ANALISIS PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM PADA TOKO MAHABBATULLAH II KOTA JAMBI
Kata Kunci:
Etika Bisnis Islam, Shiddiq, Amanah, Fathanah, Tabligh, Kendala, Faktor Pendukung, Toko Mahabbatullah IIAbstrak
Peneltian ini bertujuan untuk mengetahui analisis penerapan Etika Bisnis Islam pada Toko Mahabbatullah II Kota Jambi dan untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam menerapkan Etika Bisnis Islam dan faktor pendukung dalam menerapkan Etika Bisnis Islam. Metode penelitian ini yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi sebagai instrument pengumpulan data. Hasil peneltian menunjukkan bahwa secara umum Toko Mahabbatullah II Kota Jambi telah menerapkan Etika Bisnis Islam dalam kegiatan usahanya. Prinsisp shiddiq tercemin dalam kejujuran penetapan harga dan penyampaian kondisi barang. Prinsip amanah terlihat dari tanggung jawab pemilik dan karyawan dalam menjaga kepercayaan pelanggan, mengelola modal, serta memenuhi hak karyawan. Prinsip tabligh diwujudkan melalui keterbukaan dalam menyampaikan informasi harga, kualitas, dan ketersediaan stok barang kepada pembeli. Namun, penerapan prinsip fathanah belum sepenuhnya optimal, karena masih terdapat keterbatasan pengetahuan produk pada sebagian pengelola dan karyawan yang mempengaruhi kualitas pelayanan. Kendala yang dihadapi dalam menerapkan Etika Bisnis Islam meliputi keterbatasan sumber daya manusi, perbedaan tingkat pemahaman karyawan terhadap Etika Bisnis Islam, serta tuntutan pelayanan cepat dari pelanggan. Faktor pendukung dalam menerapkan Etika Bisnis Islam Toko Mahabbatullah II Kota Jambi yaitu faktor tabligh (keterbukaan/ transparansi). Dengan demikian, dapat simpulkan bahwa analisis penerapan Etika Bisnis Islam di Toko Mahabbatullah II Kota Jambi telah memberikan dampak positif terhadap kepercayaan dan kepuasan pelanggan, namun masih diperlukan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar penerapannya dapat berjalan lebih optimal.
This study aims to analyze the implementation of Islamic Business Ethics at the Mahabbatullah II store in Jambi City and to identify the obstacles encountered in implementing Islamic Business Ethics as well as the supporting factors in implementing Islamic Business Ethics. The research method used is qualitative with a descriptive approach, through interviews, observation, and documentation as data collection instruments. The research results show that, in general, the Mahabbatullah II store has implemented Islamic Business Ethics in its business activities. The principle of shiddiq is reflected in the honesty of pricing and the delivery of goods. The principle of amanah is evident in the responsibility of the owner and employees in maintaining customer trust, managing capital, and fulfilling employee rights. The principle of tabligh is realized through openness in conveying information about prices, quality, and stock availability to buyers. However, the implementation of the fathanah principle is not yet fully optimal, because there is still limited product knowledge among some managers and employees, which affects service quality. Obstacles faced in implementing Islamic Business Ethics include limited human resources, differences in employee understanding of Islamic Business Ethics, and demands for fast service from customers. Supporting factors in implementing Islamic Business Ethics at the Mahabbatullah II store in Jambi City are tabligh (openness/transparency) factors. Thus, it can be concluded that the analysis of the implementation of Islamic Business Ethics at the Mahabbatullah II store has had a positive impact on customer trust and satisfaction, but efforts are still needed to improve the quality of human resources so that its implementation can run more optimally.




