KOMPLEKSITAS ADMINISTRATIF DAN KETEPATAN SASARAN KIP KULIAH DALAM MENDUKUNG SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS 4
Kata Kunci:
KIP Kuliah, Implementasi Kebijakan, Ketepatan Sasaran, Keadilan Distributif, SDG 4Abstrak
Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) merupakan kebijakan afirmatif pemerintah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu sebagai bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals, khususnya tujuan keempat terkait pendidikan yang inklusif dan merata. Meskipun jumlah penerima program terus meningkat, implementasinya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait kompleksitas administratif dan ketepatan sasaran penerima bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi KIP Kuliah dari aspek kompleksitas administratif, ketepatan sasaran, serta keadilan distributif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur dengan memanfaatkan berbagai sumber data sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa proses seleksi yang melibatkan banyak tahapan dan aktor berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan dalam verifikasi data. Selain itu, masih ditemukan permasalahan inclusion error dan exclusion error yang mengindikasikan belum optimalnya akurasi penyaluran bantuan. Dalam perspektif keadilan distributif yang dikemukakan oleh John Rawls, kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara tujuan kebijakan dan realitas implementasi. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem verifikasi berbasis data terintegrasi, peningkatan transparansi, serta standarisasi mekanisme seleksi guna meningkatkan ketepatan sasaran dan mendukung pencapaian SDG 4.




