PANCASILA SEBAGAI DASAR ETIKA KESEHATAN MASYARAKAT: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR
Kata Kunci:
Pancasila, Etika Kesehatan, Kesehatan Masyarakat, Kebijakan Kesehatan, Tinjauan LiteraturAbstrak
Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai landasan politik dan hukum, tetapi juga sebagai kerangka etika yang relevan dalam bidang kesehatan masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat menjadi dasar etika dalam penyelenggaraan pelayanan dan kebijakan kesehatan masyarakat di Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan menelaah artikel-artikel ilmiah nasional yang membahas keterkaitan Pancasila dengan etika dan pelayanan kesehatan. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa kelima sila Pancasila memiliki relevansi langsung terhadap prinsip-prinsip etika kesehatan masyarakat, meliputi penghormatan terhadap keyakinan pasien (sila pertama), perlakuan yang adil dan manusiawi (sila kedua), semangat gotong royong dan solidaritas dalam pelayanan (sila ketiga), musyawarah dalam pengambilan keputusan kebijakan kesehatan (sila keempat), serta pemerataan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat (sila kelima). Implementasi nilai-nilai tersebut tampak dalam kebijakan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan seperti kesenjangan akses, minimnya pemahaman tenaga kesehatan terhadap nilai Pancasila, dan lemahnya pengawasan etika pelayanan. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan internalisasi nilai-nilai Pancasila perlu terus dilakukan melalui pendidikan profesi kesehatan dan penguatan kebijakan publik agar tercipta sistem kesehatan yang adil, merata, dan berkeadaban.
Pancasila, as the foundational philosophy of the Indonesian state, functions not only as a political and legal basis but also as an ethical framework relevant to public health. This article aims to examine how the values of Pancasila can serve as an ethical foundation for public health services and policy in Indonesia. A literature review method was employed by analyzing national scientific articles discussing the relationship between Pancasila and health ethics. The review shows that the five principles of Pancasila are directly relevant to public health ethics, including respect for patients' beliefs, fair and humane treatment, solidarity in service delivery, deliberation in health policy decision-making, and equitable access to health services. These values are reflected in Indonesia's National Health Insurance (JKN) policy through BPJS Kesehatan, although implementation still faces challenges such as unequal access, limited understanding of Pancasila values among health workers, and weak ethical oversight. This article concludes that continuous internalization of Pancasila values is needed through health profession education and stronger public policy to achieve a fair, equitable, and civilized health system




