ANALISIS INTERAKSI GURU DAN SISWA DALAM MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR
Kata Kunci:
Interaksi Guru dan Siswa, Keaktifan Belajar, Pembelajaran Sekolah Dasar, Interaksi PembelajaranAbstrak
Interaksi antara guru dan siswa merupakan salah satu faktor penting dalam menentukan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Namun, dalam praktik di kelas, pembelajaran masih cenderung berpusat pada guru sehingga keterlibatan siswa belum berkembang secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk interaksi antara guru dan siswa serta dampaknya terhadap keaktifan belajar siswa kelas II sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari satu orang guru dan 25 siswa kelas II sekolah dasar. Data dianalisis melalui tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk interaksi pembelajaran, yaitu interaksi satu arah, dua arah, dan multi arah. Interaksi satu arah cenderung membuat siswa pasif, sedangkan interaksi dua arah mulai meningkatkan partisipasi siswa meskipun belum merata. Interaksi multi arah melalui diskusi kelompok dan kegiatan kolaboratif terbukti paling efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya keterlibatan siswa dalam bertanya, menjawab, dan berdiskusi. Keaktifan siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu metode pembelajaran, motivasi belajar, dan kepercayaan diri siswa. Oleh karena itu, guru perlu menerapkan pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan berpusat pada siswa agar keaktifan belajar dapat meningkat secara optimal.
Teacher–student interaction is one of the key factors in determining the quality of learning in elementary schools. However, in classroom practice, learning still tends to be teacher-centered, resulting in suboptimal student engagement. This study aims to analyze the forms of interaction between teachers and students and their impact on the learning activeness of second-grade elementary school students. This study employs a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The research subjects consisted of one teacher and 25 second-grade students. Data were analyzed through three stages: data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that there are three forms of instructional interaction, namely one-way, two-way, and multi-way interactions. One-way interaction tends to make students passive, while two-way interaction begins to increase student participation, although it is not evenly distributed. Multi-way interaction, implemented through group discussions and collaborative activities, is proven to be the most effective in enhancing student activeness. This is reflected in the increased student involvement in asking questions, responding, and participating in discussions. Student activeness is influenced by several factors, including teaching methods, learning motivation, and students’ self-confidence. Therefore, teachers need to implement interactive, communicative, and student-centered learning to improve student engagement optimally.




