality, heteroscedasticity, multicollinearity).The regression results show that the influencer marketing variable has a t-value of 5.184&gt; t-table 1.990 and a significant value of 0.000&lt;0.05. It is stated that it has a partial significant positive effect on consumer loyalty. and the price discount variable has a t-value of 3.918&gt; t-table 1.990 and a significant value of 0.000&lt;0.05, it is stated that it has a partial significant positive effect on consumer loyalty in the Shopee marketplace. Based on the results of testing carried out with linear regression analysis, simultaneous hypothesis testing (F test) obtained an F-value of 43.160&gt; ft-table 3.11 and a significance value smaller than 0.05, namely 0.000. This means that together the independent variables consisting of the Influencer marketing and price discount variables) have a significant effect on consumer loyalty variables.</em></p> Sudiria Giawa, Mella Yunita, Amirudin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21967 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 LANGUAGE AND CULTURE: EXPLORING THE INTERSECTION OF LINGUISTIC STRUCTURES AND CULTURAL SYSTEMS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22340 <p><em>This article examines the intricate relationship between language and culture through five interconnected theoretical lenses: the Whorfian (Sapir-Whorf) Hypothesis, kinship systems, taxonomies, Prototype Theory, and taboo and euphemism. Drawing on contemporary research in linguistics, cognitive anthropology, and sociolinguistics, the article argues that language is not merely a neutral tool for communication but an active participant in shaping — and being shaped by — the cultural contexts in which it operates. Each section presents core theoretical frameworks alongside concrete examples, with particular attention to how these phenomena manifest in the English language and cross-cultural comparisons. The article concludes that understanding language-culture interaction is essential for educators, linguists, and anyone engaged in intercultural communication.</em></p> Haira Ilni Abatin, Adelia Pakaya, Adriansyah Abu Katili Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22340 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 EFEKTIVITAS TEKNIK BATUK EFEKTIF TERHADAP PENINGKATAN PENGELUARAN DAHAK PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI POLIKLINIK RS PRIMA MEDIKA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21468 <p>Penelitian ini membahas tentang efektivitas teknik batuk efektif terhadap peningkatan pengeluaran dahak pada pasien tuberkulosis paru di Poliklinik RS Prima Medika. Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang paru-paru dan dapat menimbulkan berbagai gejala seperti batuk berkepanjangan, produksi dahak berlebih, serta gangguan pernapasan. Salah satu masalah yang sering dialami pasien TB paru adalah kesulitan mengeluarkan dahak sehingga sekret menumpuk di saluran pernapasan dan menghambat proses penyembuhan. Teknik batuk efektif merupakan salah satu intervensi non-farmakologis yang digunakan dalam praktik keperawatan untuk membantu pasien mengeluarkan dahak secara optimal. Teknik ini dilakukan dengan cara menarik napas dalam, menahan napas sejenak, kemudian batuk secara terkontrol agar sekret pada saluran napas dapat keluar tanpa menyebabkan kelelahan berlebih. Intervensi ini biasanya dilakukan beberapa kali dalam sehari selama periode tertentu dengan bimbingan tenaga kesehatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental menggunakan Pretest–Posttest Control Group Design. Penelitian melibatkan dua kelompok yaitu kelompok intervensi yang diberikan teknik batuk efektif dan kelompok kontrol yang tidak diberikan intervensi. Pengukuran volume dahak dilakukan sebelum dan sesudah intervensi untuk mengetahui perubahan pengeluaran dahak pada masing-masing kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan teknik batuk efektif terjadi peningkatan pengeluaran dahak pada pasien tuberkulosis paru. Analisis statistik menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara jumlah dahak sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p &lt; 0,05, yang berarti teknik batuk efektif secara statistik terbukti efektif dalam meningkatkan pengeluaran dahak pada pasien TB paru.</p> Andini Pefrian Indah Sari Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21468 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PEMBELAJARAN DAN DUKUNGAN PENDIDIKAN BAGI SISWA TUNAGRAHITA DI SLB TNCC BANDA ACEH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21596 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembelajaran serta bentuk dukungan pendidikan bagi siswa tunagrahita di SLB TNCC Banda Aceh. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman yang tepat terhadap kebutuhan belajar siswa tunagrahita agar proses pendidikan dapat berjalan secara optimal. Dengan pendekatan yang sesuai, diharapkan siswa mampu mengembangkan potensi yang dimiliki secara maksimal. Data penelitian diperoleh melalui metode wawancara dengan guru sebagai informan utama. Wawancara dilakukan untuk menggali informasi terkait pemahaman guru tentang siswa tunagrahita, metode pembelajaran yang digunakan, kesulitan belajar yang dihadapi siswa, serta bentuk dukungan dari sekolah dan peran orang tua dalam proses pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bagi siswa tunagrahita memerlukan pendekatan individual, metode yang fleksibel, serta penggunaan media pembelajaran yang konkret. Selain itu, dukungan berkelanjutan dari guru, sekolah, dan orang tua sangat berpengaruh terhadap keberhasilan belajar siswa. Kolaborasi yang baik antara semua pihak menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa tunagrahita.</p> <p><em>This study aims to analyze the learning process and forms of educational support for students with intellectual disabilities at the TNCC Special Needs School (SLB) in Banda Aceh. This research is motivated by the importance of properly understanding the learning needs of students with intellectual disabilities so that the educational process can run optimally. With an appropriate approach, it is hoped that students will be able to develop their potential to the fullest. Research data was obtained through interviews with teachers as key informants. Interviews were conducted to obtain information regarding teachers' understanding of students with intellectual disabilities, the learning methods used, the learning difficulties students face, and the forms of support from the school and the role of parents in the educational process. The results indicate that learning for students with intellectual disabilities requires an individual approach, flexible methods, and the use of concrete learning media. Furthermore, ongoing support from teachers, schools, and parents significantly influences student learning success. Good collaboration between all parties is key to improving the quality of education for students with intellectual disabilities.</em></p> Siti Ulviani, Hijriati, Salmiati, Nurfa Siratul, Nella Nur Albar Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21596 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 USING PICTURE-CUED ASSESSMENT TO ASSESS STUDENTS' SPEAKING SKILLS: A CASE STUDY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22302 <p><em>This study investigated the use of picture-cued assessment in assessing students’ speaking skills at the eighth grade of an Islamic junior high school (MTs). The research aimed to explore how picture-cued assessment was implemented in the classroom and how it influenced students’ speaking performance. This study employed a qualitative case study design involving one English teacher and one class consisting of 20 students. The data were collected through classroom observations, interviews, and students’ speaking assessment documentation. The findings revealed that picture-cued assessment helped students generate ideas more easily, increased their confidence in speaking, and encouraged active participation during speaking activities. The teacher also found that pictures could stimulate students’ vocabulary and improve their fluency in oral communication. However, some students still faced difficulties related to pronunciation and grammatical accuracy. Overall, picture-cued assessment was considered an effective and engaging strategy for assessing students’ speaking skills in the EFL classroom.</em></p> Ayu Pratiwi, Nur Aisyah Zulkifli Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22302 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERAN PROFESI AKUNTAN DALAM MENANGANI RISIKO GREENWASHING PADA LAPORAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21531 <p>Perkembangan konsep Environmental, Social, and Governance (ESG) mendorong perusahaan untuk lebih transparan dalam mengungkapkan kinerja keberlanjutan. Namun, meningkatnya tekanan untuk menunjukkan citra ramah lingkungan sering kali memicu praktik greenwashing, yaitu penyajian informasi yang menyesatkan terkait kinerja lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran profesi akuntan dalam mengurangi risiko greenwashing pada laporan ESG. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntan memiliki peran penting dalam meningkatkan kredibilitas laporan ESG melalui penerapan standar pelaporan, pengendalian internal, serta audit dan assurance. Dengan demikian, keberadaan akuntan yang profesional dan beretika dapat meminimalisir praktik greenwashing dan meningkatkan kepercayaan pemangku kepentingan.</p> <p><em>The development of the Environmental, Social, and Governance (ESG) concept has encouraged companies to be more transparent in disclosing their sustainability performance. However, increasing pressure to present an environmentally friendly image often leads to greenwashing practices, which involve misleading or exaggerated information regarding environmental performance. This study aims to analyze the role of the accounting profession in reducing the risk of greenwashing in ESG reporting. The research method used is a qualitative approach through literature review. The results indicate that accountants play a crucial role in enhancing the credibility of ESG reports through the implementation of reporting standards such as Global Reporting Initiative, internal control systems, as well as audit and assurance processes. Therefore, professional and ethical accountants can minimize greenwashing practices and increase stakeholders’ trust in sustainability reporting.</em></p> Marselus Dagung, Mochammad Rifky Firmansyah, Geraldino Timothy Doduk, Titiek Rachmawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21531 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUD BENDAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21684 <p>Latar Belakang : Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani hemodialisis jangka panjang sering mengalami masalah psikologis berupa kecemasan akibat perubahan kondisi fisik, ketergantungan terapi, dan ketidakpastian prognosis. Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam membantu pasien beradaptasi dan menurunkan tingkat kecemasan. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 50 pasien CKD yang menjalani hemodialisis di RSUD Bendan, dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% responden memiliki dukungan keluarga baik dan 20% dukungan cukup. Tingkat kecemasan responden sebagian besar berada pada kategori ringan (92%) dan sedang (8%). Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 dengan koefisien korelasi r = −0,594. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan dan bersifat negatif antara dukungan keluarga dan tingkat kecemasan pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis. Semakin baik dukungan keluarga, semakin rendah tingkat kecemasan pasien.</p> <p><em>Background: Patients with Chronic Kidney Disease (CKD) undergoing long-term hemodialysis often experience psychological problems, particularly anxiety, due to physical changes, treatment dependence, and uncertain prognosis. Family support plays an important role in helping patients adapt and reducing anxiety levels. Methods: This study used a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 50 CKD patients undergoing hemodialysis at RSUD Bendan, selected using a total sampling technique. Research instruments included a family support questionnaire and the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test. Results: The results showed that 80% of respondents had good family support and 20% had moderate support. Most respondents experienced mild anxiety (92%), while 8% experienced moderate anxiety. Statistical analysis revealed a p-value of 0.000 with a correlation coefficient of r = −0.594. Conclusion: There is a significant negative relationship between family support and anxiety levels among CKD patients undergoing hemodialysis. Better family support is associated with lower anxiety levels.</em></p> Erwin Fakichudin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21684 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 SOCIAL RELATIONSHIPS, GENDER ASYMMETRIES, AND SUBCULTURAL IDENTITY: A SOCIOLINGUISTIC ANALYSIS OF NIRVANA’S “ABOUT A GIRL” (1989) https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22335 <p><em>This study conducts a sociolinguistic analysis of “About a Girl,” a song composed by Kurt Cobain and recorded by Nirvana on their 1989 debut album Bleach. While the song has attracted considerable musicological and cultural attention, the existing researches has largely overlooked its linguistic dimensions as a site of identity construction, register negotiation, and discourse-level power dynamics. Drawing on Halliday’s (1978) systemic functional linguistics, Goffman’s (1981) notion of footing, and theories of gendered discourse (Cameron, 1997; Lakoff, 1975), this paper examines how Cobain’s lyrical choices, including: pronominal deixis, hedging strategies, conversational implicature, and speech act theory encode social relationships, gender asymmetries, and subcultural identity. The findings reveal that the song operates simultaneously as a direct-address speech event, a coded negotiation of domestic intimacy, and a reflexive commentary on communicative failure between interlocutors occupying unequal social positions. This analysis contributes to the underexplored intersection of sociolinguistics and rock lyric studies, proposing that popular song lyrics constitute legitimate and analytically productive discourse corpora.</em></p> Gifraturrahman Lasinta, Adriansyah Abu Katili Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22335 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MATA PELAJARAN IPAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI DI SD NEGERI 2 DANGIN PURI DENPASAR UTARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21582 <p>Kurikulum Merdeka menekankan pada kebebasan belajar peserta didik. Kebebasan ini memungkinkan peserta didik belajar sesuai dengan kecepatan dan gaya belajar masing-masing serta memanfaatkan berbagai sumber belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran IPAS, mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru, serta menganalisis dampaknya terhadap hasil belajar siswa kelas VI di SD Negeri 2 Dangin Puri Denpasar Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, melibatkan guru wali kelas dan kepala sekolah sebagai subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Implementasi mencakup kegiatan pendahuluan, inti, dan penutup dengan model Project Based Learning, yang mendorong siswa berpikir kritis, aktif, dan mandiri.&nbsp; 2) Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, keterlibatan siswa yang belum merata, serta pemahaman orang tua terhadap Kurikulum Merdeka yang terbatas. 3) Dampak terhadap hasil belajar terlihat pada peningkatan pemahaman konsep, keterampilan kolaboratif, motivasi, dan kemampuan eksplorasi diri siswa. Lingkungan belajar menjadi lebih adaptif dan kolaboratif, siswa dapat mengeksplor kemampuan yang ada dalam dirinya, dan guru memiliki kebebasan mengajar secara inovatif sesuai kebutuhan siswa.</p> <p><em>The Merdeka Curriculum emphasizes student learning autonomy. This freedom allows students to learn according to their own pace and learning style while utilizing various learning resources. This study aims to describe the implementation of the Merdeka Curriculum in Social Studies (IPAS), identify challenges faced by teachers, and analyze its impact on the learning outcomes of sixth-grade students at SD Negeri 2 Dangin Puri Denpasar Utara. The study employs a qualitative approach with a descriptive type, involving classroom teachers and the principal as research subjects. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, while data analysis used reduction, presentation, and conclusion drawing. The results indicate that 1) implementation includes preliminary, core, and closing activities using a Project Based Learning model, which encourages students to think critically, actively, and independently. 2) The challenges encountered include, limitations in facilities and infrastructure, uneven student participation, and limited parental understanding of the Merdeka Curriculum. 3) The impact on learning outcomes is reflected in improved conceptual understanding, collaborative skills, motivation, and students’ self-exploration abilities. The learning environment becomes more adaptive and collaborative, students are able to explore their potential, and teachers have the freedom to teach innovatively according to students’ needs. </em></p> Ni Made Isma Cahyanti, I Nyoman Linggih, Ni Kadek Supadmini Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21582 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN BRAND IMAGE TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DI MANDIRI CAFE MARELAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22288 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Kualitas Produk dan Brand Image Terhadap Kepuasan Pelanggan Di Mandiri Cafe Marelan. . Jenis penelitian ini adalah yaitu metode penelitian deskriptif melalui pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelanggan yang berkunjung ke Mandiri Cafe di Marelan.&nbsp; Pemilihan sampel yang dilakukan adalah dengan menggunakan menggunakan metode non-probability dengan teknik purposive sampling dengan sampel 104 responden, insturmen penelitian adalah angket dengan model skala likert.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Observasi, wawancara, koesioner dan Studi Dokumentasi (Kepustakaan). Metode analisis data menggunakan regresi linier berganda, hipotesis dan uji asumsi klasik (normalitas, heteroskedastisitas, multikolinearitas). Hasil regresi menunjukan bahwa nilai thitung 8,871&gt;ttabel 1,983 dan nilai signifikan 0,000&lt;0,05, maka dapat disimpulkan bahwa kualitas produk&nbsp;&nbsp; berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan.&nbsp; Hasil regresi menunjukan bahwa nilai thitung 3,883&gt;ttabel 1,983 dan&nbsp; nilai signifikan 0,000&lt; 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa brand image&nbsp;&nbsp; berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Niali R Square 62 % faktor-faktor dari kepuasan pelanggan&nbsp; dapat dijelaskan oleh variable kualitas produk&nbsp;&nbsp; dan brand image&nbsp;&nbsp; sedangkan selebihnya sebesar 38% dijelaskan oleh faktor lain yang tidak diteliti di dalam penelitian ini.</p> <p><em>The purpose of this study was to determine the effect of product quality and brand image on customer satisfaction at Mandiri Cafe Marelan. This research used a descriptive method with a quantitative approach. The population was all customers visiting Mandiri Cafe in Marelan. The sample selection used a non-probability purposive sampling technique with 104 respondents. The research instrument was a questionnaire with a Likert scale. Data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires, and documentation (literature) study. Data analysis methods used were multiple linear regression, hypothesis testing, and classical assumption tests (normality, heteroscedasticity, and multicollinearity). The regression results showed a t-value of 8.871 &gt; t-table 1.983 and a significance level of 0.000 &lt; 0.05. Therefore, it can be concluded that product quality has a positive and significant effect on customer satisfaction. The regression results show that the t-value is 3.883&gt;t-table 1.983 and the significant value is 0.000&lt;0.05. Therefore, it can be concluded that brand image has a positive and significant effect on customer satisfaction. The R-square value of 62% of the factors of customer satisfaction can be explained by product quality and brand image variables, while the remaining 38% is explained by other factors not examined in this study.</em></p> Mira Pratiwi, Amirudin, Oki Prayogi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22288 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERBEDAAN PENGARUH BRISK WALKING DAN MINDFULNESS WALKING TERHADAP TEKANAN DARAH PADA LANSIA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21522 <p>Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi masalah kesehatan global, terutama pada populasi lansia. Pengelolaan tekanan darah melalui pendekatan non-farmakologis seperti aktivitas fisik menjadi pilihan yang aman dan efektif. <em>Brisk Walking</em> dan <em>Mindfulness Walking</em> merupakan dua intervensi berjalan yang berpotensi menurunkan tekanan darah namun belum banyak dibandingkan efektivitasnya secara langsung pada lansia hipertensi di Indonesia. Tujuan: Mengetahui perbedaan pengaruh <em>Brisk Walking</em> dan <em>Mindfulness Walking </em>terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode: Penelitian kuasi eksperimental dengan desain <em>pre-test post-test two group design</em>. Sampel berjumlah 22 lansia hipertensi di BPSTW Budi Luhur Bantul yang dibagi menjadi dua kelompok: kelompok <em>Brisk Walking</em> (n=11) dan kelompok <em>Mindfulness Walking</em> (n=11). Intervensi dilakukan 2 kali per minggu selama 4 minggu. Pengukuran tekanan darah menggunakan <em>sphygmomanometer</em>. Analisis data menggunakan <em>Wilcoxon Rank Test</em> dan <em>Mann-Whitney Test</em>. Hasil: <em>Brisk Walking</em> berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah sistolik (p=0,003) namun tidak signifikan pada diastolik (p=0,109). <em>Mindfulness Walking</em> juga berpengaruh signifikan terhadap sistolik (p=0,003) namun tidak signifikan pada diastolik (p=0,167). Tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua intervensi baik pada sistolik (p=0,247) maupun diastolik (p=0,622). Kesimpulan: <em>Brisk Walking</em> dan <em>Mindfulness Walking</em> keduanya efektif menurunkan tekanan darah sistolik pada lansia hipertensi, namun tidak terdapat perbedaan signifikan antara keduanya, sehingga kedua intervensi dapat dijadikan pilihan non-farmakologis yang setara.</p> <p><em>Hypertension is a non-communicable disease that is a global health problem, especially among the older adults. Managing blood pressure through non-pharmacological approaches such as physical activity is a safe and effective option. Brisk Walking and Mindfulness Walking are two walking interventions that have the potential to lower blood pressure, but their effectiveness has not been directly compared in hypertensive older adults in Indonesia. Objective: To determine the differences in the effects of Brisk Walking and Mindfulness Walking on blood pressure in older adults with hypertension. Method: This is a quasi-experimental study with a pre-test, post-test, two-group design. The sample consisted of 22 older adults with hypertension at the Budi Luhur Bantul Social Service Center for Older Persons (BPSTW-Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha). The sample was divided into two groups; the Brisk Walking group (n=11) and the Mindfulness Walking group (n=11). The intervention was conducted twice a week for 4 weeks. Blood pressure was measured using a sphygmomanometer. Data were analyzed using the Wilcoxon Rank Test and the Mann- Whitney Test. Results: Brisk Walking significantly reduced systolic blood pressure (p=0.003) but not significantly reduced diastolic blood pressure (p=0.109). Mindfulness Walking also significantly reduced systolic blood pressure (p=0.003) but not significantly reduced diastolic blood pressure (p=0.167). There was no significant difference between the two interventions in either systolic (p=0.247) or diastolic (p=0.622) blood pressure. Conclusion: Brisk Walking and Mindfulness Walking are both effective in lowering systolic blood pressure in older adults with hypertension; and there is no significant difference between the two. Therefore, both interventions can be considered equivalent non-pharmacological options.</em></p> Moch Zamzami Galuh Saputra, Abdillah Choirul Chisholi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21522 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERAN PENEGAK HUKUM DALAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA OLEH ANAK PADA SATUAN RESERSE NARKOBA POLRESTA BUKITTINGGI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21656 <p>Penyalahgunaan narkotika di kalangan anak-anak merupakan masalah serius yang tidak hanya memengaruhi kesehatan dan masa depan generasi muda, tetapi juga menjadi ancaman bagi ketertiban umum dan ketahanan bangsa. Anak-anak, sebagai kelompok yang rentan, membutuhkan perlindungan khusus baik secara hukum maupun sosial. Oleh karena itu, aparat penegak hukum, khususnya Unit Reserse Narkoba, memiliki tanggung jawab strategis dalam mencegah dan menangani keterlibatan anak-anak dalam tindak pidana narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penegak hukum dalam upaya preventif dan represif terhadap kasus penyalahgunaan narkotika oleh anak-anak di Kota Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan menggabungkan kajian terhadap peraturan perundang-undangan dan wawancara yang dilakukan dengan Unit Reserse Narkoba Polres Bukittinggi. Data yang dikumpulkan dianalisis secara kualitatif untuk memahami bagaimana kebijakan dan praktik diterapkan di lapangan. Kesimpulannya, penelitian ini menekankan peran penting penegak hukum dalam melindungi anak-anak dari bahaya narkotika. Strategi pencegahan dan penindakan yang dilakukan oleh Unit Reserse Narkoba Polres Bukittinggi menjadi kunci dalam mengurangi kasus penyalahgunaan narkotika di kalangan anak-anak, meskipun dukungan yang lebih kuat dari pemerintah dan masyarakat masih diperlukan agar hasil yang dicapai lebih optimal.</p> <p><em>Drug abuse among children is a serious issue that not only affects the health and future of young generations but also poses a threat to public order and national resilience. Children, as a vulnerable group, require special protection both legally and socially. Therefore, law enforcement officials, particularly the Narcotics Investigation Unit, have a strategic responsibility to prevent and combat the involvement of children in narcotics-related crimes. This study aims to analyze the role of law enforcement in preventive and repressive efforts against cases of narcotics abuse by children in Bukittinggi City. The research applies a empirical-juridical approach by combining a review of statutory regulations with interviews conducted with the Narcotics Investigation Unit of Bukittinggi Police. The collected data were qualitatively analyzed to understand how policies and practices are implemented in the field. In conclusion, this study highlights the crucial role of law enforcement in protecting children from the dangers of narcotics. The preventive and countermeasure strategies carried out by the Narcotics Investigation Unit of Bukittinggi Police are key to reducing drug abuse cases among children, although stronger support from both the government and society is still required to achieve more optimal results.</em></p> Hasanatun Nisak, Muhammad Daniel Arifin, Hengki Januardi Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21656 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 NAVIGATING CHALLENGES IN AUTHENTIC SPEAKING ASSESSMENT: INSIGHTS FROM AN INDONESIAN EFL TEACHER IN AN ELEMENTARY SCHOOL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22327 <p><em>Authentic speaking assessment is crucial for assessing students' communication skills; however, its implementation in Indonesian EFL classrooms remains underexplored. This qualitative study examines the challenges faced by Indonesian EFL teachers in conducting authentic speaking assessments and the strategies they use to address them. Data were collected through semi-structured interviews with English teachers in purposefully selected elementary schools. The findings highlight several challenges, such as large class sizes, long learning times, limited student abilities, limited assessment tools, and difficulties in achieving assessment objectives. To address these challenges, teachers use strategies such as peer assessment, structured speaking tasks, simplified rubrics, and informal observation. The study highlights the need for institutionalization, teacher training, and broader training. These findings highlight several challenges, such as large class sizes, long learning times, limited student abilities, limited assessment tools, and difficulties in achieving assessment objectives. To address these challenges, teachers use strategies such as peer assessment, structured speaking tasks, simplified rubrics, and informal observations. This study highlights the need for greater institutionalization, teacher training, and increased assessment resources to improve authentic speaking assessment practices in Indonesian schools.</em></p> Ina Safitri Siregar, Nur Aisyah Zulkifli Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22327 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN PIJAT REFLEKSI KAKI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI BANGSAL MAWAR 2 RSUD DR. MOEWARDI PROVINSI JAWA TENGAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21577 <p>Latar belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan global yang berisiko menyebabkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Pengendalian hipertensi tidak hanya melalui terapi farmakologis, tetapi juga dapat didukung dengan terapi non-farmakologis seperti pijat refleksi kaki yang memberikan efek relaksasi dan membantu menurunkan tekanan darah. Tujuan: untuk mengetahui penerapan pijat refleksi kaki terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Bangsal Mawar 2 RSUD Dr. Moewardi Provinsi Jawa Tengah. Metode: yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap dua responden hipertensi yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 10–15 menit setiap sesi. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah tindakan. Hasil:&nbsp; penurunan tekanan darah sistolik pada responden 1 sebesar 21 mmHg dan tekanan diastolik sebesar 10 mmHg. Pada responden 2 didapatkan penurunan tekanan darah sistolik sebesar 24 mmHg, sedangkan tekanan darah diastolik sebesar 2 mmHg.Kesimpulan: penerapan&nbsp; ini adalah pijat refleksi kaki dapat menjadi intervensi keperawatan non-farmakologis yang efektif dan aman sebagai terapi pendamping dalam membantu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi.</p> <p><em>Background: Hypertension is a global health problem that increases the risk of complications such as stroke, heart disease, and kidney failure. The management of hypertension is not only carried out through pharmacological therapy but can also be supported by non-pharmacological therapies such as foot reflexology massage, which provides relaxation effects and helps reduce blood pressure. Objective: To determine the implementation of foot reflexology massage in reducing blood pressure among hypertensive patients in Mawar 2 Ward at RSUD Dr. Moewardi, Central Java Province.Methods: This study used a case study design with a descriptive approach involving two hypertensive respondents who met the inclusion criteria. The intervention was conducted for three consecutive days with a duration of 10–15 minutes per session. Blood pressure was measured before and after the intervention.Results:</em> <em>Respondent 1 experienced a drop in systolic blood pressure of 21 mmHg and a diastolic pressure decrease of 10 mmHg. In respondent 2, systolic blood pressure decreased by 24 mmHg, while diastolic blood pressure decreased by 2 mmHg.Conclusion: The implementation of foot reflexology massage can be an effective and safe non-pharmacological nursing intervention as a complementary therapy in helping to reduce blood pressure in patients with hypertension.</em></p> Listiana, Ida Nur Imamah, Suciana Ratrinaningsih Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21577 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 DOMINASI BERAS DALAM KEBIJAKAN PANGAN NASIONAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEANEKARAGAMAN PANGAN LOKAL: PERSPEKTIF PANCASILA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22282 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Pagi Parluasan Pematangsiantar sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing usaha. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengelolaan SDM, kualitas pelayanan, serta kemampuan bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan SDM melalui pelatihan pelayanan, peningkatan keterampilan komunikasi, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan etos kerja mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen. Selain itu, pemberdayaan SDM juga berdampak pada meningkatnya loyalitas pelanggan, produktivitas usaha, dan kemampuan UMKM dalam menghadapi persaingan pasar. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya tingkat pendidikan pelaku usaha, keterbatasan modal, serta kurangnya akses terhadap pelatihan dan pendampingan usaha. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan pihak terkait dalam menyediakan program pelatihan dan pengembangan SDM yang berkelanjutan. Dengan adanya pemberdayaan SDM yang optimal, UMKM di Pasar Pagi Parluasan Pematangsiantar diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat daya saing usaha secara berkelanjutan.</p> <p><em>Local food diversity in Indonesia faces significant pressure due to the dominance of rice as the sole staple food commodity, a policy systematically enforced since the Green Revolution era in the late 1960s. This policy has caused local foods such as sago, corn, cassava, and sweet potatoes in various regions to lose their structural position in people’s lives. This article aims to analyze the impact of rice dominance on local food diversity while assessing its alignment with the values of Pancasila. The research employs a qualitative approach through a literature review, utilizing data sources from scientific journals, books, and official government documents related to food security and diversification. The analysis is conducted narratively using the frameworks of the Third and Fifth Principles of Pancasila. The findings indicate that rice-based food homogenization has significantly reduced the consumption of local foods, as evidenced by the decline in cassava consumption from 13.4 kg per capita in 1999 to 6.5 kg per capita in 2014, with a similar trend observed for sago in its traditional regions. From the perspective of Pancasila, this policy contradicts the spirit of unity in diversity and the principle of social justice for all the people of Indonesia. Therefore, food policy reform is needed to provide equal recognition for local foods in order to achieve inclusive and sustainable food security.</em></p> Annisa Putri Nurul Aini, Malika Jazin, Moch Bintang Nuralam, Muhammad Ibrahim Qurataayun, Rahadian Abimanyu Kusumadijaya, Siringoringo Ilga Ivanna Olivera, Ratna Fitria Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22282 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PERAN MEDIA DIGITAL TERHADAP PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI DALAM PERSPEKTIF POLA ASUH ORANG TUA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22576 <p>Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan anak usia dini, termasuk dalam aspek perkembangan bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media digital terhadap perkembangan bahasa anak usia dini dalam perspektif pola asuh orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi literatur, melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dalam kurun waktu 10 tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital memiliki peran ganda sebagai sarana stimulasi sekaligus potensi risiko bagi perkembangan bahasa anak. Media digital yang bersifat edukatif dan interaktif mampu meningkatkan kosakata, kemampuan berbicara, serta pemahaman bahasa anak melalui pengalaman belajar berbasis audio-visual. Namun, penggunaan yang berlebihan tanpa pendampingan dapat menghambat interaksi sosial dan berpotensi menyebabkan keterlambatan bicara (speech delay). Dalam hal ini, pola asuh orang tua menjadi faktor kunci yang menentukan dampak penggunaan media digital. Pola asuh demokratis dengan keterlibatan aktif orang tua, seperti membatasi durasi penggunaan, memilih konten yang sesuai, serta melakukan interaksi dua arah, terbukti mampu mengoptimalkan manfaat media digital. Dengan demikian, pemanfaatan media digital yang tepat dan didukung oleh literasi digital orang tua sangat penting untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal di era digital</p> Dafrosa Ayutri Jaiman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22576 Mon, 08 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS TANGGUNG JAWAB TRAVEL HAJI DAN UMROH ATAS RESIKO PENUNDAAN PEMBERANGKATAN JEMAAH UMROH DI PT. AL-SHAFWAH WISATA MANDIRI (SMART UMROH) CABANG AGAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21483 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya kasus penundaan keberangkatan jemaah umrah yang berdampak negatif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap biro perjalanan umrah. Salah satu biro yang menjadi fokus kajian adalah PT. Al-Shafwah Wisata Mandiri (Smarts Umrah) Cabang Agam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tanggung jawab biro perjalanan umrah terhadap penundaan pemberangkatan jemaah serta strategi yang dilakukan dalam menangani risiko tersebut. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi lapangan dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penundaan pemberangkatan disebabkan oleh faktor internal seperti belum terpenuhinya kuota jemaah dan faktor eksternal yaitu gangguan pada tiket penerbangan. Meski demikian, pihak biro menunjukkan komitmen tanggung jawab dengan menawarkan penjadwalan ulang berdasarkan kesepakatan bersama..Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa PT. Smarts Umrah telah menjalankan tanggung jawabnya secara proporsional terhadap jemaah melalui pendekatan komunikasi, transparansi,&nbsp; serta penanganan operasional yang sesuai dengan ketentuan. Hal ini menunjukkan pentingnya tata kelola biro perjalanan yang bertanggung jawab untuk menjaga kepercayaan publik dalam industri penyelenggaraan ibadah umrah.</p> <p><em>This research is motivated by the rampant cases of delays in the departure of Umrah pilgrims which have a negative impact on public trust in Umrah travel agencies. One of the bureaus that is the focus of the study is PT Al-Shafwah Wisata Mandiri (Smarts Umrah) Agam Branch. This study aims to analyse the responsibility of Umrah travel agencies for delays in the departure of pilgrims and the strategies carried out in handling these risks. The method used is a descriptive qualitative approach through field studies with data collection techniques in the form of interviews, observation, and documentation. The results showed that the delay in departure was caused by internal factors such as not fulfilling the quota of pilgrims and external factors, namely disruptions in flight tickets. The conclusion of this study is that PT Smarts Umrah has carried out its responsibilities proportionally to the congregation through a communication approach, transparency, and operational handling in accordance with the provisions. This shows the importance of responsible travel agency governance to maintain public trust in the Umrah pilgrimage industry.</em></p> Muhammad Daffa Yulius, Aidil Alfin Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21483 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI KAKAO DI KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21611 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan pendapatan petani kakao di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap petani kakao sebagai informan utama. Analisis data dilakukan dengan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi petani dalam mengelola usaha kakao. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para petani memiliki potensi internal berupa ketersediaan lahan, tenaga kerja, harga jual yang tinggi, dan akses pasar yang luas. Di sisi lain, mereka juga menghadapi berbagai tantangan seperti tanaman yang sudah tua, serangan hama, keterbatasan modal, dan keterampilan yang masih tradisional. Peluang yang dapat dimanfaatkan mencakup tingginya permintaan pasar dan kesesuaian iklim serta lahan, sementara ancaman eksternal meliputi fluktuasi harga, curah hujan tidak menentu, dan kenaikan harga input produksi. Strategi yang paling tepat untuk diterapkan berdasarkan analisis SWOT adalah strategi Strength-Opportunity (SO), dengan fokus pada pemanfaatan kekuatan internal untuk meraih peluang eksternal, seperti peningkatan volume dan kualitas produksi, serta diversifikasi produk olahan. Penelitian ini merekomendasikan peremajaan tanaman, peningkatan kapasitas petani, dan kolaborasi dengan distributor sebagai langkah strategis untuk mendorong peningkatan kesejahteraan petani kakao.</p> <p><em>This study aims to analyze strategies for increasing the income of cocoa farmers in Sipirok Sub-district, South Tapanuli Regency, North Sumatra Province. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving cocoa farmers as the main informants. Data analysis was conducted using the SWOT framework to identify the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced by farmers in managing cocoa farming. The results reveal that farmers possess internal strengths such as land availability, labor force, high selling prices, and broad market access. However, they also face challenges including aging cocoa trees, pest attacks, limited capital, and reliance on traditional farming practices. External opportunities include high market demand and favorable climate and soil conditions, while threats consist of price fluctuations, unpredictable rainfall, and rising costs of agricultural inputs. The most appropriate strategy based on the SWOT analysis is the Strength-Opportunity (SO) strategy, focusing on utilizing internal strengths to seize external opportunities, such as increasing production volume and quality, and diversifying cocoa products. This study recommends the replanting of old trees, capacity building for farmers, and collaboration with distributors as strategic efforts to improve the welfare of cocoa farmers.</em></p> Pebi Soli Hadiansyah, Ariyun Anisah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21611 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 CLASSROOM-BASED ASSESSMENT PRACTICES IN INDONESIAN JUNIOR HIGH SCHOOL EFL CLASSROOMS: A CASE STUDY OF ENGLISH TEACHERS’ FEEDBACK STRATEGIES https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22316 <p><em>This paper present a descriptive Qualitative case study of investigating Classroom based Assessment in Indonesian junior high school students and how the strategies by teacher to give a feedback to students because although teacher and peer feedback, together with required revision, is a common component of the process approach in EFL Classroom,&nbsp; this study aims to identify the types of feedback strategies employed by the teacher and to examine how this practices influence the engagement of students in learning English the participant of this study are one of English teacher through purposive sampling The data were collected using two primary method : semi -structured interview and document analysis of students written assignment along with teacher written feedback. The data were analyzed by using thematic analysis following the six-phase framework proposes by Bram and Clark (2006). The finding reveal five key themes: (1) the teacher’s understanding of classroom-based assessment as a formative, learning-oriented process; (2) the use of multiple feedback forms, including written comments, correction symbols, and verbal feedback; (3) the rationale behind feedback decisions, shaped by student proficiency level, assignment objectives, and time limitations; (4) the positive influence of feedback on student engagement and motivation, particularly when delivered in a supportive and encouraging tone; and (5) challenges encountered in practice, such as time constraints and ensuring students’ comprehension and application of feedback. The finding of this study proposed that effective classroom -Based Feedback in EFL context requires not only a variety of feedback strategies but also sensitivity to students emotional and active engagement with the feedback provided, and also this study contributes practical insights for EFL Teacher to enhance assessment practices in Indonesian teacher junior high school settings.</em></p> Fitri Rahmi, Nur Aisyah Zulkifli Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22316 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI PENGASUHAN INKLUSIF DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21560 <p>Pengasuhan inklusif merupakan pendekatan dalam pendidikan yang bertujuan memberikan kesempatan belajar yang setara bagi semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung perkembangan anak secara optimal, baik dari aspek akademik, sosial, maupun emosional. Namun, masih terdapat kesenjangan antara konsep pendidikan inklusif dengan implementasinya di lapangan, seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya pemahaman guru, serta minimnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi pengasuhan inklusif yang diterapkan di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara semi-terstruktur kepada guru dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi seperti membangun empati, penyesuaian metode pembelajaran, kolaborasi antara guru dan orang tua, penciptaan lingkungan ramah anak, serta pemberian dukungan emosional terbukti efektif dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus. Dengan penerapan strategi yang tepat, anak tidak hanya berkembang secara optimal tetapi juga merasa diterima dan dihargai dalam lingkungan sekolah.<br>Inclusive parenting is an educational approach aimed at providing equal learning oortunities for all children, including those with special needs. The school environment plays a strategic role in supporting children's optimal development in academic, social, and emotional aspects. However, there is still a gap between the concept of inclusive education and its implementation, such as limited facilities, lack of teacher understanding, and weak collaboration between schools and families. This study aims to examine inclusive parenting strategies implemented in schools. The method used is a qualitative approach with semi-structured interviews involving teachers and parents. The results show that strategies such as building empathy, adapting learning methods, collaboration between teachers and parents, creating a child-friendly environment, and providing emotional support are effective in supporting children with special needs. With proper implementation, children can develop optimally and feel accepted and valued in the school environment.</p> Maria Aurelia Siba Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21560 Mon, 01 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN BERTINGKAT, STUDI KASUS PEMBANGUNAN SEKOLAH RAKYAT, KOTA MEDAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22256 <p>Studi ini menganalisis penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Proyek Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Medan, Sumatera Utara. Proyek yang dikaji merupakan proyek konstruksi bangunan gedung yang sedang berada pada tahap pelaksanaan pekerjaan struktur dan arsitektur pada saat observasi dilakukan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi kualitatif yang dilaksanakan selama masa magang. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung di lapangan yang mencakup identifikasi aktivitas kerja berisiko, penggunaan alat pelindung diri (APD), ketersediaan rambu dan fasilitas K3, serta pengawasan dan prosedur kerja.</p> <p>Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat berbagai aktivitas berisiko tinggi seperti pekerjaan di ketinggian, penggunaan alat berat, pengangkatan material, pekerjaan listrik, serta paparan debu dan kebisingan di area kerja. APD seperti helm keselamatan, rompi reflektif, sepatu safety, dan sarung tangan kerja telah tersedia, namun tingkat kepatuhan pekerja dalam penggunaannya masih belum optimal. Selain itu, masih ditemukan kekurangan pada fasilitas K3 seperti rambu keselamatan, titik kumpul, serta pengawasan K3 yang belum berjalan secara maksimal. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan SMK3 pada proyek masih perlu ditingkatkan agar sesuai dengan standar yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan melalui penyediaan fasilitas K3 yang lengkap, peningkatan pengawasan, serta pelaksanaan safety talk secara rutin guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.</p> <p><em>This study analyzes the application of the Occupational Safety and Health Management System (SMK3) in the People's School Development Project in Medan City, North Sumatra. The project under review is a building construction project that is in the stage of implementing structural and architectural work at the time of observation. The research method used was qualitative observation carried out during the internship period. Data was collected through direct observation in the field which included the identification of risky work activities, the use of personal protective equipment (PPE), the availability of K3 signs and facilities, as well as supervision and work procedures. The results of the study showed that there were various high-risk activities such as work at height, heavy equipment use, material lifting, electrical work, and exposure to dust and noise in the work area. PPE such as safety helmets, reflective vests, safety shoes, and work gloves are available, but the level of worker compliance in their use is still not optimal. In addition, there are still shortcomings in K3 facilities such as safety signs, gathering points, and K3 supervision that have not been running optimally. These findings show that the implementation of SMK3 in projects still needs to be improved to comply with applicable standards. Therefore, improvements are needed through the provision of complete K3 facilities, increased supervision, and the implementation of routine safety talks to minimize the risk of work accidents and create a safe and healthy work environment.</em></p> Adry Febrian Sitanggang, Ribka Sebaut Matondang, Sri Wahyuni Simamora, Wedredo Simatupang, Yuni Yolanda, Rizky Simanjuntak Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22256 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 EVALUASI PENGGUNAAN OBAT GIGITAN ULAR PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD Dr. H. SLAMET MARTODIRDJO KABUPATEN PAMEKASAN TAHUN 2025 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22343 <p>Gigitan ular merupakan masalah kesehatan global yang masih sering terjadi di Indonesia, khususnya di wilayah tropis seperti Pamekasan. Penanganan kasus gigitan ular memerlukan penggunaan obat yang tepat dan rasional, namun evaluasi penggunaan obat di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan belum pernah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan obat pada pasien gigitan ular rawat inap berdasarkan parameter tepat indikasi, tepat pasien, tepat obat, tepat dosis, dan tepat rute. Metode yang digunakan adalah deskriptif retrospektif dengan data rekam medis 98 pasien yang memenuhi kriteria inklusi tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan dominasi pasien laki-laki (64,29%), antivenom polivalen merupakan antivenom terbanyak digunakan (38 penggunaan, 1,03%), dan metamizole sebagai obat suportif terbanyak (432 penggunaan, 11,72%). Evaluasi ketepatan antivenom mencapai 100% pada seluruh parameter (indikasi, pasien, dosis, dan rute). Sebaliknya, ketepatan penggunaan obat suportif hanya sebesar 37,76% (37 pasien), dengan 62,24% (61 pasien) tidak tepat akibat penggunaan antibiotik tanpa indikasi infeksi yang jelas. Disimpulkan bahwa penggunaan antivenom telah sesuai pedoman yang berlaku, namun penggunaan obat suportif belum sepenuhnya rasional sehingga perlu peningkatan kepatuhan terhadap pedoman terapi.</p> <p><em>Snakebite remains a serious global health problem, particularly in tropical regions of Indonesia such as Pamekasan. Appropriate and rational drug use is critical in managing snakebite cases, yet no prior drug use evaluation had been conducted at Dr. H. Slamet Martodirdjo Regional General Hospital, Pamekasan. This study aimed to evaluate drug use in hospitalized snakebite patients based on the parameters of correct indication, patient, drug, dose, and route. A descriptive retrospective method was applied using medical records of 98 eligible patients from 2025. Results showed a predominance of male patients (64.29%), with polyvalent snake antivenom as the most used antivenom (38 uses, 1.03%) and metamizole as the most dominant supportive drug (432 uses, 11.72%). Antivenom use achieved 100% appropriateness across all parameters (indication, patient, dose, and route). Conversely, supportive drug appropriateness was only 37.76% (37 patients), with 62.24% (61 patients) deemed inappropriate due primarily to antibiotic use without clear infection indication. In conclusion, antivenom use was guideline-compliant, while supportive drug use was not fully rational, underscoring the need for improved adherence to therapeutic guidelines.</em></p> Agustina Wulandari, Lisa Narulita, Taufikurrahman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22343 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 DAMPAK PENUTUPAN SELAT HORMUZ 2026 TERHADAP KEAMANAN PASOKAN MINYAK DI KAWASAN TIMUR TENGAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21471 <p>Selat Hormuz merupakan chokepoint energi paling kritis di dunia, dengan sekitar 20–27 persen perdagangan minyak maritim global melewati jalur ini setiap harinya. Eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026 melalui Operasi Epic Fury telah memicu penutupan aktual Selat Hormuz oleh Iran sejak 4 Maret 2026, menjadikannya gangguan pasokan energi terbesar dalam sejarah pasar minyak global. Meskipun sejumlah kajian terdahulu telah membahas risiko penutupan Selat Hormuz secara hipotetis, belum terdapat penelitian yang secara spesifik menganalisis dampak penutupan aktual tahun 2026 terhadap keamanan pasokan minyak di kawasan Timur Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penutupan Selat Hormuz 2026 berdampak terhadap keamanan pasokan minyak negara-negara produsen di kawasan Timur Tengah, khususnya Arab Saudi, Kuwait, Irak, dan Qatar, dengan menggunakan perspektif Realisme Struktural Kenneth Waltz. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutupan Selat Hormuz 2026 menyebabkan penurunan ekspor minyak kawasan hingga 10 juta barel per hari, lonjakan harga minyak melampaui 100 dolar AS per barel, kerusakan infrastruktur energi utama, serta mengekspos kerentanan struktural kawasan. Dalam perspektif Realisme Struktural, penutupan ini merupakan tindakan rasional Iran sebagai respons terhadap anarki sistem internasional dan upaya mempertahankan posisi relatifnya dalam distribusi kekuasaan global.</p> <p><em>The Strait of Hormuz is the world’s most critical energy chokepoint, with approximately 20–27 percent of global seaborne oil trade passing through it daily. The escalation of conflict between the United States, Israel, and Iran beginning on February 28, 2026, through Operation Epic Fury triggered Iran’s actual closure of the Strait of Hormuz on March 4, 2026, making it the largest energy supply disruption in the history of the global oil market. While previous studies have addressed the risk of Strait of Hormuz closure hypothetically, no research has specifically analyzed the actual impact of the 2026 closure on oil supply security within the Middle East region. This study aims to analyze how the 2026 Strait of Hormuz closure has impacted oil supply security among producing countries in the Middle East, particularly Saudi Arabia, Kuwait, Iraq, and Qatar, using Kenneth Waltz’s Structural Realism perspective. A qualitative descriptive method was employed through literature review and document analysis. The findings indicate that the 2026 closure caused regional oil exports to decline by up to 10 million barrels per day, oil prices surging beyond 100 USD per barrel, damage to major energy infrastructure, and the exposure of structural vulnerabilities in the region. From the Structural Realism perspective, Iran’s closure is a rational response to the anarchic structure of the international system and an effort to preserve its relative power position in global power distribution. </em></p> Deni Hermawan, Ismah Khodimatus Sholihah, Ujang Muhram, Septianis Afipah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21471 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI GAGASAN POKOK DALAM TEKS NARATIF FABEL OLEH SISWA KELAS VII (i) SMP NEGERI 5 KOTA KUPANG TAHUN PELAJARAN 2025/2026 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21600 <p>Skripsi ini berjudul “Kemampuan Mengidentifikasi Gagasan Pokok dalam Teks Naratif Fabel oleh Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026” oleh Arni Talan, yang dibimbing oleh Ona Diana Bani, S.Pd., M.Hum. Selaku pembimbing I, dan John Darwis Fallo, S.Pd., M.Pd. Selaku pembimbing II. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu bagaimana kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam mengidentifikasi gagasan pokok pada teks naratif fabel. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam mengidentifikasi gagasan pokok pada teks naratif fabel. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan normatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa siswa yang memperoleh predikat sangat baik berjumlah 11 orang atau 36,7%, predikat baik berjumlah 11 orang atau 36,7%, predikat cukup berjumlah 7 orang atau 23,3%, dan predikat kurang berjumlah 5 orang atau 3,3%. Berdasarkan judul teks naratif fabel tentang “Perjalanan Si Kura-Kura” maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kota Kupang Tahun Pelajaran 2025/2026 dalam mengidentifikasi gagasan pokok pada teks naratif fabel tergolong baik dan mencapai harapan.</p> <p><em>This thesis is entitled "The Ability to Identify Main Ideas in Fable Narrative Texts by Grade VIII Students of SMP Negeri 5 Kota Kupang in the 2025/2026 Academic Year" by Arni Talan, supervised by Ona Diana Bani, S.Pd., M.Hum. As the first supervisor, and John Darwis Fallo, S.Pd., M.Pd. As the second supervisor. The problem raised in this study is how the ability of grade VIII students of SMP Negeri 5 Kota Kupang in the 2025/2026 Academic Year in identifying the main ideas in fable narrative texts. The purpose of this study is to describe the ability of grade VIII students of SMP Negeri 5 Kota Kupang in the 2025/2026 Academic Year in identifying the main ideas in fable narrative texts. The approach used in this study is a normative approach. The method used in this study is qualitative.&nbsp; Based on the research results and discussion, it was shown that 11 students (36.7%) received excellent grades, 11 (36.7%) received good grades, 7 (23.3%) received fair grades, and 5 (3.3%) received poor grades. Based on the title of the narrative fable text, "The Journey of the Turtle," it can be concluded that the ability of eighth-grade students at SMP Negeri 5 Kupang City in the 2025/2026 academic year to identify the main idea in narrative fable texts is considered good and meets expectations.</em></p> Arni Talan, Ona Diana Bani, John Darwis Fallo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21600 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 BETWEEN POLICY AND PRACTICE: A QUALITATIVE CASE STUDY OF ASSESSMENT LITERACY IN AN INDONESIAN PRIMARY EFL CLASSROOM UNDER THE MERDEKA CURRICULUM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22313 <p><em>When Indonesia launched the Merdeka Curriculum in 2022, it asked primary school English teachers to do something genuinely difficult: replace the familiar rhythms of summative testing with ongoing, dialogic, learner-centred assessment&nbsp; in classes of thirty-five students, with two forty-minute periods per week, and without meaningful professional development support. This study asks what that ask actually looks like from inside a classroom. Drawing on a qualitative single-case study of one experienced primary EFL teacher (Teacher A) in an urban Indonesian elementary school, it investigates how she understands, enacts, and adapts assessment practice under the Merdeka Curriculum. Data were generated through three semi-structured interviews, eight non-participant classroom observations, and systematic document analysis over a six-week period, and analysed using Braun and Clarke's (2022) reflexive thematic analysis framework. Three themes emerged: a structural divergence between Teacher A's formative assessment convictions and the summative logic embedded in school reporting; significant socio-contextual constraints large classes, absent rubric resources, and developmentally complex affective demands that shape her assessment design; and a repertoire of pragmatic adaptive strategies through which she improvises formative intent within systemic limitations. The findings extend existing frameworks of teacher assessment literacy (TAL) by proposing a third dimension assessment improvisation that captures how experienced teachers perform assessment competence under resource constraint. Practically, the study provides granular evidence that the Merdeka Curriculum's formative agenda cannot be realised without structural reform of school-level reporting systems and sustained, context-specific professional development for primary EFL practitioners.</em></p> Ananda Suraiya Ramdani, Nur Aisyah Zulkifli Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22313 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIAL PEMBUATAN TUSUK DASAR HIAS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMK 1 BERINGIN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21537 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh siswa yang masih belum mencapai KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran) pada materi tusuk dasar hias, siswa kesulitan dalam mengikuti langkah-langkah pembuatan tusuk dasar hias Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui hasil belajar pembuatan tusuk hias yang menggunakan media pembelajaran video tutorial pada siswa kelas X di SMK Negeri 1 Beringin. (2) Untuk mengetahui hasil belajar pembuatan tusuk hias tanpa menggunakan media pembelajaran video tutorial pada siswa kelas X di SMK Negeri 1 Beringin.(3) Untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pembelajaran video tutorial terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMK Negeri 1 Beringin.Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain penelitian <em>Postest Only Control Group Design </em>.Hasil penelitian diperoleh hasil belajar pembuatan tusuk dasar hias yang diajarkan menggunakan video tutorial diperoleh nilai rata-rata sebesar 81,75.Sedangkan nilai rata-rata hasil belajar yang diberikan pembelajaran konvemsional pada kelas kontrol sebesar 70,56. Hasil uji hipotesis pada kelas yang menggunakan media pembelajaran video tutorial yang diperoleh untuk hasil belajar 6,39 sehingga t<sub>hitung</sub> &gt; t<sub>tabel</sub> (6,39 &gt; 1,697),sehingga H<sub>a</sub>diterima dan H<sub>0</sub> ditolak yang artinya terdapat pengaruh yang positif dan signifikan pada penggunaan media video tutorial terhadap hasil praktik pembuatan tusuk dasar hias.</p> <p><em>This research is motivated by students who have not yet achieved the KKTP (Criteria for Achieving Learning Objectives) on the basic decorative stitch material, students have difficulty in following the steps for making basic decorative stitches. This research aims (1) To find out the learning outcomes of making decorative stitches using video tutorial learning media for class X students at SMK Negeri 1 Beringin. (2) To find out the learning outcomes of making decorative stitches without using video tutorial learning media for class X students at SMK Negeri 1 Beringin. (3) To find out the effect of using video tutorial learning media on the learning outcomes of class X students at SMK Negeri 1 Beringin. This research uses a quasi-experimental research design with a Posttest Only Control Group Design. The results of the study obtained the learning outcomes of making basic decorative stitches taught using video tutorials obtained an average value of 81.75. While the average value of learning outcomes given conventional learning in the control class was 70.56. The results of the hypothesis test in the class using video tutorial learning media obtained a learning outcome of 6.39, so that t count &gt; t table (6.39 &gt; 1.697), so that Hadi is accepted and H0 is rejected, meaning there is a positive and significant influence of the use of video tutorial media on the results of the practice of making basic decorative stitches.</em></p> Penina Juliarni M. S, Nining Tristantie Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21537 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN MOBILISASI PROGRESIF TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PASIEN INTENSIVE CARE UNIT RSUD PANDAN ARANG BOYOLALI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21843 <p>Latar Belakang: Pasien kritis yang dirawat di ICU umumnya mengalami imobilisasi yang dapat menyebabkan ketidakstabilan hemodinamik dan meningkatkan risiko komplikasi. Mobilisasi progresif menjadi intervensi keperawatan yang dilakukan secara bertahap, sesuai toleransi pasien. Pendekatan ini terbukti mampu menstimulasi sistem kardiovaskular secara fisiologis, meningkatkan venous return, memperbaiki curah jantung, serta mengoptimalkan perfusi jaringan sehingga berimplikasi langsung terhadap stabilitas hemodinamik pasien ICU.&nbsp; Tujuan: Mengetahui perbaikan status hemodinamik setelah dilakukan mobilisasi progresif terhadap pasien ICU. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus melalui proses asuhan keperawatan. Subjek penelitian 2 pasien ICU RSUD Pandan Arang Boyolali. Pengukuran dilakukan terhadap parameter hemodinamik meliputi TD, MAP, nadi, RR, dan SpO₂ sebelum dan sesudah penerapan mobilisasi progresif yang dilakukan 2x sehari 15 menit selama 3 hari. Hasil: Terdapat perbaikan status hemodinamik. Pada Ny. D TD menjadi 125/76 mmHg, MAP 92 mmHg, nadi 87 kali/menit, RR 22 kali/menit, dan SpO₂ 99%. Pada Tn. K TD menjadi 113/59 mmHg, MAP 77 mmHg, nadi 69 kali/menit, RR 22 kali/menit, dan SpO₂ 100%. Kesimpulan: Mobilisasi progresif menujukkan perbaikan terhadap status hemodinamik pasien ICU dapat dilihat dengan penurunan tekanan darah, penurunan nilai Mean Arterial Pressure (MAP), stabilisasi frekuensi nadi, serta peningkatan saturasi oksigen.</p> <p><em>Background: Critically ill patients in the Intensive Care Unit (ICU) often experience immobilization, which may lead to hemodynamic instability and increased risk of complications. Progressive mobilization, performed in stages according to patient tolerance, can physiologically stimulate the cardiovascular system, enhance venous return, improve cardiac output, and optimize tissue perfusion, thereby supporting hemodynamic stability. Objective: To determine the effectiveness of progressive mobilization on the hemodynamic status of ICU patients. Methods: This study used a descriptive method with a case study approach through the nursing care process. The subjects were two ICU patients at RSUD Pandan Arang Boyolali. Hemodynamic parameters, including blood pressure (BP), Mean Arterial Pressure (MAP), heart rate (HR), respiratory rate (RR), and oxygen saturation (SpO₂), were measured before and after progressive mobilization, which was conducted twice daily for 15 minutes over three days. Results: Hemodynamic status improved in both patients. Mrs. D showed BP 125/76 mmHg, MAP 92 mmHg, HR 87 beats/minute, RR 22 breaths/minute, and SpO₂ 99%. Mr. K showed BP 113/59 mmHg, MAP 77 mmHg, HR 69 beats/minute, RR 22 breaths/minute, and SpO₂ 100%. Conclusion: Progressive mobilization improved hemodynamic status, indicated by reduced BP and MAP, stabilized HR, and increased oxygen saturation.</em></p> Ashifa Miftakhul Fatwa, Fida’ Husain, Panggah Widodo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21843 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI PENGGUNAAN SLIP-RESISTANT FOOTWEAR SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN RISIKO JATUH PADA LANSIA DI UPT PSTW JEMBER https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22338 <p>Latar Belakang: Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami jatuh akibat proses penuaan yang menyebabkan penurunan fungsi fisik, keseimbangan, dan kekuatan otot. Risiko jatuh juga dapat dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti lantai licin dan penggunaan alas kaki yang kurang memiliki daya cengkeram. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk membantu menurunkan risiko jatuh pada lansia adalah penggunaan slip-resistant footwear. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penggunaan slip-resistant footwear sebagai upaya pencegahan risiko jatuh pada lansia di UPT PSTW Jember.Metode : Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan subjek tiga orang lansia yang memiliki risiko jatuh berdasarkan hasil Timed Up and Go Test (TUG Test) &gt;14 detik serta memiliki riwayat terpeleset. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi keperawatan, dan pemeriksaan TUG Test. Intervensi yang diberikan berupa implementasi penggunaan slip-resistant footwear pada lansia selama periode observasi.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah dilakukan implementasi penggunaan slip-resistant footwear terjadi penurunan waktu TUG Test pada seluruh responden. Responden 1 mengalami penurunan dari 15 detik menjadi 13 detik, responden 2 dari 16 detik menjadi 14 detik, dan responden 3 dari 15 detik menjadi 13 detik. Selain itu, seluruh responden tampak lebih stabil saat berjalan, tidak mengalami kejadian terpeleset selama observasi, serta merasa lebih aman saat melakukan mobilisasi. Hasil observasi menunjukkan bahwa penggunaan slip-resistant footwear membantu meningkatkan stabilitas berjalan dan menurunkan risiko jatuh pada lansia.</p> <p><em>Background: Older adults are a population group at high risk of falling due to the aging process, which leads to a decline in physical function, balance, and muscle strength. The risk of falling can also be influenced by environmental factors such as slippery floors and footwear with poor traction. One non-pharmacological measure that can be taken to help reduce the risk of falls among older adults is the use of slip-resistant footwear.Objective : This study aims to describe the implementation of slip-resistant footwear as a measure to prevent falls among the elderly at the Jember PSTW Unit.Methode : This study employed a case study design with three elderly participants who were at risk of falling based on a Timed Up and Go Test (TUG Test) result of &gt;14 seconds and a history of slipping. Data were collected through interviews, observations, nursing documentation, and TUG Test assessments. The intervention consisted of having the elderly participants wear slip-resistant footwear during the observation period.Results : The results of the study showed that after the implementation of slip-resistant footwear, there was a decrease in TUG Test times among all participants. Participant 1 saw a decrease from 15 seconds to 13 seconds, Participant 2 from 16 seconds to 14 seconds, and Participant 3 from 15 seconds to 13 seconds. Additionally, all participants appeared more stable while walking, did not experience any slips during observation, and felt safer during mobility activities. The observation results indicate that the use of slip-resistant footwear helps improve walking stability and reduce the risk of falls among the elderly</em></p> Afi Yusrina, Dwi Yunita Haryanti Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22338 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 OPTIMALISASI PENEMUAN KASUS TBC MELALUI INVESTIGASI KONTAK SERUMAH BERBASIS KOMUNITAS https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21591 <p>Indonesia merupakan negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia, dengan estimasi 539.000 kasus baru per tahun. Di Kabupaten Ngawi untuk penemuan kasus TBC yang ditemukan mulai tahun 2023 sd 2025 mulai dari 1.253 kasus naik menjadi 1.364 kasus, naik menjadi 1.432 kasus&nbsp; dan mengalami kenaikan Meskipun pengobatan tersedia, banyak kasus tidak terdeteksi (under-reported), menyebabkan penularan terus berlanjut. Policy brief ini merekomendasikan penguatan investigasi kontak serumah (kontak erat) oleh kader kesehatan dan pemanfaatan dana desa untuk deteksi dini TB Laten (ILTB) guna memutus mata rantai penularan</p> Endah Sulistiyo Wahyuni Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21591 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENERAPAN PEMBELAJARAN SAINS BERBASIS EKSPERIMEN PADA ANAK USIA 5–6 TAHUN DI TK KEMALA BHAYANGKARI RUTENG https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22293 <p>Pembelajaran sains pada anak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan kognitif, rasa ingin tahu, serta keterampilan proses sains anak. Pada usia 5–6 tahun, anak berada pada tahap perkembangan operasional konkret, sehingga membutuhkan pengalaman belajar yang bersifat langsung dan menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Penerapan pembelajaran sains berbasis eksperimen pada anak usia 5–6 tahun di TK Kemala Bhayangkari Ruteng. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan hasil kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran sains melalui kegiatan eksperimen sederhana, seperti percobaan “planet-planet kecil” menggunakan susu, pewarna makanan, dan minyak goreng, dapat meningkatkan keaktifan, rasa ingin tahu, serta kemampuan anak dalam mengamati dan memahami konsep sains sederhana. Terjadi peningkatan perkembangan anak dari kategori Belum Berkembang (BB) menjadi Berkembang Sangat Baik (BSB). Dengan demikian, pembelajaran sains berbasis eksperimen efektif diterapkan pada anak usia dini karena mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna, menarik, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak.</p> Jekliani Angli Warman Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22293 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN ANAK USIA DINI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21526 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka melalui pendekatan pembelajaran deep learning dalam meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap guru PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan deep learning dilakukan melalui penciptaan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, penggunaan materi yang kontekstual, serta penerapan pembelajaran yang berpusat pada anak. Guru melibatkan anak secara aktif melalui pertanyaan pemantik, pemberian kesempatan belajar mandiri, serta kegiatan refleksi untuk mendorong regulasi diri. Strategi pendukung dilakukan dengan penyediaan fasilitas pembelajaran sesuai kebutuhan setiap sentra. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan semangat belajar, keaktifan, serta kemampuan anak dalam mengkomunikasikan pengalaman belajar. Penilaian dilakukan menggunakan checklist perkembangan anak. Dalam implementasinya, tidak ditemukan kendala yang signifikan. Dengan demikian, integrasi Kurikulum Merdeka dan pembelajaran deep learning mampu meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini secara bermakna dan holistik.</p> <p><em>This study aims to explore the implementation of the Merdeka Curriculum through a deep learning approach in improving the quality of early childhood education. This research employs a qualitative descriptive method, with data collected through interviews and observations involving early childhood teachers. The findings reveal that deep learning is implemented by creating a safe and supportive learning environment, delivering contextual learning materials, and applying child-centered learning practices. Teachers facilitate children's engagement through stimulating questions, independent task opportunities, and reflective activities that encourage self-regulation. Supporting strategies include the provision of learning facilities adapted to each learning center, such as recycled materials and creative tools. The results indicate significant improvements in children's enthusiasm, participation, and ability to communicate their learning experiences. Assessment is conducted using checklist-based evaluations to monitor children's development. Interestingly, no major challenges were identified in implementing this approach. Therefore, the integration of the Merdeka Curriculum and deep learning contributes positively to enhancing meaningful, active, and reflective learning experiences in early childhood education. </em></p> Maria Yelsi Fukayo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21526 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MELALUI PERSPEKTIF SOSIOKULTURAL DI KELAS II SD ASISI PEMATANGSIANTAR https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21681 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendidikan karakter siswa kelas II SD ASISI Pematangsiantar melalui perspektif sosiokultural. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas II SD ASISI Pematangsiantar. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara singkat dengan guru, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendidikan karakter di kelas II SD ASISI Pematangsiantar sudah berjalan dengan kategori baik, terutama pada indikator disiplin dan saling menghargai; (2) dari perspektif sosiokultural, pembentukan karakter siswa sangat dipengaruhi oleh interaksi sosial antara guru dan siswa, kesepakatan kelas sebagai alat budaya (cultural tool), serta lingkungan belajar yang tersedia (rekaman waktu, pojok baca); (3) kendala utama yang dihadapi adalah kenyamanan siswa yang belum optimal karena ketidaktepatan penggunaan media pembelajaran; (4) guru telah menerapkan prinsip sosiokultural melalui kesepakatan kelas dan apersepsi kisah nyata, tetapi masih perlu meningkatkan scaffolding untuk karakter saling menghargai. Simpulan penelitian ini adalah bahwa perspektif sosiokultural dapat menjelaskan bagaimana interaksi sosial dan alat budaya di kelas II SD ASISI Pematangsiantar membentuk karakter siswa, meskipun masih ditemukan kendala yang perlu diremediasi.</p> Mangasi Malatua, Ruth Yuni Lisa Simangunsong, Melita Ndruru, Erlinda Hutabarat, Nayla Maharani, Fadilany Sinaga, Leni Margaretha Sitindaon Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21681 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH KESIBUKAN ORGANISASI TERHADAP FENOMENA EMPTY SHELL FAMILY PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SUMATERA UTARA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22332 <p>Fenomena empty shell family atau keluarga “selaput kosong” merupakan kondisi di mana sebuah unit keluarga tetap bertahan secara administratif, namun mengalami degradasi kualitas relasional akibat hilangnya kedekatan emosional dan interaksi yang bermakna antar anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesibukan organisasi terhadap munculnya fenomena tersebut pada mahasiswa aktif organisasi di Universitas Sumatera Utara. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden. Analisis penelitian ini didasarkan pada kerangka teori empty shell family dari William J. Goode, yang memandang keluarga sebagai unit yang tetap utuh namun mengalami kekosongan dalam fungsi emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas kegiatan organisasi yang tinggi memicu role strain pada mahasiswa, yang berdampak pada pola komunikasi keluarga dari yang bersifat intim dan ekspresif menjadi lebih teknis atau instrumental. Meskipun terjadi pelemahan dukungan emosional di lingkungan domestik karena mahasiswa cenderung lebih merasa terhubung dengan lingkungan organisasi, mahasiswa tetap berupaya melakukan strategi adaptasi seperti manajemen kehadiran yang intensional dan transparansi proaktif untuk menjaga keharmonisan keluarga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa fenomena empty shell family pada mahasiswa bersifat situasional dan dapat dimitigasi selama terdapat kesadaran individu untuk tetap memberikan kehadiran emosional yang berkualitas di tengah tuntutan kesibukan organisasi.</p> Hairani Siregar, Nejla Assyifa Munthe, Aisyah Muthiah Nuri, nadinesinuhaji12@gmail.com Sinuhaji Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22332 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 STRATEGI GURU DALAM PENERAPAN LITERASI PADA PEMBIASAAN PAGI HARI UNTUK MEMOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI 2 DANGIN PURI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21580 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembiasaan pagi hari, meliputi perencanaan dan pelaksanaan, kendala yang dihadapi guru, serta implikasi penerapan strategi literasi terhadap motivasi belajar siswa di SD Negeri 2 Dangin Puri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian adalah guru di SD Negeri 2 Dangin Puri, sedangkan objek penelitian adalah strategi literasi pada pembiasaan pagi hari. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan pagi hari dilaksanakan secara rutin, terstruktur, dan berkelanjutan sebagai bagian dari budaya sekolah. Perencanaan kegiatan dilakukan oleh guru secara bergantian melalui sistem piket dengan waktu pelaksanaan yang konsisten setiap pagi, serta kegiatan literasi yang bervariasi dan disesuaikan dengan karakteristik siswa. Pelaksanaan pembiasaan pagi hari meliputi kegiatan membaca, menyimak, permainan literasi, diskusi ringan, dan aktivitas tematik yang bertujuan menumbuhkan minat baca serta kesiapan belajar siswa. Kendala yang dihadapi guru meliputi keterbatasan waktu, fasilitas bacaan, dan kondisi cuaca, namun dapat diatasi melalui metode pembelajaran yang kreatif, pengelolaan waktu yang efektif, serta kerja sama dengan orang tua dalam mendukung kegiatan literasi di rumah. Implikasi penerapan strategi literasi menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar siswa, kesiapan mental, kepercayaan diri, serta terbentuknya kebiasaan belajar yang positif. Dengan demikian, pembiasaan literasi pagi berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa di sekolah dasar.</p> <p><em>This study aims to describe the process of morning habituation activities, including planning and implementation, the challenges faced by teachers, and the implications of implementing literacy strategies on students’ learning motivation at SD Negeri 2 Dangin Puri. This research used a qualitative approach with a descriptive research design. The subjects of this study were teachers at SD Negeri 2 Dangin Puri, while the object was the literacy strategy in morning habituation activities. Data collection techniques were conducted through interviews, observations, and documentation. Data analysis was carried out through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study indicate that morning habituation activities are carried out routinely, systematically, and continuously as part of the school culture. The planning of activities is conducted by teachers alternately through a duty schedule system with consistent implementation time every morning, and literacy activities are designed in varied forms according to students’ characteristics. The implementation includes reading, listening, literacy-based games, light discussions, and thematic activities aimed at improving students’ reading interest and learning readiness. The challenges faced by teachers include limited time, limited reading materials, and weather conditions; however, these can be overcome through creative teaching methods, effective time management, and collaboration with parents in supporting literacy activities at home. The implementation of literacy strategies shows positive implications, including increased students’ learning motivation, mental readiness, self-confidence, and the formation of positive learning habits. Therefore, literacy-based morning habituation plays an important role in enhancing students’ learning motivation in elementary school.</em></p> Luh Nyoman Sri Ary Setyaningsih, Ni Nyoman Perni, Gusti Ayu Agung Riesa Mahendradhani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21580 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS PENINGKATAN KREATIVITAS MASYARAKAT UNTUK MEWUJUDKAN EKONOMI BERKELANJUTAN DESA PURBA BARU KECAMATAN LEMBAH SORIK MARAPI KABUPATEN MANDAILING NATAL https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22284 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ketergantungan ekonomi masyarakat Desa Purba Baru terhadap aktivitas Pondok Pesantren Musthafawiyah. Ketika kegiatan pesantren menurun, pendapatan masyarakat juga ikut berfluktuasi apa bila Pesantren libur pendapatan masyarakat turun. Kondisi ini menunjukkan lemahnya daya tahan ekonomi masyarakat dan rendahnya kreativitas dalam mengembangkan usaha mandiri. Maka dengan melihat realitas diatas, penulis tertarik untuk mengkaji dan mengangkat permasalahan tersebut ke dalam sebuah skripsi dengan judul “analisis peningkatan kreativitas masyarakat dalam mewujudkan ekonomi berkelanjutan di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal”.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana peningkatan kreativitas masyarakat dapat mewujudkan ekonomi berkelanjutan di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data. Data yang digunakan adalah data primer, dan data sekunder yang diperoleh dari responden melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Purba Baru mulai menunjukkan kreativitas dalam mengembangkan berbagai usaha kecil seperti perdagangan makanan, jasa laundry, warung kopi, dan pertanian karet. Namun, sebagian besar usaha masih bersifat mengikuti dan belum berinovasi dan kreatif secara mandiri. Dan masayarakat juga menunjukkan&nbsp; semangat dalam gotong royong&nbsp; dan mulai mencari penghasilan lain diluar Pondok Pesantren. Namun demikian&nbsp; ketergantungan ekonomi terhadap kegiatan Pondok Pesantren masih tinggi menyebabkan pendapatan masyarakat tidak stabil, terutama saat musim libur santri. Upaya peningkatan kreativitas telah dilakukan melalui pelatihan dan pemberdayaan masyarakat, namun belum berjalan maksimal karena minimnya pendampingan dan motivasi, faktor penghambatnya antara lain keterbatasan modal, dalam membuka usaha baru, minimnya pelatihan kewirausahaan, dan kurangnya inovasi mengembangkan&nbsp; produk. Dalam hal ini dukungan infrstuktur desa menjadi faktor penting dalam dalam kemandirian masyarakat dalam mengembangkan ekonomi berkelanjutan.</p> <p><em>This research is motivated by the economic dependence of the Purba Baru Village community on the activities of the Musthafawiyah Islamic Boarding School. When the Islamic boarding school's activities decline, community income also fluctuates. When the Islamic boarding school closes, community income decreases. This condition indicates the community's weak economic resilience and low creativity in developing independent businesses. Therefore, considering the above reality, the author is interested in examining and addressing this issue in a thesis entitled "Analysis of Increasing Community Creativity in Achieving a Sustainable Economy in Purba Baru Village, Lembah Sorik Marapi District, Mandailing Natal Regency." The purpose of this study is to determine and analyze how increasing community creativity can achieve a sustainable economy in Purba Baru Village, Lembah Sorik Marapi District, Mandailing Natal Regency. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques.&nbsp; The data used were primary data and secondary data obtained from respondents through observation, interviews, and documentation. The results of the study indicate that the people of Purba Baru Village are beginning to show creativity in developing various small businesses such as food trading, laundry services, coffee shops, and rubber farming. However, most businesses are still follow-the-line and have not yet innovated and developed independently. The community also demonstrates a spirit of mutual cooperation and is beginning to seek alternative sources of income outside the Islamic boarding school. However, economic dependence on Islamic boarding school activities remains high, resulting in unstable incomes, especially during the student holidays. Efforts to increase creativity have been undertaken through training and community empowerment, but have not been optimal due to a lack of mentoring and motivation. Other inhibiting factors include limited capital in starting new businesses, a lack of entrepreneurship training, and a lack of innovation in product development.&nbsp; In this case, village infrastructure support is a crucial factor in community independence in developing a sustainable economy.</em></p> Ahmad Bais Nasution, Baginda Parsaulian Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22284 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL TERHADAP MINAT DAN MOTIVASI BELAJAR ANAK USIA DINI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22615 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran digital terhadap minat dan motivasi belajar anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji berbagai artikel ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Proses penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perumusan pertanyaan penelitian, pencarian dan seleksi artikel, analisis data, serta interpretasi hasil. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital memiliki pengaruh yang signifikan dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar anak usia dini. Penggunaan media seperti video interaktif, game edukatif, dan aplikasi pembelajaran mampu menarik perhatian anak, meningkatkan fokus, serta menumbuhkan rasa ingin tahu. Selain itu, media digital juga membantu meningkatkan rasa percaya diri dan kegigihan anak dalam menyelesaikan tugas melalui adanya umpan balik dan sistem penghargaan. Namun demikian, penggunaan media digital juga memiliki dampak negatif apabila tidak digunakan secara bijak, seperti risiko kecanduan gadget, berkurangnya interaksi sosial, serta gangguan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan peran guru dan orang tua dalam mengontrol dan mengarahkan penggunaan media digital agar tetap seimbang dan sesuai dengan tahap perkembangan anak. Kesimpulannya, media pembelajaran digital dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan minat dan motivasi belajar anak usia dini apabila digunakan secara tepat dan terarah.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of digital learning media on early childhood learning interest and motivation. The method used in this research is a Systematic Literature Review (SLR) by examining various scientific articles relevant to the research topic. The research process includes several stages, namely formulating research questions, searching and selecting articles, analyzing data, and interpreting the findings. The results show that digital learning media have a significant impact on improving children's learning interest and motivation. The use of media such as interactive videos, educational games, and learning applications can attract children's attention, increase focus, and stimulatecuriosity. In addition, digital media also help improve children's self-confidence and persistence in completing tasks through feedback and reward systems. However, the use of digital media also has negative impacts if not used wisely, such as the risk of gadget addiction, reduced social interaction, and health issues. Therefore, the role of teachers and parents is crucial in controlling and guiding the use of digital media to ensure it is balanced and appropriate to children's developmental stages.In conclusion, digital learning media can be an effective tool to enhance early childhood learning interest and motivation when used properly and appropriately.</em></p> Angela Sariana Yuni Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22615 Sat, 06 Jun 2026 00:00:00 +0000 ANALISIS KELAYAKAN MATERIAL QUARY WAI HANUA DESA MURNATEN SEBAGAI CAMPURAN AC-WC RUAS JALAN PIRU-SP ETI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21511 <p>Quarry Wai Hanua merupakan salah satu quarry yang berada pada kabupaten seram bagian barat. Material yang di ambil dari sungai Wai Hanua ini dipakai untuk pekerjaan Peningkatan Kapasitas Struktur Jalan. Dalam penelitian ini akan dilakukan Uji kelayakan material yang berupa Batu pecah 5-10, Batu pecah 10-20, Pasir dan Abu Batu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik dari material quarry wai hanua sebagai agregat untuk campuran aspahlt concrete-wearing course pada pekerjaan jalan. Penelitian ini dilakukan pada Laboratorium Aspal, Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Ambon. Dengan mengacu pada Spesifikasi Bina Marga, 2018 Revisi 2. Berdasarkan hasil pemeriksaan material quarry wai hanua diperoleh: nilai abrasi sebesar 29,80%, berat jenis dan penyerapan agregat kasar yang terdiri dari berat jenis (bulk) 2,63, berat jenis (SSD) 2,70, berat jenis (apparent) 2,81, dan penyerapan 2,44%, berat jenis dan penyerapan agregat halus yang terdiri dari berat jenis (bulk) 2,50, berat jenis (SSD) 2,56, berat jenis (apparent) 2,67, dan penyerapan 2,54%, komposisi masing –masing batu pecah ukuran 10-20 mm sebesar 27%, batu pecah uk. 5-10mm sebesar 15%, pasir sebesar 6%, dan abu batu sebesar 52%. Karakteristik Marshall pada kadar optimum sebesar 5,5%. Dari hasil analisis&nbsp; karakteristik marshall pada KAO didapatkan nilai VIM 3,36%, VMA 4,18%, VFB 80,22%, Flow 3,85 mm, Stabilitas 1733 kg/mm. Mengacu pada spesifikasi Bina Marga 2018 maka material quarry wai hanua layak dan memenuhi syarat untuk dijadikan material agregat campuran AC-WC.</p> <p><em>Wai Hanua Quarry is one of the quarries located in the western part of Seram district. The material taken from the Wai Hanua river is used for road structure capacity improvement works. This research will conduct feasibility testing of materials in the form of crushed stone 5-10, crushed stone 10-20, sand, and stone dust. The purpose of this research is to determine the physical properties of the Wai Hanua quarry materials as aggregates for asphalt concrete-wearing course mixture in road works.This research is conducted at the Asphalt Laboratory, Civil Engineering Department, Ambon State Polytechnic. Referring to the specifications. Bina Marga, 2018 Revision 2. Based on the results of the material inspection of the Wai Hanua quarry, the following was obtained: an abrasion value of 29.80%, the specific gravity and absorption of coarse aggregate consisting of bulk specific gravity 2.63, SSD specific gravity 2.70, apparent specific gravity 2.81, and absorption 2.44%, the specific gravity and absorption of fine aggregate consisting of bulk specific gravity 2.50, SSD specific gravity 2.56, apparent specific gravity 2.67, and absorption 2.54%, the composition of crushed stone sizes 10-20 mm is 27%, crushed stone size 5-10 mm is 15%, sand is 6%, and stone dust is 52%. The Marshall characteristics at optimum content of 5.5%. From the analysis of the Marshall characteristics at KAO, the values obtained were VIM 3.36%, VMA 4.18%, VFB 80.22%, Flow 3.85 mm, Stability 1733 kg/mm. Referring to the Bina Marga 2018 specifications, the material from the Wai Hanua quarry is suitable and meets the requirements to be used as AC-WC mixed aggregate material. </em></p> Billy Julsep Silawanebessy, Daniel David Marthin Huawae, Juvrianto C. Jacob Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21511 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 GRAMMATICAL ERROR ANALYSIS OF ENGLISH SENTENCES PRODUCED BY ENGLISH EDUCATION STUDENTS AT THE STATE ISLAMIC UNIVERSITY OF NORTH SUMATRA: A CONTRASTIVE STUDY https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21629 <p><em>This study aims to analyze grammatical errors in English sentences produced by English Education students at the State Islamic University of North Sumatra by applying error analysis and contrastive analysis approaches. This research uses a descriptive qualitative method, with data consisting of 20 English sentences written by students. The data were analyzed to identify, classify, and explain the types of grammatical errors as well as their possible causes. The findings reveal that the most frequent errors include subject–verb agreement, verb tense, auxiliary usage, plural forms, article use, prepositions, and word order. From the perspective of error analysis, the errors are categorized into omission, addition, misformation, and misordering, indicating that learners’ errors are systematic and reflect their interlanguage development. Meanwhile, contrastive analysis shows that many of these errors are influenced by structural differences between Indonesian and English, particularly in areas where Indonesian lacks tense marking, subject–verb agreement, articles, and copula verbs. However, some errors are also caused by intralingual factors such as overgeneralization and incomplete understanding of grammatical rules. Therefore, this study highlights the importance of integrating error analysis and contrastive analysis to better understand learners’ difficulties and to improve English teaching strategies, especially for prospective English teachers.</em></p> Dhea Salsabila, Nasywa Faira, Tiara Sani Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21629 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN TERHADAP HASIL BELJAR SISWA KELAS V SDN NAGASARI II https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22321 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi pendidikan terhadap hasil belajar siswa kelas V SDN Nagasari II. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran yang cenderung berlangsung secara konvensional sehingga berdampak pada hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas V A sebagai kelas kontrol yang tidak menggunakan teknologi pendidikan dan kelas V B sebagai kelas eksperimen yang menggunakan teknologi pendidikan dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes berupa pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis dengan independent sample t-test, serta uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen setelah penerapan teknologi pendidikan, namun peningkatan tersebut tidak berbeda secara signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol berdasarkan hasil uji t dengan nilai signifikansi 0,882 (&gt; 0,05). Meskipun demikian, hasil N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memiliki kategori peningkatan yang lebih baik dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi pendidikan belum memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar siswa, tetapi tetap menunjukkan kecenderungan memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.</p> <p><em>This study aims to determine the effect of educational technology use on the learning outcomes of fifth-grade students at SDN Nagasari II. The background of this study is based on the still-low utilization of technology in the learning process, which tends to be conducted conventionally, thereby impacting students’ learning outcomes. This study employs a quantitative approach using an experimental method involving two classes: Class 5A as the control group, which does not use educational technology, and Class 5B as the experimental group, which incorporates educational technology into instruction. Data collection was conducted through pre- and post-tests. Data analysis used descriptive statistical tests, normality tests, homogeneity tests, hypothesis testing with an independent samples t-test, and the N-Gain test. The results of the study indicate that there was an improvement in learning outcomes in the experimental class following the implementation of educational technology; however, this improvement was not significantly different from that of the control class, as determined by a t-test with a significance value of 0.882 (&gt; 0.05). Nevertheless, the N-Gain results show that the experimental class demonstrated a higher level of improvement compared to the control class. Thus, it can be concluded that the use of educational technology has not yet had a significant effect on student learning outcomes, but it still shows a tendency to have a positive impact on improving students’ understanding and engagement in learning.</em></p> Nuur’atikah Mufidah, Nurul Aulia, Siti Nabilah, Muhammad Aly Fadilah, Fawwas Hafish Harsoyo Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22321 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 RELASI KEPENTINGAN NEGARA DAN PERLINDUNGAN INVESTOR SEBAGAI DAYA TARIK INVESTASI: ANALISIS YURIDIS DALAM HUKUM PENANAMAN MODAL DAN HUKUM INVESTASI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21574 <p>Artikel ini mengkaji relasi antara kepentingan negara dalam regulasi penanaman modal dan perlindungan hukum terhadap investor sebagai dua dimensi yang secara bersamaan membentuk daya tarik investasi di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, penelitian ini menganalisis bagaimana hukum penanaman modal Indonesia membangun keseimbangan antara kewenangan regulatif negara yang bersumber dari Pasal 33 UUD 1945 dan prinsip right to regulate dalam hukum investasi internasional, dengan jaminan perlindungan hukum bagi investor sebagaimana diatur dalam UU No. 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepentingan negara dan perlindungan investor bukanlah dua konsep yang saling mengeliminasi, melainkan dua dimensi yang saling menopang dalam membentuk iklim investasi yang kondusif. Keseimbangan tersebut diwujudkan melalui sejumlah instrumen normatif, antara lain penetapan Daftar Prioritas Investasi, sistem perizinan berbasis risiko, pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus, insentif fiskal, serta perjanjian investasi bilateral yang mengakui right to regulate sekaligus menetapkan standar perlindungan minimum bagi investor. Dengan demikian, relasi yang proporsional antara kedua kepentingan tersebut merupakan fondasi utama daya tarik investasi yang berkelanjutan.</p> Ahmad Taqqi Nugraha, Sekar Wangi Raushani P, Mesya Assauma Nurfitrah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21574 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PEMBERDAYAAN SDM PADA UMKM PASAR PAGI PARLUASAN PEMATANGSIANTAR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DAN DAYA SAING USAHA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22258 <p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pasar Pagi Parluasan Pematangsiantar sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan daya saing usaha. UMKM memiliki peran penting dalam perekonomian daerah, namun masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam pengelolaan SDM, kualitas pelayanan, serta kemampuan bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin kompetitif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan SDM melalui pelatihan pelayanan, peningkatan keterampilan komunikasi, pemanfaatan teknologi digital, dan penguatan etos kerja mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen. Selain itu, pemberdayaan SDM juga berdampak pada meningkatnya loyalitas pelanggan, produktivitas usaha, dan kemampuan UMKM dalam menghadapi persaingan pasar. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya tingkat pendidikan pelaku usaha, keterbatasan modal, serta kurangnya akses terhadap pelatihan dan pendampingan usaha. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah, lembaga pendidikan, dan pihak terkait dalam menyediakan program pelatihan dan pengembangan SDM yang berkelanjutan. Dengan adanya pemberdayaan SDM yang optimal, UMKM di Pasar Pagi Parluasan Pematangsiantar diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat daya saing usaha secara berkelanjutan.</p> <p><em>This study aims to analyze human resource (HR) empowerment in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) at Parluasan Morning Market, Pematangsiantar, as an effort to improve service quality and business competitiveness. MSMEs play a significant role in the regional economy, but still face various obstacles, particularly in HR management, service quality, and competitiveness amidst increasingly competitive market developments. The research method used is a qualitative descriptive method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results show that HR empowerment through service training, improving communication skills, utilizing digital technology, and strengthening work ethics can improve the quality of service to consumers. In addition, HR empowerment also has an impact on increasing customer loyalty, business productivity, and the ability of MSMEs to face market competition. Obstacles faced include low levels of education of business actors, limited capital, and lack of access to training and business mentoring. Therefore, support is needed from the government, educational institutions, and related parties in providing sustainable HR training and development programs. With optimal HR empowerment, MSMEs at Parluasan Morning Market, Pematangsiantar are expected to be able to improve service quality and strengthen business competitiveness in a sustainable manner.</em></p> Nadzwa Rinzani, Kristin Fook Mulia Sinaga, Figrachis Zomido Silalahi, Huan Pablo Nopakn Hutajulu, Safiyah Nazuah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22258 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22524 <p>Perkembangan teknologi digital dalam era Society 5.0 menuntut adanya transformasi dalam pendekatan pendidikan, termasuk pada jenjang anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran media digital dalam mendukung proses pembelajaran anak usia dini secara lebih efektif. Metode yang digunakan adalah library research, yaitu dengan menelaah berbagai literatur yang relevan untuk mendapatkan pemahaman komprehensif mengenai topik ini. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, personal, dan kolaboratif. Platform pembelajaran seperti&nbsp; ABCmouse dan Khan Academy Kids menawarkan konten edukatif melalui permainan dan cerita yang menarik, yang membantu anak memahami konsep-konsep dasar dengan cara yang menyenangkan. Namun, penggunaan media digital juga menimbulkan tantangan, seperti kekhawatiran terhadap durasi penggunaan layar dan kualitas konten yang dikonsumsi. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif pendidik dan orang tua dalam mengawasi dan memilih media yang sesuai. Dengan pendekatan yang bijak dan terarah, media digital dapat menjadi sarana edukatif yang efektif dalam mendukung perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak usia dini. Artikel ini membahas evaluasi media pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, termasuk buku, artikel, dan jurnal. Pada fase perkembangan anak usia dini (0-6 tahun), kebutuhan akan pendidikan yang tepat sangat penting untuk mendukung pertumbuhan optimal. Media pembelajaran berfungsi tidak hanya sebagai alat bantu, tetapi juga sebagai pendorong motivasi dan keterlibatan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media yang bervariasi dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dengan cara yang interaktif dan menarik. Evaluasi terhadap media pembelajaran juga penting untuk menentukan efektivitasnya dalam mencapai tujuan pembelajaran. Penelitian ini memberikan rekomendasi mengenai jenis media yang dapat digunakan untuk mendukung perkembangan kognitif anak usia dini. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kualitas pembelajaran di TK Aisyiyah Klodran, seperti guru masih menyampaikan pembelajaran yang monoton, fokus pada membaca dan menulis dan belum mempergunakan salah satu media teknologi dalam pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis video di TK Aisyiyah Klodran. Pendekatan kualitatif dipergunakan pada penelitian ini sebagai studi kasus. Teknik penghimpunan data pada penelitian ini ialah observasi, dokumentasi, dan wawancara. Pada penelitian ini, analisis data yang terjadi yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya persepsi guru terhadap penggunaan media pembelajaran berbasis video sangat positif, dengan demikian ditarik kesimpulan bahwasanya penggunaan media pembelajaran berbasis video mampu meningkatkan perhatian siswa, meningkatkan motivasi siswa, dan meningkatkan efektifitas pembelajaran pada siswa.</p> Katarina Meol Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22524 Sat, 06 Jun 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH FITUR SHOPEE PAYLATER DAN GAYA HIDUP TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF DI KALANGAN MAHASISWA UIN SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21481 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fitur Shopee PayLater dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif mahasiswa UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis Partial Least Square (PLS). Sampel penelitian berjumlah 99 responden yang merupakan mahasiswa pengguna Shopee PayLater. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fitur Shopee PayLater tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa, sedangkan gaya hidup berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif. Secara simultan, fitur Shopee PayLater dan gaya hidup berpengaruh terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan nilai R-Square sebesar 0,675. Hal ini berarti kedua variabel independen mampu menjelaskan variasi perilaku konsumtif sebesar 67,5%, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya hidup merupakan faktor yang lebih dominan dalam mendorong perilaku konsumtif mahasiswa dibandingkan fitur Shopee PayLater. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya edukasi literasi keuangan, khususnya bagi mahasiswa, agar dapat mengelola gaya hidup dengan baik dan menggunakan fasilitas paylater secara bijak sesuai prinsip ekonomi Islam.</p> <p><em>This study aims to determine the influence of the Shopee PayLater feature and lifestyle on the consumer behavior of students at UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. The study used a quantitative approach using Partial Least Square (PLS) analysis. The sample consisted of 99 respondents, all students who use Shopee PayLater. The results showed that the Shopee PayLater feature had no significant effect on student consumer behavior, while lifestyle significantly influenced it. Simultaneously, the Shopee PayLater feature and lifestyle influenced student consumer behavior, with an R-Square value of 0.675. This means that the two independent variables explained 67.5% of the variation in consumer behavior, with the remainder influenced by other factors outside the study. This study concluded that lifestyle was a more dominant factor in driving student consumer behavior than the Shopee PayLater feature. The implication of this study is the importance of financial literacy education, especially for students, so they can manage their lifestyles effectively and use PayLater facilities wisely in accordance with Islamic economic principles.</em></p> Muhamad Ibnu Toharudin, Ahsan Putra Hafiz Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21481 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 PENGARUH PENERAPAN ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) TERHADAP REPUTASI PERUSAHAAN DAN KEPERCAYAAN INVESTOR PADA PT BLUE BIRD TBK TAHUN 2020–2024 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21607 <p>Artikel ini disusun bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan ENVIRONMENTAL, SOCIAL, AND GOVERNANCE (ESG) Terhadap reputasi perusahan dan kepercayaan investor pada PT Blue Bird Tbk selama periode 2020-2024. Penerapan ESG menjadi peran penting dalam dunia bisnis masa kini karena berhubungan dengan keberlanjutan usaha serta pandangan para pemangku kepentingan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Analisis dilakukan menggunakan teknik regresi untuk menguji hubungan antara variabel ESG, reputasi perusahaan, dan kepercayaan investor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ESG memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan reputasi perusahaan. Selain itu, implementasi ESG juga berkontribusi dalam membangun kepercayaan investor melalui transparansi dan akuntabilitas yang lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang secara konsisten menerapkan prinsip ESG cenderung memiliki citra yang lebih baik di mata publik serta mampu menarik minat investor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan akuntansi keberlanjutan serta menjadi referensi bagi perusahaan dalam mengoptimalkan strategi ESG.</p> <p><em>This study aims to analyze the effect of Environmental, Social, and Governance (ESG) implementation on corporate reputation and investor trust at PT Blue Bird Tbk during the 2020–2024 period. ESG implementation has become a critical issue in modern business as it is closely related to sustainability and stakeholder perception. This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from annual reports and sustainability reports. The analysis is conducted using regression techniques to examine the relationship between ESG, corporate reputation, and investor trust. The findings indicate that ESG implementation has a positive effect on enhancing corporate reputation. Furthermore, ESG practices contribute to strengthening investor trust through improved transparency and accountability. These results suggest that companies consistently applying ESG principles tend to achieve a stronger public image and attract greater investor interest. This study is expected to contribute to the development of sustainability accounting and serve as a reference for companies in optimizing ESG strategies.</em></p> Putri Rima Nirwana, Ainur Riski Amelia, Titiek Rachmawati Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/21607 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000 DAKWAH KONTROVERSI MAMA GURFON DI TIKTOK ; ANALISIS SELF-PRESENTATION DAN ISI PESAN DAKWAH https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22315 <p>Penelitian ini&nbsp; membahas dakwah kontroversi Mama Gurfon di Tiktok @abuya mama Gufron. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi konten video TikTok, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan teori self-presentation dari Erving Goffman serta pendekatan analisis isi pesan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mama Gufron membangun citra diri sebagai tokoh religius yang eksentrik, percaya diri, dan isi pesan dakwahnya mengundang kontroversial dalam konten TikTok. Strategi self-presentation yang dominan meliputi self-promotion dan intimidation yang tampak dari cara penyampaian narasi, klaim personal, serta interaksi dengan audiens. Sementara itu, isi pesan dakwah yang disampaikan mencakup aspek akidah, moral, dan kritik sosial, namun dikemas dengan gaya komunikasi yang provokatif sehingga memicu perdebatan publik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media sosial tidak hanya menjadi sarana dakwah, tetapi juga ruang pembentukan identitas dan citra personal yang dapat memengaruhi penerimaan audiens terhadap pesan keagamaan.</p> Muhammad Imran Irwan, Muhammad Anshar Akil Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Penelitian Ilmiah Multidisiplin https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpim/article/view/22315 Sat, 30 May 2026 00:00:00 +0000