PENGARUH LITERASI BUDAYA, LITERASI DIGITAL DAN KESADARAN BERAGAMA TERHADAP MODERASI BERAGAMA SISWA

Penulis

  • Burhanudin Jauhari Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta
  • M. Yunan Hidayat Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta
  • Sukari Institut Islam Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Kata Kunci:

Literasi Budaya, Literasi Digital, Kesadaran Beragama, Moderasi Beragama

Abstrak

Proses transformasi budaya budaya lokal semakin berkembang dengan memanfaatkan media digital. Meskipun dalam beberapa penelitian dilaporkan bahwa kemajuan teknologi merupakan bagian dari globalisasi membawa masuknya arus budaya global ke dalam negara yang sibuk sehingga akan mengikis budaya lokal. Internet memberikan dampak terhadap afiliasi keagamaan dan keyakinan seseorang meskipun perilaku keagamaannya tidak memberikan dampak yang signifikan. Menyikapi situasi seperti ini maka rumusan moderasi beragama menjadi kuncinya, posisi sentral antara keterbukaan terhadap kemajuan teknologi yang memunculkan pemikiran plural dalam lingkup literasi budaya mengenai kebenaran ajaran agama dan keyakinan konservatif yang mengekang pemikiran keagamaan terlepas dari teknologi. Penelitian ini merupakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan SPSS 26 untuk mengetahui pengaruh literasi budaya, literasi digital, dan kesadaran beragama terhadap moderasi beragama pada siswa. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variabel moderasi agama siswa dapat dijelaskan oleh variasi variabel literasi budaya, literasi digital, dan kesadaran beragama sebesar 46,7%, sedangkan 53,3% dijelaskan oleh faktor lain. Dari ketiga variabel yang diteliti, kesadaran beragama mempunyai pengaruh paling besar terhadap moderasi beragama siswa.

The process of cultural transformation of local culture is growing by utilizing digital media. Thus, the process of cultural transformation of local culture is increasingly developing by utilizing digital media. Although in some studies it is reported that technological advances are part of globalization bringing the influx of global cultural flows into a busy country that will erode local culture. The internet has an impact on a person's religious affiliation and beliefs even though their religious behavior does not have a significant impact. Responding to this situation, the formulation of religious moderation is the key, the central position between openness to technological advances that give rise to plural thinking within the scope of cultural literacy regarding the truth of religious teachings and conservative beliefs that curb religious thinking regardless of technology. This research is a quantitative descriptive method using SPSS 26 to determine the effect of cultural literacy, digital literacy, and religious awareness on religious moderation in students. The research findings show that students' religious moderation variables can be explained by variations in cultural literacy, digital literacy, and religious awareness variables by 46.7%, while 53.3% is explained by other factors. Of the three variables studied, religious awareness has the greatest influence on students' religious moderation.

Unduhan

Diterbitkan

2024-07-31