ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN IPA DI SD
Kata Kunci:
LKPD, Kearifan Lokal, Pembelajaran IPAAbstrak
Kurangnya sumber bahan ajar berupa lembar aktivitas siswa dalam pembelajaran saintifik menjadi permasalahan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan analisis awal penggunaan Lembar Kegiatan Siswa berbasis kearifan lokal dalam konteks pembelajaran IPA. Guru SD Inpres Jaya Makmur dijadikan sebagai subjek penelitian pada penelitian deskriptif kualitatif ini. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik purposivesampling. Melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, data dikumpulkan. Hasil penelitian diawali dengan analisis kurikulum yang berfokus pada lembar kegiatan siswa, pemetaan materi IPA, pemilihan lembar kegiatan siswa, dan pembuatan lembar kegiatan siswa. Lembar kegiatan siswa pembelajaran IPA yang disusun oleh guru SD Inpres Jaya Makmur sebagian besar masih mencerminkan pendekatan pembelajaran seperti yang terdapat pada buku tematik, tanpa cukup mengintegrasikan kearifan lokal. Temuan awal penelitian ini menunjukkan perlunya pengembangan lembar kegiatan mahasiswa yang lebih berbasis kearifan lokal dengan memanfaatkan kearifan lokal daerah khususnya di Papua Selatan. Kearifan lokal yang dapat diintegrasikan, sehingga siswa mempunyai pengetahuan tentang kearifan lokal yang ada di Papua Selatan dan nantinya dapat diimplementasikan di lingkungan. Diharapkan adanya pengembangan lembar kegiatan siswa berbasis kearifan lokal yang dibuat oleh guru dalam pembelajaran IPA Sekolah Dasar.
The lack of student activity sheet teaching resources in scientific learning is the issue in this research. This research aims to explain the initial analysis of the use of Student activity sheet which are based on local wisdom in the context of learning Natural Sciences. Teachers at Elementary School Inpres Jaya Makmur serve as the research subjects for this qualitative descriptive study. The use of purposive sampling technique was used in collecting data. Through observation, interviews, and documentation, data was gathered. The research results began with curriculum analysis which focused on student activity sheet, science material mapping, student activity sheet selection, and student activity sheet creation. The science learning student activity sheet prepared by teachers at Elementery School Inpres Jaya Makmur largely still reflects the learning approach as found in thematic books, without sufficient integration of local wisdom. The preliminary findings of this study point to the requirement for developing student activity sheet that is more based on local wisdom by utilizing local regional knowledge, especially in South Papua. Local wisdom that can be integrated, so that students have knowledge about local wisdom in South Papua and can later be implemented in the environment. It is hoped that there will be the development of local wisdom-based student activity sheet created by teachers in elementary school science learning.




