Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jshi id-ID Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN SUBSIDI DAN BANTUAN TUNAI TERHADAP PENGURANGAN KEMISKINAN https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jshi/article/view/21480 <p>Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan utama dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Pemerintah telah melakukan berbagai langkah perlindungan sosial, seperti program subsidi dan bantuan tunai bagi warga dengan penghasilan rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kebijakan subsidi dan bantuan tunai mempengaruhi tingkat kemiskinan dan seberapa efektif program tersebut meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode campuran antara kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan resmi pemerintah dan data statistik kemiskinan. Analisis dilakukan dengan menyelidiki hubungan antara pemberian subsidi dan bantuan tunai dan perubahan tingkat kemiskinan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan subsidi dan bantuan tunai menurunkan beban ekonomi masyarakat miskin dan meningkatkan daya beli rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan perbaikan dalam sistem pendataan, pengawasan, dan evaluasi kebijakan agar program subsidi dan bantuan tunai dapat mencapai penurunan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan dengan cara yang paling efisien.</p> <p><em>Poverty is one of the major challenges in Indonesia’s economic development. The government has implemented various social protection measures, such as subsidy programs and cash assistance for low-income households. The objective of this study is to examine how subsidy and cash assistance policies affect poverty rates and to assess the effectiveness of these programs in improving public welfare. This study employs a mixed-methods approach combining qualitative and quantitative methods, utilizing secondary data obtained from official government reports and poverty statistics. The analysis examines the relationship between the provision of subsidies and cash assistance and changes in poverty rates in Indonesia. The results indicate that subsidy and cash assistance policies alleviate the economic burden on the poor and enhance household purchasing power. Therefore, improvements are needed in data collection, monitoring, and policy evaluation systems to ensure that subsidy and cash assistance programs can achieve sustainable poverty reduction in the most efficient manner.</em></p> Nailah Nur Anisah Kayla Azzahra Berlandy Indah Prabawati Firre An Suprapto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner 2026-05-30 2026-05-30 10 5 ANALISIS POTENSI ALIANSI IRAN-RUSIA TERHADAP STABILITAS KEAMANAN TIMUR TENGAH TAHUN 2026 https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jshi/article/view/21685 <p>Kawasan Timur Tengah merupakan salah satu wilayah dengan dinamika keamanan paling kompleks di dunia akibat konflik geopolitik yang berkepanjangan, rivalitas kekuatan regional, serta keterlibatan aktor eksternal dalam berbagai konflik kawasan. Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan antara Iran dan Rusia menunjukkan perkembangan yang semakin erat, terutama dalam bidang militer, energi, dan koordinasi diplomatik internasional. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana potensi aliansi strategis kedua negara dapat mempengaruhi stabilitas keamanan kawasan Timur Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mendorong penguatan hubungan Iran dan Rusia serta implikasinya terhadap stabilitas keamanan Timur Tengah pada tahun 2026. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang memanfaatkan data sekunder dari buku akademik, jurnal ilmiah, laporan lembaga internasional, serta publikasi media yang relevan dengan dinamika geopolitik kawasan. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis dengan menggunakan perspektif Neorealisme serta konsep balance of power dan balance of threat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan hubungan Iran dan Rusia dipengaruhi oleh kesamaan kepentingan strategis serta persepsi ancaman terhadap tekanan politik dan ekonomi dari negara-negara Barat. Aliansi strategis tersebut berpotensi menciptakan keseimbangan kekuatan baru di kawasan, namun juga dapat memicu peningkatan rivalitas geopolitik serta dinamika security dilemma di Timur Tengah.</p> <p><em>The Middle East region is one of the areas with the most complex security dynamics in the world due to prolonged geopolitical conflicts, regional power rivalries, and the involvement of external actors in various regional conflicts. In recent years, relations between Iran and Russia have become increasingly closer, particularly in the fields of military cooperation, energy, and international diplomatic coordination. This development raises questions about how a potential strategic alliance between the two countries may affect the security stability of the Middle East. This study aims to analyze the factors that drive the strengthening of Iran–Russia relations and their implications for Middle Eastern security stability in 2026. The research employs a qualitative method using a literature study approach, utilizing secondary data from academic books, scientific journals, reports from international institutions, and media publications relevant to the region’s geopolitical dynamics. The analysis is conducted using a descriptive-analytical method based on the perspective of Neorealism and the concepts of balance of power and balance of threat. The findings indicate that the strengthening of Iran–Russia relations is influenced by shared strategic interests and a common perception of threats arising from political and economic pressures from Western countries. This strategic alliance has the potential to create a new balance of power in the region, but it may also trigger increased geopolitical rivalry and the dynamics of a security dilemma in the Middle East.</em></p> Ahmad Dhani Kurniawan Rasel Mochamad Efendi Ananda Fikri Ali Septianis Afifah Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner 2026-05-30 2026-05-30 10 5 MENANGGAPI SIKAP EKSKLUSIF DALAM KEHIDUPAN UMATBERAGAMA MENURUT PANDANGAN AJARAN ISLAM https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jshi/article/view/21562 <p>Jurnal ini bertujuan untuk menyelidiki sikap eksklusif dalam kehidupan komunitas agama, khususnya ketika dihadapkan pada kenyataan berkembangnya pluralisme agama, seperti yang diamati dari sudut pandang komunitas Muslim. Penulis secara kritis meneliti bagaimana sikap eksklusif mengambil dimensi baru ketika dihadapkan dengan keragaman agama yang ada saat ini. Dengan sikap tegas, penulis menekankan kebutuhan untuk mengurangi intensitas sikap eksklusif guna menciptakan ruang bagi pengakuan dan toleransi terhadap perbedaan dalam keyakinan. Melalui analisis mendalam, jurnal ini menyajikan dua sikap hidup alternatif sebagai solusi, yaitu sikap inklusif dan toleran. Sikap inklusif diusulkan sebagai upaya untuk membuka jalan bagi dialog dan pemahaman antar komunitas agama, mengundang umat Muslim untuk memperluas pandangan mereka terhadap keragaman keyakinan. Di sisi lain, sikap toleran tidak hanya diartikan sebagai penerimaan perbedaan tetapi juga sebagai langkah aktif menuju membangun pemahaman saling dan penghargaan terhadap keragaman dalam komunitas Muslim. Dengan demikian, jurnal ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih mendalam tentang bagaimana pandangan Islam dapat membentuk sikap inklusif dan toleran sebagai langkah kunci dalam mengatasi sikap eksklusif di tengah kompleksitas pluralisme agama saat ini. Harapannya, temuan ini membuka jalan menuju harmoni dan keselarasan antar komunitas agama.</p> <p><em>This journal aims to investigate exclusive attitudes within the lives of religious communities, particularly when confronted with the expanding reality of religious pluralism, as observed from the perspective of the Muslim community. The author critically examines how exclusive attitudes take on new dimensions when faced with the diversity of religions present today. With a firm stance, the author emphasizes the necessity to reduce the intensity of exclusive attitudes to create space for recognition and tolerance of differences in beliefs. Through in-depth analysis, this journal presents two alternative life attitudes as solutions, namely inclusive and tolerant attitudes. The inclusive attitude is proposed as an effort to open avenues for dialogue and understanding among religious communities, inviting Muslims to broaden their perspectives on the diversity of beliefs. On the other hand, the tolerant attitude is not merely interpreted as the acceptance of differences but also as an active step towards building mutual understanding and appreciation for diversity within the Muslim community. Thus, this journal contributes to a deeper understanding of how Islamic perspectives can shape inclusive and tolerant attitudes as key steps in mitigating exclusive attitudes amidst the complexities of current religious pluralism. It is hoped that these findings pave the way towards harmony and coherence among religious communities.</em></p> Krispinus Nelson Duki Alfonsus Tibo Adolfus Du’a Kornelia Valentina Nona Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner 2026-05-30 2026-05-30 10 5 EVALUASI PROGRAM KEBIJAKAN BEASISWA KIP-K DALAM MEMUTUS RANTAI KEMISKINAN MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA https://oaj.jurnalhst.com/index.php/jshi/article/view/21593 <p>Penelitian ini mengevaluasi program kebijakan beasiswa Bidikmisi dalam rangka memahami pelaksanaannya di lingkungan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini berfokus pada sejauh mana pelaksanaan program tersebut sesuai dengan Peraturan Presejen Nomor 10 Tahun 2022, serta dampak yang diakibatkan terhadap keberlanjutan pendidikan mahasiswa yang menerima beasiswa tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan proses kebijakan dari berbagai aspek seperti perencanaan, pemilihan, penyaluran, pemantauan, hingga evaluasi setiap semester. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengevaluasi capaian program dengan menggunakan prinsip-prinsip program PIP Pendidikan Tinggi, yaitu efisien, efektif, transparan, akuntabel, kepatutan, dan manfaat. Prinsip-prinsip tersebut kemudian diubah menjadi enam indikator berdasarkan William Dunn, yaitu efektivitas, efisiensi, pemerataan, kecukupan, responsivitas, dan ketepatan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan cara melakukan wawancara dan menganalisis hasil penelitian. Hasil menunjukkan bahwa program sudah berjalan efektif dan sesuai dengan tujuan berdasarkan survei kelayakan serta verifikasi akademik-ekonomi, tetapi masih ada masalah terkait efisiensi waktu dalam proses pencairan dana yang membuat mahasiswa merasa cemas. Untuk meningkatkan hasil evaluasi, bisa dilakukan dengan bekerja sama dengan bidang akademik Fakultas dalam mengevaluasi hasil akademik mahasiswa KIP-K, membuat panduan mengenai program KIP-K, berkolaborasi dengan FORMADIKSI Unesa, serta meningkatkan transparansi informasi dan komunikasi terkait program beasiswa KIP-K. Kesimpulannya, peningkatan koordinasi akademik – pengelola ditunjukkan kepada para pemangku kebijakan dan pengelola program di UNESA.</p> <p><em>This study evaluates the Bidikmisi scholarship policy program to understand its implementation within the student environment of Surabaya State University. This study focuses on the extent to which the program's implementation complies with Presidential Regulation Number 10 of 2022, as well as the resulting impact on the sustainability of the education of students receiving the scholarship. The purpose of this study is to explain the policy process from various aspects, such as planning, selection, distribution, monitoring, and evaluation, each semester. Furthermore, this study also aims to evaluate program achievements using the principles of the Higher Education PIP program, namely efficiency, effectiveness, transparency, accountability, propriety, and benefits. These principles were then transformed into six indicators based on William Dunn: effectiveness, efficiency, equity, adequacy, responsiveness, and accuracy. The method used is descriptive qualitative through interviews and analysis of research results. The results indicate that the program has been running effectively and in accordance with its objectives based on a feasibility survey and academic-economic verification, but there are still issues related to time efficiency in the fund disbursement process that cause students anxiety. To improve evaluation results, collaboration with the Faculty's academic divisions to evaluate the academic performance of KIP-K students, the development of guidelines for the KIP-K program, collaboration with UNESA FORMADIKSI (FormAdiksi), and increased transparency in information and communication regarding the KIP-K scholarship program can be achieved. In conclusion, improved academic-administrative coordination is demonstrated to policymakers and program administrators at UNESA.</em></p> Nabilla Septiya Kirani Nayla Dwiandita Natasya Putri Indah Prabawati Firre An Suprapto Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Studi Humaniora Interdisipliner 2026-05-30 2026-05-30 10 5