PERANAN GEREJA DALAM MENINGKATKAN SEMANGAT BERIBADAH PEMUDA DAN SEKOLAH MINGGU DI JEMAAT HKBP SEI BARU (Ibrani 10:25)
Kata Kunci:
Peranan Gereja, Beribadah, Pemuda dan Sekolah MingguAbstrak
In development, humans living in this era of globalization no longer see the importance of living in worship. Especially for today's young men/women in their relationships or day to day life. Worship is related to what should be done. In this way, the author's aim is: To provide views to Christian young men and women about the meaning of worship, So that young people increase their enthusiasm for worship, Make every reader understand the importance of worship in everyday life. The author conducted research using: Observation method, namely the author directly observes the problems that occur at the research location. The library method is a method of collecting various sources as references for the research being researched and as a reference in the analysis of the recitation system carried out by the researcher. From the results of the research, the author can conclude that it turns out that young people have heard about worship because worship is very important, but in fact the results that the author saw show that young people are less faithful in worship and elemental activities. So that it leads to undesirable things such as lazy worship, promiscuity and so on. From the results that the author sees, young people are involved in this, and this is a manifestation of young people who, even though they have heard and understood worship, their behavior or actions in relationships and services are not realized according to what the author sees and examines.
Dalam suatu perkembangan, manusia hidup di era globalisasi ini, sudah tidak melihat pentingnya hidup dalam peribadahan. Terlebih kepada para pemuda/pemudi zaman sekarang ini dalam pergaulan mereka atau kehidupan hari lepas hari. Ibadah berkaitan dengan apa yang seharusnya dilakukan. Dengan demikian penulis memiliki tujuan yaitu: Memberikan pandangan kepada pemuda/pemudi Kristen tentang makna ibadah, Agar pemuda-pemudi meningkatkan semangat beribadah, Membuat setiap pembaca untuk memahami akan pentingnya beribadah dalam kehidupan hari lepas hari. Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan : Metode observasi, yaitu penulis mengamati secara langsun masalah-masalah yang terjadi lokasi penelitian, Metode kepustakaan ialah cara dengan mengumpulkan berbagai sumber untuk referensi untuk penelitian yang diteliti dan sebagai acuan dalam analisa sistem pengajian yang dilakukan oleh peneliti. Dari hasil penelitian dapat penulis simpulkan bahwa ternyata pemuda pernah mendengar tentang ibadah karena ibadah sangatlah penting, tetapi ternyata hasil yang penulis lihat ternyata pemuda kurang setia dalam ibadah dan kegiatan unsur. Sehingga mengarah ke hal-hal yang tidak dinginkan seperti malas beribadah, pergaulan bebas dan lain sebagainya, dari hasil yang penulis lihat pemuda terlibat dalam hal ini, dan ini adalah suatu wujud dari pada pemuda yang meskipun telah mendengar dan memahami ibadah namun perilaku atau tindakan dalam pergaulan dan pelayanan tidak diwujudkan sesuai dengan yang penulis lihat dan teliti.



