SISTEM UPAH KARYAWAN PERUSAHAAN KONSTRUKSI UNTUK LOKASI KONSTRUKSI DENGAN RISIKO KESELAMATAN
Kata Kunci:
konstruksi, perusahaan, risiko keselamatan, sistem upahAbstrak
Bahaya keselamatan yang paling dikenal selama operasi konstruksi selalu bekerja di ketinggian, bekerja di bawah tanah, bekerja di ruang terbatas dan dekat dengan material yang jatuh, menangani beban secara manual, menangani zat berbahaya, kebisingan, debu, menggunakan pabrik dan peralatan, kebakaran, paparan kabel hidup, tata graha yang buruk dan ergonomic. Tujuan penelitian adalah untuk menjelaskan sistem upah karyawan perusahaan konstruksi untuk lokasi konstruksi dengan risiko keselamatan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan metode analisis. Penelitian kualitatif melibatkan pemeriksaan data non-matematis dan mencakup pengumpulan informasi melalui berbagai metode, termasuk wawancara, observasi, pemeriksaan dokumen atau arsip. Hasil penelitian menunjukkan sistem upah yang dijalankan CV Adicitra Karya menggunakan dua metode pembayaran upah yaitu metode pembayaran waktu, jumlah yang pasti dibayarkan untuk jangka waktu tertentu, yaitu, pembayaran dibayarkan dengan tarif tetap per jam, hari, minggu, bulan; atau periode lain, dan setiap pekerja konstruksi dalam kategori tertentu menerima pembayaran yang sama terlepas dari perbedaan output. Metode pembayaran upah yang digunakan untuk pembayaran untuk operasi konstruksi yang berbeda di lokasi tidak secara signifikan tergantung pada tingkat risiko yang terlibat dalam setiap operasi / perdagangan. Sistem pembayaran upah sangat berbeda dari tingkat upah pedagang dan buruh. Sementara dalam pembayaran berdasarkan satuan, pembayaran tergantung pada hasil produksi. Setiap pekerja konstruksi dibayar sesuai dengan jumlah pekerjaan yang mereka lakukan, tanpa memperhatikan berapa lama mereka menghabiskan waktu untuk itu..
The most recognized safety hazards during construction operations are always working at heights, working underground, working in confined spaces and close to falling materials, handling loads manually, handling hazardous substances, noise, dust, using plant and equipment, fire, exposure live wires, poor housekeeping and ergonomics. The aim of the research is to explain the wage system for construction company employees for construction sites with safety risks. This research method uses a qualitative research approach and analytical methods. Qualitative research involves examining non-mathematical data and includes gathering information through a variety of methods, including interviews, observations, examination of documents or archives. The research results show that the wage system implemented by CV Adicitra Karya uses two wage payment methods, namely the time payment method, a definite amount is paid for a certain period of time, that is, payment is paid at a fixed rate per hour, day, week, month; or another period, and each construction worker in a given category receives the same payment regardless of differences in output. The wage payment methods used for payment for different construction operations on site do not significantly depend on the level of risk involved in each operation/trade. The wage payment system is very different from the wage levels of traders and laborers. Meanwhile, in unit-based payments, payment depends on production results. Each construction worker is paid according to the amount of work they do, regardless of how long they spend on it.




