PERAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBANTU REMAJA MENGELOLA KECEMBURUAN SOSIAL
Kata Kunci:
Kecemburuan Sosial, Bimbingan Dan Konseling, Perkembangan EmosionalAbstrak
Fenomena kecemburuan sosial pada remaja semakin menguat seiring dengan meningkatnya interaksi sosial dan paparan media digital yang mendorong budaya perbandingan diri. Kondisi ini turut memengaruhi kesehatan mental, relasi sosial, kepercayaan diri, dan pembentukan identitas remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran layanan bimbingan dan konseling dalam mereduksi kecemburuan sosial pada remaja, dengan hipotesis bahwa intervensi yang tepat mampu membantu remaja mengelola emosi dan membangun relasi sosial yang lebih sehat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui literature review terhadap artikel ilmiah tahun 2020–2026, dengan analisis tematik meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan. Berbagai layanan seperti konseling individu, bimbingan kelompok, dan teknik cognitive restructuring dinilai efektif dalam menangani kondisi tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru BK dalam penanganan, pencegahan, dan pengembangan aspek emosional serta sosial remaja melalui pendekatan humanis, reflektif, dan berkelanjutan.
The phenomenon of social jealousy among adolescents is intensifying with increased social interaction and exposure to digital media, which encourages a culture of self-comparison. This condition also impacts adolescents' mental health, social relationships, self-confidence, and identity formation. This study aims to analyze the role of guidance and counseling services in reducing social jealousy in adolescents, with the hypothesis that appropriate interventions can help adolescents manage emotions and build healthier social relationships. The method used was descriptive qualitative, through a literature review of scientific articles from 2020–2026, with thematic analysis covering reduction, presentation, and drawing conclusions. Various services such as individual counseling, group guidance, and cognitive restructuring techniques were deemed effective in addressing this condition. These findings emphasize the important role of guidance and counseling teachers in addressing, preventing, and developing the emotional and social aspects of adolescents through a humanistic, reflective, and sustainable approach




