https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/issue/feedJurnal Riset Ekonomi dan Manajemen2026-06-29T17:16:26+00:00Open Journal Systemshttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/22357ANALISIS PENENTUAN HARGA PRODUK MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY-BASED COSTING PADA PERUSAHAAN SUKU CADANG SEPEDA2026-05-30T04:03:00+00:00Ardin Dolok Saribuardindoloksaribu@uhn.ac.idYeni Friska Silalahiyeni.silalahi@student.uhn.ac.id Tiara Nabilah Sijabattiara.sijabat@student.uhn.ac.idRachel Vita Adelia Silitongarachel.silitonga@student.uhn.ac.idAnastasya Indriani Pasaribuanastasya.pasaribu@student.uhn.ac.idDaniel Partogi Simanjuntakdanielsimanjuntak@student.uhn.ac.idLewi Eva Boangmanalulewi.eva@student.uhn.ac.id<p>Dalam makalah ini, , “Competitive Pricing Strategy with Activity-Based Costing”, A Case Study of a Bicycle Component Company”, diterbitkan dalam Procedia CIRP Volume 63. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana perusahaan suku cadang sepeda menggunakan metode Activity-Based Costing (ABC) untuk menentukan harga produk. Studi ini juga mengevaluasi kelebihan dan kekurangan metode yang digunakan dalam jurnal utama tersebut. Dengan tekanan harga yang kuat dari produsen berbiaya rendah seperti Tiongkok dan Vietnam, industri suku cadang sepeda sangat kompetitif di seluruh dunia. Perusahaan yang menjadi subjek penelitian ini adalah perusahaan suku cadang sepeda di Taiwan yang mengalami distorsi biaya sebagai akibat dari penggunaan sistem biaya berbasis volume (VBC) yang hanya mengandalkan satu pemicu biaya, yaitu jam kerja langsung. Untuk menyelesaikan masalah ini, metode Activity-Based Costing (ABC) diterapkan secara sistematis melalui sebelas langkah yang terorganisir. Langkah-langkah ini meliputi penetapan tujuan, pembentukan tim lintas departemen, analisis alur produksi, pembagian aktivitas ke dalam lima tingkat hierarki (unit, batch, produk, pelanggan, dan fasilitas), pemilihan penggerak sumber daya dan penggerak biaya aktivitas, pembuatan basis data biaya, dan perbandingan hasil perhitungan biaya antara sistem VBC. Dalam penelitian ini, sembilan produk utama dalam tiga kategori: garpu depan (F1, F2, F3), tabung kursi (P1, P2, P3) dan peredam kejut belakang (R1, R2, R3), dibuat menggunakan sembilan kluster mesin CNC dan proses perakitan. Hasil analisis menunjukkan distorsi biaya yang signifikan. Dalam sistem VBC, produk F1, P1, P3, dan R1 mengalami overcosting, yang menyebabkan harga jualnya tidak kompetitif di pasar. Sebaliknya, produk F2 mengalami undercosting sebesar NT$153 per unit dan produk F3 mengalami overcosting sebesar NT$274 per unit. Temuan ini menunjukkan bahwa sistem VBC secara inheren menyebabkan distorsi informasi biaya pada perusahaan dengan struktur overhead yang tinggi dan banyak produk yang berbeda. Sebaliknya, informasi biaya per unit yang jauh lebih akurat dapat dihasilkan oleh sistem ABC, yang menggunakan tujuh hingga sembilan penggerak biaya yang berbeda dan relevan. Hal ini memungkinkan manajemen untuk membuat strategi harga yang bergantung pada metode cost-plus yang lebih proporsional dan kompetitif. Studi krisis ini menemukan lima kekuatan utama jurnal Lu et al. (2017): pertama, struktur implementasi ABC yang terstruktur dalam sebelas langkah yang dapat dipratikkan secara langsung; kedua, bukti empiris tentang distorsi biaya yang diukur dengan angka konkret; tiga, penggunaan berbagai penggerak biaya aktivitas yang memenuhi empat kriteria Cooper dan Kaplan; empat, relevansi yang signifikan terhadap kondisi industri manufaktur modern dengan dominasi overhead akibat otomatisasi; dan kelima, database ABC yang dapat diperbarui dan bertahan lama . Sebaliknya, penelitian ini menemukan lima kelemahan utama. Kelemahan pertama adalah bahwa penelitian tersebut hanya membahas satu divisi dari satu perusahaan di Taiwan, sehingga tidak dapat digeneralisasikan. Yang kedua adalah bahwa tidak ada diskusi tentang biaya dan kesulitan implementasi ABC, dan yang ketiga adalah bahwa tidak ada evalusi dampak keuangan jangka panjang pascaimplementasi. Yang keempat adalah tidak membahas apakah ABC dapat diterapkan pada UMKM manufaktur. Yang kelima adalah bahwa penelitian tersebut tidak mengintegrasikan sistem ABC dengan platform digital atau ERP.</p> <p> </p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/23421PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING DAN E-WORD OF MOUTH TERHADAP REPURCHASE INTENTION DENGAN CITRA MEREK SEBAGAI MEDIASI (Studi Pada Pengguna Marketplace Tokopedia)2026-06-23T10:53:27+00:00Siti Maisaroh maeyys17@gmail.comAdijati Utaminingsihadijati@usm.ac.idArdiani Ika Sulistyawatiardiani@usm.ac.id<p>Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh social media marketing dan e-word of mouth terhadap repurchase intention melalui citra merek. Jenis penelitian ini adalah explanatory research. Jenis dan sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Populasi penelitian konsumen yang ingin membeli lagi barang di marketpalce Tokopedia yang tidak dapat diprediksi jumlahnya dan diperoleh sampel 96 konsumen. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah PLS (Partial Least Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek. E-wom berpengaruh positif dan signifikan terhadap citra merek. Citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Social media marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. E-wom berpengaruh positif dan signifikan terhadap repurchase intention. Social media marketing berpengaruh terhadap repurchase intention melalui mediasi citra merek. E-wom berpengaruh terhadap repurchase intention melalui mediasi citra merek.</p> <p><em>The purpose of this study is to analyze the influence of social media marketing and e-word of mouth on repurchase intention through brand image. This research is explanatory. The data used are secondary data and sources. The population was consumers who wanted to repurchase goods on the Tokopedia marketplace, whose numbers could not be predicted, and a sample of 96 consumers was obtained. The sampling technique used was purposive sampling. The data collection method used was a questionnaire. The analysis technique used was PLS (Partial Least Squares). The results of the study show that: Social media marketing has a positive and significant effect on brand image. E-wom has a positive and significant effect on brand image. Brand image has a positive and significant effect on repurchase intention. Social media marketing has a positive and significant effect on repurchase intention. E-wom has a positive and significant effect on repurchase intention. Social media marketing has an effect on repurchase intention through the mediation of brand image. E-wom has an effect on repurchase intention through the mediation of brand image.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/23102PENGARUH CITRA MEREK, KEPERCAYAAN PELANGGAN, DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI PULLMAN HOTEL JAKARTA THAMRIN CBD2026-06-16T11:09:05+00:00Hendra Gunawanghendra79@gmail.comRicky Talumantakricky_talumantak@yahoo.com<p>Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji dan mengetahui Pengaruh Citra Merek, Kepercayaan Pelanggan, serta Kualitas Pelayanan terhadap Keputusan Pembelian di Pullman Hotel Jakarta Thamrin CBD. Subjek dalam penelitian ini adalah pelanggan Pullman Hotel Jakarta Thamrin CBD yang setidaknya pernah menginap lebih dari dua kali. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh secara langsung dari responden. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 100 responden, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, sedangkan metode analisis data yang diterapkan yaitu analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa secara parsial variabel citra merek tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian di Pullman Hotel Jakarta Thamrin, sedangkan variabel kepercayaan pelanggan, dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Dan secara simultan variabel citra merek, kepercayaan pelanggan, dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat yaitu keputusan pembelian</p> <p><em>This study aims to examine and analyze the influence of Brand Image, Customer Trust, and Service Quality on Purchase Decision at Pullman Hotel Jakarta Thamrin CBD. The subjects of this study are customers of Pullman Hotel Jakarta Thamrin CBD who have stayed at the hotel more than twice. This research uses primary data obtained directly from respondents. A total of 100 respondents were selected as the sample using purposive sampling techniques. The research adopts a quantitative approach, and the data are analyzed using multiple linear regression analyses. The results of the study indicated that, partially, the brand image variable had no significant effect on purchase decision at Pullman Hotel Jakarta Thamrin CBD. In contrast, the customer trust and service quality variables demonstrated a significant effect on purchase decision. Furthermore, simultaneously, the variables of brand image, customer trust, and service quality had a significant effect on the dependent variable, namely purchase decision</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/22484Siraj2026-06-02T13:56:27+00:00Muhammad Faiz Sirajfaizkepin@gmail.comZelly Salmiyanti Rahman Zamzelly.salmi@gmail.comFiona Athaliafiona.athalia@gmail.comChairian Ariq Hanifachairianariqhanifa@gmail.comFitria Eka Meyati Tanufitria.emt@gmail.comAinil Mardiahainilmardiah@fk.unp.ac.id<p>Penyakit tidak menular seperti hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan rutin menyebabkan banyak kasus penyakit kardiometabolik tidak terdeteksi sejak dini. Tujuan: Mengetahui gambaran profil kesehatan kardiometabolik masyarakat dewasa di Nagari Batu Palano melalui skrining kesehatan berbasis komunitas. Metode: Penelitian pengabdian masyarakat ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross-sectional pada 44 masyarakat dewasa. Pemeriksaan meliputi tekanan darah, glukosa darah sewaktu (GDS), indeks massa tubuh (IMT), body fat, visceral fat, dan skeletal muscle mass. Hasil: Sebagian besar peserta mengalami hipertensi (59,1%), obesitas II (36,36%), body fat sangat tinggi (81,82%), visceral fat tinggi hingga sangat tinggi (63,64%), dan skeletal muscle mass rendah (93,18%). Kesimpulan: Skrining kesehatan efektif dalam mendeteksi dini faktor risiko penyakit kardiometabolik dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat.</p> <p><em>Non-communicable diseases such as hypertension and diabetes mellitus remain major public health problems in Indonesia. Low public awareness regarding routine health examinations causes many cardiometabolic disease cases to remain undetected at an early stage. Objective: To describe the cardiometabolic health profile among adults in Nagari Batu Palano through community-based health screening.. Methods: This community service-based study used a descriptive design with a cross-sectional approach involving 44 adults. Examinations included blood pressure, random blood glucose (RBG), body mass index (BMI), body fat, visceral fat, and skeletal muscle mass. Results: Most participants had hypertension (59.1%s), class II obesity (36.36%), very high body fat (81.82%), high to very high visceral fat (63.64%), and low skeletal muscle mass (93.18%). Conclusion: Health screening was effective in the early detection of cardiometabolic disease risk factors and in increasing public awareness regarding the importance of healthy lifestyles.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/23699PENGARUH REWARD TERHADAP JOB PERFORMANCE DI PT DUTA INTIDAYA TBK WATSONS GROUP SURABAYA2026-06-29T09:43:06+00:00Shofy Muzaka Anwarshofymuzakaanwar@gmail.com<p>Setiap perusahaan memiliki banyak cara untuk mengapresiasi kinerja karyawan, salah satunya dengan memberikan reward kepada karyawan. Pemberian reward merupakan bentuk upaya perusahaan dalam memberikan balas jasa atas hasil kerja karyawan. Dengan adanya reward karyawan merasa dihargai atas apa yang telah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan pentingnya reward terhadap kinerja karyawan di PT Duta Intidaya Tbk Watsons Group Cabang Surabaya. Data diperoleh melalui pendekatan kualitatif dengan cara observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian reward sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan di PT Duta Intidaya Tbk Watsons Group Surabaya. Selain berdampak pada kinerja, reward juga dapat meningkatkan motivasi, semangat, produktivitas dan loyalitas karyawan terhadap pekerjaanya. Jenis reward yang diberikan, yaitu reward intrinsik dan reward ekstrinsik. Jadi, pemberian reward sangat berpangaruh terhadap kinerja karyawan di PT Duta Intidaya Tbk Watsons Group Surabaya.</p> <p><em>Every company has many ways to appreciate employee performance, one of which is by giving rewards to employees. Providing rewards is a form of company effort to provide compensation for employee work results. With rewards, employees feel appreciated for what they have done. The purpose of this research is to determine and explain the importance of rewards on employee performance at PT Duta Intidaya Tbk Watsons Group Surabaya Branch. Data was obtained through a qualitative approach by means of observation and interviews. The results of this research show that giving rewards greatly influences employee performance at PT Duta Intidaya Tbk Watsons Group Surabaya. Apart from having an impact on performance, rewards can also increase employee motivation, enthusiasm, productivity and loyalty to their work. The types of rewards given are intrinsic rewards and extrinsic rewards. So, giving rewards has a big influence on employee performance at PT Duta Intidaya Tbk Watsons Group Surabaya.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/23256PENGARUH LABELISASI HALAL DAN HARGA PADA MAKANAN OLAHAN IMPOR TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI CIBINONG KABUPATEN BOGOR2026-06-20T03:27:51+00:00Shanda Putri Agustinshandaputrii5@gmail.comAhmad Mulyadi Kosimahmadmulyadi@fai.uika-bogor.ac.idMuhammad Faishal Hidayatm.faishal@uika-bogor.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya konsumsi makanan olahan impor (frozen food) di Cibinong, Kabupaten Bogor, yang belum sepenuhnya diimbangi kepastian sertifikasi halal, sementara penelitian di wilayah semi-urban masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh labelisasi halal dan harga secara parsial dan simultan terhadap keputusan pembelian konsumen pada makanan olahan impor di Cibinong. Metode yang digunakan adalah kuantitatif kausal. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner daring (Google Form) dari 100 responden yang diambil menggunakan rumus Slovin dengan persentase kesalahan 10% dari populasi masyarakat Cibinong sebanyak 376.700 orang. Analisis data menggunakan metode regresi linear berganda dengan perangkat lunak IBM SPSS versi 25 setelah melalui uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan labelisasi halal dan harga berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian dengan nilai (t hitung) masing-masing sebesar 2,834 dan 6,943. Variabel harga menjadi pertimbangan utama dan lebih dominan. Secara simultan, labelisasi halal dan harga berpengaruh signifikan dengan nilai (f hitung) sebesar 45,527 dan signifikansi 0,000. Koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,467 menunjukkan bahwa 46,7% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh labelisasi halal dan harga, sementara 53,3% dipengaruhi faktor lain. Kesimpulannya, labelisasi halal dan harga secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan harga sebagai faktor paling dominan.</p> <p><em>This research is motivated by the increasing consumption of imported processed foods (frozen food) in Cibinong, Bogor Regency, which has not been fully balanced by the certainty of halal certification, while research in semi-urban areas is still limited. This study aims to analyze the influence of halal labeling and price partially and simultaneously on consumer purchase decisions on imported processed foods in Cibinong. The method used is causal quantitative. Primary data was collected through an online questionnaire (Google Form) from 100 respondents taken using the Slovin formula with an error percentage of 10% from the Cibinong community population of 376,700 people. Data analysis used multiple linear regression method with IBM SPSS software version 25 after going through classical assumption tests. The results showed that halal labeling and price had a positive and partially significant effect on purchase decisions with values (t calculated) of 2,834 and 6,943, respectively. Price variables are the main and more dominant considerations. Simultaneously, halal labeling and price had a significant effect with a value (F calculated) of 45.527 and a significance of 0.000. The coefficient of determination (R Square) of 0.467 showed that 46.7% of the variation in purchase decisions was explained by halal labeling and price, while 53.3% was influenced by other factors. In conclusion, halal labeling and price partially and simultaneously have a positive and significant effect on purchase decisions, with price as the most dominant factor.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/22906PENGARUH TREN AFFILIATE MARKETING TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA FEBI UIN RADEN FATAH PALEMBANG2026-06-11T11:15:06+00:00Nila Nafisatul Husnanilanafisatulh@gmail.com Putri Ayupuay2806@gmail.comAnggun shezysy10@gmail.comMaya Panoramamayapanorama_uin@radenfatah.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tren affiliate marketing terhadap minat berwirausaha mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Fatah Palembang. Menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei, data dikumpulkan dari 37 responden mahasiswa aktif melalui kuesioner terstruktur berbasis skala Likert 1–5. Variabel tren affiliate marketing diukur melalui empat dimensi: pengetahuan, keterlibatan, pengalaman/kompetensi, dan persepsi kemudahan. Sementara minat berwirausaha diukur melalui lima dimensi: sikap wirausaha, dukungan lingkungan, efikasi diri, intensi berwirausaha, dan motivasi berbasis nilai Islam. Hasil analisis menunjukkan bahwa tren affiliate marketing memiliki korelasi positif yang signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa (r = 0,671; p < 0,001). Sub-dimensi persepsi kemudahan dan keterlibatan aktif merupakan prediktor terkuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam ekosistem affiliate marketing secara nyata berkontribusi dalam membentuk mental kewirausahaan digital berbasis syariah.</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of affiliate marketing trends on the entrepreneurial interest of students at the Faculty of Islamic Economics and Business (FEBI), UIN Raden Fatah Palembang. Using a descriptive quantitative approach with a survey method, data were collected from 37 active student respondents through a structured Likert scale 1–5 questionnaire. The affiliate marketing trend variable was measured through four dimensions: knowledge, involvement, experience/competence, and perceived ease of use. Entrepreneurial interest was measured through five dimensions: entrepreneurial attitude, environmental support, self-efficacy, entrepreneurial intention, and Islamic value-based motivation. Results show that affiliate marketing trends have a significant positive correlation with students' entrepreneurial interest (r = 0.671; p < 0.001). The sub-dimensions of perceived ease of use and active involvement are the strongest predictors. These findings indicate that student engagement in the affiliate marketing ecosystem meaningfully contributes to shaping a digital sharia-based entrepreneurial mindset.</em></p>2026-06-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen