IMPLEMENTASI INTEGRAL LIPAT DUA PADA DISTRIBUSI CURAH HUJAN UNTUK ANALISIS HIDROLOGIS BANJIR DI KOTA MEDAN

Penulis

  • Alvi Sahrin Nasution Universitas Negeri Medan
  • Hamidah Nasution Universitas Negeri Medan
  • Arif Rachman Pakpahan Universitas Negeri Medan
  • Ellys Rebecca Simanjuntak Universitas Negeri Medan
  • Rina Intan Amelia Universitas Negeri Medan
  • N.Aulia Asy Syifaa Universitas Negeri Medan
  • Khalista Amelia Universitas Negeri Medan

Kata Kunci:

Integral Lipat Dua, Curah Hujan, Potensi Banjir

Abstrak

Bencana banjir yang dapat dipicu oleh intensitas curah hujan yang tinggi merupakan suatu bencara yang dapat berdampak serius. Pengestimasian volume air hujan yang jatuh merupakan tantangan utama dalam mitigasi bencana. Integral Lipat Dua digunakan untuk menghitung volume air hujan berdasarkan fungsi curah hujan spasial. Integral Lipat Dua diimplementasikan  sebagai pendekatan matematis untuk menganalisis distribusi curah hujan dan potensi banjir di Kota Medan. Metode permodelan distribusi spsasial curah hujan digunakan untuk menghitung fungsi linear, dengan data curah hujan dai tiga stasiun BMKG Medan sebagai inputnya. Stasiun Sampali dijadikan sebagai titik acuan (0,0). Hasil pemodelan memberikan fungsi distribusi curah hujan R(x,y)=13,55-0,660x+0,098. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan Integral Lipat Dua terbukti efektif dan akurat untuk menghitung volume curah hujan secara detail serta dapat dijadikan dasar dalam menganalisis potensi banjir maupun merumuskan strategi mitigasi bencana di Kota Medan.

Flood disasters that can be triggered by high rainfall intensity are a disaster that () can have serious impacts. Estimating the volume of rainwater that falls is a major challenge in disaster mitigation. Double Integral is used to calculate the volume of rainwater based on the spatial rainfall function. Double Integral is implemented as a mathematical approach to analyze rainfall distribution and flood potential in Medan City. The spatial distribution modeling method of rainfall is used to calculate the linear function, with rainfall data from three BMKG Medan stations as input. Sampali Station is used as the reference point (0,0). The modeling results provide a rainfall distribution function R(x,y)=13.55-0.660x+0.098. Thus, this study concludes that the use of Double Integral is proven to be effective and accurate for calculating rainfall volume in detail and can be used as a basis for analyzing flood potential and formulating disaster mitigation strategies in Medan City.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30