KRISIS AFEKSI PADA SISWA SMA: ANALISIS PENURUNAN MINAT SASTRA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEREKEMBANGAN EMOSIONAL

Penulis

  • Iftina Rosyida Ikhsanti Universitas Pekalongan
  • Mohammad Hamamun Dani Universitas Pekalongan
  • Erwan Kustriyono Universitas Pekalongan
  • Etika Widi Utami Universitas Pekalongan

Kata Kunci:

Minat Sastra, Perkembangan Emosional, Pembelajaran Sastra, Siswa SMA, Pendidikan

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penurunan minat sastra terhadap perkembangan emosional siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Sastra memiliki peran penting dalam membentuk kepekaan emosional, empati, serta kemampuan refleksi diri peserta didik. Namun, perkembangan pendidikan saat ini menunjukkan adanya kecenderungan penurunan minat terhadap sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara sebagai sumber data utama yang didukung oleh studi literatur. Subjek penelitian terdiri atas beberapa responden yang memiliki pengalaman dalam pembelajaran sastra. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya minat terhadap sastra dipengaruhi oleh orientasi belajar yang pragmatis, pengaruh era digital, serta kurangnya keterhubungan antara pembelajaran sastra dengan pengalaman kehidupan siswa. Penurunan minat tersebut berdampak pada menurunnya kepekaan emosional, empati, serta kemampuan refleksi diri siswa. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam pembelajaran sastra agar lebih relevan, kontekstual, dan mampu meningkatkan keterlibatan emosional peserta didik.

This study aims to analyze the impact of declining interest in literature on the emotional development of high school (SMA) students. Literature plays a crucial role in shaping students' emotional sensitivity, empathy, and capacity for self-reflection. However, in the current educational landscape, interest in literature tends to be declining. This study employs a descriptive qualitative approach, utilizing interviews as the primary data source, supplemented by a literature review. The research subjects consist of several respondents with experience in literature education. Data analysis follows the Miles and Huberman model, comprising data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the low interest in literature is influenced by a pragmatic learning orientation, the impact of the digital era, and a lack of connection between literature lessons and students' life experiences. This decline in interest negatively affects students' emotional sensitivity, empathy, and self-reflection skills. Consequently, innovation in literature instruction is required to make it more relevant and contextual, and to enhance students' emotional engagement.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29