PEMBERDAYAAN UMKM, SAPU LIDI MELALUI PENGUATAN BRANDING BERBASIS EKONOMI SYARIAH DI DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN BINJAI KABUPATEN LANGKAT

Penulis

  • Sindy Aulia Sari Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Anandita Salwa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Stefani Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Titir Nauli Siagian Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Syarbaini Saleh Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Kata Kunci:

UMKM, Pemberdayaan, Ekonomi Syariah, Branding, Sapu Lidi

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM sapu lidi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat melalui penguatan branding berbasis prinsip ekonomi syariah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pendampingan kepada pelaku UMKM. Permasalahan yang ditemukan berkaitan dengan belum optimalnya identitas produk dan pengenalan usaha kepada konsumen. Kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui identifikasi kondisi usaha, pendampingan pengembangan identitas produk, pembuatan logo, serta edukasi mengenai penerapan branding dan prinsip ekonomi syariah dalam kegiatan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM sapu lidi memiliki identitas visual yang lebih jelas melalui pengembangan logo dan branding yang dapat diterapkan pada produk maupun media promosi. Pelaku UMKM juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya identitas produk serta penerapan nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan kemaslahatan dalam kegiatan produksi dan pemasaran. Penguatan branding berbasis ekonomi syariah diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM berbasis potensi lokal.

This community service activity aims to empower broomstick MSME actors in Suka Makmur Village, Binjai District, Langkat Regency through branding development based on Islamic economic principles. The activity employed a descriptive approach through observation, interviews, documentation, and mentoring. The problems identified were related to the limited development of product identity and the introduction of the business to consumers. The empowerment activities were carried out through the identification of business conditions, mentoring in product identity development, logo creation, and education on branding and the application of Islamic economic principles in business activities. The results indicate that the broomstick MSME obtained a clearer visual identity through the development of a logo and branding that can be applied to products and promotional media. The activity also improved the MSME actors' understanding of the importance of product identity and the application of honesty, trustworthiness, justice, and public benefit in production and marketing activities. Branding development accompanied by the application of Islamic economic principles can serve as an initial step in strengthening the competitiveness and sustainability of local potential-based MSMEs.

Unduhan

Diterbitkan

2026-09-29