ANALISIS STRATEGI PEMASARAN UMKM TENUN IKAT ENDE LIO DI DESA WOLOTOPO TIMUR
Kata Kunci:
Strategi Pemasaran, UMKM, Tenun Ikat Ende Lio, Pemasaran DigitalAbstrak
Tenun ikat Ende Lio merupakan salah satu produk budaya lokal yang memiliki nilai estetika, filosofis, dan ekonomi tinggi serta berpotensi dikembangkan melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, perkembangan UMKM tenun ikat masih menghadapi berbagai kendala, khususnya dalam aspek pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganilisis strategi pemasaran UMKM tenun ikat Ende Lio di Desa Wolotopo Timur, Kecamatan Ndona Timur, Kabupaten Ende. Peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah pelaku UMKM tenun ikat yang terlibat langsung dalam kegiatan produksi dan pemasaran. Hasil penelitian menunjukan bahwa UMKM tenun ikat di Desa Wolotopo Timur telah mulai memanfaatkan media sosial, terutama facebook, sebagai sarana promosi dan penjualan sehingga mampu menjangkau pasar lokal, nasional, hingga internasional. Produk tenun ikat memiliki keunikan motif, warna, dan nilai budaya yang menjadi daya tarik utama konsumen. Namun, strategi pemasaran yang diterapkan masi bersifat sederhana dan menghadapi kendala berupa keterbatasan akses internet, belum optimalnya pengeloalaan pemasaran digital, serta margin keutungan yang relatif kecil akibat tingginya biayah produksi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan strategi pemasaran melalui optimalisasi media sosial pendampingan manajem usaha, serta dukungan infrastruktur untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM tenun ikat Ende Lio.
Ende Lio ikat weaving is a local cultural product with high aesthetic, philosophical, and economic value, and has the potential to be developed through micro, small, and medium enterprises (MSMEs). However, the development of ikat weaving MSMEs still faces various obstacles, particularly in terms of marketing. This study aims to analyze the marketing strategies of Ende Lio ikat weaving MSMEs in Wolotopo Timur Village, Ndona Timur Subdistrict, Ende Regency. The research uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through observation, semi-structured interviews, and documentation. The research subjects were ikat weaving MSMEs directly involved in production and marketing activities. The results show that ikat weaving MSMEs in Wolotopo Timur Village have begun to utilize social media, especially Facebook, as a means of promotion and sales, enabling them to reach local, national, and even international markets. Ikat weaving products have unique motifs, colors, and cultural values that are the main attractions for consumers. However, the marketing strategies implemented are still simple and face obstacles in the form of limited internet access, suboptimal digital marketing management, and relatively small profit margins due to high production costs. Therefore, it is necessary to strengthen marketing strategies through social media optimization, business management assistance, and infrastructure support to improve the competitiveness and sustainability of Ende Lio ikat weaving MSMEs.



