Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb
id-IDJurnal Revolusi Ekonomi dan BisnisPENGARUH RELIGIUSITAS, ISLAMIC LIFESTYLE DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN BUSANA MUSLIM DI MARKETPLACE SHOPEE
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/23608
<p>Perkembangan teknologi digital mengubah pola konsumsi masyarakat muslim, termasuk dalam pembelian busana muslim secara online. Shopee menjadi marketplace yang dominan, namun faktor yang memengaruhi keputusan pembelian busana muslim belum banyak diteliti secara bersamaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh religiusitas, Islamic lifestyle, dan harga terhadap keputusan pembelian busana muslim di marketplace Shopee pada masyarakat Kelurahan Tanah Sareal, Kota Bogor. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan eksplanasi. Sempel pada penelitian ini sebanyak 100 responden dengan teknik pengambilan menggunakan teknik purposive sampling. Analisis Regresi Linier Berganda dengan IBM SPSS versi 25 adalah teknik analisis yang digunakan. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa secara parsial religiusitas tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan Islamic lifestyle dan harga berpengaruh dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Adapun secara simultan, ketiga variabel yaitu religiusitas, Islamic lifestyle dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hasil nilai koefisien determinasi R² sebesar 65,2% menunjukkan bahwa variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan sisanya 34,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.</p> <p><em>Advances in digital technology have transformed the consumption patterns of Muslim communities, including online purchases of Muslim apparel. Shopee has become the dominant marketplace, yet the factors influencing purchasing decisions for Muslim apparel have not been extensively studied in conjunction. The purpose of this study is to determine the influence of religiosity, Islamic lifestyle, and price on purchasing decisions for Muslim apparel on the Shopee marketplace among residents of Tanah Sareal Village, Bogor City. The method used was a quantitative method with an explanatory approach. The sample for this study consisted of 100 respondents, selected using purposive sampling. Multiple linear regression analysis using IBM SPSS version 25 was the analytical technique employed. The results indicate that, when analyzed individually, religiosity has no effect and is not significant on purchasing decisions, whereas Islamic lifestyle and price have a significant effect on purchasing decisions. Simultaneously, the three variables—religiousness, Islamic lifestyle, and price—have a positive and significant effect on purchasing decisions. The coefficient of determination (R²) value of 65.2% indicates that the variation in purchasing decisions can be explained by these three variables, while the remaining 34.8% is influenced by other factors outside the scope of this study.</em></p>Wafa HanifahAhmad Mulyadi KosimTika Kartika
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996PENGARUH KECERDASAN FINANSIAL, ORIENTASI MASA DEPAN, DAN TEKANAN GAYA HIDUP DIGITAL TERHADAP KETAHANAN KEUANGAN GENERASI Z MELALUI DISIPLIN PENGELOLA KEUANGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/22399
<p>Berdasarkan hasil studi kami, ada beberapa saran yang bisa diberikan. Mahasiswa Generasi Z diharapkan mampu meningkatkan kemampuan mengelola keuangan dengan menerapkan kebiasaan menyusun anggaran, mengontrol pengeluaran, serta menyimpan sebagian penghasilan untuk tabungan atau dana darurat. Mahasiswa perlu memiliki target keuangan yang spesifik agar lebih termotivasi dalam menjaga kestabilan kondisi keuangannya. Bagi perguruan tinggi, hasil penelitian ini bisa dijadikan pedoman untuk meningkatkan pendidikan tentang pengelolaan keuangan pribadi melalui seminar, pelatihan literasi keuangan, atau program edukasi lainnya. Dengan pengetahuan keuangan yang lebih baik, diharapkan mahasiswa mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak. Untuk orang tua dan lingkungan di sekitarnya, memberikan contoh serta dukungan dalam mengembangkan kebiasaan keuangan yang baik sejak dini sangatlah krusial. Bantuan itu dapat mendorong mahasiswa untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola keuangan pribadi. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan variabel tambahan yang dapat memengaruhi ketahanan keuangan Generasi Z, seperti literasi keuangan digital, pengendalian diri, perilaku konsumsi, teknologi finansial (fintech), atau pendapatan.</p> <p><em>Based on the results of our study, several recommendations can be made. Generation Z students are expected to improve their financial management skills by adopting the habit of budgeting, controlling expenses, and saving a portion of their income for savings or an emergency fund. Students need to have specific financial goals to be more motivated to maintain financial stability. For universities, the results of this study can serve as a guideline for improving education on personal financial management through seminars, financial literacy training, or other educational programs. With better financial knowledge, students are expected to be able to make wiser financial decisions. For parents and their surrounding environment, providing examples and support in developing good financial habits from an early age is crucial. This support can encourage students to be more responsible in managing their personal finances. Future researchers are advised to consider additional variables that may influence Generation Z's financial resilience, such as digital financial literacy, self-control, consumption behavior, financial technology (fintech), or income.</em></p>Maria Yovita R PandinFitria RahmadaniMelinda Ayu PuspitasariShafiyah Ummu UmayyahLusia Mutiara Pratama BuleleJihan Bintang Angely
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996PENGARUH KESADARAN KONSUMEN DAN SERTIFIKASI HALAL TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK MIE GACOAN
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/23481
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran konsumen dan sertifikasi halal terhadap keputusan pembelian produk Mie Gacoan pada masyarakat Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 2,502 dan signifikansi 0,014. Sertifikasi halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t hitung sebesar 4,711 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kesadaran konsumen dan sertifikasi halal berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F hitung sebesar 22,725 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,319 menunjukkan bahwa 31,9% keputusan pembelian dipengaruhi oleh kesadaran konsumen dan sertifikasi halal. Kesimpulan penelitian ini adalah semakin tinggi kesadaran konsumen dan semakin baik sertifikasi halal suatu produk, maka keputusan pembelian konsumen terhadap produk Mie Gacoan akan semakin meningkat.</p> <p><em>This study aims to determine the influence of consumer awareness and halal certification on purchasing decisions of Mie Gacoan products among the community of Tanah Sareal District, Bogor City. The method used in this research is quantitative, with the sampling technique determined using the Slovin formula. The sample in this study consisted of 100 respondents. The data analysis techniques employed included validity testing, reliability testing, classical assumption testing, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and coefficient of determination analysis using SPSS version 26. The results of the study indicate that consumer awareness has a positive and significant effect on purchasing decisions, with a t-value of 2.502 and a significance value of 0.014. Halal certification also has a positive and significant effect on purchasing decisions, with a t-value of 4.711 and a significance value of 0.000. Simultaneously, consumer awareness and halal certification significantly influence purchasing decisions, with an F-value of 22.725 and a significance value of 0.000. The coefficient of determination (R²) value of 0.319 indicates that 31.9% of purchasing decisions are influenced by consumer awareness and halal certification. The conclusion of this study is that the higher the consumer awareness and the better the halal certification of a product, the greater the increase in consumer purchasing decisions toward Mie Gacoan products</em></p>Vira Resti AmaliaSofian MuhlisinMuhammad Faishal Hidayat
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996FENOMENA PERILAKU KONSUMTIF GEN Z DALAM MENGGUNAKAN E WALLET DALAM PERSPEKTIF SYARIAH
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/22737
<p>Perkembangan teknologi pembayaran digital telah mendorong peningkatan penggunaan electronic wallet (e-wallet) di kalangan mahasiswa sebagai bagian dari transformasi menuju masyarakat non-tunai. Kemudahan akses transaksi, promosi digital, serta integrasi layanan pembayaran telah mengubah pola konsumsi mahasiswa menjadi lebih cepat, fleksibel, dan berorientasi pada kenyamanan. Kondisi ini memunculkan kecenderungan perilaku konsumtif yang ditandai oleh meningkatnya transaksi impulsif, perubahan prioritas kebutuhan, serta lemahnya pengendalian pengeluaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan e-wallet dengan perilaku konsumtif mahasiswa serta mengidentifikasi strategi pengendalian perilaku konsumtif dalam perspektif manajemen keuangan syariah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur ilmiah, buku, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan e-wallet memberikan dampak ganda berupa peningkatan efisiensi transaksi sekaligus peningkatan risiko perilaku konsumtif akibat kemudahan pembayaran digital. Perspektif manajemen keuangan syariah menawarkan pendekatan pengendalian melalui prinsip keseimbangan konsumsi, larangan pemborosan, prioritas kebutuhan, serta internalisasi nilai-nilai syariah dalam pengelolaan keuangan. Strategi pengendalian yang efektif memerlukan integrasi literasi keuangan syariah, pengelolaan anggaran pribadi, kontrol impulsif, dan optimalisasi teknologi untuk monitoring pengeluaran agar penggunaan e-wallet dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih berkelanjutan.</p>Mahira SalsabilaAtiqah RamadhanisaLaila Ramadhani SafitriJoni Hendra
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996BERTAHAN ATAU TERGESER? DAYA SAING UMKM BATU BATA DI DESA ALASKANDANG PADA ERA PERDAGANGAN DIGITAL
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/22658
<p>Transformasi perdagangan digital telah mengubah pola pemasaran dan persaingan usaha pada berbagai sektor ekonomi, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesiapan pelaku UMKM batu bata di Desa Alaskandang dalam menghadapi perkembangan perdagangan digital, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi proses adaptasi digital, serta menganalisis dampaknya terhadap daya saing usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesiapan digital pelaku UMKM batu bata masih relatif terbatas. Meskipun sebagian besar pelaku usaha telah memiliki akses terhadap perangkat teknologi dan jaringan internet, pemanfaatannya untuk kegiatan pemasaran dan pengembangan usaha belum dilakukan secara optimal. Faktor yang mendukung proses adaptasi digital meliputi ketersediaan sarana teknologi, akses internet, dan kesadaran pelaku usaha terhadap pentingnya mengikuti perkembangan zaman. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital, keterbatasan kemampuan pengelolaan usaha berbasis teknologi, serta karakteristik produk batu bata yang dianggap kurang sesuai dipasarkan melalui media digital. Dari sisi daya saing, UMKM batu bata masih mampu mempertahankan eksistensinya melalui kualitas produk, kepercayaan pelanggan, dan jaringan pemasaran yang telah terbentuk. Namun, penguatan kapasitas digital menjadi kebutuhan penting untuk menjaga dan meningkatkan daya saing usaha pada era perdagangan digital</p> <p><em>The transformation of digital commerce has changed marketing patterns and business competition in various economic sectors, including Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). This study aims to assess the readiness of brick-making MSMEs in Alaskandang Village to face the development of digital commerce, identify factors influencing the digital adaptation process, and analyze its impact on business competitiveness. This study used a qualitative approach with field research. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation. Data were then analyzed using data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that the level of digital readiness of brick-making MSMEs is still relatively limited. Although most entrepreneurs have access to technological devices and internet networks, their use for marketing and business development has not been optimal. Factors supporting the digital adaptation process include the availability of technological resources, internet access, and entrepreneurs' awareness of the importance of keeping up with current developments. Obstacles faced include low digital literacy, limited technology-based business management skills, and the characteristics of brick products that are considered unsuitable for marketing through digital media. In terms of competitiveness, brick-making MSMEs are still able to maintain their existence through product quality, customer trust, and established marketing networks. However, strengthening digital capacity is crucial to maintaining and enhancing business competitiveness in the era of digital commerce</em></p>Nur FadilaRizki Febri Eka Pradani
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996PENGARUH LABEL HALAL TERHADAP PEMBELIAN PRODUK KOSMETIK WARDAH PADA MAHASISWA EKONOMI SYARIAH UNIVERSITAS IBN KHALDUN
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/22477
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh label halal terhadap keputusan pembelian kosmetik Wardah pada mahasiswa Ekonomi Syariah Universitas Ibn Khaldun Bogor. Latar belakang penelitian didasari fenomena pertumbuhan industri halal dan tingginya kesadaran konsumen Muslim terhadap kehalalan produk, khususnya kosmetik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif kausal dengan teknik purposive sampling pada 48 responden. Pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan SPSS versi 25. Uji instrumen menunjukkan seluruh item valid dengan r-hitung > 0,361 dan reliabel dengan Cronbach’s Alpha 0,909 untuk variabel label halal dan 0,946 untuk keputusan pembelian. Hasil statistik deskriptif menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap label halal tergolong sangat tinggi dengan nilai rata-rata 4,44, sedangkan keputusan pembelian tergolong tinggi dengan rata-rata 3,80. *Hasil uji F menunjukkan model regresi layak digunakan dengan nilai F hitung 70,125 dan signifikansi 0,000 < 0,05.* Uji hipotesis membuktikan label halal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-hitung 8,374 > t-tabel 2,012, signifikansi 0,000 < 0,05, dan koefisien regresi 0,929. Nilai R Square 0,604 mengindikasikan kontribusi label halal sebesar 60,4% terhadap variasi keputusan pembelian. Studi ini menyimpulkan latar belakang pendidikan syariah memperkuat sensitivitas mahasiswa terhadap atribut kehalalan sebagai determinan utama dalam memilih kosmetik. kehalalan sebagai determinan utama dalam memilih kosmetik. Implikasinya, produsen kosmetik disarankan mempertahankan konsistensi sertifikasi halal, meningkatkan kejelasan logo pada kemasan, dan melakukan edukasi berkelanjutan mengenai proses sertifikasi untuk mempertahankan kepercayaan konsumen Muslim.</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of halal labels on the purchasing decisions for Wardah cosmetics among Islamic Economics students at Ibn Khaldun University Bogor. The research background is based on the phenomenon of halal industry growth and the high awareness of Muslim consumers regarding product halalness, particularly cosmetics. The research method used a causal associative quantitative approach with a purposive sampling technique involving 48 respondents. Data were collected through Likert scale questionnaires and analyzed using simple linear regression with SPSS version 25. Instrument tests showed that all items were valid with r-count > 0.361 and reliable with Cronbach's Alpha of 0.909 for the halal label variable and 0.946 for the purchasing decision variable. Descriptive statistical results indicated that students' perception of halal labels was categorized as very high with a mean value of 4.44, while purchasing decisions were categorized as high with a mean value of 3.80. *The F-test results showed that the regression model was feasible to use with an F-value of 70.125 and a significance of 0.000 < 0.05.* Hypothesis testing proved that halal labels have a positive and significant effect on purchasing decisions with a t-value of 8.374 > t-table 2.012, significance of 0.000 < 0.05, and a regression coefficient of 0.929. The R Square value of 0.604 indicates that halal labels contribute 60.4% to the variation in purchasing decisions. This study concludes that an Islamic educational background strengthens students' sensitivity to halal attributes as a key determinant in choosing cosmetics. </em></p>Nisrina Putri ArlindaAhmad Mulyadi KosimMuhammad Faishal Hidayat
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996DESAIN WORKSTATION BERBASIS KENYAMANAN KERJA UNTUK PENGGIAT MODEL KIT
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/23490
<p>Penelitian ini membahas perancangan workstation khusus bagi pembuat model kit yang menghadapi keterbatasan ruang kerja serta kebutuhan akan pengorganisasian alat yang kompleks dan presisi tinggi. Aktivitas perakitan model kit membutuhkan area kerja yang rapi, ergonomis, dan efisien, namun sebagian besar workstation yang tersedia belum dirancang secara spesifik untuk karakter aktivitas tersebut. Penelitian ini bertujuan merancang workstation compact yang mampu mengoptimalkan ruang sekaligus meningkatkan kenyamanan dan produktivitas pengguna. Metode yang digunakan adalah pendekatan perancangan produk berbasis pengguna melalui tahapan identifikasi kebutuhan, analisis aktivitas, eksplorasi konsep desain, hingga pembuatan prototipe. Proses perancangan melibatkan observasi terhadap aktivitas pembuat model kit, studi literatur, serta pengujian fungsi melalui simulasi penggunaan. Desain workstation difokuskan pada integrasi fitur penyimpanan alat kecil, penempatan plastic runner, serta sistem modular yang memungkinkan fleksibilitas penggunaan dalam ruang terbatas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa workstation yang dirancang mampu meningkatkan efisiensi kerja melalui pengorganisasian alat yang lebih sistematis, meminimalkan pergerakan yang tidak perlu, serta memberikan kenyamanan ergonomis bagi pengguna. Selain itu, desain compact memungkinkan pemanfaatan ruang secara optimal tanpa mengurangi fungsi utama workstation. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengembangan desain workstation spesifik untuk aktivitas model kit yang mengintegrasikan prinsip ergonomi, modularitas, dan efisiensi ruang dalam satu produk yang adaptif terhadap keterbatasan lingkungan kerja pengguna.</p> <p><em>This study presents the design of a specialized workstation for model kit builders who face constraints in workspace and require precise organization of tools and materials. Model kit assembly demands a clean, ergonomic, and efficient working environment; however, most existing workstations are not specifically designed to accommodate the unique characteristics of this activity. Therefore, this study aims to develop a compact workstation that optimizes space utilization while enhancing user comfort and productivity. The research employs a user-centered design approach, consisting of need identification, activity analysis, concept development, and prototyping stages. Data were collected through observation of model kit building activities, literature review, and functional testing through usage simulations. The design focuses on integrating features such as storage for small tools, dedicated placement for plastic runners, and a modular system that enables flexible use within limited space. The results indicate that the proposed workstation improves work efficiency by enabling better tool organization, reducing unnecessary movement, and enhancing ergonomic comfort. Additionally, its compact design maximizes spatial efficiency without compromising functionality. The novelty of this research lies in the development of a workstation specifically tailored for model kit activities, integrating ergonomic principles, modularity, and space efficiency into a single adaptive product suitable for constrained work environments.</em></p>Lazuardi Umar LubisEdi Setiadi Putra
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996KETAHANAN BISNIS BERBASIS KARAKTER: INTEGRASI PERSPEKTIF RESOURCE-BASED VIEW DAN HUMAN CAPITAL PADA USAHA MIKRO
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/22813
<p>Penelitian ini menganalisis sumber daya strategis dua usaha mikro di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi menggunakan kerangka Resource-Based View (RBV) dan uji kriteria VRIO secara empiris. Melalui wawancara mendalam semi-terstruktur 28 pertanyaan terhadap dua pelaku usaha Warung Ibu Yanti (berdiri 2019) dan Dagangan Mie Ayam & Bakso Ibu Asih (berdiri 2016) penelitian ini memetakan secara eksplisit faktor-faktor utama RBV dan mengujinya ke dalam dimensi Valuable (V), Rare (R), Inimitable (I), dan Organized (O). Temuan menunjukkan tiga sumber daya utama yang memenuhi seluruh kriteria VRIO: (1) sistem disiplin keuangan mandiri pada Ibu Yanti yang bersifat path-dependent; (2) keterampilan kuliner khas Ibu Asih yang merupakan tacit knowledge causally ambiguous; dan (3) kepercayaan komunitas berbasis transparansi dan konsistensi kualitas.</p> <p><em>This study empirically analyzes the strategic resources of two micro-enterprises in Central Cikarang, Bekasi Regency, using the Resource-Based View (RBV) framework and VRIO criteria. Through in-depth semi-structured interviews of 28 questions with two micro-entrepreneurs Warung Ibu Yanti (est. 2019) and Ibu Asih's Mie Ayam & Bakso stall (est. 2016) this research explicitly maps RBV key factors and tests them against the Valuable (V), Rare (R), Inimitable (I), and Organized (O) dimensions. Findings identify three key resources meeting all VRIO criteria. </em></p>Dindin Saepudin
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996ANALISIS FAKTOR-FAKTOR RENDAHNYA PENGGUNAAN BANK SYARIAH DI INDONESIA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/22672
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai faktor yang menyebabkan rendahnya tingkat penggunaan bank syariah di Indonesia. Meskipun mayoritas penduduk beragama Islam, pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil dibandingkan perbankan konvensional. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis data sekunder dari berbagai sumber terpercaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya penggunaan bank syariah dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain kurangnya literasi dan pemahaman masyarakat mengenai prinsip perbankan syariah, persepsi bahwa produk bank syariah kurang kompetitif, keterbatasan jaringan layanan, serta faktor kebiasaan masyarakat yang telah lama menggunakan bank konvensional. Selain itu, aspek promosi yang belum optimal dan inovasi produk yang masih terbatas turut menjadi hambatan dalam meningkatkan minat masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis dari berbagai pihak, seperti peningkatan edukasi keuangan syariah, pengembangan produk yang lebih inovatif, serta perluasan akses layanan agar bank syariah dapat lebih diterima oleh masyarakat luas</p> <p><em>This study aims to analyze the factors contributing to the low adoption of Islamic banking in Indonesia. Despite having a predominantly Muslim population, the market share of Islamic banking remains significantly lower than that of conventional banking. This research employs a qualitative approach through literature review and secondary data analysis from credible sources. The findings indicate that several key factors influence the low usage of Islamic banking, including limited public literacy and understanding of Islamic financial principles, perceptions of less competitive products, restricted service networks, and the long-standing habit of using conventional banks. In addition, insufficient promotion and limited product innovation further hinder public interest. Therefore, strategic efforts are needed, such as enhancing Islamic financial literacy, developing more innovative products, and expanding service accessibility to improve public acceptance and utilization of Islamic banking in Indonesia</em></p>Noni RozaniArmin Rahmansyah NasutionNurul AzmiLora Theresia PanggabeanIndriana DachiIcha Riska Gloria NainggolanSalma DianiMerry Kristiani SimanjuntakAisyah Fadillah Lubis
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996PENGARUH PENGETAHUAN AKUNTANSI SYARIAH DAN MOTIVASI EKSTRINSIK TERHADAP MINAT BERKARIER GENERASI Z DI BIDANG AKUNTANSI SYARIAH
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jreb/article/view/22612
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengetahuan Akuntansi Syariah dan Motivasi Ekstrinsik terhadap Minat Berkarier Generasi Z di Bidang Akuntansi Syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada generasi Z sebagai responden penelitian. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Pengujian data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi (R²). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengetahuan Akuntansi Syariah berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkarier Generasi Z di Bidang Akuntansi Syariah dengan nilai signifikansi sebesar 0,018. Motivasi Ekstrinsik juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkarier Generasi Z di Bidang Akuntansi Syariah dengan nilai signifikansi kurang dari 0,001. Secara simultan, kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap Minat Berkarier Generasi Z di Bidang Akuntansi Syariah dengan nilai F-hitung sebesar 117,148 dan tingkat signifikansi sebesar 0,001. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,745 menunjukkan bahwa 74,5% variasi minat berkarier generasi Z di bidang akuntansi syariah dapat dijelaskan oleh variabel Pengetahuan Akuntansi Syariah dan Motivasi Ekstrinsik, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pemahaman mengenai akuntansi syariah serta adanya dorongan eksternal seperti peluang kerja, penghargaan finansial, dan prospek karier dapat meningkatkan minat generasi Z untuk berkarier di bidang akuntansi syariah.</p> <p> </p>Afif Setiawan PratamaNurlailiIs Susanto
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Revolusi Ekonomi dan Bisnis
2026-06-292026-06-2996