ANALISIS SISTEM ANTRIAN DALAM RANGKA OPTIMALISASI PELAYANAN STASIUN PENGISIAN BAHAN BAKAR MULAWARMAN KOTA TARAKAN
Kata Kunci:
Antrian, SPBU, POM-QMAbstrak
Artikel ini mengkaji sistem antrian yang berlaku di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 64.77101 di Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan jenis sistem antrian, jumlah fasilitas pelayanan, dan waktu pelayanan yang optimal di SPBU tersebut. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan aplikasi POM-QM untuk menganalisis data. Data yang diperoleh meliputi jumlah kedatangan, tingkat pelayanan, dan jumlah operator SPBU selama tujuh hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPBU 64.77101 menggunakan model antrian M/M/S dengan disiplin antrian FIFO. Rata-rata jumlah kedatangan konsumen adalah 178,42 orang per jam, rata-rata tingkat pelayanan adalah 80 orang per jam, dan jumlah operator yang aktif adalah 4 orang. Rata-rata waktu antri konsumen adalah 0,17 menit dan rata-rata waktu dalam sistem adalah 0,92 menit.
This article examines the queuing system that applies at Public Fuel Filling Station (SPBU) 64.77101 in Tarakan City, North Kalimantan. The purpose of this study is to determine the type of queuing system, the number of service facilities, and the optimal service time at the gas station. This study uses the observation method and the POM-QM application to analyze the data. The data obtained includes the number of arrivals, service levels, and the number of gas station operators for seven days. The results showed that SPBU 64.77101 uses the M / M / S queuing model with FIFO queuing discipline. The average number of consumer arrivals is 178.42 people per hour, the average service level is 80 people per hour, and the number of active operators is 4 people. The average consumer queuing time is 0.17 minutes and the average time in the system is 0.92 minutes.




