PENERAPAN METODE OBCE BERBASIS PRINSIP SPADY TERHADAP SPIRITUALITAS RELASIONAL DAN KRISIS IMAN SISWA DI UPTD SMKN 1 SESENAPADANG

Penulis

  • Iva Liliani Minanga Universitas Kristen Immanuel
  • Lydia Weniati Augustiana Universitas Kristen Immanuel

Kata Kunci:

OBCE, Prinsip Spady, Spiritualitas Relasional, Krisis Iman, Pendidikan Agama Kristen, Siswa SMK

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode Outcome-Based Christian Education (OBCE) berbasis prinsip-prinsip William G. Spady dalam memperkuat spiritualitas relasional serta merespons krisis iman siswa di UPTD SMK Negeri 1 Sesenapadang. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah munculnya berbagai bentuk kerentanan iman pada masa remaja, seperti kurangnya keterlibatan dalam kegiatan keagamaan, keraguan terhadap iman Kristen, rendahnya motivasi mengikuti pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK), serta kecenderungan memahami iman sebatas pengetahuan dan kewajiban keagamaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan refleksi pembelajaran PAK. Analisis dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, dan verifikasi. Penerapan OBCE dikembangkan melalui empat prinsip Spady, yaitu kejelasan fokus (clarity of focus), desain mundur (design down), ekspektasi tinggi (high expectations), dan perluasan kesempatan belajar (expanded opportunities). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang berorientasi pada outcome tidak hanya membantu siswa memahami materi PAK, tetapi juga membuka ruang bagi siswa untuk mengalami, merefleksikan, dan mempraktikkan iman dalam relasi dengan Tuhan, sesama, guru, keluarga, dan lingkungan. Spiritualitas relasional menjadi lebih tampak melalui keterbukaan siswa dalam berdiskusi, kemampuan mendengarkan orang lain, kepedulian, kerja sama, pengampunan, pelayanan, serta keberanian mengungkapkan pergumulan iman. Penerapan OBCE juga menunjukkan bahwa krisis iman tidak seharusnya hanya dipandang sebagai masalah pengetahuan teologis, melainkan sebagai bagian dari proses perkembangan iman yang membutuhkan pendampingan relasional. Dengan demikian, OBCE berbasis prinsip Spady dapat menjadi pendekatan yang relevan bagi PAK di SMK karena menghubungkan capaian pembelajaran dengan transformasi kehidupan nyata siswa.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29