ANALISIS PERBANDINGAN WAKTU PENJADWALAN PROYEK DENGAN METODE CRITICAL PATH METHOD DAN PROJECT EVALUATION AND REVIEW TECHNIQUE
(Studi Kasus: Renovasi Rumah Sakit Puang Sabbe Kecamatan Anggeraja Kabupaten Enrekang)
Kata Kunci:
Durasi, Jalur Kritis, CPM, PERTAbstrak
Dalam pembangunan suatu proyek konstruksi tentunya terdapat penjadwalan suatu proyek, dan pengendalian biaya proyek. Dalam pelaksanaannya, terkadang dua hal tersebut menyimpang dari apa yang telah direncanakan, sehingga perlu dilakukannya pengendalian dan pengelolaan suatu proyek. Selain dilihat dari mutu, keberhasilan suatu proyek juga dapat dilihat dari segi pengendalian biaya dan waktu. Waktu merupakan hal penting yang saling berkaitan dalam pengendalian suatu proyek. Dimana keterlambatan waktu dapat menentukan seberapa besar biaya yang dikeluarkan dalam proyek tersebut. Sehingga keterlambatan waktu perlu dilakukan pencegahan dan pengendalian agar hal itu tidak terjadi. Untuk mengembalikan tingkat kemajuan, dapat digunakan metode penjadwalan yaitu CPM dan PERT untuk mendapatkan durasi optimal pelaksanaan kegiatan proyek. Dalam penelitian ini dilakukan survey, pembukaan dokumen serta pembagian quosioner untuk mendapatkan data yang dibutuhkan seperti durasi dan urutan kegiatan pelaksanaan proyek serta perkiraan estimasi waktu. Analisis data untuk metode CPM adalah dengan menganalisis kegiatan mana saja yang termasuk kedalam jalur lintasan kritis agar didapatkan durasi optimal untuk metode tersebut, sementara itu untuk metode PERT dengan menggunakan 3 estimasi waktu yaitu waktu optimis (a), waktu pesimis (b), dan waktu paling memungkinkan (m). Dalam penelitian ini durasi proyek sebesar 163 hari. Setelah dilakukan analisis perhitungan didapatkan durasi pelaksanaan kegiatan proyek dengan metode CPM sebesar 162 hari dan PERT sebesar 167 hari dengan probabilitas waktu rencana sebesar 0,39 persen.
In the construction of a construction project, of course, there is a project scheduling and project cost control. In its implementation, sometimes these two things deviate from what has been planned, so it is necessary to control and manage a project. Apart from being seen from the quality, the success of a project can also be seen in terms of controlling costs and time. Time is an important thing that is related to each other in controlling a project. Where the time delay can determine how much the costs incurred in the project. So that time delays need to be prevented and controlled so that it does not happen. To restore the level of progress, scheduling methods, namely CPM and PERT can be used to obtain the optimal duration of project activity implementation. In this study, surveys, document opening and interviews were conducted to obtain the required data such as the duration and sequence of project implementation activities as well as the estimated time estimates. Data analysis for the CPM method is to analyze which activities are included in the critical trajectory in order to obtain the optimal duration for the method, meanwhile for the PERT method using 3 time estimates, namely optimistic time (a), pessimistic time (b), and time most likely (m). In this study the project duration was 163 days. After analyzing the calculation, it was found that the duration of the project activity implementation of the CPM was 162 days and PERT method was 167 days with a probability of planning time of 0,39 percent.



