Siraj

Penulis

  • Muhammad Faiz Siraj Universitas Negeri Padang
  • Zelly Salmiyanti Rahman Zam Universitas Negeri Padang
  • Fiona Athalia Universitas Negeri Padang
  • Chairian Ariq Hanifa Universitas Negeri Padang
  • Fitria Eka Meyati Tanu Universitas Negeri Padang
  • Ainil Mardiah Universitas Negeri Padang

Kata Kunci:

Kesehatan Kardiometabolik, Skrining Kesehatan, Hipertensi, Diabetes Melitus, Masyarakat Dewasa

Abstrak

Penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan banyak kasus penyakit kardiometabolik tidak terdeteksi sejak dini. Tujuan: Mengetahui gambaran profil kesehatan kardiometabolik masyarakat dewasa di Nagari Batu Palano melalui skrining kesehatan berbasis komunitas. Metode: Penelitian pengabdian masyarakat ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional pada 44 masyarakat dewasa. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, glukosa darah sewaktu (GDS), indeks massa tubuh (IMT), body fat, visceral fat, dan skeletal muscle mass. Hasil: Sebagian besar peserta mengalami hipertensi (59,1%), obesitas II (36,36%), body fat sangat tinggi (81,82%), visceral fat tinggi hingga sangat tinggi (63,64%), dan skeletal muscle mass rendah (93,18%). Kesimpulan: Skrining kesehatan efektif dalam mendeteksi dini faktor risiko penyakit kardiometabolik dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.

Non-communicable diseases such as hypertension and diabetes mellitus remain major public health problems in Indonesia. Low public awareness regarding routine health examinations causes many cardiometabolic disease cases to remain undetected at an early stage. Objective: To describe the cardiometabolic health profile among adults in Nagari Batu Palano through community-based health screening.. Methods: This community service-based study used a descriptive design with a cross-sectional approach involving 44 adults. Examinations included blood pressure, random blood glucose (RBG), body mass index (BMI), body fat, visceral fat, and skeletal muscle mass. Results: Most participants had hypertension (59.1%s), class II obesity (36.36%), very high body fat (81.82%), high to very high visceral fat (63.64%), and low skeletal muscle mass (93.18%). Conclusion: Health screening was effective in the early detection of cardiometabolic disease risk factors and in increasing public awareness regarding the importance of healthy lifestyles.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-29