LANDASAN EPISTIMOLOGIS DALAM PENGEMBANGAN TEORI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM: INTEGRASI ILMU PENDIDIKAN DAN NILAI-NILAI QUR'ANI PADA PRAKTIK PEMBELAJARAN SEKOLAH MUHAMMADIYAH
Kata Kunci:
Integrasi, Pendidikan, NilaiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi ilmu pendidikan dan nilai-nilai Qur’ani dalam praktik pembelajaran di SD Muhammadiyah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka, penelitian ini menelaah berbagai sumber literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen pendidikan Muhammadiyah untuk memahami bagaimana nilai-nilai Al-Qur’an diimplementasikan dalam sistem pendidikan dasar Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa SD Muhammadiyah telah mengintegrasikan nilai-nilai Qur’ani melalui empat aspek utama, yaitu integrasi kurikulum, pembiasaan religius, keteladanan guru, dan budaya sekolah Qur’ani. Keempat aspek tersebut membentuk lingkungan pendidikan yang tidak hanya menekankan kecerdasan intelektual, tetapi juga membangun karakter spiritual dan sosial siswa. Dengan demikian, integrasi nilai-nilai Qur’ani di SD Muhammadiyah mampu mewujudkan pendidikan Islam yang berkemajuan, berkarakter, serta relevan dengan kebutuhan zaman modern.
This study aims to examine the integration of educational science and Quranic values into learning practices at Muhammadiyah Elementary Schools. Using a qualitative approach with a literature study, this study examined various sources such as books, scientific journals, and Muhammadiyah educational documents to understand how Quranic values are implemented in the Islamic elementary education system. The results indicate that Muhammadiyah Elementary Schools have integrated Quranic values through four main aspects: curriculum integration, religious habits, teacher role models, and a Quranic school culture. These four aspects create an educational environment that emphasizes not only intellectual intelligence but also the development of students' spiritual and social character. Thus, the integration of Quranic values at Muhammadiyah Elementary Schools can create an Islamic education that is progressive, character-based, and relevant to the needs of the modern era.



