https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/issue/feedJurnal Riset Ekonomi dan Manajemen2026-09-29T16:39:15+00:00Open Journal Systemshttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/26052PENGARUH PELATIHAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI DINAS KELAUTAN PERIKANAN KABUPATEN SERANG2026-08-31T09:43:21+00:00Neneng Nuraini Afnitasarinenengnuraini1912@gmail.comUli Wildan Nuryantouli.wildan11@gmail.comEdi Muhammad Abduh Al Hamidikaptenmorgan345@gmail.com<p>Kualitas sumber daya manusia menjadi determinan utama efektivitas organisasi pada sektor kelautan dan perikanan. Pada Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Serang, capaian dua program kinerja tahun 2025 tergolong sangat rendah, masing-masing 25,26 persen dan 31,25 persen, yang mengindikasikan adanya persoalan pada pelaksanaan pelatihan serta rendahnya motivasi kerja pegawai. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pelatihan dan motivasi kerja, secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja pegawai. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif verifikatif dengan desain asosiatif kausal pada populasi 81 Aparatur Sipil Negara yang terdiri atas pegawai berstatus tetap dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, seluruhnya dijadikan sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert lima poin yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda, uji t parsial, uji F simultan, dan koefisien determinasi, berbantuan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil menunjukkan pelatihan (t = 4,411; sig. 0,000) dan motivasi kerja (t = 5,743; sig. 0,000) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja pegawai, dengan motivasi kerja memberikan pengaruh yang lebih dominan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 124,604; sig. 0,000) dengan koefisien determinasi sebesar 0,762, artinya 76,2 persen variasi kinerja pegawai dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelatihan dan penguatan motivasi kerja merupakan prioritas strategis dalam meningkatkan kinerja instansi.</p> <p><em>Human resource quality is a key determinant of organizational effectiveness in the marine and fisheries sector. At the Marine and Fisheries Office of Serang Regency, 2025 performance data showed two programs with very low achievement, 25.26 percent and 31.25 percent respectively, indicating problems in training implementation and low employee work motivation. This study aims to determine the effect of training and work motivation, partially and simultaneously, on employee performance. A quantitative, descriptive-verificative approach with a causal associative design was applied to a population of 81 civil servants comprising permanent and contract-based public employees, all of whom were used as a saturated sample. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire, validated and tested for reliability, then analyzed using multiple linear regression, partial t-test, simultaneous F-test, and the coefficient of determination, assisted by IBM SPSS Statistics version 27. Results show that training (t = 4.411; sig. 0.000) and work motivation (t = 5.743; sig. 0.000) each have a positive and significant partial effect on employee performance, with work motivation contributing the more dominant effect. Simultaneously, both variables have a significant effect (F = 124.604; sig. 0.000), with a coefficient of determination of 0.762, meaning 76.2 percent of the variance in employee performance is explained by the two variables. These findings confirm that improving training quality and strengthening work motivation are strategic priorities for enhancing institutional performance.</em></p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/27479PEMBERDAYAAN UMKM, SAPU LIDI MELALUI PENGUATAN BRANDING BERBASIS EKONOMI SYARIAH DI DESA SUKA MAKMUR KECAMATAN BINJAI KABUPATEN LANGKAT2026-09-23T06:12:06+00:00Sindy Aulia Sariauliasindy875@gmail.comAnandita Salwaananditasalwa987@gmail.comStefanisf967062@gmail.comTitir Nauli SiagianNaulisiagian2004@gmail.comSyarbaini Salehsyarbainisaleh@uinsu.ac.id<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM sapu lidi di Desa Suka Makmur, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat melalui penguatan branding berbasis prinsip ekonomi syariah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan pendampingan kepada pelaku UMKM. Permasalahan yang ditemukan berkaitan dengan belum optimalnya identitas produk dan pengenalan usaha kepada konsumen. Kegiatan pemberdayaan dilakukan melalui identifikasi kondisi usaha, pendampingan pengembangan identitas produk, pembuatan logo, serta edukasi mengenai penerapan branding dan prinsip ekonomi syariah dalam kegiatan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa UMKM sapu lidi memiliki identitas visual yang lebih jelas melalui pengembangan logo dan branding yang dapat diterapkan pada produk maupun media promosi. Pelaku UMKM juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya identitas produk serta penerapan nilai kejujuran, amanah, keadilan, dan kemaslahatan dalam kegiatan produksi dan pemasaran. Penguatan branding berbasis ekonomi syariah diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UMKM berbasis potensi lokal.</p> <p><em>This community service activity aims to empower broomstick MSME actors in Suka Makmur Village, Binjai District, Langkat Regency through branding development based on Islamic economic principles. The activity employed a descriptive approach through observation, interviews, documentation, and mentoring. The problems identified were related to the limited development of product identity and the introduction of the business to consumers. The empowerment activities were carried out through the identification of business conditions, mentoring in product identity development, logo creation, and education on branding and the application of Islamic economic principles in business activities. The results indicate that the broomstick MSME obtained a clearer visual identity through the development of a logo and branding that can be applied to products and promotional media. The activity also improved the MSME actors' understanding of the importance of product identity and the application of honesty, trustworthiness, justice, and public benefit in production and marketing activities. Branding development accompanied by the application of Islamic economic principles can serve as an initial step in strengthening the competitiveness and sustainability of local potential-based MSMEs.</em></p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/26617NAVIGATING COMPETITION STRATEGY: TECHNOLOGY READINESS, HUMAN CAPITAL, AND CUSTOMER ORIENTATION AS PERFORMANCE DRIVERS UNDER VARYING COMPETITIVE INTENSITY IN IT SERVICE FIRMS2026-09-11T02:23:54+00:00Romy Pramono2550251014@student.unjani.ac.idOviyan Patraoviyan.patra@lecture.unjani.ac.idEvan Nugrahanoe.rievan@gmail.comHendy Suryanahendies.free@gmail.comZaenal Muttaqienzamutaqaja@gmail.comIndri Maya Sariindri.239010068@mail.unpas.ac.id<p><em>This study examines how technology readiness (TR), human capital (HC), and customer orientation (CO) shape firm performance (FP) among medium-sized IT service firms in the Jakarta metropolitan region, and whether competitive intensity (CI) moderates those relationships. Grounded in Resource-Based View (RBV) theory, we argue that TR, HC, and CO constitute strategically valuable, difficult-to-imitate internal resources whose performance implications are amplified when the competitive environment intensifies. A quantitative, cross-sectional design was employed; data were gathered from 320 respondents at the management level across a minimum of 160 firms, then analysed using Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) via SmartPLS 4. Common method bias was assessed through Harman's single-factor test and the common latent factor procedure. Preliminary results indicate that TR, HC, and CO each exert significant positive effects on FP, while CI significantly moderates all three relationships strengthening the performance contribution of each resource under high-intensity conditions. These findings extend RBV scholarship to the Indonesian IT services context and carry direct implications for resource allocation decisions in competitively turbulent markets.</em></p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/26088PENGARUH REKRUTMEN KARYAWAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. INTAN PARIWARA CABANG SERANG2026-09-02T04:00:34+00:00Joko Siswantojokosiswanto097@gmail.comWildan Nuryanrouli.wildan11@gmail.comEdi Muhammad Abduh Al Hamidikaptenmorgan345@gmail.com<p>Persaingan bisnis yang semakin ketat menuntut perusahaan mengelola sumber daya manusia secara optimal, khususnya pada PT. Intan Pariwara Cabang Serang yang menghadapi permasalahan rekrutmen tanpa prosedur memadai serta rendahnya kepuasan kerja karyawan yang berdampak pada kinerja. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh rekrutmen karyawan dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara parsial maupun simultan. Kajian pustaka mencakup teori manajemen sumber daya manusia, rekrutmen, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan yang diperkuat penelitian terdahulu yang relevan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi terhadap 35 responden yang merupakan seluruh karyawan (sampel jenuh), lalu dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan SPSS V.26. Hasil penelitian menunjukkan rekrutmen karyawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (thitung 2,313 > ttabel; sig. 0,045), kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (thitung 2,871 > ttabel; sig. 0,007), serta kedua variabel secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (Fhitung 20,867; sig. 0,000) dengan nilai R Square 0,566. Disimpulkan bahwa peningkatan kualitas rekrutmen dan kepuasan kerja bersama-sama mampu meningkatkan kinerja karyawan pada PT. Intan Pariwara Cabang Serang.</p> <p><em>Increasingly tight business competition requires companies to optimally manage human resources, particularly at PT. Intan Pariwara Cabang Serang, which faces recruitment without adequate procedures and low employee job satisfaction affecting performance. This study aims to examine the effect of employee recruitment and job satisfaction on employee performance, both partially and simultaneously. The literature review covers human resource management theory, recruitment, job satisfaction, and employee performance, supported by relevant prior studies. A quantitative method with an associative approach was employed. Data were collected through questionnaires, interviews, and observation of 35 respondents representing the entire population (saturated sampling), then analyzed using validity, reliability, classical assumption tests, multiple linear regression, and hypothesis testing with SPSS V.26. Results show employee recruitment has a positive and significant effect on employee performance (tcount 2.313 > ttable; sig. 0.045), job satisfaction has a positive and significant effect on employee performance (tcount 2.871 > ttable; sig. 0.007), and both variables simultaneously have a positive and significant effect on employee performance (Fcount 20.867; sig. 0.000), with an R Square value of 0.566. It is concluded that improving recruitment quality and job satisfaction together can enhance employee performance at PT. Intan Pariwara Cabang Serang.</em></p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/26073PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI ASN (PNS DAN PPPK) DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA CILEGON2026-09-01T08:21:13+00:00Aidah Shafa Kamilahaidahshafakamilah@gmail.comUli Wildan Nuryantouli.wildan11@gmail.comEdi Muhammad Abduh Al Hamidikaptenmorgan345@gmail.com<p>Kinerja pegawai merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung tercapainya tujuan organisasi dan dipengaruhi oleh disiplin kerja serta motivasi kerja. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cilegon masih menghadapi permasalahan terkait disiplin dan motivasi kerja yang diduga berdampak pada kinerja pegawai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai ASN (PNS dan PPPK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cilegon. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja pegawai ASN (PNS dan PPPK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cilegon Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan jenis penelitian asosiatif (kausal). Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai, sedangkan data sekunder diperoleh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cilegon. dan dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan IBM SPSS Statistics versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai (t = 6,718, sig. = 0,000), sedangkan motivasi kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kinerja pegawai (t = 1,1,149 sig. = 0,257). Secara simultan, disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai (F = 65,485 sig. = 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,766, yang berarti 76,6% variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa disiplin kerja merupakan faktor yang berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan motivasi kerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun, secara simultan disiplin kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai ASN (PNS dan PPPK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Cilegon. Oleh karena itu, peningkatan kedisiplinan dan motivasi kerja perlu terus dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja pegawai ASN (PNS dan PPPK).</p> <p><em>Employee performance is one of the key factors in achieving organizational goals and is influenced by work discipline and work motivation. The Department of Population and Civil Registration of Cilegon City continues to face issues related to work discipline and work motivation that are presumed to affect employee performance. Therefore, this study aims to analyze the effect of work discipline and work motivation on employee performance of ASN Employees (Civil Servants and PPPK) at the Department of Population and Civil Registration of Cilegon City. This study aims to examine the effect of work discipline and work motivation, both partially and simultaneously, on employee performance of ASN Employees (Civil Servants and PPPK) at the Department of Population and Civil Registration of Cilegon City.This study employed a quantitative approach using a survey method and an associative (causal) research design. Primary data were collected through questionnaires distributed to employees, while secondary data were obtained from the Department of Population and Civil Registration of Cilegon City. The data were analyzed using validity testing, reliability testing, classical assumption tests, multiple linear regression analysis, t-test, F-test, and the coefficient of determination (R²) with IBM SPSS Statistics version 26.The results showed that work discipline had a positive and significant effect on employee performance (t =6,718, sig. = 0.000), while work motivation had a positive but insignificant effect on employee performance (t = 1,149, sig. = 0.257). Simultaneously, work discipline and work motivation had a significant effect on employee performance (F = 65,485, sig. = 0.000), with a coefficient of determination (R²) of 0.766, indicating that 76.6% of the variation in employee performance could be explained by these two variables. Based on the findings, it can be concluded that work discipline is a significant factor influencing employee performance, whereas work motivation does not have a significant partial effect on employee performance. However, work discipline and work motivation simultaneously have a significant effect on employee performance of ASN Employees (Civil Servants and PPPK) at the Department of Population and Civil Registration of Cilegon City. Therefore, continuous efforts to improve work discipline and work motivation are necessary to support the enhancement of employee performance ASN Employees (Civil Servants and PPPK)</em></p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/27536ANALISIS OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN USULAN PERBAIKAN BERBASIS TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE PADA MESIN LABELLING RL500 DI PT BIO FARMA (PERSERO)2026-09-24T10:10:52+00:00Risandi Muflih2550251007@student.unjani.ac.idEvan Nugrahanoe.rievan@gmail.comOviyan Patraoviyan.patra@lecture.unjanil.ac.idZaenal Muttaqienzamutaqaja@gmail.com<p>PT Bio Farma (Persero) sebagai satu-satunya produsen vaksin milik negara dituntut menjaga produktivitas dan mutu produksi secara simultan. Mesin Labelling RL500 pada Packaging Line 1 Gedung 43 berkedudukan sebagai bottleneck lini pengemasan, namun tingkat efektivitasnya rendah sehingga menghambat pemenuhan target produksi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis kerugian yang paling dominan menyebabkan rendahnya nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE), menganalisis akar penyebab utamanya, serta menyusun usulan perbaikan dengan pendekatan Total Productive Maintenance (TPM) yang mengacu pada pilar Autonomous Maintenance dan Planned Maintenance. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-analitik dengan rancangan studi kasus tunggal terpancang. Data sekunder berupa Summary Report periode Januari–Juni 2026 yang mencakup 18 batch produksi, dan data primer melalui observasi lapangan serta wawancara mendalam dengan tujuh informan. Analisis mengintegrasikan empat alat secara berurutan, yaitu Six Big Losses, Diagram Pareto, Fishbone Diagram (5M1E), dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Hasil penelitian menunjukkan nilai OEE rata-rata 50,85%, jauh di bawah standar world class JIPM 85%, dengan Performance Rate (54,00%) sebagai komponen terkritis, sementara Availability (95,22%) dan Quality (98,94%) tergolong baik. Kerugian dominan adalah Idling and Minor Stoppage (61,08%) dan Reduced Speed (28,17%) dengan kontribusi kumulatif 89,25%. Penelusuran akar penyebab menghasilkan enam belas akar penyebab pada kerangka 5M1E dan empat belas modus kegagalan, dengan Risk Priority Number tertinggi pada penghentian singkat yang tidak teranalisis (320) dan keausan komponen yang tidak terdeteksi dini (294). Keluaran penelitian berupa dua belas usulan perbaikan terprioritas yang setiap butirnya dapat dirunut balik hingga modus kegagalan, akar penyebab, kerugian dominan, dan nilai OEE awal.</p> <p><em>PT Bio Farma (Persero), as Indonesia’s sole state-owned vaccine manufacturer, must sustain production productivity and quality simultaneously. The RL500 labelling machine on Packaging Line 1 serves as the bottleneck of the packaging line, yet its low effectiveness constrains the fulfilment of production targets. This study aims to identify the most dominant losses causing the low Overall Equipment Effectiveness (OEE), to analyse their main root causes, and to formulate improvement proposals based on the Autonomous Maintenance and Planned Maintenance pillars of Total Productive Maintenance (TPM). The study employs a qualitative descriptive-analytic approach with an embedded single-case study design. Secondary data comprised the Summary Report for January–June 2026 covering 18 production batches, while primary data came from field observation and in-depth interviews with seven informants. The analysis sequentially integrates Six Big Losses, Pareto Diagram, Fishbone Diagram (5M1E), and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). The results show an average OEE of 50.85%, far below the JIPM world-class standard of 85%, with Performance Rate (54.00%) as the most critical component, whereas Availability (95.22%) and Quality (98.94%) are good. The dominant losses are Idling and Minor Stoppage (61.08%) and Reduced Speed (28.17%), with a cumulative contribution of 89.25%. Root-cause analysis yielded sixteen root causes across the 5M1E framework and fourteen failure modes, with the highest Risk Priority Numbers on unanalysed minor stoppages (320) and undetected early component wear (294). The study delivers twelve prioritised improvement proposals, each traceable back to its failure mode, root cause, dominant loss category, and baseline OEE value.</em></p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/26951PENGARUH NILAI TUKAR, KEBIJAKAN DIVIDEN, KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL TERHADAP VOLATILITAS SAHAM STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) TAHUN 2018 - 20242026-09-15T02:17:24+00:00Ita Puspitaitapuspita.colle@gmail.com Aat Sutihatdosen02762@unpam.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Nilai Tukar, Kebijakan Dividen, dan Kepemilikan Institusional terhadap Volatilitas Saham. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif, dengan sumber data sekunder yang diperoleh melalui situs www.idx.co.id. Penelitian ini memiliki populasi sebanyak 66 dan 14 sampel perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2024. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode statistik deskriptif dan regresi data panel dengan alat bantu Software E-Views 13. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai Tukar, Kebijakan Dividen, dan Kepemilikan Institusional berpengaruh secara simultan terhadap Volatilitas Saham. Kemudian, variabel nilai tukar berpengaruh terhadap Volatilitas saham secara parsial. Namun secara parsial, variabel Kebijakan Dividen dan Kepemilikan Institusional menunjukan hasil tidak adanya pengaruh terhadap Volatilitas Saham.</p> <p><em>This study aims to determine the effect of Exchange Rates, Dividend Policy, and Constitutional Ownership on Stock Volatility. The research method used is quantitative, with secondary data obtained from www.idx.co.id. This study has a population of 66 and a sample of 14 industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange between 2018 and 2024. The analysis was conducted using descriptive statistics and panel data regression using E-Views 13 software. The results of this study indicate that Exchange Rates, Dividend Policy, and Constitutional Ownership simultaneously influence Stock Volatility. Furthermore, the exchange rate variable partially influences Stock Volatility. However, partially, the Dividend Policy and Constitutional Ownership variables show no effect on Stock Volatility</em></p> <p> </p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/26393PENGARUH PENGGUNAAN TEKNOLOGI PERKANTORAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENGELOLAAN ADMINISTRASI PADA KOPERASI PERKASA NALO TANTAN2026-09-06T07:33:07+00:00Fhaiqa Bintari Trisnantafhaiqabintari@gmail.com<p>Perkembangan teknologi perkantoran memberikan peluang bagi organisasi untuk meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan administrasi. Pemanfaatan teknologi diharapkan mampu mempercepat proses kerja, meningkatkan ketelitian pengolahan data, serta mempermudah penyajian informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan teknologi perkantoran terhadap efektivitas pengelolaan administrasi pada Koperasi Perkasa Nalo Tantan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pengurus dan karyawan Koperasi Perkasa Nalo Tantan yang terlibat dalam kegiatan administrasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, serta analisis regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi perkantoran tidak berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pengelolaan administrasi dengan nilai signifikansi sebesar 0,898 > 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,000 menunjukkan bahwa penggunaan teknologi perkantoran belum mampu menjelaskan perubahan efektivitas pengelolaan administrasi secara berarti. Meskipun memiliki arah hubungan positif, pengaruh penggunaan teknologi perkantoran masih sangat rendah sehingga efektivitas pengelolaan administrasi diduga dipengaruhi oleh faktor lain di luar variabel penelitian. Penelitian ini memberikan gambaran bahwa peningkatan efektivitas administrasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga membutuhkan dukungan sumber daya manusia, sistem kerja, dan pengelolaan organisasi yang baik.</p> <p> </p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemenhttps://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/26082PENGARUH PENERAPAN WORK FROM HOME (WFH) DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI ASN PADA KANTOR DINAS PUPR PROVINSI BANTEN2026-09-01T11:27:25+00:00Qonita Salsabila qonitasalsa53@gmail.comUli Wildan Nuryantouli.wildan11@gmail.comEdi Muhammad Abduh Al Hamidi kaptenmorgam345@gmail.com<p>Penerapan kebijakan work from home pada instansi pemerintah menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi kerja dan mendukung penghematan anggaran, khususnya dalam mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Maka dari itu, diperlukan penelitian untuk mengetahui efek penerapan work from home dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja pegawai ASN di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten. Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh penerapan work from home terhadap kepuasan kerja, menguji pengaruh motivasi kerja terhadap kepuasan kerja, serta menguji pengaruh penerapan work from home dan motivasi kerja secara simultan terhadap kepuasan kerja pegawai ASN pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai ASN pada Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan melalui teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Menurut hasil uji hipotesis 1, menunjukkan bahwa bekerja dari rumah secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Provinsi Banten yang dibuktikan oleh nilai t statistik (3,138) > t tabel (1,985) dan sig (0,002) < sig (0,05) dengan koefisien regresi 0,152. Hasil uji hipotesis 2 menunjukkan motivasi kerja secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Provinsi Banten yang dibuktikan oleh nilai t statistic (14,047) > t tabel (1,985) dan sig (0,000) < sig (0,05) dengan koefisien regresi 0,493. Hasil uji hipotesis 3 menunjukkan secara simultan work from home dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai di Kantor Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Provinsi Banten yang dibuktikan oleh nilai f hitung (128,902) > f tabel (3,09) dan sig (0,000) < (0,05). Penelitian ini dapat dibuat kesimpulan bahwa work from home dan motivasi kerja memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi pada kepuasan kerja pegawai di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Banten.</p> <p><em>The adoption of remote work policies in government agencies serves as a strategy to enhance work efficiency and support budget savings, particularly by reducing fuel consumption. Therefore, research is needed to ascertain the effects of implementing work-from-home policies and work motivation on the job satisfaction of State Civil Apparatus (ASN) employees at the Public Works and Spatial Planning Agency of Banten Province. </em><em>This study aims to examine the effect of work-from-home implementation on job satisfaction, the effect of work motivation on job satisfaction, and the simultaneous effect of work-from-home implementation and work motivation on the job satisfaction of ASN employees at the Public Works and Spatial Planning Agency of Banten Province. </em><em>This study employs a quantitative method with an associative approach. The study population consists of all ASN employees at the Public Works and Spatial Planning Agency of Banten Province, using a sample of 96 respondents determined using the Proportionate Stratified Random Sampling technique. </em><em>The outcomes of the first hypothesis test indicate that work-from-home implementation has a significant partial effect on employee job satisfaction at the Public Works and Spatial Planning Agency of Banten Province, evidenced by a t-statistic value (3.138) greater than the t-table value (1.985) and a significance value (0.002) less than 0.05, with a regression coefficient of 0.152. The outcomes of the second hypothesis test indicate that work motivation has a significant partial effect on employee job satisfaction at the Public Works and Spatial Planning Agency of Banten Province, evidenced by a t-statistic value (14.047) greater than the t-table value (1.985) and a significance value (0.000) less than 0.05, with a regression coefficient of 0.493. The results of the third hypothesis test indicate that working from home and work motivation simultaneously have a significant effect on employee job satisfaction at the Public Works and Spatial Planning Agency of Banten Province, as evidenced by an F-calculated value (128.902) greater than the F-table value (3.09) and a significance value (0.000) less than (0.05). </em><em>It can be concluded from this study that working from home and work motivation possess a strong capacity to explain the variation in employee job satisfaction at the Public Works and Spatial Planning Agency of Banten Province.</em></p>2026-09-29T00:00:00+00:00Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen