DETERMINASI FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL DALAM PEMBENTUKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA GENERASI Z DI BULUKUMBA

Penulis

  • Didi Firqatun Najiah STAI Al-Gazali Bulukumba
  • Nurfadillah STAI Al-Gazali Bulukumba
  • Andi Fikra Al Wakia STAI Al-Gazali Bulukumba
  • Asnila Syarah STAI Al-Gazali Bulukumba
  • Egi Adrian STAI Al-Gazali Bulukumba
  • Musdalifa STAI Al-Gazali Bulukumba

Kata Kunci:

Motivasi Belajar, Generasi Z, Faktor Internal Dan Eksternal, Adaptasi Akademik, Bulukumba

Abstrak

Transformasi digital dan perubahan sosial-budaya telah membentuk karakteristik belajar mahasiswa Generasi Z dengan dinamika yang semakin kompleks, terutama dalam konteks lokal nonperkotaan seperti Kabupaten Bulukumba. Perbedaan akses, lingkungan sosial, serta nilai budaya lokal berpotensi memengaruhi pembentukan motivasi belajar mahasiswa secara unik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeterminasi faktor-faktor internal dan eksternal yang membentuk motivasi belajar mahasiswa Generasi Z di Bulukumba, serta memahami bagaimana mahasiswa memaknai motivasi belajar mereka dalam menghadapi tuntutan akademik di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Subjek penelitian adalah mahasiswa Generasi Z di beberapa perguruan tinggi di Bulukumba yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dokumentasi pendukung, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk menjaga validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mahasiswa Generasi Z terbentuk melalui interaksi dinamis antara faktor internal, seperti visi masa depan, kemandirian belajar, regulasi diri, dan hasrat intelektual, serta faktor eksternal berupa dukungan keluarga, lingkungan akademik, relasi teman sebaya, dan pemanfaatan teknologi digital. Selain itu, mahasiswa menunjukkan kemampuan adaptasi akademik yang baik melalui strategi problem-focused coping dan emotion-focused coping yang terintegrasi dengan penggunaan aplikasi produktivitas dan platform kolaboratif. Temuan ini menguatkan relevansi Self-Determination Theory dan pendekatan expectancy–value dalam menjelaskan motivasi belajar mahasiswa Generasi Z dalam konteks lokal. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan strategi pembelajaran dan pendampingan akademik yang kontekstual, adaptif, dan berkelanjutan di perguruan tinggi daerah.

Unduhan

Diterbitkan

2026-02-28