ANALISIS SEMANTIK PADA PUISI “BINTANG” KARYA CHAIRIL ANWAR

Penulis

  • Della Betsya Aprilia Br Tarigan UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
  • Jernita Simatupang UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
  • Putri Damayanti Siahaan UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
  • Yuliana Sari UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

Kata Kunci:

Chairil anwar, kajian semantik, puisi

Abstrak

Puisi merupakan suatu espresi proses berpikir yang menghidupkan perasaan serta mampu menumbuhkan imajinasi melalui rangkaian kata yang berirama. Biasanya didalam puisi penulis menggunakan tata kebahasaan linguistic. Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk menganalisis puisi Bintang karya Chairil Anwar berdasarkan kajian semantic menggunakan makna leksikal,makna gramatikal,makna referensial, dan makna kias. Metode penelitian pada artiel ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Metode deskriptif adalah penelitian yang dilkakukan untuk menggambarkan variabel mandiri, baik hanya pada satu variabel atau lebih (variabel yang berdiri sendiri) tanpa membuat perbandingan dan mencari variabel itu dengan variabel lain. Pengumpulan data menggunakan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi Bintang karya Chairil Anwar terdiri dari empat bait dan mempunyai makna semantic sebanyak 13 kata bermaka gramatikal, 24 kata bermakna leksikal, dan 9 kata bermakna referensial. Makna semant terbanyak yang dutemukan pada puisi tersebut yaitu leksikal. Hal tersebut karena pengaranga menggunakan kata yang memiliki makna sebenaarnya dan sesuai dengan kamus. Oleh karena itu dapat disimpulkan puisi Bintang karya Chairil anwar ini bercerita tentang seorang guru yang memberikan arahan dan Cahaya dalam kehidupan penulis.

Poetry is an expression of the thought process that enlivens feelings and is able to foster imagination through a series of rhythmic words. Usually in poetry the author uses linguistic grammar. Therefore, this article aims to analyze Chairil Anwar's Bintang poem based on semantic studies using lexical meaning, grammatical meaning, referential meaning, and figurative meaning. The research method on this article uses descriptive qualitative research methods. The descriptive method is research that is carried out to describe an independent variable, either on only one variable or more (stand-alone variables) without making comparisons and looking for that variable with other variables. Data collection using literature studies. The results showed that Chairil Anwar's Bintang poem consists of four stanzas and has a semantic meaning of 13 grammatical words, 24 lexical word and 9 referential words. Anwar's Bintang poem consists of four stanzas and has a semantic meaning of 13 grammatical words, 24 lexical words, 8 referential words, and 1 figurative word. The most sementic meaning found in the poem is lexical. This is because the author uses words that have the actual meaning and are in accordance with the dictionary. Therefore, it can be concluded that the Bintang poem by Chairil Anwar tells the story of a teacher who provides direction and Light in the writer's life.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-13