PERAN RUMAH SEBAGAI BASIS PENDIDIKAN ISLAM DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER ANAK DI ERA DIGITAL

Penulis

  • Eni Nopia Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Adelia Putri Pratiwi Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Angger Wahyu Pratama Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Dwi Nova Anggraini Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Ahmad Ghozan Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Imam Nur Ashari Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Novendra Adam Maral Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Rizki Rahmadani Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Shinta Ayu Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung
  • Tambat Aditama Institut Teknologi Dan Sains Nahdlatul Ulama Lampung

Kata Kunci:

Pendidikan Islam, Era Digital, Keluarga, Karakter Anak, Preventif, Represif

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran rumah sebagai basis pendidikan Islam dalam pembentukan karakter anak di era digital. Pendidikan Islam merupakan proses pembinaan yang mencakup aspek akidah, ibadah, dan akhlak dalam membentuk kepribadian anak secara menyeluruh. Di sisi lain, era digital ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi yang berdampak pada perubahan pola perilaku, interaksi sosial, serta cara belajar anak (Ajusman & Asman, 2024). Kondisi ini menuntut peran aktif keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu dengan mengkaji berbagai literatur berupa buku dan jurnal ilmiah terbaru yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif-kualitatif dengan menekankan pada interpretasi dan sintesis konsep (Creswell, 2014). Hasil penelitian menegaskan bahwa rumah tidak hanya berfungsi sebagai lingkungan pendidikan awal, tetapi sebagai pusat kontrol nilai (value control center) yang menentukan arah pembentukan karakter anak di era digital. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pendidikan karakter berbasis keluarga sangat ditentukan oleh integrasi sistematis antara pendekatan preventif dan represif yang tidak berjalan secara parsial, melainkan saling melengkapi dalam membentuk kesadaran internal sekaligus kontrol eksternal pada diri anak. Selain itu, ditemukan bahwa kegagalan pendidikan karakter di era digital umumnya disebabkan oleh ketidakseimbangan kedua pendekatan tersebut serta lemahnya adaptasi orang tua terhadap dinamika teknologi. Kontribusi penelitian ini terletak pada perumusan kerangka konseptual pendidikan keluarga berbasis Islam yang integratif dan kontekstual, dengan menempatkan rumah sebagai pusat internalisasi nilai sekaligus ruang kontrol sosial anak di tengah arus digitalisasi. Penelitian ini juga memberikan implikasi praktis berupa penguatan peran orang tua dalam mengembangkan pola Islamic parenting yang adaptif, tidak hanya berorientasi pada penanaman nilai, tetapi juga pada pengelolaan perilaku digital anak secara terarah dan berkelanjutan. Dengan demikian, rumah sebagai basis pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak agar mampu menghadapi tantangan era digital tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-30