PENGARUH GAYA MENGAJAR INKLUSIF TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DAN KETERAMPILAN MOTORIK SISWA SMA
Kata Kunci:
Gaya Inklusi, Pjok Sma, Kepercayaan Diri, Keterampilan Motorik, Pendidikan JasmaniAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di tingkat SMA yang seringkali menghadapi keberagaman kemampuan fisik dan motorik siswa. Pembelajaran konvensional dengan standar tunggal seringkali memicu kecemasan bagi siswa pemula dan kebosanan bagi siswa mahir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan gaya mengajar inklusif terhadap peningkatan kepercayaan diri dan keterampilan motorik siswa. Gaya inklusi memberikan kesempatan bagi siswa untuk menentukan tingkat kesulitan tugas gerak mereka sendiri melalui prinsip Slanted Pole (tiang miring). Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah deskriptif kualitatif dengan observasi langsung pada materi sepak bola. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui modifikasi alat dan diferensiasi tugas, seperti penyesuaian jarak operan dan target gawang, siswa merasa lebih aman dan berdaya dalam berpartisipasi. Simpulan dari penelitian ini adalah gaya mengajar inklusif efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa dan mengoptimalkan Waktu Aktif Belajar (WAB) secara merata di lingkungan sekolah menengah atas.




