PENGUATAN KAPASITAS UMKM PENJUAL BANDENG PRESTO MELALUI EDUKASI DAN PRAKTIK PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (CHATGPT)

Penulis

  • Norenza Muhammad Raihan Universitas Dian Nuswantoro
  • Egia Rosi Subhiyakto Universitas Dian Nuswantoro
  • Cinantya Paramita Universitas Dian Nuswantoro

Kata Kunci:

Pengabdian Masyarakat, UMKM, Bandeng Presto, Kecerdasan Buatan, ChatGPT

Abstrak

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) membuka peluang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan efektivitas promosi dan komunikasi dengan pelanggan. Salah satu teknologi yang mudah diakses adalah ChatGPT sebagai AI berbasis percakapan yang dapat membantu penyusunan teks secara cepat dan fleksibel. UMKM penjual bandeng presto yang menjadi mitra kegiatan pengabdian ini masih mengandalkan cara promosi konvensional, memiliki literasi digital yang terbatas, serta belum mengenal pemanfaatan AI dalam aktivitas usahanya. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya jangkauan promosi dan pemanfaatan media digital. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) meningkatkan pemahaman mitra mengenai konsep dasar AI dan potensi ChatGPT bagi pengembangan usaha, (2) melatih keterampilan praktis penggunaan ChatGPT untuk menyusun konten promosi, balasan pesan pelanggan, dan ide pengembangan produk, serta (3) menumbuhkan sikap terbuka dan percaya diri dalam memanfaatkan teknologi sebagai asisten kerja sehari-hari. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal, penyusunan materi, sosialisasi, pelatihan, praktik terarah, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman konsep AI, kemampuan mitra menyusun konten promosi yang lebih variatif, serta perubahan perilaku ke arah pemanfaatan ChatGPT secara lebih rutin dalam aktivitas promosi dan komunikasi. Kegiatan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas digital UMKM dan menunjukkan bahwa pemanfaatan AI yang sederhana dan kontekstual dapat diadopsi oleh pelaku usaha kecil.

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technologies has created new opportunities for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to improve the effectiveness of promotion and communication with customers. One accessible technology is ChatGPT, a conversational AI that can assist in generating text quickly and flexibly. The partner of this community service program, a small business selling “bandeng presto” (milkfish), still relies on conventional promotion methods, has limited digital literacy, and has not yet utilized AI in its daily business activities. This condition leads to suboptimal use of digital media and limited promotional reach. The objectives of this program are: (1) to improve the partner’s understanding of basic AI concepts and the potential of ChatGPT for business development, (2) to train practical skills in using ChatGPT to compose promotional content, customer replies, and product development ideas, and (3) to foster an open and confident attitude in using technology as a daily work assistant. The method consists of initial observation, material preparation, socialization, training, guided practice, and mentoring. The results indicate an increased understanding of AI concepts, better ability to produce more varied promotional content, and behavioral changes towards more regular use of ChatGPT in promotion and communication activities. This program contributes to strengthening the digital capacity of MSMEs and demonstrates that simple and contextual AI utilization can be adopted by small business owners.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-30