Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem
id-IDJurnal Riset Ekonomi dan ManajemenIMPLEMENTASI TARGET COSTING DALAM UPAYA EFISIENSI BIAYA PRODUK UNTUK MENINGKATKAN LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/21590
<p>Dalam makalah ini dibahas jurnal berjudul “Implementasi Target Costing dalam Upaya Efisiensi Biaya Produk untuk Meningkatkan Laba pada Perusahaan Manufaktur”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode target costing sebagai strategi pengendalian biaya dalam meningkatkan efisiensi produksi dan laba perusahaan. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada tingginya tingkat persaingan dalam industri manufaktur yang menuntut perusahaan untuk mampu menetapkan harga jual yang kompetitif tanpa mengabaikan keuntungan yang diharapkan. Dalam kondisi tersebut, pendekatan tradisional yang berorientasi pada biaya seringkali tidak efektif, sehingga diperlukan metode yang berorientasi pada pasar seperti target costing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif melalui studi literatur terhadap jurnal utama yang membahas penerapan target costing pada perusahaan manufaktur. Dalam konsep target costing, perusahaan terlebih dahulu menentukan harga jual berdasarkan kondisi pasar, kemudian menetapkan laba yang diinginkan untuk memperoleh target biaya yang harus dicapai. Proses ini dilakukan sejak tahap perencanaan dan desain produk, sehingga pengendalian biaya dapat dilakukan secara lebih efektif sebelum proses produksi berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan target costing mampu meningkatkan efisiensi biaya produksi melalui pengurangan biaya yang tidak bernilai tambah serta optimalisasi penggunaan sumber daya. Selain itu, metode ini membantu perusahaan dalam menghasilkan produk dengan kualitas yang tetap terjaga namun dengan biaya yang lebih rendah, sehingga dapat meningkatkan daya saing di pasar. Penerapan target costing juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan laba perusahaan karena biaya produksi yang lebih terkendali memungkinkan perusahaan memperoleh margin keuntungan yang lebih optimal. Namun demikian, penelitian ini juga memiliki beberapa keterbatasan, di antaranya keterbatasan sumber data yang digunakan serta belum adanya pembahasan secara mendalam mengenai kendala implementasi target costing di lapangan. Selain itu, faktor eksternal seperti perubahan harga bahan baku dan dinamika pasar belum sepenuhnya dianalisis dalam penelitian ini. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa implementasi target costing merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan efisiensi biaya produk dan laba perusahaan manufaktur, meskipun masih memerlukan pengembangan dan penyesuaian lebih lanjut dalam penerapannya.</p>Ardin Dolok SaribuMikhael SipahutarWilly Sangga Reja GalinggingNancy Elisabeth PanggabeanJesika PakpahanDiana Enjelika NainggolanLisnawati LaseIntan Cristiani
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen
2026-05-302026-05-30175STUDI KONSEPTUAL FAKTOR KINERJA KARYAWAN GENERASI Z: PERAN WORK-LIFE BALANCE, LINGKUNGAN KERJA, DAN PENGEMBANGAN KARIER
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/22013
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kinerja karyawan Generasi Z, khususnya Work-Life Balance (WLB), lingkungan kerja, dan pengembangan karier. Generasi Z sebagai generasi yang mendominasi dunia kerja saat ini memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dalam hal kebutuhan akan keseimbangan hidup, fleksibilitas kerja, dan peluang pengembangan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur dengan menelaah berbagai penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-Life Balance (WLB) memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan produktivitas dan penurunan turnover intention pada karyawan Generasi Z. Selain itu, lingkungan kerja yang kondusif dan pengembangan karier yang jelas juga berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Hubungan tersebut diperkuat oleh kepuasan kerja dan motivasi intrinsik sebagai faktor pendukung. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi organisasi untuk menciptakan kebijakan kerja yang lebih fleksibel, lingkungan kerja yang suportif, serta sistem pengembangan karier yang terarah guna meningkatkan loyalitas dan produktivitas Generasi Z di era digital.</p> <p><em>This study aims to examine the factors influencing the performance of Generation Z employees, particularly Work-Life Balance (WLB), work environment, and career development. As the generation currently dominating the workforce, Generation Z demonstrates characteristics that differ from previous generations, particularly in terms of the need for work-life balance, workplace flexibility, and opportunities for self-development. This study employs a literature review approach by analyzing various relevant previous studies. The findings reveal that Work-Life Balance (WLB) has a positive and significant effect on employee productivity and the reduction of turnover intention among Generation Z employees. Furthermore, a conducive work environment and well-structured career development are found to play important roles in enhancing employee performance. These relationships are further strengthened by job satisfaction and intrinsic motivation as mediating factors. This study provides practical implications for organizations to implement more flexible work policies, establish a supportive work environment, and develop structured career development systems in order to enhance employee loyalty and productivity among Generation Z in the digital era.</em></p>Riski NurdiansyahRiski Dwi Amanda
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen
2026-05-302026-05-30175PENGARUH KOMPENSASI, GAYA KEPEMIMPINAN, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. MARIANA ABADI SEJAHTERA
https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jrem/article/view/22089
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, gaya kepemimpinan, dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Mariana Abadi Sejahtera. Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor penting dalam mencapai tujuan perusahaan, yang dapat dipengaruhi oleh berbagai aspek manajerial, termasuk kompensasi yang diberikan, gaya kepemimpinan atasan, serta tingkat kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan PT. Mariana Abadi Sejahtera. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen (kompensasi, gaya kepemimpinan, dan kepuasan kerja) dengan variabel dependen (kinerja karyawan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Gaya kepemimpinan juga memiliki pengaruh signifikan, di mana gaya kepemimpinan yang demokratis lebih efektif dalam meningkatkan kinerja dibandingkan gaya kepemimpinan otoriter. Selain itu, kepuasan kerja terbukti menjadi faktor penting yang mempengaruhi motivasi dan produktivitas karyawan. Secara simultan, ketiga variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan.</p> <p><em>This study aims to analyze the influence of compensation, leadership style, and job satisfaction on employee performance at PT. Mariana Abadi Sejahtera. Employee performance is one of the important factors in achieving company goals, which can be influenced by various managerial aspects, including the compensation provided, the leadership style of supervisors, and the level of employee job satisfaction. This research uses a quantitative approach with a survey method through questionnaires distributed to employees of PT. Mariana Abadi Sejahtera. The data analysis technique used is multiple linear regression to examine the relationship between the independent variables (compensation, leadership style, and job satisfaction) and the dependent variable (employee performance). The results of the study indicate that compensation has a positive and significant effect on employee performance. Leadership style also has a significant influence, where a democratic leadership style is more effective in improving employee performance compared to an authoritarian leadership style. In addition, job satisfaction has proven to be an important factor influencing employee motivation and productivity. Simultaneously, the three independent variables have a significant effect on employee performance.</em></p>Adhzan PurnamaTri Wahju Wirjawan
Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Riset Ekonomi dan Manajemen
2026-05-302026-05-30175