IMPLEMENTASI PROGRAM MAKAN BERGIZI GRATIS UPAYA PENCEGAHAN STUNTING UNTUK IBU MENYUSUI, IBU HAMIL, DAN BAYI DI BAWAH DUA TAHUN DI KECAMATAN NGANJUK
Kata Kunci:
Implementasi, Program Makan Bergizi Gratis, StuntingAbstrak
Penelitian ini disusun untuk melihat Implementasi Kebijakan Program Makan Bergizi Gratis untuk Pencegahan Stunting di Indonesia, dari nasional hingga potensi penerapanya ada di Kabupaten Nganjuk. Dengan menggunakan Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Dekriptif Kualitatif yang mendukung Peneliti untuk melakukan penelitian yaitu dari Dinas Kesehatan (DinKes), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk, Selanjutnya Penelitian ini bertujuan bagaimana Upaya pemerintah untuk mencegah stunting pada Program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat. Hasil Penelitian Menunjukan dengan adanya Implementasi Program dari pemerintah tentang Makan Bergizi Gratis untuk Upaya pencegahan stunting sangat membantu Masyarakat dalam pemenuhan Gizi, Tetapi masih terkendala tehnis yang terjadi pada pelaksanaanya, seperti koordinasi Lintas sektor, Keterbatasan Sumber Daya Manusia dan Anggaran, serta pemahaman gizi yang rendah bagi masyarakat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis ini Sudah terlaksana di Kabupaten Nganjuk, tetapi hanya beberapa Desa yang sudah berjalan.
This study was conducted to determine the implementation of the Free Nutritional Meal Program policy for stunting prevention in Indonesia, from the national level to its potential application in Nganjuk Regency. The method used in this study is a qualitative descriptive method that supports researchers in conducting research, namely from the Health Office, the Regional Development Planning Agency, the Population and Family Planning Control Office of Nganjuk Regency. Furthermore, this study aims to determine the government's efforts to prevent stunting through the Free Nutritional Meal Program for the community. The results of the study indicate that the implementation of the government's Free Nutritional Meal Program for stunting prevention efforts significantly helps the community in meeting nutritional needs. However, technical obstacles still occur in its implementation, such as cross-sector coordination, limited human resources and budget, and low nutritional understanding among the community. Therefore, it can be concluded that the Free Nutritional Meal Program has been implemented in Nganjuk Regency, but only a few villages have been running.



