NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KISAH LUQMAN AL-HAKIM: ANALISIS TAFSIR TARBAWI

Penulis

  • Alfarida Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah
  • M. Askari Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah
  • Novita Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah

Kata Kunci:

Pendidikan Karakter, Luqman Al-Hakim, Tafsir Tarbawi, Nilai Islam, Pendidikan Akhlak

Abstrak

Pendidikan karakter merupakan salah satu pilar penting dalam membentuk kepribadian generasi muslim yang berakhlak mulia. Di era modern yang penuh tantangan moral dan sosial, Al-Qur’an hadir sebagai sumber nilai yang kaya dan otentik, salah satunya melalui kisah Luqman Al-Hakim dalam Surah Luqman ayat 12-19. Namun, potensi pedagogis kisah tersebut belum sepenuhnya digali secara sistematis melalui pendekatan tafsir tarbawi dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam kisah Luqman Al-Hakim berdasarkan pendekatan tafsir tarbawi, serta mengkaji relevansinya dalam konteks pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitik. Sumber data primer berasal dari Surah Luqman ayat 12-19 beserta tafsir-tafsirnya, sedangkan sumber sekunder meliputi literatur pendidikan Islam, pendidikan karakter, dan tafsir tarbawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kisah Luqman Al-Hakim mengandung enam nilai pendidikan karakter utama yang saling berkaitan, yaitu: (1) nilai pendidikan tauhid dan kepercayaan kepada Allah sebagai landasan utama pembentukan karakter; (2) nilai pendidikan berbakti kepada orang tua yang mencerminkan rasa syukur dan tanggung jawab sosial; (3) nilai pendidikan akhlak mulia dan toleransi yang menekankan kerendahan hati serta penghormatan terhadap sesama; (4) nilai pendidikan tanggung jawab dan kesadaran sosial melalui konsep amar ma'ruf nahi munkar; (5) nilai pendidikan kesabaran dan ketahanan mental dalam menghadapi cobaan hidup; serta (6) nilai pendidikan keseimbangan dan moderasi (wasathiyyah) dalam bersikap dan bertutur kata. Nilai-nilai ini memiliki relevansi tinggi untuk diintegrasikan dalam kurikulum pendidikan Islam modern, baik melalui pendekatan terpadu dalam mata pelajaran, pembiasaan budaya sekolah, maupun keteladanan pendidik dan orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa tafsir tarbawi merupakan pendekatan yang efektif untuk menggali dimensi pedagogis Al-Qur'an, khususnya dalam upaya penguatan pendidikan karakter generasi muslim yang berakhlak mulia.

Character education is a fundamental pillar in shaping the moral personality of Muslim generations. In the modern era, marked by increasing moral and social challenges, the Qur’an serves as a rich and authentic source of values, particularly through the story of Luqman Al-Hakim in Surah Luqman verses 12–19. However, the pedagogical potential of this narrative has not been systematically explored through the tarbawi tafsir approach in the context of contemporary Islamic education. This study aims to identify and analyze the values of character education contained in the story of Luqman Al-Hakim based on the tarbawi tafsir approach, and to examine their relevance in the context of contemporary Islamic education. This research employs a library research method with a qualitative descriptive-analytical approach. Primary data sources are derived from Surah Luqman verses 12–19 along with their commentaries, while secondary sources include literature on Islamic education, character education, and tarbawi tafsir. The findings reveal that the story of Luqman Al-Hakim contains six interconnected core values of character education: (1) the value of tawhid education and belief in Allah as the primary foundation of character formation; (2) the value of filial piety reflecting gratitude and social responsibility; (3) the value of noble morality and tolerance emphasizing humility and respect for others; (4) the value of responsibility and social awareness through the concept of amar ma'ruf nahi munkar; (5) the value of patience and mental resilience in facing life's trials; and (6) the value of balance and moderation (wasathiyyah) in attitude and speech. These values are highly relevant to be integrated into modern Islamic educational curricula, whether through an integrated subject approach, school culture habituation, or exemplary modeling by educators and parents. This study affirms that tarbawi tafsir is an effective approach to uncovering the pedagogical dimensions of the Qur'an, particularly in efforts to strengthen the character education of Muslim generations with noble morals.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-29