KONTRIBUSI BEASISWA ZAKAT TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN MUSTAHIK: STUDI PADA LAZNAS BMH GRESIK
Kata Kunci:
Beasiswa Zakat, Kualitas Pendidikan, Mustahik, Zakat Produktif, LAZNAS BMHAbstrak
Pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara, namun keterbatasan ekonomi masih menjadi hambatan utama bagi mustahik dalam mengakses pendidikan yang layak. Zakat sebagai instrumen ekonomi Islam memiliki potensi strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program beasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi beasiswa zakat terhadap peningkatan kualitas pendidikan mustahik, mengidentifikasi tantangan pelaksanaan program, serta mengetahui persepsi mustahik terhadap manfaat beasiswa zakat pada LAZNAS BMH Gresik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan yang terdiri dari pengelola program beasiswa, pihak sekolah, dan mustahik penerima beasiswa. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beasiswa zakat berkontribusi signifikan dalam meningkatkan akses pendidikan, motivasi belajar, kedisiplinan, dan prestasi akademik mustahik. Selain bantuan finansial, pendampingan dan pembinaan turut memperkuat kualitas pendidikan. Tantangan utama yang dihadapi meliputi pendataan mustahik, keterbatasan dana, dan konsistensi waktu penyaluran. Persepsi mustahik terhadap Program Beasiswa Zakat LAZNAS BMH Gresik bersifat positif. Beasiswa zakat dipersepsikan sebagai bantuan ekonomi yang meringankan beban biaya pendidikan keluarga, dukungan pendidikan yang menjamin keberlanjutan sekolah dan meningkatkan motivasi belajar siswa, dukungan psikologis yang menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat berprestasi, serta sarana pembinaan keislaman yang selaras dengan nilai-nilai pendidikan Islam dan berkontribusi pada pembentukan karakter serta akhlak siswa. Hal ini menunjukkan bahwa program beasiswa zakat memberikan dampak yang komprehensif, mencakup aspek material, pendidikan, psikologis, dan spiritual mustahik.
Education is a fundamental right, however, economic constraints remain a major barrier for mustahik in accessing quality education. Zakat, as an Islamic economic instrument, has strategic potential to improve educational quality through scholarship programs. This study aims to analyze the contribution of zakat scholarships to improving the quality of education among mustahik, identify implementation challenges, and examine mustahik perceptions of the benefits of zakat scholarships at LAZNAS BMH Gresik. This research employs a descriptive qualitative approach using field research methods. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, involving scholarship administrators, school representatives, and mustahik recipients. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results of the study indicate that zakat scholarships contribute significantly to improving access to education, learning motivation, discipline, and academic achievement of beneficiaries. In addition to financial assistance, mentoring and coaching also strengthen the quality of education. The main challenges faced include mustahik data collection, limited funds, and consistent distribution times. Beneficiaries' perceptions of the LAZNAS BMH Gresik Zakat Scholarship Program are positive. Zakat scholarships are perceived as economic assistance that eases the burden of family education costs, educational support that ensures school continuity and increases student learning motivation, psychological support that fosters self-confidence and a spirit of achievement, and a means of Islamic development that aligns with Islamic educational values and contributes to the formation of students' character and morals. This indicates that the zakat scholarship program has a comprehensive impact, encompassing the material, educational, psychological, and spiritual aspects of beneficiaries.



