ANALISIS EKOLOGIS ANTARA TANAMAN KELAPA SAWIT DAN GULMA PAKU-PAKUAN DI LAHAN
Kata Kunci:
Kelapa Sawit, Gulma Paku-Pakuan, Ekologi Lahan, Kompetisi Gulma, Pengelolaan GulmaAbstrak
Kelapa sawit Elaeis guineensis Jacq. merupakan komoditas strategis yang berperan besar terhadap perekonomian nasional melalui kontribusi devisa, penyediaan lapangan kerja, dan pengembangan wilayah pedesaan. Produktivitas tanaman dipengaruhi oleh faktor genetik, lingkungan tumbuh, serta pengelolaan budidaya, termasuk pengendalian gulma. Selain kelompok rumput, teki, dan daun lebar, gulma paku-pakuan banyak ditemukan di perkebunan kelapa sawit, terutama pada lahan lembap, tanah bereaksi asam, lahan gambut, dan areal dengan intensitas cahaya sedang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan ekologis antara tanaman kelapa sawit dan gulma paku-pakuan melalui kajian pustaka dari berbagai jurnal nasional dan internasional bereputasi. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa jenis paku yang umum dijumpai antara lain Nephrolepis biserrata, Dicranopteris linearis, Stenochlaena palustris, Lygodium microphyllum, dan Pteridium aquilinum. Pada populasi tinggi, gulma paku berpotensi menurunkan pertumbuhan tanaman muda melalui kompetisi unsur hara, air, cahaya, dan ruang tumbuh serta menghambat operasional kebun. Namun pada populasi terkendali, vegetasi tersebut dapat berfungsi sebagai penutup tanah alami yang membantu konservasi tanah, menjaga kelembapan, dan menambah bahan organik. Strategi pengelolaan terbaik adalah pengendalian gulma terpadu berbasis ekologi melalui pemetaan vegetasi, pengendalian selektif, dan pemeliharaan spesies penutup tanah yang bermanfaat.




