AROMA TROTOAR: STRATEGI PEMASARAN KOPI JALANAN YANG MENARIK PERHATIAN
Kata Kunci:
Pemasaran Digital, UMKM, Media Sosial, Sistem Pemesanan Online, Kopi jalananAbstrak
Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat penting untuk pembangunan ekonomi, namun banyak di antaranya belum sepenuhnya merangkul teknologi digital. Kopi Jalanan adalah usaha kecil di Kota Batam yang menyediakan jasa cuci mobil. Usaha ini memiliki beberapa masalah, seperti kurang terlihat secara online, kurang memanfaatkan media sosial untuk promosi, dan belum memiliki sistem pemesanan online. Tujuan dari Program Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk menggunakan teknik pemasaran digital agar Kopi Jalanan lebih kompetitif dan efisien. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data primer, seperti wawancara dan observasi langsung terhadap operasional perusahaan. Sebagai bagian dari implementasi, profil perusahaan dibuat dan ditingkatkan di Google Maps, Instagram dan TikTok digunakan sebagai alat pemasaran, dan sistem pemesanan online dibuat menggunakan Google Forms yang dapat diakses siapa saja menggunakan kode QR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pemasaran digital memudahkan orang untuk menemukan toko, meningkatkan kesadaran merek di kalangan masyarakat, menjangkau lebih banyak orang dengan promosi, dan membuat layanan lebih efisien dengan mengurangi waktu tunggu. Pemilik perusahaan juga belajar bagaimana melakukan pemasaran digital sendiri dan mendapatkan pengalaman langsung. Jadi, menggunakan taktik pemasaran digital baik untuk kesuksesan dan pengembangan jangka panjang Kopi jalanan.
Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a vital role in supporting economic growth; however, many of them have not optimally adopted digital technology. Kopi jalanan is an MSME providing vehicle washing services in Batam City that faces several challenges, including low digital visibility, limited use of social media for promotion, and the absence of an online booking system. This Community Service Program aims to implement digital marketing strategies to enhance competitiveness and operational efficiency at Kopi jalanan. The study employed primary data collection methods through interviews and direct observations of the business activities. The implementation included creating and optimizing a business profile on Google Maps, managing Instagram and TikTok as promotional media, and developing an online booking system using Google Forms accessed via QR codes. The results indicate that the digital marketing strategy improved location accessibility, increased brand awareness, expanded promotional reach, and enhanced service efficiency by reducing customer queues. Additionally, the business owner gained practical knowledge and skills to manage digital marketing independently. Therefore, the implementation of digital marketing strategies contributes positively to the sustainability and growth of Kopi jalanan.



