INOVASI DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DI ERA DIGITAL

Penulis

  • Yefri Gidion. Leobisa Institut Agama Kristen Negri Kupang
  • Maria Indriani Sesfao Institut Agama Kristen Negri Kupang
  • Carmeinita Rosmalia Ivana Ndun Institut Agama Kristen Negri Kupang

Kata Kunci:

Inovasi Kurikulum, Era Digital, Pendidikan Agama, Merdeka Belajar

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan tuntutan era digital dan kebutuhan pendidikan agama di Indonesia. Kurikulum merupakan jantung dari proses pendidikan yang harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, sosial, dan budaya. Pengembangan kurikulum diarahkan untuk menghasilkan peserta didik yang unggul secara intelektual, berkarakter, dan melek teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan observasi empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi kurikulum di era digital harus menekankan integrasi antara nilai iman, teknologi, dan kompetensi abad ke-21. Peran guru sebagai inovator dan fasilitator menjadi kunci dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Selain itu, diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi tenaga pendidik agar mampu memanfaatkan media digital dalam pembelajaran.

This study aims to describe innovations in curriculum development relevant to the digital era and the needs of religious education in Indonesia. The curriculum is the core of the educational process, which must adapt to technological, social, and cultural changes. Curriculum development is directed at producing students who are intellectually excellent, spiritually grounded, and technologically literate. This research uses a descriptive qualitative approach through literature review and empirical observation. The findings show that curriculum innovation in the digital era should emphasize the integration of faith values, technology, and 21st-century competencies. The role of teachers as innovators and facilitators is crucial in implementing the Merdeka Belajar Curriculum. Continuous professional development for educators is also essential to maximize digital tools for effective learning.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30