Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit
id-IDJurnal Pendidikan Ilmiah TransformatifOPTIMALISASI SUMBER DAYA PENDIDIKAN : PERAN DINAMIS MANAJEMEN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DALAM PENCAPAIAN TUJUAN PENDIDIKAN
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27013
<p>Tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan tugas dan fungsi manajemen pendidik dan tenaga kependidikan bagi pencapaian tujuan pendidikan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi literatur. Deskriptif bersifat kualitatif merupakan metode yang menggambarkan keadaan aktual dengan menganalisis dan memproses data yang terkumpul untuk memberikan gambaran akurat tentang keadaan sebenarnya. Sumber data diperoleh berdasarkan pengamatan dan penelitian dilakukan sebelumnya sehingga dalam mengumpulkan data, objek berdasar pada realita dan diperkuat melalui teknik studi literatur. Temuan dari penelitian ini menunjukan bahwa pengelolaan pendidikan sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 memainkan peran penting sebagai agen pembelajaran untuk meningkatkan mutu pendidikan nasional memajukan pengembangan ilmu pengetahuan. Tugas pendidik, seperti guru dosen, pamong, konselor melibatkan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran, penilaian, pembimbingan, pelatihan, serta penelitian. Manajemen pendidik melibatkan Perencanaan, perekrutan, penempatan, kompensasi, pembinaan, pengembangan, dan evaluasi adalah serangkaian langkah yang dilakukan dalam manajemen sumber daya pendidikan. Tujuannya adalah membentuk individu yang memiliki keterampilan, produktivitas, kreativitas, dan efektivitas yang optimal.</p>Salsabila Nur AnisaTresna Sanubari
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG AMAN DAN NYAMAN (STUDENT WELLBEING) MELALUI PEMBELAJARAN SOSIAL EMOSIONAL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI AKADEMIK SISWA SEKOLAH DASAR: SEBUAH STUDI LITERATUR
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/26994
<p>Lingkungan belajar yang aman dan nyaman (student wellbeing) merupakan faktor penting dalam meningkatkan kompetensi akademik siswa sekolah dasar. Pembelajaran sosial emosional (PSE) dapat berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman, serta meningkatkan kompetensi akademik siswa.PSE adalah proses mengajarkan anak-anak keterampilan yang mereka butuhkan untuk memahami dan mengelola emosi mereka sendiri, membangun hubungan yang positif dengan orang lain, dan membuat keputusan yang sehat. PSE dapat meningkatkan kompetensi sosial dan emosional siswa, menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif, meningkatkan sikap positif dan toleransi siswa, serta meningkatkan pencapaian akademik siswa.Murid yang memiliki kesejahteraan yang optimal memiliki peluang yang lebih tinggi untuk mencapai prestasi akademik yang lebih tinggi, memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik, mampu menghadapi stres dengan baik, dan terlibat dalam perilaku sosial yang lebih bertanggung jawab. PSE dapat membantu siswa untuk mengembangkan kesejahteraan mereka, sehingga mereka dapat belajar dan berkembang secara optimal.Sekolah dan guru dapat mendukung kesejahteraan siswa dengan mengintegrasikan pembelajaran kesadaran diri dan keterampilan sosial-emosional dalam kurikulum dan kegiatan di sekolah. Selain itu, sekolah juga dapat menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman bagi siswa dengan mengaktifkan kegiatan-kegiatan sosial di sekolah, seperti mentoring dan kegiatan-kegiatan yang mendorong kerjasama tim.Pembelajaran sosial emosional berbasis kesadaran penuh merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan belajar di sekolah yang mendorong tumbuhnya budi pekerti, selain aspek intelektual. Sekolah dan guru dapat mendukung kesejahteraan siswa dengan mengintegrasikan pembelajaran kesadaran diri dan keterampilan sosial-emosional dalam kurikulum dan kegiatan di sekolah, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan aman bagi siswa.</p>Dewiyana AgustinaYeni Yuniarti
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PERSEPSI GURU DAN SISWA TENTANG PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK MENINGKATKAN KARAKTER PADA SISWA SD
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27023
<p>Pembelajaran berbasis proyek telah menjadi pendekatan yang semakin diakui dalam meningkatkan karakter siswa di Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru dan siswa terkait implementasi pembelajaran berbasis proyek dan dampaknya pada peningkatan karakter pada tingkat SD. Penelitian ini melibatkan guru dan siswa di sekolah dasar Wasur 1 Kabupaten Merauke Papua Selatan. Guru berpendapat bahwa PjBL adalah model pembelajaran efektif untuk mengintegrasikan pembelajaran dengan pengembangan karakter serta lebih relevan dengan kehidupan nyata siswa, mendorong keterlibatan yang lebih tinggi dan pemahaman mendalam terhadap materi pelajaran. Sementara itu, siswa berpendapat model PjBL dapat meningkatkan motivasi belajar dan keterlibatan aktif dalam proyek-proyek yang menantang. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran berbasis proyek efektif dalam meningkatkan karakter siswa. Sehingga bisa direkomendasikan bahwa model pembelajaran ini dapat dijadikan solusi untuk meningkatkan karakter tanggung jawab, kreatif, mandiri, peduli dan rasa ingin tahu siswa.</p>Sri HanipahNi Nyoman Rediani
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PENGARUH MENTAL WIRAUSAHA, LINGKUNGAN KELUARGA, DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27009
<p>Penelitian ini menggunakan metode survey dengan menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa FKIP Universitas Siliwangi angkatann 2019. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik proportional random sampling dengan sampel 289 mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan teknik analisisis data menggunakan bantuan program SPSS versi 21.0 for windows. Adapun hasil dari penelitian menunjukan bahwa: (1) Terdapat pengaruh yang signifikan dari mental wirausaha terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (2) Terdapat pengaruh yang signifikan dari lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi sebesar 0,001 (3). Terdapat pengaruh yang signifikan dari teman sebaya terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 (4) Terdapat pengaruh yang signifikan dari mental wirausaha, lingkungan keluarga, dan teman sebaya terhadap minat berwirausaha dengan nilai signifikansi sebesar 0,000.</p>Sefia Ade PratiwiRendra GumilarKurniawan
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PERAN PENTING LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP KENAKALAN REMAJA DI SMP KATOLIK GONZAGA TOMOHON
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27078
<p>Artikel ini membahas tentang Peran penting Lingkungan Sosial terhadap kenakalan remaja di SMP Gonzaga Tomohon Metode penulisan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan wawancara yang dilakukan kepada guru bimbingan konseling (BK) untuk mengetahui peran lingkungan sosial terhadap kenakalan remaja di SMP Katolik Gonzaga Tomohon sesuai dengan bagaimana pihak sekolah dan pihak-pihak lain dalam menagangani kenakalan remaja yang terjadi pada anak remaja di Sekolah.</p> <p><em>This article discusses the important role of the social environment on juvenile delinquency at Gonzaga Tomohon Junior High School. The writing method used is descriptive qualitative method with interviews conducted to the counseling guidance teacher (BK) to find out the role of the social environment on juvenile delinquency at Gonzaga Tomohon Catholic High School in accordance with how the school and other parties in dealing with juvenile delinquency that occurs in teenagers at school.</em></p>Marianus M. MuaGloria Theresia MotohMaria Delfi SambaguSelvianaSefanya DatuKenny Koraag
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-172026-09-1781TEACHING ENGLISH TO KIDS IN GSJA KABAR SUKACITA: SECOND LANGUAGE ACQUISITION OR ENGLISH FOREIGN LANGUAGE LEARNING
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27020
<p><em>The purpose of the study is to investigate the process of second language acquisition by eight and ten-year-old children by pronouncing some vocabulary. There are two children at the age of eight years old and they are only able to use two words in utterance. Acquisition and learning are different. The acquisition means that the children certainly can acquire language as a present from birth unconsciously and it is called innateness meanwhile learning means that the children need guidance to learn language practically or theoretically to be able to acquire language. This research uses the qualitative descriptive method because the writer must gather the data by meeting the student or children as objects. There are three children as the main object and it is supported that the teacher is also the researcher to investigate and analyze the data. This research found five mistakes have been made by the eight children students and one mistake made by the ten-year-old child.</em></p>Gary Rando GintingAlemina Br Perangin - Angini
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681IMPLEMENTASI PERAN KOMITE SEKOLAH DI SDN MAYAK 1
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27005
<p>Peran yang sangat penting dimiliki oleh Komite Sekolah adalah sebagai wadah untuk mengarahkan keterlibatan masyarakat. Partisipasi masyarakat dalam sektor pendidikan dijelaskan secara rinci dalam Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 mengenai Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran yang dilaksanakan oleh Komite Sekolah dalam mengembangkan SDN Mayak 1. Dengan menggunakan pendekatan metode kualitatif, penelitian ini melibatkan wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru dan komite sekolah guna mendapatkan pemahaman yang komprehensif. Dari temuan penelitian, dapat diketahui bahwa Komite Sekolah di SDN Mayak 1 berperan penting dalam memfasilitasi komunikasi antara sekolah dan orang tua siswa. Dengan mengadakan pertemuan rutin dan forum diskusi, mereka membentuk lingkungan kolaboratif yang mendukung perkembangan siswa. Namun dalam beberapa aspek peran yang ada, Komite Sekolah di SDN Mayak 1 ini terdapat beberapa kendala karena Komite Sekolah tersebut tidak sepenuhnya menjalankan perannya. Sehingga terbentuklah sebuah organisasi yang diberi nama POM (Perwakilan Orang tua Murid) untuk memudahkan kerjasama antara pihak sekolah dengan orang tua.</p>Aliya Kusuma WardaniGhumayda Milhan
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681STRATEGI GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENGELOLAAN KELAS INKLUSI
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27067
<p>Pendidikan inklusi bertujuan menyatukan anak berkebutuhan khusus (ABK) dan non-ABK dalam kelas regular. Meskipun telah ada deklarasi dan undang-undang yang mendorong pendidikan inklusif, masih terdapat hambatan dalam akses pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini mengeksplorasi strategi guru sekolah dasar dalam mengelola kelas inklusi dengan fokus pada karakteristik dan tantangan anak. Metode kualitatif deskriptif digunakan, dengan pengumpulan data melalui wawancara dan analisis terhadap satu partisipan. Hasilnya menunjukkan adanya anak dengan kepribadian aktif dan kekerasan fisik, serta anak dengan kelainan perkembangan otak yang kesulitan dalam pembelajaran. Solusi termasuk pendekatan khusus, keterlibatan orangtua, dan pelatihan menggunakan aplikasi "Profil Belajar Siswa." Simpulan menekankan perlunya strategi yang tepat dan dukungan holistik untuk mencapai pendidikan inklusif yang efektif.</p>Rizma Rubia NingsihSeilla Julya Marlita KhaerunisaPrihartini
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-172026-09-1781PENGELOLAAN KURIKULUM DAN PEMBELAJARAN: MEMBANGUN FONDASI PENDIDIKAN BERKUALITAS
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27018
<p>Pengelolaan kurikulum dan pembelajaran menjadi unsur kunci dalam membentuk fondasi pendidikan berkualitas yang responsif terhadap dinamika zaman. Dalam konteks ini, perencanaan, implementasi, dan evaluasi kurikulum menjadi fokus utama untuk memastikan relevansi materi pembelajaran dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntutan masyarakat. Penekanan pada pembelajaran yang inovatif, berbasis kompetensi, dan terkini memberikan dorongan bagi pengembangan keterampilan esensial yang dibutuhkan siswa di era modern. Selain itu, pengelolaan pembelajaran melibatkan dukungan dan pengembangan para pendidik, memastikan bahwa mereka memiliki alat dan pengetahuan yang diperlukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang memotivasi. Evaluasi berkelanjutan terhadap efektivitas kurikulum dan metode pengajaran menjadi landasan untuk perbaikan kontinu, memastikan peningkatan kualitas pendidikan. Dengan demikian, pengelolaan kurikulum dan pembelajaran bukan hanya menyusun struktur dasar pembelajaran, tetapi juga membentuk fondasi yang dinamis, adaptif, dan berkualitas untuk pendidikan masa depan.</p>Fathatun Khoirun NisaNisrina Muthia Khairunnisa
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PENGARUH IDENTITAS DIRI TERHADAP KENAKALAN REMAJA DALAM PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27001
<p>Masa remaja merupakan peralihan dari anak-anak menjadi dewasa. Perencanna seseorang terhadap dirinya secara keseluruhan, baik keterampilan jasmani, keterampilan rohani, keterampilan interaksi, maupun keterampilan akademik. Remaja yang tidak mengetahui identitas diri dan meningkatkan identitas diri positif akan muncul perilaku menyimpang seperti kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui identitas diri kenakalan remaja dalam perspektif filsafat ilmu dengan menggunakan metode Literature Review. Sumber literatur diperoleh dari database OJS yang terindeks Sinta Kemendikbud selama 10 tahun terakhir. Hasil penelitian ini, terdapat hubungan dan pengaruh identitas diri terhadap kenakalan remaja, bahwa peserta didik yang mempunyai identitas diri positif harus menghindari dirinya melakukan kenakalan remaja. Asumsi filosofis yang terdiri dari Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam penelitian ini adalah enam dimensi kesejahteraan psikologis, faktor-faktor kenakalan remaja, dan peran layanan konseling dalam mengatasi permasalahan tersebut.</p>Hasnidah MulyadiIsmail
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MANDI BERLIMAU DI SUNGAI APIT
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27027
<p>Penelitian ini membahas pengaruh nilai-nilai pendidikan Islam dalam praktik mandi berlimau di Sungai Apit terhadap kehidupan masyarakat setempat. Nilai-nilai pendidikan Islam dalam mandi berlimau, seperti kesucian, kesehatan, dan persaudaraan, memiliki pengaruh yang signifikan dalam kehidupan masyarakat setempat. Namun, praktik ini juga menghadapi tantangan dari modernisasi, perubahan pola hidup, pengetahuan yang terbatas, dan perubahan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, perlu ada upaya pelestarian dan penguatan nilai-nilai pendidikan Islam dalam praktik mandi berlimau untuk menjaga keberlanjutan praktik tradisional ini.</p>Muhammad Aufa MuisSupianaDevi KamaliaAhmad Mirwan Syah
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PERBANDINGAN SARANA DAN PRASARANA DI SEKOLAH DASAR SWASTA DAN SEKOLAH DASAR NEGERI
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27014
<p>Pendidikan berperan sangat penting karena menjadi salah satu aspek yang dapat menciptakan manusia yang berkualitas sekaligus berguna bagi bangsa dan negara. Dalam menciptakan manusia yang berkualitas, perlu memastikan bahwa pendidikan Indonesia sudah bermutu dan berkualitas dalam pelaksanaannya. Sarana dan prasarana menjadi salah satu aspek yang dapat mendukung peningkatan mutu dan kualitas pendidikan. Namun tak jarang dalam pemenuhannya masih terdapat perbedaan antara Sekolah Dasar Swasta dan Negeri. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis perbandingan sarana dan prasarana di sekolah dasar swasta dan negeri. Penelitian ini termasuk metode penelitian kualitatif dengan jenis studi literatur atau mencari dan mengumpulkan kepustakaan, serta mengkaji berbagai teori yang relevan dengan topik. Hasil penelitian yang didapatkan yakni tidak terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara sarana dan prasarana di sekolah dasar swasta dan negeri. Hal ini tergantung bagaimana pengelolaan atau manajemen yang baik oleh setiap sekolahnya.</p>Gita Maulida NurhandiniRiesma Aulia Salsabila
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681EVALUASI PROGRAM FORMATIF DI PAUD BILQIS
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/26999
<p>Dalam jurnal yang berjudul "Evaluasi Program Formatif di Paud Bilqis Kota Serang", penelitian ini mengkaji penggunaan metode evaluasi formatif dalam mengukur kinerja pembelajaran di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode evaluasi formatif untuk mengukur kinerja pembelajaran di sekolah Paud Bilqis Kota Serang. Program formatif adalah salah satu metode yang digunakan dalam pendidikan untuk mengevaluasi kinerja pembelajaran dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Dalam penelitian ini, metode evaluasi formatif digunakan untuk mengukur kinerja pembelajaran di sekolah Paud Bilqis Kota Serang. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan tentang kinerja pembelajaran di sekolah dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, hal ini menunjukkan penggunaan metode evaluasi formatif dalam mengukur kinerja pembelajaran di sekolah Paud Bilqis Kota Serang dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk meningkatkan kualitas pendidikan.</p>Ananda PaleviCindy JosephineSyawal Aqshal AmriezaAngelica Biduan Cristin Siburian
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PENGEMBANGAN KEMAMPUAN KOGNITIF PADA ANAK MELALUI KEGIATAN MERONCE MENGGUNAKAN CANGKANG TELUR DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL MARUSU
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27025
<p>Kemampuan kognitif pada anak-anak menjadi aspek penting dalam pendidikan. Kegiatan meronce menggunakan cangkang telur menjadi perhatian dalam upaya untuk merangsang pertumbuhan kognitif pada anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengesplorasi dan meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini melalui kegiatan meronce menggunakan cangkang telur. Penelitian ini dilakukan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Marusu.Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK). Berdasarkan hasil observasi penelitian pembelajaran pada kemampuan pengembangan kognitif pada anak melalui kegiatan meronce menggunakan cangkang telur di Kelas B4 TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL MARUSU Kec Marusu Kab Maros yaitu untuk siklus anak yang belum berkembang mencapai kemampuan kognitifnya sebanyak 5 0rang dari 20 anak dari kelompok B4.Hasil refleksi pada siklus II dapat di simpulkan, pada siklus II proses pembelajaran sudah cukup baik, hal ini di lihat dari kegiatan yang sudah mulai tertib dan anak sudah dapat fokus mengerjakan pembelajarannya, waktu yang di gunakan sudah mulai optimal dan anak sudah dapat bersemangat dan bersenang-senang dalam kegiatan meronce menggunakan cangkang telur.Pelaksaan kegiatan pengembangan kemampuan kognitif pada anak melalui kegiatan meronce menggunakan cangkang telur di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Marusu Kec. Marusu Kab. Maros menunjukkan kemampuan anak berada pada kategori cukup . pada siklus II menunjukkan kemampuan kognitif melalui kegiatan meronce menggunakan cangkang telur menunjukan kemampuan anak mulai berkembang sebesar 77% dengan kategori baik pada indikator dapat meronce dengan lancar menunjukkan kategori 72% pada indikator mengenal dan menyebutkan warna dari cangkang telur dengan kategori 74% dan indikator memahami dan mendengarkan penjelasan dari guru dengan kategori 6%.</p>Nur AisyahNur AisyahWawa FebriantiM. Yusran Rahmat
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ADVANCE ORGANIZER DENGAN PENERAPAN MIND MAP TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27011
<p>Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep matematika siswa yang diajarkan dengan model Advance Organizer dengan penerapan Mind Mapping dan yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian dilakukan di SMP Negreri di Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen Dimana untuk sampel nya ada 68 siswa. Setelah dilakukan uji analisis data diperoleh hasil bahwa thitung= 2,176 lebih besar dari nilai ttabel=1,697 ( 2,176 > 1,697 ) maka dapat disimpulkan bahwa rata-rata siswa yang diajarkan dengan model konvensional lebih kecil dibandingkan rata-rata siswa yang diajarkan dengan model Advance Organizer. Terdapat perbedaan pemahaman konsep matematika yang signifikan antara kelas yang pembelajarannya menggunakan model Advance Organizer penerapan Mind Map dengan kelas yang pembelajarannya Konvensional.</p>Nurul HikmahAnna Nurfarkhana
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681MENGOPTIMALKAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DENGAN MEMPERKUAT HUBUNGAN SEKOLAH DAN MASYARAKAT
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27082
<p>Manajemen hubungan masyarakat di sekolah adalah hubungan harmonis yang dibangun antara otoritas publik dan masyarakat melalui organisasi yang dikelola berkelanjutan. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif yang dengan pendekatan studi literatur (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga sekolah yang dijalankan dapat memenuhi kebutuhan pada masyarakat sekitar. Dalam hal ini komite sekolah terlibat dan masyarakat adalah sekelompok individu yang membutuhkan pendidikan. Dengan kata lain, sekolah sebagai lembaga formal mempunyai peran dalam melatih, mendidik dan mempersiapkan generasi yang akan datang, sedangkan masyarakat berpengaruh dalam peran pendidikan.</p>Fuja Nur AzhariHani MuthmainnahVina EnjeliaTin Rustini
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-172026-09-1781SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM DI UNIVERSITAS CORDOBA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27021
<p>Salah satu puncak pencapaian kaum Muslimin di masa lalu adalah berdirinya kekhalifahan Islam di bawah Dinasti Umayyah selama dua abad (abad ke-10-11) di Cordoba, Spanyol. Ini terutama sekali berlaku dari sisi ilmu pengetahuan. Di sana berkembang pesat tradisi mencari dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan. Lahirlah banyak ilmuwan yang menguasai berbagai bidang, dari filsafat hingga kedokteran, dengan karya-karya mereka yang masih dibaca orang hingga kini. Kualitas ini membuat orang-orang Eropa mendaftarkan diri di perguruan tinggi Islam, tidak hanya di Universitas Cordoba, tapi juga wilayah-wilayah Spanyol lainnya seperti Sevilla dan Granada. Tegaknya tradisi keilmuan di Spanyol masa Islam tak akan terjadi tanpa eksistensi pilar-pilar pendukungnya. Pertama, orang-orang yang terlibat dalam proses transmisi pengetahuan, seperti pelajar, guru, penulis dan penyalin buku, penjual buku, pembaca buku, serta para penguasa yang mau membayar mahal untuk memperoleh buku bermutu. Kedua, pasar buku Cordoba sendiri sangat aktif. Buku yang diproduksi setiap tahunnya di Cordoba berjumlah ribuan sementara pembeli di pasar buku Cordoba berasal dari berbagai wilayah di Spanyol.</p>Agus Tino MulioEllya RozaEva Dewi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN MELIPAT KERTAS TK AISYIYAH TALAMANGAPE
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27007
<p>Fenomena yang perlu diperhatikan saat ini yaitu kurang berkembangnya motorik halus anak dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Hal sederhana,seperti mengikat tali sepatu dan lain sebagainya faktanya sulit dilakukan anak di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Talamangape. maka dari itu, penelitian ini dilakukan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan melipat kertas. Jenis penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari 2 siklus. Penelitian ini dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak Aisyiyah dengan Subjek Penelitian yaitu anak TK kelompok B2 yang berjumlah 15 orang yang terdiri dari 10 laki–laki dan 5 perempuan maka disimpulkan bahwa kegiatan melipat kertas origami dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak di kelompok B2 Taman Kanak-Kanak Aisyiyah Talamangape. Hal ini dapat dilihat dari capaian pada tahap siklus I sudah mulai berkembang . Sedangkan setelah dilakukan siklus II capaian anak sudah berkembang sesuai harapan.</p>Magfirah SIntisariNur Alim Amri
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681PERUBAHAN DALAM SISTEM PENDIDIKAN INDONESIA: MENCAPAI STANDAR KUALITAS YANG TINGGI DAN KOLABORASI DENGAN MASYARAKAT DALAM MEWUJUDKAN VISI INDONESIA EMAS 2045
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27070
<p>Manajemen hubungan masyarakat di sekolah adalah hubungan harmonis yang dibangun antara otoritas publik dan masyarakat melalui organisasi yang dikelola berkelanjutan. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif yang dengan pendekatan studi literatur (library research). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lembaga sekolah yang dijalankan dapat memenuhi kebutuhan pada masyarakat sekitar. Dalam hal ini komite sekolah terlibat dan masyarakat adalah sekelompok individu yang membutuhkan pendidikan. Dengan kata lain, sekolah sebagai lembaga formal mempunyai peran dalam melatih, mendidik dan mempersiapkan generasi yang akan datang, sedangkan masyarakat berpengaruh dalam peran pendidikan.</p>Audytrie Senni OktavianyEnjelika SihombingSimanjuntak Grace OctoraTin Rustini
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-172026-09-1781MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS MELALUI KEGIATAN MENYUSUN KARTU HURUF DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATFHAL MARUSU
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27019
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif dalam berfikir kritis anak usia dini melalui kegiatan menyusun kartu huruf bergambar dari yang terbesar ke yang terkecil. Sebanyak 17 orang anak di kelas B1 TK Aisyiyah Bustanul Atfhal Marusu , di desa pa’bentengan Kecamatan marusu, Kabupaten Maros. Metode yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK). yang mana penelitian ini adalah suatu tindakan untuk memecahkan suatu masalah dalam kegiatan untuk memperbaiki proses dalam pembelajaran. Penelitian dilakukan dalam II siklus, Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, obsevasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa adanya perkembangan kemampuan berfikir kritis anak melalui kegiatan menyusun kartu huruf , Kegiatan ini dapat meningkatkan aspek kognitif pada siswa yang menggunakan kemampuan otak, pikiranya dalam memecahkan masalah, melatih daya berfikir kritis anak, serta melatih konsentrasinya. , yang terbukti dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran. Pada siklus I, kemampuan rata-rata anak belum mencapai kriteria yang di tentukan dengan mencapai pada siklus I 66,10%. Sedangkan pada siklus II rata-rata mulai meningkat mencapai 75,03%. Peningkatan di tandai dengan minat, kemampuan, dan kerapian pada saat mengerjakan tugas.</p>MasdaAndi sukawatiSt Wahyu Tri SunarnaM Yusran Rahmat
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681Kontinuitas dan Diskontinuitas Rokok Legendaris Djarum 76: Inspirasi Bagi Pengembangan Pendidikan Islam di Era Society 5.0
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27003
<p>Artikel ini bertujuan mengkaji kontinuitas dan diskontinuitas rokok legendaris Djarum 76 sebagai inspirasi bagi pengembangan pendidikan Islam di era Society 5.0. Tulisan ini merupakan penelitian sejarah dengan pendekatan teori kontinuitas dan diskontinuitas Harry J. Benda, melalui tahapan: pemilihan topik, heuristik, verifikasi, interpretasi, serta historiografi. Hasil penelitian menunjukkan: Djarum 76 selalu memandang lebih jauh, menciptakan kesesuaian (kontinuitas) antara produk serta inovasi baru demi dapat dinikmati di pasar. Hal ini menjadi pelajaran bagi pengembangan pendidikan Islam agar menciptakan kesesuaian (kontinuitas) antara content pembelajaran dengan inovasi baru demi dapat dinikmati oleh peserta didik. Djarum 76 menunjukkan eksistensi yang luar biasa hingga saat ini, akan tetapi mereka tidak berpuas diri, terus berinovasi (diskoninuitas) demi menangkap pasar baru. Hal ini menjadi pelajaran bagi pengembangan pendidikan Islam supaya menatap era sosiety 50 dengan mantap dengan terus melakukan berbagai inovasi (diskontinuitas) agar menghasilkan lulusan handal dengan berbagai keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman melalui adaptasi dengan perubahan dan tidak kehilangan esensinya. Implikasi Penelitan: Pentingnya penelitian multidisipliner bagi inovasi yang bermanfaat bagi pendidikan. Penelitian berkontribusi bagi pengembangan pendidikan Islam yang adaptif terhadap perkembnagan zaman.</p>RobingunSri Haryanto
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681ANALISIS PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27063
<p>Pentingnya minat membaca pada anak usia 5-6 tahun sebagai landasan keberhasilan akademik dan sosial di masa depan menggarisbawahi peran krusial guru dalam menumbuhkan minat baca di sekolah. Artikel ini menyoroti peran guru sebagai pencipta, motivator, dinamisator, pengawas, konselor, dan evaluator dalam menanamkan minat baca di berbagai lembaga PAUD. Guru berperan sebagai pencipta lingkungan kreatif dengan menyediakan buku cerita menarik, memotivasi siswa dengan kata-kata positif, menjadi dinamisator pembangunan karakter, mengawasi perkembangan belajar, memberikan bimbingan sebagai konselor, dan mengevaluasi hasil membaca anak. Analisis ini menunjukkan bahwa guru memainkan peran penting dalam membentuk minat baca anak usia dini, yang memiliki dampak jangka panjang pada kemampuan membaca mereka di masa depan. Pendidikan anak usia dini menjadi titik fokus untuk membentuk dasar literasi yang kokoh, dan guru perlu mengadopsi strategi inovatif untuk memotivasi dan membimbing anak-anak menuju literasi yang bermakna. Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk merinci peran guru dalam pengembangan keterampilan membaca awal pada anak. Hasilnya memberikan wawasan tentang cara guru dapat menjadi agen perubahan positif dalam membentuk minat membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun, membuka jalan menuju dunia literasi yang kaya dan berarti.</p>Yohana Elsi
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-172026-09-1781PENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI PRA MENULIS DI TK AISYIYAH TALAMANGAPE
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27017
<p>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran proses peningkatan kemampuan menulis permulaan pada anak kelompok B di TK Aisyiyah talamangape dan mengetahui sejauh mana hasil peningkatan kemampuan menulis permulaan melalui media sand paper alphabet. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model penelitian Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari enam kali pertemuan, dimana masing-masing siklus terdiri dari tahap-tahap sebagai berikut: perencanaan, tindakan dan pengamatan, refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B1 berjumlah 15 orang anak. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi yang terdiri dari observasi aktivitas anak dengan menggunakan media sand paper alphabet.yaitu membandingkan hasil yang diperoleh dari siklus pertama dan siklus kedua.</p>SyahraeniIntisariNur Alim Amri
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KONTESTASI TIM NASIONAL SEPAKBOLA INDONESIA U-17 DI PIALA DUNIA 2023
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27000
<p>Penelitian ini berusaha menyelidiki nilai pendidikan karakter dalam kontestasi Tim Nasional Sepakbola Indonesia U-17 di Piala Dunia, dimana peneliti sebelumnya belum mengkaji pada aspek tersebut. Penelitian setting kualitatif dengan desain dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontestasi Tim Nasional Sepakbola Indonesia U-17 di Piala Dunia mengandung nilai pendidikan karakter kerja keras dan semangat kebangsaan. Kerja keras mesti dihadirkan dalam semua aspek tindakan agar memperoleh hasil yang masksimal. Semangat kebangsaan bukanlah hasil yang diperoleh dengan cara instan, melainkan buah dari latihan serta konsisnten, dan hal ini mesti dimulai dari masa muda sehingga semangat tersebut kuat dan akan menunjang prestasi. Implikasi penelitian: pentingnya kerja keras dan semangat kebangsaan demi mendukung prestasi dalam berbagai hal, termasuk pendidikan. Penelitian memberikan rekomendasi terhadap penelitian lebih lanjut serta area yang luas.</p>Sri HaryantoRobingun
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681MENINGKATKAN KREATIVITAS ANAK MELALUI METODE BERMAIN PLASTISIN DI TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL MARUSU
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jpit/article/view/27026
<p>Kreativitas merupakan salah satu potensi yang dimiliki anak yang perlu dikembangkan sejak usia dini, jika bakat kreatif anak tidak dikembangkan sejak dini maka bakat tersebut tidak berkembang secara optimal ketika anak telah beranjak dewasa. Oleh sebab itu, dengan permainan plastisin dapat meningkatkan kreativitas anak. Kreativitas anak bisa dikembangkan melalui kegiatan bermain, pada kegiatan bermain anak dapat mengoptimalkan segala kemampuannya. Munandar (2012:40) mengatakan, “bermain yang mampu melatih kreativitas anak adalah dengan cara membangun atau menyusun”. Dimana dengan bermain plastisin anak dapat membangun, Menyusun ataupun membentuk macam-macam bentuk sesuai dengan kreativitas anak. Plastisin merupakan suatu media yang terbuat dari tepung, minyak, garam, pewarna makanan dan air sehingga sangat mudah digunakan karena plastisin ialah benda lunak yang dapat diremas-remas, dipipihkan, ditarik-tarik, ditekan-tekan, gulung-gulung dan bisa dibentuk sesuai dengan imajinasi dan keinginan anak.</p>ElvidaRani M. Yusran Rahmat
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Pendidikan Ilmiah Transformatif
2026-09-162026-09-1681