MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI LANDASAN PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWA: KAJIAN TEORETIKAL DAN PENERAPAN DI SDN 016 TENGGARONG
Kata Kunci:
Manajmen, Pendidikan Islam, Karakter ReligiusAbstrak
Artikel ini bertujuan menganalisis peranan manajemen pendidikan Islam sebagai landasan konseptual dalam penguatan karakter religius siswa sekolah dasar, dengan menempatkan SDN 016 Tenggarong sebagai konteks kajian konseptual. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang berfokus pada telaah dan sintesis teori dari pelbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dan hasil penelitian terdahulu. Analisis data dilakukan melalui pendekatan analisis isi (content analysis), yang menafsirkan hubungan antara prinsip-prinsip manajemen pendidikan Islam dan proses pembentukan karakter religius siswa. Hasil kajian menunjukkan bahawa manajemen pendidikan Islam tidak hanya berfungsi sebagai sistem pengelolaan lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai kerangka nilai yang berpaksikan tauhid, akhlak, dan tanggungjawab moral. Penerapan nilai-nilai tersebut melalui fungsi perancangan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dapat mencipta budaya religius yang menyeluruh dalam kehidupan sekolah. Kajian ini juga menegaskan bahawa pembentukan karakter religius memerlukan keterpaduan antara kepemimpinan kepala sekolah, keteladanan guru, serta pembiasaan nilai keagamaan dalam aktiviti akademik dan nonakademik. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini memperlihatkan bahawa keberkesanan penguatan karakter religius siswa bergantung pada sejauh mana prinsip manajemen pendidikan Islam dijadikan asas dalam setiap aspek pengelolaan sekolah. Kajian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan konseptual terhadap pengembangan strategi manajemen pendidikan Islam di sekolah dasar serta memperkukuh integrasi antara nilai spiritual dan sistem pendidikan nasional.
This article aims to analyze the role of Islamic education management as a conceptual foundation in strengthening the religious character of elementary school students, by placing SDN 016 Tenggarong as the context of conceptual studies. This research uses a library research method with a descriptive qualitative approach, which focuses on the analysis and synthesis of theories from various scientific sources such as books, journal articles, and previous research results. Data analysis was carried out through a content analysis approach, which interprets the relationship between the principles of Islamic education management and the process of forming students' religious character. The results of the study show that Islamic education management does not only function as a management system of educational institutions, but also as a framework of values centered on tauhid, morals, and moral responsibility. The application of these values through the functions of planning, organizing, implementing, and supervising can create a comprehensive religious culture in school life. The study also emphasizes that the formation of religious character requires integration between the leadership of the principal, the example of teachers, as well as the habituation of religious values in academic and non-academic activities. Overall, the results of this study show that the effectiveness of strengthening the religious character of students depends on the extent to which the principles of Islamic education management are used as a basis in every aspect of school management. This study is expected to make a conceptual contribution to the development of Islamic education management strategies in primary schools and strengthen the integration between spiritual values and the national education system.



