REKONSTRUKSI KAMPUNG PONDOK PADANG PASCA GEMPA 2009-2012
Kata Kunci:
Kampung Pondok, Rekonstruksi, Gempa Bumi 2009Abstrak
This article discusses the Reconstruction of Kampung Pondok Padang Post-Earthquake 2009-2012 with a focus on the background, conditions, process, and stages of reconstruction carried out by the government, local communities, and local residents. The reconstruction of Kampung Pondok was carried out because this area experienced the most severe damage in Padang City due to the earthquake that occurred on September 30, 2009 in West Sumatra. The reason this research is important to do is because the topic of the Reconstruction of Kampung Pondok Padang Post-Earthquake 2009 has not been studied in more depth, whereas studying the reconstruction process of this area provides an opportunity to understand how the post-earthquake recovery process in Kampung Pondok can be carried out in a relatively short period of time. This research is a qualitative research using a historical method that has four stages, namely, heuristics, source criticism, interpretation, and historiography. The results of this study indicate that the reconstruction of Kampung Pondok is not only rebuilding physical buildings, but also restoring the socio-economic aspects of the community, as well as efforts to preserve the historical values of the area. The stages carried out during the reconstruction are; 1) Emergency response stage for rescuing victims and distributing logistical assistance. 2) Initial rehabilitation stage to conduct initial data collection on the impact of post-earthquake damage. 3) Physical and social reconstruction stage includes rebuilding physical buildings and providing business capital assistance for micro-entrepreneurs. 4) Preservation strengthening stage as supervision of development results and conducting disaster mitigation training for local residents.
Artikel ini membahas tentang Rekostruksi Kampung Pondok Padang Pasca Gempa 2009-2012 dengan fokus pembahasan pada latar belakang, kondisi, proses, serta tahapan dari rekonstruksi yang dilakukan oleh pemerintah,komunitas lokal, maupun warga setempat. Rekonstruksi Kampung Pondok dilakukan karena kawasn ini mengalami kerusakan paling parah di Kota Padang akibat gempa bumi yang terjadi pada tanggal 30 September 2009 di Sumatera Barat. Alasan penelitian ini penting dilakukan karena topik tentang Rekonstruksi Kampung Pondok Padang Pasca Gempa 2009 belum banyak dikaji secara lebih mendalam, padahal meneliti proses rekonstruksi kawasan ini memberikan peluang pemahaman bagaimana proses pemulihan pasca gempa bumi di Kampung Pondok dapat dilakukan dalam rentang waktu yang relatif singkat . Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode sejarah yang memiliki empat tahap yaitu, heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rekonstruksi Kampung Pondok bukan hanya membangun kembali bangunan fisik, tetapi juga pemulihan terhadap aspek sosial-ekonomi masyarakat, serta upaya pelestarian nilai-nilai historis kawasan tersebut. Tahapan yang dilakukan saat rekonstruksi yaitu; 1) Tahap tanggap darurat untuk penyelamatan korban dan penyaluran bantuan logistik. 2) Tahap Rehabilitasi awal untuk melakukan pendataan awal dampak kerusakaan pasca gempa. 3) Tahap rekonstruksi fisik dan sosial mencakup membangun kembali bangunan fisik serta bantuan modal usaha bagi pelaku usaha mikro. 4) Tahap penguatan pelestarian sebagai pengawasan terhadap hasil pembangunan dan melakukan pelatihan mitigasi bencana bagi warga lokal.



